
Tak berselang lama setelah mereke meninggal kan Rumah Sakit Medika Dokter dan Suster yang menangani Putri sudah keluar dari Ruang IDG Rehan yang melihat nya ia langsung bangkit dari duduk nya dan menghampiri Dokter untuk bertanya keadaan Putri
" Dok gimana dengan keadaan Putri " Ucap Rehan
" Alhamdulillah nona Putri sekarang sudah melewati masa kritis nya, untung aja dibawa tepat waktu dan sekarang sudah bisa dipindahkan ke ruang inap " Ucap Dokter
" Hmm " Ucap Rehan
" Kalau gitu saya permisi dulu Tuan Rehan " Ucap Dokter
" Hmm " Ucap Rehan
Para suster pun mendorong keranjang pasien untuk memindahkan Putri ke ruang VVIP, Rehan mengikuti dari belakang
Setelah sampai di ruang VVIP para suster keluar dan meninggalkan Putri bersama Rehan
Rehan pun menuju ke tepi ranjang untuk melihat keadaan Putri yang sedang terbaring
" Kenapa bisa jadi begini " Ucap Rehan sambil membelai wajah Putri dengan hati yang sedih melihat wanita yang dicintainya terbaring lemas
Rehan pun membuat pesan ke Tio untuk menyelidiki penyebab kecelakaan yang menimpa Putri
Dua hari sebelum kejadian
" Bagaimana pun caranya aku harus bisa mendapatkan Rehan " Ucap Seorang wanita
" Akan ku kasih pelajaran wanita ****** sialan itu " Ucap Seorang Wanita
Dia memiliki sebuah rencana yang sangat licik ia menelfon pembunuh bayaran untuk mencelakai Putri, Bisa ditebak kalau wanita itu adalah Angel yang sangat terobsesi dengan Rehan
" Kita ketemuan di rumah kosong jln anggrek " Ucap Angel
" Baik bos " Ucap Orang tersebut
Angel pun menuju ke rumah kosong di jalan anggrek dan di mana orang yang tadi ditelepon Angel sudah berada di rumah kosong tersebut
" Ada tugas buat kalian " Ucap Angel
" Tugas apa bos " Ucap Orang bayaran
" Cela kain orang ini " Ucap Angel sambil memberikan selembar Foto wajah Putri
" Baik bos " Ucap Orang bayaran
" Jangan sampai ketahuan, apa lagi sampai kalian bilang siang dalang dibalik semua ini paham " Ucap Angel
" Paham bos " Ucap Orang tersebut
" Ini uang muka untuk kali, sisanya setelah pekerjaan kali beres " Ucap Angel
" Siap bos " Ucap Orang bayaran
Angel pun meninggal rumah kosong itu dan kembali ke lokasi syuting, Angel seorang artis tapi tidak begitu terkenal karena ia masih dibilang pendatang baru di dunia televisi
Kembali ke rumah sakit
" Putri bangun " Ucap Rehan dengan lembut karena sudah 3 jam lebih keluar dari Ruang IGD Putri belom sadarkan diri
Tiba tiba tangan Putri bergerak seakan-akan ia mendengar seseorang memanggil namanya, dengan perlahan Putri membuka mata nya dan ia melihat ke sekeliling
" Aku dimana " Ucap Putri dengan suara lemas
" Kamu udah bangun " Ucap Rehan
" Aku dimana " Tanya Putri ke Rehan
" Kamu di Rumah sakit tadi kamu kecelakaan " Ucap Rehan
" Tunggu sebentar aku panggil kan dokter " Ucap Rehan dan ia memanggil dokter untuk mengecek keadaan Putri
__ADS_1
Dokter pun masuk ke rumah itu
" Gimana nona apakah ada yang terasa sakit " Ucap Dokter ke Putri
" Kepala ku sakit dan sedikit pusing dok " Ucap Putri
" Itu wajar gara-gara benturan yang cukup keras " Ucap Dokter
" Saya periksa dulu ya nona " Ucap Dokter
" Iya dok silakan " Ucap Putri
Dokter pun mengecek keseluruhan untuk memastikan apakah ada masalah di tubuh Putri dengan sangat teliti
" Gimana dok " Ucap Rehan
" Semuanya aman hanya nona Putri harus dirawat beberapa hari agar saya bisa selalu mengontrol keadaan nona " Ucap Dokter
" Apa keadaan ku sangat parah dok sampai harus dirawat " Tanya Putri ke kepada dokter
" Gak Nona ini cuma buat kebaikan Nona Putri " Ucap Dokter
