Mencintai Bos Galak

Mencintai Bos Galak
140


__ADS_3

Keesokan hari nya


Putri terbangun dari tidurnya dan mendapatkan Rehan tidur di Sofa Putri merasa kasihan kerena pasti itu tidak nyaman bagi Rehan, Putri pun berinisiatif untuk membangunkan Rehan


" Re rehan " Ucap Putri


" Hmm " Ucap Rehan


" Bangun udah pagi " Ucap Putri


" Jam berapa " Ucap Rehan


" Jam set 7 " Ucap Putri


" Tip sudah kesini " Ucap Rehan


" Pak Tio belom datang "Ucap Putri


Rehan pun bagun dengan posisi duduk, Putri juga duduk di sebelah Rehan


" Gimana keadaan kamu apa sudah membaik " Tanya Rehan


" Sudah apa aku boleh pulang " Ucap Putri


" Nanti tanyakan ke Dokter " Ucap Rehan


" iya, dah 4 hari aku di rumah sakit pasti ibu khawatir " Ucap Putri


" Sabar nanti aku panggilkan dokter " Ucap Rehan


" Iya " Ucap Putri


Tiba tiba ada seseorang yang mengetuk pintu


Tok tok tok


" Masuk " Ucap Rehan


Ternyata yang datang adalah Tio, untuk membawakan setelan jas untuk Rehan kenakan ke Kantor


" Ini Tuan jas yang sudah saya siapkan " Ucap Tio dan meletakkan setelan jas di atas meja


" Hmm, tunggu aku di luar " Ucap Rehan


" Baik Tuan " Ucap Tio


dan pergi keluar menunggu Rehan di depan Ruangan


" Kau mandi dulu habis itu, aku panggilkan dokter " Ucap Rehan


" Iya " Ucap Putri


Rehan pun masuk ke kamar untuk membersihkan badannya, dan tak beberapa lama Rehan sudah selesai mandi dan ia langsung pergi ke Ruangan Dokter untuk mengecek keadaan Putri apakah sudah di perbolehkan untuk pulang


" Tunggu sebentar " Ucap Rehan Ke Tio


" Baik Tuan " Ucap Tio dan kembali duduk


Rehan ke ruangan dokter yang menangani Putri


Tok tok tok

__ADS_1


" Silakan masuk " Ucap Dokter


" Tuan Rehan ada keperluan apa " Ucap Dokter


" Saya minta dokter mengecek keadaan Putri, dia sudah ingin pulang " Ucap Rehan


" Oh iya, kalau gitu saya cek sekarang " Ucap Dokter dan langsung membawa alat untuk mengecek keadaan Putri


Dokter Han pun mengikuti Rehan ke Ruangan Putri, saat sampai di sana Dokter Han langsung mengecek keadaan Putri setelah mengecek keadaan Putri


" Gimana dok, apa aku sudah boleh pulang " Tanya Putri


" Wah nona Putri sudah gak sabar ingin pulang yah " Ucap Dokter Han


" Hehehe iya dong " Ucap Putri sambil tersenyum


" Gimana dok " Tanya Rehan


" Sekarang keadaan Nona Putri sudah membaik dan sudah dibolehkan untuk. pulang " Ucap Dokter Han


" Jadi aku sudah boleh pulang nih dok " Ucap Putri


" Iya nona " Ucap Dokter Han


" Tapi ingat lain kali harus hati hati dan jaga kondisinya " Ucap Dokter Han menasehati Putri


" Iya dok " Ucap Putri


" Kalau gitu saya permisi dulu, karena ada pasien lain yang harus di tangani " Ucap Dokter Han


" Oh iya dok, makasih " Ucap Putri


" Sama sama nona Putri " Ucap Dokter Han


" Nanti obat nya bisa di ambil di apotek tuan " Ucap Dokter


" Iya dok, nanti aku suruh Tio mengambil nya " Ucap Rehan


" Ini tuan resepnya " Ucap Dokter dan memberikan kertas berisi resep obat milik Putri


