Mencintai Bos Galak

Mencintai Bos Galak
148


__ADS_3

Tak berselang lama orang yang tadi bilang Lala, akhirnya keluar juga dan Putri langsung masuk ke dalam.


" Ko lama " Ucap Rehan


" Udah dari tadi,tapi kata Mba Lala ada orang didalam " Ucap Putri


" Jadi aku nungguin di luar deh,baru masuk setelah orang itu pergi " Ucap Putri


" Hem " Ucap Rehan


" Makanan telaten di meja ,aku makanya nanti " Ucap Rehan yang lagi mengerjakan sesuatu


" Kamu lagi sibuk " Tanya Putri


" Iya ini ada dokumen yang harus aku selesaikan sekarang " Ucap Rehan


Karena Putri tidak mau pacaran nya kena sakit, Putri pun berinisiatif untuk menyuapi Rehan.


" Buka mulutnya " Ucap Putri


" Kenapa " Ucap Rehan men melihat ke arah Putri


" Aku suapi, nanti kamu sakit kalau telat makan " Ucap Putri


" Hem pacar ku perhatian banget sih " Ucap Rehan


" Dah ini makan,keburu dingin makanya " Ucap Putri


" Iya " Ucap Rehan dan membuka mulutnya dan Putri mulai menyuapi Rehan


" Kamu capek gak berdiri terus " Tanya Rehan ke Putri


" Gak capek cuma pegel " Ucap Putri


" Ya udah sini duduk, dipangkuan ku " Ucap Rehan


" Gak mau,nanti kalau pak Tio masuk gimana " Ucap Putri


" Gapapa,Tio juga dah tau kalau kita pacaran " Ucap Rehan


" Ko bisa,kamu kasih tau ke pak Tio ya " Ucap Putri


" Iya, Tio kan bukan orang luar" Ucap Rehan


" Udah sini duduk " Ucap Rehan menarik tubuh Putri kepangkuan nya


Putri pun menyuapi Rehan kembali,dan Rehan tetap fokus ke pekerjaan nya itu.Makanan nya pun habis dan Putri mengambil minum untuk Rehan


" Dah selesai,aku keluar dulu ya " Ucap Putri


" Disini aja " Ucap Rehan


" Aku harus kembali bekerja " Ucap Putri


" Bos mu itu pacar kamu,jadi tenang aja " Ucap Rehan


" Iya Bos ku sayang " Ucap Putri

__ADS_1


" Gitu dong nurut,kan aku jadi sayang " Ucap Rehan


" Oh jadi kalau aku gak nurut,kamu gak sayang sama aku iya " Ucap Putri


" Bukan gitu maksud ku " Ucap Rehan


" Terus maksudnya apa " Ucap Putri


" Maksud ku kalau mau nurut apa yang aku bilang,aku jadi tambah sayang sama kamu " Ucap Rehan


" Beneran " Ucap Putri


" Iya sayang " Ucap Rehan


" Aku ke kamar mandi dulu " Ucap Putri


" Hem " Ucap Rehan yang masih fokus ke layar komputer


Putri menuju ke kamar mandi yang ada di dalam kamar pribadi Rehan, setelah selesai Putri memutuskan untuk duduk di sofa.Sambil menunggu Rehan selesai bekerja Putri memutuskan untuk bermain sosial media


Waktu berjalan begitu cepat,dan tak terasa Putri sudah 3 jam menunggu Rehan.Rehan juga sudah selesai dan Rehan menghampiri Putri tapi sebelum itu Rehan terlebih dahulu mengunci pintu agar tidak ada yang bisa masuk keruangan terutama Tio.


Putri yang masih asik memainkan ponselnya ia tidak menyadari kalau Rehan berjalan mendekati nya, Rehan pun langsung duduk dipangkuan Putri dengan saling berhadapan.


" Kamu ngapain " Ucap Putri


" Duduk " Ucap Rehan


" Kenapa harus duduk dipangkuan aku,nanti kalau ada yang masuk gimana " Ucap Putri


" Gak ada yang bakalan bisa masuk " Ucap Rehan


" Iya " Ucap Rehan


" Terus kamu mau ngapain " Tanya Putri


" Mau peluk kamu " Ucap Rehan sambil memeluk Putri Kepala Rehan tepat berada di tengkuk leher Putri,yang dimana Putri bisa merasakan hembusan nafas Rehan


" Kamu berat loh " Ucap Putri


Rehan pun langsung mengubah posisi yang tadi di pangkuan Putri sekarang duduk di sebelah Putri.


