Mencintai Bos Galak

Mencintai Bos Galak
07


__ADS_3

Mentari telah muncul penghuni kamar mulai membuka mata yaitu Rehan, dia segera beranjak dari ranjang menuju kamar mandi untuk membersihkan diri sedangkan Risa telah siap dari tadi karena hari ini adalah pertama kali dia akan bekerja di perusahaan Rehan tak butuh waktu lama Rehan telah selesai mandi dan dia turun ke bawah untuk sarapan


" Selamat pagi kakak " Ucap Risa ceria


" Pagi " Ucap Rehan


mereka mulai makan hanya butuh 20 untuk menyelesaikan sarapan nya


" Kak aku berangkat dulu yah " Ucap Risa semangat


" Semangat banget " Ucap Rehan


" Iya dong kan ini hari pertama aku masuk kerja " Ucap Risa


" Hem iya " Ucap Rehan


" Dah kak " Ucap Risa dan berlalu meninggal kan Rehan


" Sial hari ini Tio gak bisa jemput terpaksa nyetir mobil sendiri " Ucap Rehan


Rehan pun mulai meninggal kan pekarangan rumahnya hari ini Tio tidak bisa jemput karena setiap hari minggu dia mengunjungi ibunya dan pada hari senin dia berangkat dari sana. Tio memang tidak tinggal dengan orang tuanya dia memilih tinggal di apartemen yang iya beli dari hasil kerja kerasnya.


" Bu Putri berangkat kerja dulu yah " Ucap Putri


" Iya hati* " Ucap bu erna


" Assalamu'alaikum bu " Ucap Putri sambil mencium tangan ibu erna


" Waalaikumsalam " Ucap Bu erna


" Bima kamu blom berangkat Sekolah " Ucap bu erna


" Iya ini Bima mau berangkat bu bentar lagi " Ucap Bima


" Ya udah ibu mau nyuci baju dulu, ntar pintunya ditutup kalau mau berangkat " Ucap bu erna


" Iya bu " Ucap Bima dalam kamar


" Aduh minggu depan kan mau ujian, pasti butuh uang nih mau bilang sama kak Putri tapi aku malu gimana yah ah bilang aja lah " Ucap Bima


" Wah duh udah siang nih pas terlambat " Ucap putri dia jalan dengan tergesa-gesa hingga Putri tidak memperhatikan jalan saat menyebrang


Putri kaget mendengar klakson mobil yang sangat keras akhirnya dia jatuh ke trotoar


" Oi mau mati ya " Ucap Pemilik mobil


putri tidak menjawab karana dia masih terkejut


" Oi gak dengar ya aku ngomong " Ucap Rehan


" Iya apa,aku dengar gak usah teriak aku gak bolot dasar sialan " Ucap putri marah


" Apa kamu bilang " Ucap pemilik mobil tak lain Rehan dia pun keluar dari mobil


" Kamu gak dengar apa yang aku omongin dasar bolot " Ucap Putri dia pun berdiri


" Kurang ajar beraninya kamu ngatain aku bolot " Ucap Rehan menatap tajam ke Putri


" Emang kamu bolot kan, buktinya kamu gak denger aku ngomong apa " Ucap Putri ikut menatap tajam Rehan


" Kau " Ucap Rehan kaget karena dia baru sadari kalau yang di depannya adalah putri


" Kau cowok jutek itu, sial banget aku hari ini harus ketemu dia " Ucap putri lirih tapi masih bisa didengar Rehan


" Apa kamu bilang aku jutek " Ucap Rehan menatap tajam Putri


" Iya " Ucap Putri gugup karana melihat tatapan tajam rehan


" Justru aku yang sial, bertemu sama kamu dan asal kamu tau gara gara kamu waktu ku terbuang sia-sia " Ucap Rehan


" Apa kamu bilang, justru kamu yang membuang buang waktu berharga ku tau gak " Ucap Putri agak keras


" Dasar wanita sialan " Ucap Rehan


" Dasar cowok Super super jutek " Ucap Putri


Akhirnya mereka sama sama mengakhiri perdebatan itu


" Sial kenapa, aku harus ketemu si jutek itu sih " Ucap putri kesal


" Kenapa sih put pagi pagi udah ngomel " Ucap Rara


" Tadi aku ketemu sama cowok yang nabrak aku waktu itu " Ucap putri kesal


" Wah mungkin kamu jodoh put sama dia " Ucap Rara


" Dih amit amit aku berjodoh sama cowok jutek itu " Ucap Putri


" Awas loh kalau kamu jatuh cinta sama dia " Ucap Rara menggoda Putri


" Cinta apa nya orang aku benci sama si jutek itu " Ucap Putri


" Benci lama lama menjadi cinta loh Put " Ucap Rara terus menggoda sahabatnya itu


