
" Iya sama aku juga penasaran,kita kesana yuk " Ucap Nani
" Heh kita lagi makan,gak usah menghiraukan mereka " Ucap Risa
" Tau tuh, biasanya kalau rame rame gitu ada seseorang yang datang " Ucap Mbak Lala
" Seseorang siapa " Tanya Putri
" Kalau gak orang yang penting,ya pasti orang yang terkenal " Ucap Lala
" Udah kita lanjut makan aja " Ucap Lala
" Iya " Ucap Putri
Meraka pun melanjutkan makan siang,orang itu adalah Laura ia kesini ingin bertemu dengan Rehan, Rehan tidak mengetahui kalau Laura akan datang ke perusahaan.Laura dengan gaya yang sangat anggun dan dengan bodi seperti gitar spanyol di setiap jalan selalu di perhatikan oleh orang orang yang ada di Perusahaan
Sesampainya di depan ruangan Rehan,Laura langsung masuk begitu saja tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu
" Kalau masuk itu ketuk pintu dulu " Ucap Rehan yang masih fokus ke laptop nya
" Ada apa " Ucap Rehan
Rehan pikir yang masuk itu Tio, karena yang biasa masuk tanpa mengetuk pintu itu adalah Tio.Laura tidak mengeluarkan suara sedikit pun,ia langsung menuju ke arah Rehan dan Laura langsung memeluk Rehan dari belakang
" Kamu sudah makan siang " Tanya Rehan
Karena orang yang tadi masuk memeluknya ia pikir itu Putri,dan Rehan belom menyadari kalau yang memeluknya itu Laura.
" Iya aku dah lama tidak makan siang bareng kamu " Ucap Laura
Rehan yang menyadari kalau yang memeluknya itu bukan Putri ia langsung melepaskan tangan yang memeluk nya,dan Rehan langsung menghadap ke wanita itu.Betapa terkejutnya Rehan kalau yang barusan memeluknya ada Laura,wajah Rehan berubah jadi dingin
" Ngapain kamu kesini " Ucap Rehan
" Aku kangen sama kamu,jadi aku kesini " Ucap Laura
" Siapa yang nyuruh kamu kesini sih ha " Ucap Rehan
" Kenapa,aku gak boleh mengunjugi pacar sendiri " Ucap Laura
" Pacar " Ucap Rehan
" Iya " Ucap Laura
" Sejak kapan aku jadi pacar kau " Ucap Rehan
__ADS_1
" Kita tuh udah putus e tahun ya lalu, setelah kau memutuskan untuk meninggalkan ku dan detik itu juga hubungan kita sudah berakhir " Ucap Rehan dengan nada yang dingin
" Re kamu ko bilang kaya gitu ke aku " Ucap Laura sedih setelah mendengar perkataan yang keluar dari mulut Rehan
" Terus aku harus apa ha " Ucap Rehan
" Aku sengaja loh kembali ke sini hanya untuk bertemu kamu,dan aku juga ingin kita kembali seperti dulu lagi " Ucap Laura
" Semua itu gak mungkin terjadi, sekarang kamu pergi dan jangan ganggu hidup aku lagi " Ucap Rehan dengan tegas
" Re jangan ngomong gitu,aku masih sayang sama kamu " Ucap Laura
" Sayang kamu bilang,yang sudah meninggal aku selama 3th dan tidak ada kabar sama sekali.Dan tiba tiba kamu datang dengan gampang nya bilang sayang " Ucap Rehan
" Kau pikir aku bodoh " Ucap Rehan
" Re aku minta maaf,dulu aku terpaksa meninggalkan kamu karena aku ingin mengejar cita cita aku " Ucap Laura sambil menangis
" Kau rela meninggalkan aku,demi mengejar cita cita kamu dan saat itu pulang kamu udah berpikir untuk meninggalkan aku " Ucap Rehan
" Jadi jangan berharap untuk kembali lagi ke hidupkan aku,aku sudah mencintai wanita yang sudah meninggalkan aku " Ucap Rehan
" Sekarang kamu pergi dari hadapan aku,dan jangan kembali lagi ke perusahaan aku " Ucap Rehan mengusir Laura
" Re kamu juga memperlakukan aku sejahat ini " Ucap Laura sambil menangis
" Aku bilang pergi sekarang juga " Ucap Rehan dengan suara yang keras
