
" Kamu gak usah khawatir lagi, sekarang adik kamu dah besar jadi udah bisa menentukan pilihan nya sendiri " Ucap Bu Erna
" Iya sih Bu tapi Putri gak mau kalau sampai Bima ke capaian gara gara kerja sambil Kuliah " Ucap Putri khawatir akan adik nya
" Kamu tenang aja dan harus percaya sama Bima "Ucap Bu Erna
" Iya Bu " Ucap Putri
Tiba tiba orang yang sedang dibicarakan pulang dan Bima langsung masuk ke rumah
" Assalamu'alaikum " Ucap Bima
" Waalaikumsalam " Ucap Bu Erna dan Putri
” Mba putri dah pulang ” Ucap Bima
” Udah,giman urusan daftar sekolah nya ” Ucap Putri
" Alhamdulillah lancar kak " Ucap Bima
" Ya udah kamu mandi terus makan ibu dah nyiapin makan malam " Ucap Bu Erna
" Iya Bu " Ucap Bima
Bima pun pergi menuju ke kamar mandi,untuk membersihkan badannya yang usah seharian beraktivitas
" Besok kamu dah mulai kerja lagi nak " Tanya Bu Erna
" Iya Bu besok putri berangkat kerja " Ucap Putri
" Kamu harus jaga kesehatan jangan sampai sakit " Ucap Bu Erna
" Iya Bu, putri bakalan jaga kesehatan nya putri " Ucap Putri
Tak berselang lama Bima sudah selesai mandi,dan Bima langsung menuju ke tempat makan dimana Putri dan Bu Erna sudah menunggu nya.
Mereka bertiga pun makan malam dengan nikmat dengan suasana yang tenang, Setelah makan Putri membantu Bu Erna mencuci piring sedang Bima ia kembali ke kamar karena besok ia akan ada ujian masuk ke universitas.
Setelah selesai mencuci piring putri kembali ke Kamar untuk beristirahat karena besok ia akan mulai bekerja lagi,Bu Erna juga sudah dikamar nya.Keesokan hari nya
" Bu " Ucap Bima
" Iya kenapa Bim " Ucap Bu Erna
" Bima berangkat dulu yah " Teriak Bima dari ruangan tengah
" Loh kamu gak sarapan dulu " Ucap Bu Erna
" Usah Bu nanti Bima makan di sana aja " Ucap Bima
" Soalnya udah ditungguin sama Rian di depan " Ucap Bima
" Ya udah kamu hati-hati " Ucap Bu Erna
" Iya Bu " Ucap Bima
Bima pun langsung meninggalkan Rumah dan Rian sudah menunggu nya di depan gang Rumah Bima, Karena hari ini ia akan berangkat bersama
" Kita berangkat sekarang " Ucap Rian
" Iya,takut telat nanti " Ucap Bima
Rian pun melakukan motor nya dengan kecepatan sedang karena ini adalah hari dimana semua orang sibuk jadi jalanan cukup macet, untung aja Rian sama Bima naik motor jadi kan bisa nyalip kendaraan yang lain.
" Loh Bima mana Bu ko belom kelihatan " Ucap Putri
" Bima dah berangkat, katanya udah ditungguin sama Rian " Ucap Bu Erna
" Oh " Ucap Putri
__ADS_1
" Iya,dah kamu sarapan dulu baru berangkat kerja " Ucap Bu Erna
" Iya Bu " Ucap Putri
Putri makan dengan ditemenin Bu Erna, setelah selesai makan Putri langsung berpamitan dengan Bu Erna untuk berangkat kerja
" Bu, Putri berangkat dulu ya " Ucap Putri
" Iya nak hati-hati " Ucap Bu Erna
" Iya Bu " Ucap Putri
Putri berangkat kerja menggunakan bus karena lebih hemat.Sesampai nya di Perusahaan Putri langsung naik ke lantai 6 dan di mana Lala sudah berada di meja kerja nya.
Lala yang melihat Putri sudah masuk kerja mata nya langsung melotot karena kaget
" Putri ko kamu dah masuk kerja sih " Ucap Lala
" Hehehe iya mba aku bosen di rumah,jadi aku memutuskan untuk berangkat kerja aja deh " Ucap Putri
" Nanti kalau Pak Rehan tau gimana,bisa bisa kamu kena marah " Ucap Lala
" Mba Lala tenang aja pak Rehan gak bakalan marah sama aku " Ucap Putri
" Aku gak tanggung jawab yah,kalau kamu nanti kena marah " Ucap Lala
" Iya mba " Ucap Putri
Setengah jam kemudian, Rehan dan Tio pun tiba di perusahaan dan langsung naik ke lantai 6 dimana Ruangan mereka berada.Saat keluar dari lift Tio mata Tio langsung tertuju ke arah Putri dan ia kaget putri sudah mulai masuk ke perusahaan lagi setelah mengalami kecelakaan kemarin.