" Terserah kamu lah Ra " Ucap Putri dia pun meninggalkan Rara


" Pagi Putri " Ucap Dion


" Pagi chef " Ucap Putri tersenyum


" Kenapa muka kamu kesel gitu " Ucap Dion


" Ah gak papa koh chef " Ucap Putri


" Beneran gak papa nih " Ucap Dion


" Iya gak papa chef " Ucap Putri

__ADS_1


" Ya udah aku ke dapur dulu yah " Ucap Dion


" Iya chef " Ucap Putri


Sedangkan Rehan baru sampai di kantor nya, seluruh karyawan menunduk hormat sama Rehan tapi dia tak menghiraukannya dia terus saja berjalan menuju lift khusus dan Tio juga baru sampai


" Selamat pagi bos " Ucap Tio


" Hem " Ucap Rehan


" Kenapa sih pagi pagi gini udah marah marah " Ucap Tio


" Tadi aku, ketemu sama cewek sialan itu " Ucap Rehan


" Cewek sialan siapa Re " Ucap Tio bingung


" Cewek yang kamu tabrak waktu itu " Ucap Rehan


" Oh maksud kamu Putri " Ucap Tio


" Siapa lagi kalau bukan dia " Ucap Rehan


blom sampai Tio menjawab pintu lift terbuka dan meraka menuju ke ruangan Rehan


" Emang kenapa lagi sih Re " Ucap Tio


" Tadi aku hampir saja nabrak dia " Ucap Rehan


" Loh koh bisa Re " Ucap Tio


" Iya waktu dia mau nyebrang gak lihat kanan kiri langsung nyelonong aja terus aku klakson lah dia kaget terus jatuh ke trotoar " Ucap Rehan


" Tapi dia gak kenapa napa kan " Ucap Tio


" Gapapa, malahan dia ngatai aku bolot jutek kurang ajar tuh cewek sialan " Ucap Rehan geram


" Hahhhh baru pertama kali, ada yang berani ngatai ngatain gitu sama kamu Re berani juga ya tuh cewek" Ucap Tio


" Kurang ajar " Ucap Rehan memukul Tio


" Wih sakit juga ya pukulan mu " Ucap Tio


" Hem " Ucap Rehan


" Jangan Jagan kamu jodoh lagi sama Putri " Ucap Tio


" Amit amit aku jodoh sama tuh cewek sialan " Ucapan Rehan


" Jangan gitu Re, dia lumayan cantik koh " Ucap Tio


" Gak usah banyak omong, dah sana keluar " Ucap Rehan


" Iya ini juga aku mau keluar gak perlu kamu usir juga " Ucap Tio dan pergi meninggalkan Rehan


" Wah Kantor kak Rehan ternyata besar banget yah " Ucap Risa


" Aduh aku ditempatkan di mana yah Kak Rehan gak ngasih tau lagi " Ucap Risa


" Iya " Ucap Risa


" Oh perkenalkan nama aku Nina " Ucap Nina


" Iya nama aku Risa " Ucap Risa


" Kamu kerja di bagian apa " Ucap Nina


" Hem aku blom tau " Ucap Risa


" Lah koh bisa gak tau sih " Ucap Nani


" Hem " Ucap Risa tersenyum


" Ya udah kamu temuin ke kepala HRD " Ucap Nani


" Ah iya " Ucap Risa


" Ruangan nya di lantai 4 " Ucap Nani


" Iya makasih Nani " Ucap Risa


" Iya sama* ya udah aku duluan ya " Ucap Nani


" Iya " Ucap Risa


" Mendingan aku ke Ruangan Kak Rehan aja, tapi ruangan nya dimana yah aku tanya aja lah " Ucap Risa


" Permisi mba saya mau tanya ruangan direktur dimana yah " Ucap Risa


" Ada apa ya mba " Ucap Karyawan


" Saya ada keperluan sama direktur " Ucap Risa


" Oh ruangan nya ada dilantai 6 mba " Ucap Karyawan


" Lantai 6 ya, makasih mba " Ucap Risa sambil tersenyum


" Iya sama* mba " Ucap Karyawan


Risa pun menuju ke lantai 6 untuk menemui kakak nya.Sesampainya di lantai 6 Risa menghampiri asistennya Rehan