Dan disaat itu juga Tio mendengar suara Rehan dan Tio langsung keluar dari ruang nya,dan ternyata didepan pintu sudah ada Putri sejak tadi.Putri yang hanya mendengar apa yang terakhir Rehan ucapkan barusan ke Laura,saat Putri selesai makan siang Putri memutuskan untuk pergi dahulu karena ia teringat dengan Rehan yang belom makan siang
Dan saat ia ingin masuk tiba-tiba Putri mendengar teriakkan Rehan,yang sedang mengusir seseorang.Tio pun berdiri di belakang Putri ia juga takut untuk masuk
" Apa kamu tuli " Ucap Rehan lebih keras
Saat itu juga Tio langsung membuka pintu ruangan Rehan,dan di situ juga Laura langsung memeluk Rehan adegan itu terlihat sangat jelas di mata Putri.Tiba tiba air mata keluar dari mata Putri melihat laki laki yang ia cintai dipeluk oleh perempuan lain
Rehan yang melihat putri ada di depan pintu,dan melihat Putri menangis ia langsung melepaskan pelukan Laura dan menghampiri Putri yang mematung di depan Pintu, Rehan langsung mengisyaratkan ke Tio untuk mengusir wanita itu keluar dari perusahaan nya
Tio pun langsung menarik Laura keluar dengan sangat kasar,sampai sampai tangan Laura kesakitan
" Re tolong maafin aku " Ucap Laura saat di depan Rehan
" Re jangan perlakukan aku seperti ini aku mohon " Ucap Laura
" Usir dia,jangan sampai wanita ini masuk ke perusahaan saya " Ucap Rehan
__ADS_1
Saat Tio sudah membawa Laura pergi dari ruangan Rehan,kini Rehan harus menjelaskan ke Putri apa yang sebenarnya terjadi antara mereka berdua
" Put " Ucap Rehan lembut
" Perempuan itu siapa " Ucap Putri sambil berlinang air mata
" Kenapa perempuan itu memeluk kamu " Ucap Putri lagi
" Terus kenapa perempuan tadi, memanggil nama kamu dengan sebutan yang sangat akrab" Ucap Putri ia terus menangis
" Perempuan itu siapa " Ucap Putri ke Rehan dengan pipi yang penuh air mata
" Kita masuk dulu,nanti akan ku jelaskan " Ucap Rehan
" Gak mau,jawab aku sekarang perempuan itu siapa " Ucap Putri dengan nada tinggi
" Iya akan aku jelaskan,tadi jangan di sini kita masuk kedalam nanti semua ora melihat kita yang sedang bertengkar " Ucap Rehan dengan lembut
Akhirnya Putri masuk ke dalam,dan Rehan mengunci pintu agar tidak ada orang yang bisa masuk ke dalam
" Sekarang jelaskan ke aku,wanita itu siapa " Ucap Putri
" Kenapa peluk kamu " Ucap Putri terus menangis
" Iya aku jelaskan,tapi kamu harus tenang dulu" Ucap Rehan
" Cepetan jelaskan sekarang juga " Ucap Putri
" Iya iya aku jelaskan " Ucap Rehan
" Perempuan itu adalah mantan aku " Ucap Rehan
" Mantan " Ucap Putri kaget dan air mata Putri bukannya berhenti malah terus mengalir, Putri menangis sejadi jadinya sampai ia sesugukan
Rehan yang melihat putri seperti itu,ia merasa kasihan dan tidak tega melihat wanita yang sangat ia cintai menangis dan terluka karena ulah nya sendiri.Dan akhirnya Rehan memutuskan untuk memeluk Putri dengan lembut dan membiarkan Putri menangis di pelukan nya,Rehan mengusap rambut Putri agar Putri lebih tenang sedikit.Barulah Rehan akan menjelaskan semuanya ke Putri
" Kenapa dia peluk kamu " Ucap Putri di sela sela tangisnya dengan suara sesugukan
" Udah jangan memikirkan itu lagi,kamu harus tenang dulu baru aku akan jelaskan semua nya " Ucap Rehan dengan nada yang sangat lembut
" Kamu udah gak sayang lagi sama aku " Ucap Putri
" Jangan bilang kaya gitu,mana mungkin aku gak sayang sama kamu " Ucap Rehan
" Buktinya tadi kamu pasrah saat di peluk wanita itu " Ucap Putri
__ADS_1
" Kamu salah paham " Ucap Rehan terus mengelus rambut Putri