" Hmm " Ucap Rehan


"Kalau gitu saya undur diri " Ucap Dokter Han


" Hmm " Ucap Rehan


Rehan memberikan Resep obat ke Tio dan menyuruhnya untuk mengambil di apotek yang ada di Rumah sakit di lantai 1


Tio pun langsung pergi ke apotek, dan Rehan kembali ke dalam Ruangan


" Kita pulang sekarang " Ucap Putri sangat bersemangat untuk pulang ke Rumah


" Iya nanti nunggu Tio ambil obat dulu " Ucap Rehan


" Kalau gitu aku ganti baju dulu " Ucap Putri


" Hmm, apa mau aku bantu " Ucap Rehan


" Gak usah aku bisa sendiri " Ucap Putri


" Hmm " Ucap Rehan

__ADS_1


Putri pun pergi ke kamar mandi untuk berganti pakaian yang sudah disiapkan oleh Rehan Untuk nya, dan beberapa lama Putri sudah siapa Tio juga sudah selesai mengambil Obat di apotek


Jadi sekarang Putri sudah dibolehkan pulang, dan akan di antara pulang oleh Rehan dan Tio. Akhirnya Putri sampai di Rumah sederhana milik nya


" Apa kamu mau masuk " Ucap Rehan


" Hmm " Ucap Rehan


Putri dan Rehan pun masuk kedalam bersama dan dimana Bu Erna sedang mencuci piring di dapur


" Assalamu'alaikum ibu " Ucap Putri


" Wa'alaikumsalam " Ucap Bu Erna dari dapur


" Kamu sudah pulang put " Ucap Bu Erna sambil berjalan menuju ke Putri


" Eh ada nak Rehan " Ucap Bu Erna


" Iya Bu " Ucap Rehan


" Silakan duduk dulu, ibu buatkan minum " Ucap Bu Erna


" Gak usah bu saya langsung pergi " Ucap Rehan


" Loh ko langsung pergi kan baru sampai " Ucap Bu Erna


" Pak Rehan harus ke kantor Bu, jadi gak bisa lama lama disini " Ucap Putri


" Oh gitu yah " Ucap Bu Erna


" Iya Bu saya harus ke kantor " Ucap Rehan dengan sopan


" Ya udah kalau gitu nak Rehan hati hati " Ucap Bu Erna


" Iya Bu lain kali saya bakalan mampir " Ucap Rehan


" Iya nak " Ucap Bu Erna


Bu Erna pun mengantarkan Rehan sampai ke depan pintu, dan setelah Rehan tidak kelihatan Bu Erna masuk ke dalam


" Gimana perjalanan bisnis kamu apa semuanya lancar " Tanya Bu Erna ke Putri


" Alhamdulillah lancar Bu " Ucap Putri


" Tapi ko muka kamu kelihatan pusat, apa kamu lagi sakit nak " Ucap Bu Erna melihat wajah anak kesayangan nya terlihat pucat


" Oh Ini mungkin gara gara kecapean Bu " Ucap Putri


" Ya udah kamu istirahat aja di kamar " Ucap Bu Erna


" Iya Bu Putri ke kamar dulu yah " Ucap Putri


" Kamu sudah makan belom " Tanya Bu Erna ke Putri


" Sudah Bu tadi saat di perjalanan mampir makan dulu sama pak Rehan " Ucap Putri


" Oh ya udah, kalau gitu ibu langsung cuci piring " Ucap Bu Erna


" Iya Bu " Ucap Putri


Putri pun pergi ke kamar nya karena ia merasa kangen dengan suasana kamar milik nya, yah meskipun kecil tapi itu sudah membuat Putri merasa nyaman dan betah berlama-lama di kamar nya

__ADS_1


Sedangkan Rehan dan Tio menuju ke kantor untuk melakukan pekerjaan nya yang mana harus ia kerjakan dan itu sudah makanan sehari hari Rehan dan Tio, sibuk dengan pekerjaan yang menumpuk


__ADS_2