" Permisi mba " Ucap Risa


" Iya ada apa yah mba " Ucap Asisten Rehan


" Apa direktur nya ada " Ucap Risa


" Ada Nona, tapi Nona ada keperluan apa yah " Ucap Asisten Rehan

__ADS_1


" Mba bilang aja Risa mau ketemu " Ucap Risa


" Baiklah tunggu sebentar mba " Ucap Asisten Rehan


Asisten Rehan pun menelfon Rehan


" Halo pak ada Nona Risa katanya mau bertemu sama bapak " Ucap Asisten Rehan


" Suruh dia masuk " Ucap Rehan di ujung telfon


" Baik Pak " Ucap Asisten Rehan kemudian sambungan telfon dimatikan


" Silakan Nona saya antar ke ruangan direktur " Ucap Asisten Rehan ramah


" Iya mba " Ucap Risa


Tok tok tok


" Masuk " Ucap Rehan


" Misi pak Nona Risa ada diluar " Ucap Asisten Rehan


" Suruh dia masuk " Ucap Rehan


" Baik Pak " Ucap Asisten Rehan


" Silakan Nona masuk udah di tunggu Pak Rehan


" Iya makasih mba " Ucap Risa


" Sama* Nona " Ucap Asisten Rehan


Risa pun masuk ke ruangan Rehan


" Ada apa " Ucap Rehan


" Kakak gimana sih ngasih aku kerjaan tapi aku gak tau mau kerja apa " Ucap Risa


" Oh iya kakak lupa kasih tau kamu " Ucap Rehan


" Hem aku ditempatkan dimana kak " Ucap Risa


" Kamu kakak tempat kan di keuangan " Ucap Rehan


" Baiklah kak, terus ruangan nya dimana " Ucap Risa


" Ruangan ada di ujung sebelah kanan " Ucap Rehan


" Baiklah aku ke sana dulu kak " Ucap Risa


" Tunggu Tio akan mengantar kamu ke sana " Ucap Rehan


" Mari Nona saya antar " Ucap Tio


" Hem baiklah " Ucap Risa


Tio pun mengantarkan Risa ke ruang kerjanya


" Ini ruang kerja Nona Risa " Ucap Tio


" Makasih Pak " Ucap Risa


" Sama* nona " Ucap Tio dan berlalu pergi


" Wah ruangan nya nyaman " Ucap Risa


Risa pun memulai pekerjaan dan dia menikmati pekerjaan nya saat ini, waktu makan siang pun tiba


" Wah gak kerasa udah jam makan siang aja " Ucap Risa


" Mau makan di kantin kantor ah " Ucap Risa


dia pun turun ke lantai 3 untuk ke kantin karena kantor ini mempunyai 2 kantin satu di lantai dasar satunya lagi dilantai 3 , saat mau ke kantin Risa bertemu Nina


" Risa ya " Ucap Nina


" Iya kamu Nina kan " Ucap Risa


" Iya aku Nina kamu mau ke kantin " Ucap Nina


" iya kamu juga " Ucap Risa


" Kalau gitu bareng aja yuk " Ucap Nina mengajak Risa untuk makan siang bareng


" Boleh " Ucap Risa


Risa pun menuju ke kantin bareng Nina, tak butuh lama merak telah sampai di kantin dan memesan makan tak perlu bayar soalnya kantin itu disediakan untuk semua karyawan kantor Rehan


" Risa kamu tau gak, kalau makan disini itu gratis loh udah disediain sama kantor " Ucap Nina


" Oh iya, enak banget dong gak usah ngeluarin duet " Ucap Risa


" Iya udah gitu, makanannya enak enak kaya di Restoran berbintang, aku kalau makan disini soalnya gratis enak pula " Ucap Nina ketawa kecil


" Huhu kamu tuh sukanya gratisan " Ucap Risa


" Iya dong " Ucap Nani


Makanan yang meraka pesan telah datang dan mereka langsung menyantap nya


" Wah kau bener makanan disini enak " Ucap Risa


" Bener kan aku bilang " Ucap Nina


" Hem iya, kamu udah selesai blom " Ucap Risa


" Udah nih, yuk kita kembali bekerja lagi " Ucap Nina

__ADS_1


" Yuk " Ucap Risa


Meraka kembali melakukan aktivitasnya


__ADS_2