Mencintai Bos Galak

Mencintai Bos Galak
87


__ADS_3

“ Tapi malah aku nyuapin bayi besar " Ucap Putri tersenyum dan ia akan berusaha kabur tapi tangan ditarik oleh Rehan alhasil Putri terjatuh di dada bidang Rehan


" Mau berusaha kabur " Ucap Rehan yang mengunci Putri dengan tangan nya


" Eegak ko pak " Ucap Putri gugup


" Maksudnya kamu aku bayi besar itu haa " Ucap Rehan


" Hehehe iya " Ucap Putri dan wajahnya di sembunyikan di dada bidang Rehan sambil tersenyum


" Dasar kurang ajar " Ucap Rehan dan ia mulai mengelutiki Putri


" Hahaha pak geli pak Rehan " Ucap Putri tertawa geli


" Ini hukuman buat kamu yang sudah berani ngatain aku " Ucap Rehan yang terus mengelitiki Putri


" Ampun pak ampun aku gak akan ngulangin lagi " Ucap Putri yang berusaha memohon ke Rehan agar ia tidak di gelitiki lagi


" Hahaha pak udah pak " Ucap Putri


" Jangan di ulangi lagi " Ucap Rehan


" Iya gak " Ucap Putri


" Gak apa " Ucap Rehan


" Gak ku ulangi lagi " Ucap Putri sambil tertawa


Dan saat itu Tio masuk yang ingin memberikan dokumen untuk Rehan tapi ia mendengar ada suara berisik di kamar Rehan dan ia takut terjadi sesuatu dengan Rehan dan Tio langsung membuka kamar itu, Tio sangat terkejut apa yang ia lihat sekarang dan ia mematung


" Kamu ngapain " Ucap Rehan

__ADS_1


" Maaf tuan " Ucap Tio


Putri yang mendengar suara Tio ia berusaha untuk bangkit tapi di cegah oleh Rehan dan wajah putri kembali di dada bidang Rehan


" Pak lepasin " Ucap Putri


" Diam jangan bergerak " Ucap Rehan


" Tapi pak, nanti pak Tio salah paham sama kita " Ucap Putri lirih


" Kalau aku bilang diam ya diam jangan membantah " Ucap Rehan


Seketika Putri terdiam dan membiarkan posisi seperti itu


" Ada apa " Ucap Rehan


" Saya mau memberikan dokumen ini Tuan " Ucap Tio menunduk dan tidak mau melihat apa yang terjadi di depan mata nya


" Baik Tuan " Ucap Tio


dan langsung pergi dari kamar itu


" Apa yang di lakukan oleh mereka " Ucap Tio


" Aah mata ku udah ternodai dengan adegan yang mereka buat " Ucap Tio


" Hebat juga kemajuan Rehan " Ucap Tio yang telah meletakkan dokumen itu dan pergi dari ruang Rehan


" Apa pak Tio sudah pergi " Ucap Putri ia tidak mendengar apa yang mereka bicara kan karena ia bicara dengan bahasa isyarat


" Belom dia masih di sini " Ucap Rehan berbohong

__ADS_1


" Haaa pak tutupin muka aku jangan sampai pak Tio tau nanti aku bisa malu " Ucap Putri


" Hmm " Ucap Rehan dan ia menutupi kepala Putri dengan jas nya dan Rehan mencuri kesempatan untuk memeluk Putri dengan erat dan memejamkan mata, dah alhasil Rehan tertidur dengan posisi memeluk Putri


" Pak Rehan " Ucap Putri


" Pak " Ucap Putri lagi


Putri pun memberikan diri untuk membuka jas yang menutupi kepalanya dan melihat ke arah Rehan


" Yah pak Rehan malah tidur, pak Tio juga udah pergi " Ucap Putri ia pun berusaha bangkit tapi kepalanya di tekan oleh tangan Rehan


" Jangan bergerak " Ucap Rehan yang matanya masih terpejam


" Matanya masih terpejam tapi ko ngomong, apa jangan jangan pak Rehan ngigau " Ucap Putri


" Aduh aku gak bisa gerak lagi, nih tangan kenceng banget sih " Ucap Putri


Akhirnya Putri pun pasrah dimana ia berada di atas dada Rehan yang bidang itu


" Dadanya pak Rehan keras ya dan berbentuk kotak kotak " Ucap Putri saat ia menyentuh dada Rehan


" Baru di pegang aja udah merasa senang, apa lagi kalau aku bisa liat langsung aahh bisa bisa aku pingsan liat nya " Ucap Putri


Rehan yang sebenarnya udah bangun saat Putri ingin pergi, ia tersenyum saat mendengar apa yang putri bicarakan


" Hmm nyaman juga kalau di peluk pak Rehan, rasanya juga hangat meskipun AC nya nyala " Ucap Putri


Putri pun melihat ke wajah Rehan yang begitu sempurna itu


" Liat bahkan kalau pak Rehan tidur masih kelihatan tampan " Ucap Putri yang sedang menatap Rehan

__ADS_1


__ADS_2