Tio pun berbisik ke Rehan, untuk memberitahu kan kalau Putri kembali bekerja lagi.
" Re pacar kamu berangkat kerja tuh " Ucap Tio lirih
Rehan yang mendengar bisikan Tio,ia langsung melihat ke arah tempat kerja Putri dan ternyata apa yang dikatakan Tio benar.Rehan langsung melangkah dengan cepat dan berhenti tepat di depan meja kerja Putri dan menatap ke Putri
Lala yang menyadari Rehan sedang menatap ke Putri,Lala langsung menyenggol lengan Putri.
" Kamu lihat ke depan " Ucap Lala
" Emang ada apa " Ucap Putri dan langsung melihat ke depan,Beta terkejutnya dia putri langsung menelan ludah nya dengan kasar
" Ikut ke ruangan saya " Ucap Rehan dengan tegas
" Baik pak " Ucap Putri gugup
" Tuh kan pak Rehan marah " Ucap Lala
" Semoga aja aku gak bakalan di marahin mba " Ucap Putri
" Ya semoga aja,dah sana buruan " Ucap Lala
" Iya mba " Ucap Putri
Putri pun masuk ke ruangan Rehan dengan jantung berdebar-debar dan Putri sangat gugup.
" Siapa yang suruh kamu berangkat kerja ha " Ucap Rehan dengan nada cukup keras
itu membuat Putri kaget
" Eee aku " Ucap Putri jeda
" Jawab " Ucap Rehan
Putri berjalan ke depan agar lebih dekat dengan Rehan.
" Aku bosan di rumah,jadi aku memutuskan berangkat kerja " Ucap Putri menunduk
" Kemarin aku bilang apa " Ucap Rehan
__ADS_1
" Suruh istirahat di rumah " Ucap Putri menunduk
" Terus sekarang, kenapa ada disini " Ucap Rehan
" Maaf " Ucap Putri ia cuma bisa minta maaf ke Rehan karena ia takut kalau Rehan akan memarahinya lebih berlarut larut
Rehan yang melihat ekspresi wajah Putri,ia hanya menarik nafas panjang.
" Duduk " Ucap Rehan
Putri pun menurut dan duduk di depan Rehan
" Jangan kemana-mana tetap disini" Ucap Rehan
" Loh aku kan harus kerja " Ucap Putri
" Gak usah membantah " Ucap Rehan
" Iya " Ucap Putri menurut
Putri pun sekarang hanya duduk dan menemani Rehan yang sibuk dengan laptopnya, bahkan Putri di cuekin itu membuat Putri agak kesal dan sangat sangat bosan.
Putri hanya bisa memainkan pulpen yang ada di meja kerja Rehan,dan posisi kepala putri ada di atas meja menghadap ke arah Rehan.
" Haahh " Putri menarik nafas
" Harus berapa lama aku kaya gini " Ucap Putri lirih
" Aku bosan " Ucap Putri sambil memutar pulpen tersebut
Rehan yang mendengar keluhan Putri,ia hanya menggelengkan kepalanya.
" Kemari lah " Ucap Rehan ke Putri
" Haa " Ucap Putri
" Kemari lah " Ucap Rehan dengan lembut
Putri pun bangkit dari duduknya yang entah sudah berapa jam ia duduk, akhirnya bisa berdiri juga.Dan Putri langsung menghampiri Rehan dan ia berdiri di sampingnya.
Rehan langsung menarik putri untuk duduk di pangkuan nya, putri pun langsung kaget dan ia merasa malu .
" Kamu mau ngapain " Ucap Putri
" Tadi kamu bilang bosan jadi sekarang kamu bantuin aku " Ucap Rehan dengan posisi kepala di pundak Putri
" Bantuin kamu " Ucap Putri
" Iya " Ucap Rehan
" Bantuin apa " Tanya Putri
" Bantuin menyalin laporan ini " Ucap Rehan
" Laporan ini semua " Ucap Putri
" Iya kenapa " Ucap Rehan
" Segini banyaknya " Ucap Putri kaget
" Iya " Ucap Rehan
" Ini banyak banget, gak bakalan selesai hari ini " Ucap Putri ngeluh
" Udah lakuin aja,tadi katanya bosan " Ucap Rehan
" Iya tapi kan gak, sebanyak ini juga " Ucap Putri
" Kalau mau cepat selesai,gak usah bicara terus langsung kerjakan " Ucap Rehan
__ADS_1
" Iya " Ucap Putri dan langsung menyalin laporan itu ke dalam laptop milik Rehan