" Kamu capek yah " Ucap Putri memandang ke arah Rehan


" Kalau ada kamu,rasa capek ku langsung hilang " Ucap Rehan


" Ih kamu Gombal " Ucap Putri


" Aku gak gombal,aku serius " Ucap Rehan


" Iya iya,aku percaya " Ucap Putri


" Aku tidur sebentar " Ucap Rehan


" Iya, nanti aku bangunin kamu " Ucap Putri


" Hem " Ucap Rehan

__ADS_1


dan ia langsung merebahkan badannya ke sofa tersebut, kebetulan sofa itu lumayan panjang dan lebar jadi Rehan bisa tidur di situ.Saat Putri sedang bermain Hp tiba-tiba Rehan menarik Putri alhasil Putri jatuh ke tubuh Rehan


" Kamu apa apaan sih,main tari aja " Ucap Putri


" Mau apa lagi " Ucap Putri


" Temenin aku tidur " Ucap Rehan


" Iya ini kan aku temenin " Ucap Putri dan berusaha bangun dari tubuh Rehan tapi dicegah oleh Rehan


" Jangan bergerak " Ucap Rehan mempererat pelukannya


Putri pun menurut,dan Rehan tidur dalam pelukan Putri.Putri juga tidak sadar kalau ia ikut tidur juga


Jam menunjukkan pukul 4 sore,Rehan terbangun dari tidurnya dan mendapatkan Putri sedang tidur disebelah nya.Rehan diam diam mencium bibir Putri sekali,eh bukan cuma sekali yah


" Hem emang bibir Putri terasa manis " Ucap Rehan


Rehan pun mencoba mencium bibir Putri lagi,dan alhasil Rehan malah ******* bibir Putri.Itu membuat Putri yang sedang tidur tidak bisa nafas gara-gara kelakuan Rehan dan Putri pun terbangun mendapatkan pacar itu sedang mencium nya


Matanya langsung melotot,dan Putri menepuk pundak Rehan karena Putri sudah kehabisan nafas, Rehan yang merasakan ada yang menepuk pundak nya ia pun menyudahi aksinya itu.


Huhuhuh


" Kamu kenapa " Ucap Rehan yang melihat ekspresi wajah Putri


" Tanya kenapa,ini tuh gara-gara kamu tau " Ucap Putri


" Loh ko aku " Ucap Rehan


" Lah kamu orang lagi tidur,main di cium aja " Ucap Putri


" Nanti kalau aku mati gara-gara kehabisan nafas gimana " Ucap Putri


" Ya aku ikutan mati,bareng kamu " Ucap Rehan


" Aku tuh serius,ko kamu malah becanda " Ucap Putri


" Aku juga serius " Ucap Rehan


" Aku gak mau kalau sampai kamu pergi dari kehidupan aku " Ucap Rehan dengan lembut


" Aku mau kamu jadi wanita satu-satunya dan yang terakhir buat aku " Ucap Rehan sambil memegang tangan Putri


Putri yang mendengar perkataan Rehan barusan, Putri langsung memeluk Rehan


" Aku juga mau kamu itu laki-laki satu-satunya buat aku " Ucap Putri di pelukan Rehan


Meraka berdua saling berpelukan man mengungkapkan isi hatinya satu sama lain,ya namanya aja orang yang lagi kasmaran


" Jadi sekarang aku boleh dong cium kamu lagi " Ucap Rehan sambil melepaskan pelukannya


" Gak boleh " Ucap Putri langsung menutup bibir nya dengan kedua tangan


" Gak boleh nih " Ucap Rehan sambil memajukan kepalanya ke wajah Putri


" Em " Ucap Putri sambil menggelengkan kepalanya nya

__ADS_1


" Kamu gak bisa lepas dari aku " Ucap Rehan lirih di telinga Putri itu membuat Putri merinding


Rehan perlahan melepaskan tangan Putri yang menutupi bibir manisnya itu,dan tangan Putri di angkat ke atas dan ditahan menggunakan tangan Rehan.Rehan pun memulai mencium bibir Putri deng lembut lama kelamaan Rehan ******* Bibir Putri


__ADS_2