
Bu Erna pun pergi dari ruangan dokter Ana dan menuju ke ruang Putri, setelah sampai di sana
" Waahhh ternyata nak Rara udah nyampe " Ucap Bu Erna sambil berjalan ke arah Rara
" Iya Bu " Ucap Rara
" Kabar kamu gimana nak " Ucap Bu Erna
" Alhamdulillah baik Bu kalau ibu gimana " Ucap Rara
" Alhamdulillah ibu juga baik " Ucap Bu Erna
" Bu gimana di bolehin gak " Ucap Putri
" Kamu belom di bolehin pulang nak " Ucap Bu Erna
" Yah aku dah gak betah disini " Ucap Putri
" Sabar ya put kamu harus sembuh dulu baru bisa pulang " Ucap Rara
" Hmm iya " Ucap Putri lesu
Di tempat lain yaitu perusahaan R.A
" Nani kamu mau ikut ke rumah sakit gak " Ucap Risa
" Ngapain ke rumah sakit " Ucap Nani
" Jenguk Putri " Ucap Risa
" Emang Putri kenapa " Ucap Doni
" Kau ini langsung nyambar aja " Ucap Nani
" Kemarin Putri jatuh dan kepala nya berdarah terus sekarang dia ada di rumah sakit " Ucap Risa
" Ya udah mendingan kita ke sana sekarang kan ini udah waktunya pulang " Ucap Nani
" Ya udah yuk " Ucap Risa
" Eh apa gak sekalian ajak temennya Putri itu " Ucap Dion
" Siapa " Ucap Nani
" Itu lo Asisten nya Pak Rehan " Ucap Doni
" Oh mba lala " Ucap Risa
" Nah iya itu maksud ku " Ucap Dion
" Ya udah kamu tunggu di depan aku mau ke atas dulu " Ucap Risa
" Mau ngapain ke atas " Ucap Doni
" Ngajak mba lala lah " Ucap Risa dan Nani bersama
" Widih kompak amat mba " Ucap Doni
" Udan gak usah banyak omongan nanti pulangnya ke malaman " Ucap Nani
" Iya bebeb Nani " Ucap Doni
" Idih apaan sih sekali lagi kamu manggil gitu aku pukul kamu mau " Ucap Nani
" Galak amat mba " Ucap Doni
" Terserah aku lah " Ucap Nani
dan ia pergi meninggalkan Doni dan Risa untuk menuju ke depan
" Kamu sih Nani jadi marah kan " Ucap Risa
" Gak tenang aja " Ucap Doni
" Udah sana " Ucap Risa dan pergi ke lantai 6 untuk bertemu Lala
dan Doni menyusul Nani ke depan
Sesampainya nya Risa di lantai 6 ia langsung ke tempat kerja Lala
" Mba Lala " Ucap Risa
" Risa ada apa " Ucap Lala
" Aku mau jengukin Putri mba Lala mau ikut gak " Ucap Risa
" Oh iya mba ikut kemarin mba gak sempet ke sana " Ucap Lala
__ADS_1
" Ya udah yuk Nani sama Doni udah di depan " Ucap Risa
" Iya mba tak ambil tas dulu " Ucap Lala
Lala pun mengambil tas nya dan langsung turun ke lantai satu karena Nani dan Doni sudah menunggu
setelah sampai di bawah Risa dan Nani langsung mengambil Mobil sedang di ikuti Doni Nani di belakang nya dan mereka pergi ke rumah sakit
Butuh satu setengah jam untuk sampai di rumah sakit setelah sampai Risa langsung ke ruang Putri di ikuti mereka,Sebelum ke sana Risa suda SMS ke Rehan menanyakan di mana ruangan Putri di rawat
" Oh ya nak Rara masih sama Toni " Ucap Bu Erna
" Masih Bu " Ucap Risa
" Terus kapan nikah nya, kamu sama dia udah tunangan kan " Ucap Bu Erna
" Secepatnya Bu " Ucap Rara
" Jangan lupa kabarin ibu ya " Ucap Bu Erna
" Pasti ibu kan udah saya anggap ibu sendiri " Ucap Rara
" Ah kau ini " Ucap Bu Erna
Tiba tiba ada yang mengetuk pintu
Tok tok tok
" Assalamuallaikum " Ucap Risa di depan pintu
" Waalaikumsalam " Ucap Bu Erna saat membuka pintu
" Eh nak Risa " Ucap Bu Erna
" Apa kabar Bu " Ucap Risa
" Alhamdulillah baik silakan masuk nak " Ucap Bu Erna ke Risa dan Doni Lala Nani
" Hayyy Putri " Ucap Mereka ber empat
" Kalian kesini " Ucap Putri
" Iya dong kita kna temen " Ucap Doni
"Kita bertiga kamu gak " Ucap Nani
" Udah udah ini tuh di rumah sakit gak boleh berisik " Ucap Risa
