
" put, sumpah chef Dion itu.Super super ganteng banget " ucap Rara, sambil senyum senyum sendiri
" Apaan sih kamu Ra, menurut aku biasa aja koh " ucap putri
" Apa, menurut kamu biasa aja. Kayanya mata kamu bermasalah deh put " ucap Rara histeris
" Astaga Rara, gak usah teriak bisa gak sih.Sakit telinga ku nih " ucap putri, sambil memegangi telinganya
" Maaf put, habisnya kamu sih. Orang Chef Dion ganteng banget,tapi kata kamu biasa-biasa aja. " ucap Rara
" Udah lah terserah kamu, mau ngomong apa.Aku mau lanjut kerja " Ucap Putri
Sekarang, sudah waktunya putri untuk pulang. Tapi bukan pulang ke rumah, melainkan putri pergi ke Toko,tempat kerja sampingan Putri.
" Kebetulan banget,kamu sudah datang put. " Ucap Pemilik toko
" Ah iya Pak, kenapa ya " Tanya putri
" Itu ,coba kamu cek dulu barang yang di gudang. Soalnya tadi, ada barang yang datang " ucap Pak Jamil pemilik toko
" Emang, bang Rudi blom datang pak. " Tanya Putri
" Rudi blom datang, katanya ada urusan sebentar makanya telat " ucap Pak Jamil
" Ya udah pak, kalau gitu aku permisi dulu " ucap Putri
" Iya " ucap Pak Jamil
" Wah, barangnya banyak banget.Gak papa put kamu harus tetep semangat " ucap Putri,sambil menyemangati dirinya.
Setengah jam sudah berlalu, Putri pun telah selesai mengecek semua barang.
" Akhirnya selesai juga,rasanya tanganku akan patah " ucap Putri
" Capek put, sini aku pijitin " ucap Rudi
" Astaga,bang Rudi.Ngagetin aku aja deh " ucap Putri
" Hehehe maaf put " ucap Rudi, sambil tersenyum Pepsodent
" Gak usah bang " Ucap Putri
" Beneran nih gak mau, mumpung aku lagi baik " ucap Rudi,untuk menawarkan pijet gratis
" Gak usah bang, eh bang Rudi baru datang " ucap Putri
" Iya nih put, maaf ya gara-gara aku kamu jadi gantiin pekerjaan ku dah. " ucap Rudi
" Gak papa bang, bang Rudi kan juga sering bantuin aku " Ucap Putri
" Put, kamu capek gak sih kerja paruh waktu " ucap Rudi
" Hem,kalau dibilang capek sih capek bang.Tapi mau gimana lagi,aku harus kerja untuk kebutuhan Ibu sama Bima " ucap Putri
" Iya juga sih, kasian banget hidup kamu put " ucap Rudi sambil senyum
" Hehehe gak juga bang, ini udah takdir hidup aku " ucap Putri, tersenyum getir.
" Kamu hebat put, aku salut deh sama kamu " ucap Rudi, sambil menunjuk jempol ke Putri
__ADS_1
"Ah gak ko bang " ucap Putri, sambil ketawa
" Tapi,kamu jangan sampai pantang menyerah.Kamu harus tetap semangat, siapa tau nanti kehidupan kamu bakalan berubah lebih baik lagi. " Ucap Rudi
" iya bang, makasih doanya " ucap Putri tersenyum
" Oh ya,kamu udah makan blom " ucap Rudi
" Blom bang, kenapa? bang Rudi mau traktir aku yah " Ucap Putri sambil senyum
" Tau aja, kalau aku mau traktir kamu makan. " ucap Rudi,sambil tersenyum
" Hahaha iya dong " ucap Putri
" Ini aku kebetulan,tadi beli nasi bungkus 2, satunya buat kamu " ucap Rudi
" Wah,makasih bang Rudi. " ucap Putri
Mereka berdua, makan bersama disaat toko sepi.Tak perlu waktu lama, mereka telah selesai makan. Dan mereka kembali bekerja masing-masing, Putri sebagai penjaga kasir sedangkan Rudi bagian pengecekan barang.
" Selamat malam mba, ada yang saya bantu " ucap Putri,sambil tersenyum
" Hem iya mba, saya mau bali air sama makan ringan.Ada di sebelah mana ya mba" Tanya Risa
" Ada, disebelah sana mba " ucap Putri, sambil menunjuk deretan rak yang berisi makanan ringan
" Makasih mba " ucap Risa
" Sama-sama mba " ucap Putri,tersenyum ramah
Risa mengambil beberapa makanan ringan,dan air mineral.Risa pun pergi ke kasir untuk membayar.