" Oh gitu ya dok " Ucap Putri
" Iya Nona, kalau gitu saya permisi dulu Tuan " Ucap Dokter
" Hmm " Ucap Rehan
" Makasih dokter " Ucap Putri
" Sama sama Nona " Ucap Dokter sambil tersenyum ke Putri
Rehan mengantarkan dokter sampai ke depan pintu, setelah itu ia langsung duduk di samping ranjang Putri
" Haus " Ucap Putri
" Iya " Ucap Putri
Rehan pun mengambilkan segelas air untuk Putri, dan Rehan membantu Putri untuk duduk
" Pelan pelan " Ucap Rehan
" Iya " Ucap Putri
Putri pun meminum air dan dibantu oleh Rehan
" Udah " Ucap Rehan
" Iya udah " Ucap Putri
" Apa kamu ingin makan sesuatu " Ucap Rehan
" Hmm iya aku lapar banget tadi belom sempat makan siang " Ucap Putri
" Ya udah tunggu sebentar aku belikan makan dulu " Ucap Rehan
" Jangan lama lama " Ucap Putri
" Iya " Ucap Rehan sambil mengelus kepala Putri
" Hati hati juga " Ucap Putri
" Hmm " Ucap Rehan
Dan ia mengambil jas nya dan pergi keluar untuk mencari makanan untuk Putri
" Kalau ibu tau aku kecelakaan pasti ibu panik banget dan bisa jatuh sakit, apa aku gak kasih tau keadaan aku yah " Pikir Putri
" Kalau gak nanti aku suruh Rehan untuk bilang ke ibu kalau aku ada pekerjaan di luar kota, ah iya itu aja alasannya " Ucap Putri
__ADS_1
Putri sampai ketiduran karena menunggu Rehan kembali, dan tak beberapa lama Rehan sudah kembali dengan membawa beberapa kantong plastik yang berisi makanan
Putri yang mendengar suara pintu terbuka ia pun terbangun dan melihat Rehan sudah kembali
" Dah pulang Re " Ucap Putri
" Iya " Ucap Rehan dan ia meletakkan kantong yang berisi makan di atas lemari kecil yang ada di ruang tersebut, dan Rehan membuka satu persatu makan itu
" Hmm baunya harum banget " Ucap Putri
" Kamu harus makan bubur ini biar cepat sembuh " Ucap Rehan
" Iya " Ucap Putri
Rehan pun menyuapi Putri dengan sangat telaten
" Kamu gak makan juga " Tanya Putri
" Nanti setelah kamu selesai makan " Ucap Rehan
" Gak boleh gitu kamu harus makan tepat waktu ini udah sore, kamu juga makan yah " Ucap Putri memohon kepada Rehan
" Hmm iya aku makan " Ucap Rehan menurut
" Gitu dong pacarnya aku harus nurut " Ucap Putri
" Wah kamu sedang menggoda aku yah " Ucap Rehan
" Mana ada " Ucap Putri
" Tapi barusan " Ucap Rehan
" Ih gak yah, udah buruan makan nanti sakit terus siapa yang jagain aku " Ucap Putri sambil tersenyum
" Iya iya iya kamu ternyata cerewet yah " Ucap Rehan
" Hehehe " Ucap Putri
Rehan pun memakan makanan yang ia pesan tadi dan sambil menyuapi Putri sampai bubur Putri habis tanpa ada sisa sedikit pun
" Mau masih makan lagi apa udah " Tanya Rehan ke Putri
" Gak aku udah kenyang banget " Ucap Putri
" Hmm kalau gitu kamu istirahat lagi " Ucap Rehan
" ehm Rehan " Ucap Putri
" Iya kenapa " Ucap Rehan
" Jangan bilang sama ibu yah kalau aku kecelakaan " Ucap Putri
" Kenapa, aku rencana mau kabarin ibu kamu " Ucap Rehan
" Jangan, jangan sampai ibu tau kalau aku kecelakaan " Ucap Putri
" Emang kenapa kalau ibu kamu tau " Tanya Rehan
" Nanti ibu bakalan panik banget dan pasti jatuh sakit, aku gak mau kalau ibu sakit gara-gara aku " Ucap Putri memohon ke Rehan
" Hmm ya udah aku gak bakalan kasih tau ke ibu kamu " Ucap Rehan
" Makasih yah " Ucap Putri sambil memegang tangan Rehan
" Hmm iya, sekarang istirahat yah " Ucap Rehan
" Hmm iya " Ucap Putri
Putri pun tertidur lagi sedangkan Rehan ia kembali bekerja menggunakan laptop nya, ya meskipun dia tidak di perusahaan tapi ia harus tetap bekerja karena Rehan seorang CEO perusahaan dan ia tidak bisa bermalas-malasan dalam pekerjaan nya
__ADS_1