" Tau tuh kalau bareng pasti berantem kaya tom end jarey " Ucap Lala
" Kalian tuh jodoh tau " Ucap Putri
" Amit amit kau jodoh sama tuh orang " Ucap Nani melirik ke Doni
" Jangan gitu beb nanti kalau beneran baru tau sara " Ucap Doni
" Udah udah jangan berantem terus " Ucap Bu Erna
" Maaf kan mereka ya Bu udah bikin rusuh " Ucap Risa
" Gapapa ko nak ibu malah seneng kalau Putri banyak orang yang sayang sama dia dan dekat orang-orang baik seperti kalian ini " Ucap Bu Erna
" Oh ya put ini ada buah buat kamu " Ucap Lala
" Makasih ya mba " Ucap Putri
" Terus gimana keadaan kamu put " Ucap Risa
" Udah mendingan ko ris " Ucap Putri
" Syukurlah " Ucap Risa
Sedangkan Tio dan Rehan hanya mendengarkan pembicaraan para perempuan perempuan itu, hingga waktu sudah menunjukkan pukul 20:00 Wib dan mereka sudah pada pulang
Di ruang itu haya ada Be Erna Rehan Tio dan Putri
" Nak Rehan gak pulang " Ucap Bu Erna
" Gak Bu saya akan jagain Putri,mendingan ibu pulang aja nanti di antar sama Tio " Ucap Rehan
" Tapi nak Rehan udah 2 hari tidur disini apa orang tua nak Rehan gak khawatir " Ucap Bu Erna
" Orang tua saya ada di luar negeri Bu, lebih baik ibu pulang udah malam juga " Ucap Rehan
" Gapapa nih nak " Ucap Bu Erna
" Gapapa ko Bu " Ucap Rehan
__ADS_1
" Ya udah kalau gitu ibu pulang dulu ya put " Ucap Bu Erna
" Iya Bu hati hati, pak Tio jagain ibu aku yah " Ucap Putri
" Iya nona " Ucap Tio
" Tio antar bu Erna " Ucap Rehan
" Iya Tuan " Ucap Tio
Tio pun mengatar pulang bu Erna
" Pak " Ucap Putri
" Hmm " Ucap Rehan
" Lapar " Ucap Putri
" Hmm " Ucap Rehan
" Pak aku butuh makan bukan hmm hmm hmm " Ucap Putri
" Iya ini lagi aku pesen " Ucap Rehan keras
" Gak usah teriak kali " Ucap Putri
" Hmm " Ucap Rehan
Setelah itu suasana menjadi henig tidak ada satu pun suara yang keluar dari mereka sampai beberapa menit dan akhirnya ada suara ketukan pintu
" Siapa " Ucap Rehan
" Saya pak mau antar makanan " Ucap Seseorang
" Masuk " Ucap Rehan
" Permisi pak " Ucap Orang itu
" Hmm kasih kan ke orang itu " Ucap Rehan sambil melirik ke Putri
" Baik pak " Ucap Orang itu
Ia pun menuju ke Putri dan memberikan bingkisan makanan yang di pesan Rehan
" Ini nona " Ucap Orang itu
" Makasih ya pak " Ucap Putri
" Sama sama nona kalau gitu saya permisi " Ucap Orang itu
" Iya pak " Ucap Putri
Orang itu pun keluar dari ruang itu
" Pak Rehan gak makan " Ucap Putri
" Gak lapar " Ucap Rehan
" Beneran nih pak enak lo ini " Ucap Putri
" Gak " Ucap Rehan
" Ya udah aku habisin " Ucap Putri
" Hmm " Ucap Rehan
Sebenarnya Rehan juga lapar tapi ia gengsi untuk mengakui nya dan akhirnya perut Rehan berbunyi
Kruk kruk kruk
Putri yang mendengar suara perut Rehan bunyi ia memcoba untuk menahan tawanya beda dengan Rehan ia biasa aja seakan akan tidak ada yang terjadi sesuatu
" Pak Rehan lapar " Ucap Putri
" Gak " Ucap Rehan
" Gak usah bohong tuh buktinya perut bapak bunyi, mulut bisa berbohong tapi perut gak bisa " Ucap Putri sambil menahan tawa
" Hmm " Ucap Rehan
" Ini makan bareng aja pak lagian aku juga gak bakalan habis " Ucap Putri
" Hmm " Ucap Rehan
" Gak usah malu malu pak " Ucap Putri
Rehan pun akhirnya menurut dan mendekat ke ranjang Putri dan mereka akhirnya makan berdua dengan satu piring
__ADS_1
Dan waktu sudah menunjukkan pukul 21:00 dan Putri sudah tertidur sedang kan Rehan masih melakukan pekerjaan nya lewat laptop nya