" Nih mba " ucap Risa
" Hem " jawab Risa
" Total semuanya 75rb mba " ucap Putri
Risa pun mengulurkan uang pecahan 100k
" Kembaliannya 25rb ya mba, makasih sudah mampir di tokoh kami " ucap Putri, tersenyum ramah
" Iya " ucap Risa
" Buset,cuek amat tuh orang " ucap Putri dalam hati
" Kenapa dengan wajah kamu put, kayanya lagi kesel " ucap Rudi tiba-tiba.
" Astaga, bang bisa gak sih,gak ngagetin aku. " ucap Putri,sambil mengelus dadanya
" Hehehe maaf " ucap Rudi
" Itu loh bang, orang yang lagi duduk didepan tuh " ucap Putri,sambil ke arah Risa menggunakan sorot matanya.
" Emang, tuh orang kenapa? " ucap Rudi
" Tuh orang, judes banget tau bang " ucap Putri
" Masa sih put " ucap Rudi
__ADS_1
" Iya beneran dah " ucap Putri
" Mungkin, dia judes sama orang yang gak kenal. Siapa tau, sifatnya berbeda setelah udah kenal, kalau gak mungkin lagi ada masalah. " ucap Rudi
" Gitu ya bang " ucap Putri, sambil melihat kearah wanita itu
Tak terasa, waktu sudah menunjukan pukul 10:00 WIB. Putri dan Rudi pun akan segera menutup tokoh dan pulang
" Put mau aku antar gak " ucap Rudi
" Gak usah bang, aku naik angkot aja " ucap Putri
" Beneran nih, udah malem loh " ucap Rudi
" Beneran bang, udah biasa koh " ucap Putri
" Ya udah, kamu hati-hati.Kalau ada apa-apa langsung telfon aku " ucap Rudi
" Siap komandan Rudi " ucap Putri, sambil hormat dan tersenyum
" kau ini ,ya udah aku pulang dulu. " ucap Rudi, geleng kepala sambil berlalu pergi.
" Kenapa orang,itu masih disini ya? " ucap Putri,saat melihat wanita tadi
" Mba koh masih disini, tokonya udah tutup mba " ucap Putri
" Loh koh mba nangis " ucap Putri, Risa pun menoleh kearah Putri
" Hem,mba bisa temani aku disini sebentar " Ucap Risa
" Iya mba bisa " ucap Putri,sambil duduk disebelah Risa
" Kalau boleh tau, mba kenapa yah koh nangis " Ucap Putri
" Hem gini mba,aku lihat pacar aku selingkuh sama orang lain." ucap Risa,menunduk dan meneteskan air mata
" Apa, selingkuh koh bisa " ucap Putri
" Aku juga gak tau mba, aku sama dia udah 2 tahun pacar.Waktu itu aku pergi ke Paris, buat lanjutin kuliah ku di sana, dia juga ngizinin aku pergi kuliah di sana, dan kita LDR selama 2 tahun. Padahal hubungan kita, baik baik aja selama kita LDRD.Sekarang aku udah selesai Kuliah, aku memutuskan kembali kesini,tapi sebelum aku kembali.Dia berubah,jarang telfon atau Chat, setiap aku telfon, gak pernah diangkat chat pun gak dibales. Setelah aku sampai, dan aku memutuskan pergi ke apartemen dia.Tepat waktu akau membuka pintu, dia sedang bermesraan di dalam kamar sama wanita lain. " ucap Risa, sambil menyekat air matanya yang membasahi Pipinya.
" Wah, kurang ajar banget tuh jadi cowok. Gak menghargai perasaan perempuan apa,laki-laki seperti itu gak pantas buat di tangisi mba. " ucap Putri,sambil menenangkan Risa
" Hem, bener apa yang di bilang kamu. Semua juga sudah terjadi, perasaan ku juga sudah lega setelah cerita sama mba. " ucap Risa
" Syukur lah, ini udah malem.Mending mba pulang dan istirahat, biar pikiran mba lebih tenang " ucap Putri
" Oh ya mba, kita belom kenalan.Aku Risa, mba siapa " Ucap Risa
" Oh saya Putri mba " ucap Putri
" Kalau boleh tau, mba rumahnya dimana " Tanya Risa
" Rumah ku, didekat halte bus. Ya gak terlalu jauh dari sini, emang kenapa mba " Ucap Putri
" Oh ya udah, sekali aku antar aja mba " ucap Risa
" Ah gak usah mba,aku bisa naik angkot koh " ucap Putri sambil senyum
" Gapapa, kebetulan kita searah. Jadi bareng aja " ucap Risa
__ADS_1
" Ya udah,kalau mba memaksa " ucap Putri,sambil senyum
Putri menerima tawaran Risa,untuk di antar pulang.Karena sekarang sudah menunjukan pukul 11:30 WIB, menurut Risa itu sangat berbahaya kalau Putri pulang menggunakan angkutan umum mau pun bus.