Mencintai Bos Galak

Mencintai Bos Galak
85


__ADS_3

Dan tanpa Putri sadari ia mecengram tangan Rehan dengan kuat


" Kamu mau ngobatin apa nambah parah " Ucap Rehan


" Maaf Pak maaf, aku obatin sekarang " Ucap Putri


" Hmm " Ucap Rehan


" Sakit gak Pak " Tanya Putri ke Rehan saat melihat lukanya cukup parah


" Hmm " Ucap Rehan


" Hmm itu apa Pak saya gak tau, kalau ngomong yang jelas " Ucap Putri


" Gak " Ucap Rehan


" Gak sakit " Ucap Putri


" Iya " Ucap Rehan


" Wah Pak Rehan hebat luka parah gini gak ngerasa sakit kalau aku jadi Pak Rehan udah nangis " Ucap Putri


" Kau kan cengeng " Ucap Rehan


" Kata siapa aku cengeng " Ucap Putri


" kata ku " Ucap Rehan


" Asal pak Rehan tau aku tuh gak cengeng " Ucap Putri membela diri


" Hmm " Ucap Rehan


" Dah selesai, aku mau naro kotak P3K dulu " Ucap Putri saat selesai mengobati luka Rehan


" Hmm " Ucap Rehan


Putri pun pergi untuk menyimpan Kota P3K itu dan ia kembali duduk di samping pak Rehan


" Kalau gitu saya permisi dulu pak " Ucap Putri


Saat Putri berdiri tangan nya di tarik Rehan dan langsung memeluk Putri


" Pak lepasin " Ucap Putri berusaha memberontak

__ADS_1


" Diam biarkan kaya aku memelukmu sebentar " Ucap Rehan lirih


Putri yang mendengar nya ia tidak memberontak lagi dan membiarkan Rehan memeluk nya, perasaan Rehan sangat lebih tenang setelah memeluk Putri


Beberapa menit kemudian Rehan melepaskan pelukan Putri dan ia melihat ke arah Putri


" Pak Rehan " Ucap Putri


" Hmm " Ucap Rehan


" Apa saya sudah boleh pergi " Ucap Putri minta ijin ke Rehan


" Iya kamu boleh pergi sekarang " Ucap Rehan


" Kalau gitu saya pergi dulu pak " Ucap Putri


" Hmm " Ucap Putri


Putri pun pergi sebelum ia membuka pintu namanya di panggil


" Putri " Ucap Rehan


Putri pun berbalik


" Makasih " Ucap Rehan


" Pak Rehan bilang makasih sama saya " Pikir Putri


" Ah iya Pak sama sama " Ucap Putri


Ia pun kembali ke tempat kerja nya


" Putri apa yang terjadi di dalam tadi aku lihat muka Suhardi yang babak belur " Ucap Lala


" Oh itu di hajar sama pak Rehan " Ucap Putri


" Apa pak Rehan yang ngelakuin itu " Ucap Lala kaget


" Iya mba aku udah 2 kali liat pak Rehan mukulin orang sampai kaya gitu " Ucap Putri


" Wah tenaga Pak Rehan kuat juga ya sampai sampai Suhardi berlumuran darah " Ucap Lala


" Iya mba " Ucap Putri

__ADS_1


" Terus kenapa tadi kamu lama banget di ruang Pak Rehan kamu ngapain " Tanya Lala


" Oh tadi aku ngobatin tangannya Pak Rehan yang terluka jadi lama " Ucap Putri


" Kami ngobatin tangan Pak Rehan " Ucap Lala


" Iya emang kenapa mba " Ucap Putri


" Gapapa sih jadi kamu megang tangan nya Pak Rehan dong " Ucap Lala


" Iya kan aku ngobatin " Ucap Putri


" Wah kamu hebat aku yang udah lama kerja di sini belom pernah megang tangan nya Pak Rehan, apa lagi makan berduaan sama Pak Rehan " Ucap Lala


" Serius mba Lala belum pernah megang tangan nya Pak Rehan " Ucap Putri


" Serius bukan cuma aku mungkin semua karya cewek di sini belom pernah kecuali kamu " Ucap Lala


" Waaahhhh " Ucap Putri


" Waahh kenapa " Ucap Lala


" Gapapa mba " Ucap Putri


" Oh iya kenapa Suhardi di hajar sama Pak Rehan " Tanya Lala


" Oh ia udah ambil uang perusahaan mba " Ucap Putri lirih


" Apaa ambil uang perusahaan " Teriak Lala yang kaget dengan apa yang Putri bicarakan


" Huusss ngomong jangan kencang kencang mba nanti ada yang dengar " Ucap Putri


" Hehehe iya maaf, kamu serius put kalau Suhardi ambil uang perusahaan " Ucap Lala memastikan


" Iya aku serius mba " Ucap Putri


" Wah cari mati tuh orang sama Pak Rehan " Ucap Lala


" Tapi kasian mba dia dihajar sampai berlumuran darah kaya gitu " Ucap Putri


" Ngapain kamu kasihan sama dia untung juga gak di bunuh sama pak Rehan " Ucap Lala


" Masa pak Rehan mau bunuh pak Suhardi " Ucap Putri

__ADS_1


" Yaa siapa tau kan dia udah berani ambil uang perusahaan " Ucap Lala


__ADS_2