
Putri kaget dengan suara pintu yang cukup keras diakibatkan Rata membuka pintu sangat kencang, Rehan yang sedang memakai handuk dan mendengar suara seperti mendobrak pintu ia langsung keluar tanpa menggunakan pakai hanya handuk yang melilit pinggang nya
" Rara " Ucap Putri
" Bagian mana yang sakit put, ngomong sama aku " Ucap Rara panik
" Dan bilang siapa yang nabrak kamu ha, cepat ngomong " Ucap Rara dengan terus menerus mengoceh tanpa ada rem sedikit dan Putri yang ingin menjawab ia tidak diberikan kesempatan untuk membuka suara
" Gimana aku mau ngomong, orang kamu dari tadi gak berhenti ngomong " Ucap Putri
" Hehe maaf aku panik " Ucap Rara
Tiba tiba Rehan datang dan ia memanggil nama Putri, tapi belom selesai mengucapkan kata Putri. Putri melihat Rehan yang tidak mengenakan baju ia langsung menarik Rara dan wajah Rara jadi di perut Putri
" Putri kamu kenapa sih, ko aku ditarik sakit tau " Ucap Rara berusaha melepaskan pelukan Putri
Putri langsung melotot ke Rehan
" Cepat pakai baju kamu " Ucap Putri
" Siapa Put, apa ada orang lain didalam ruang ini " Ucap Rara dan berhasil lepas dari pelukan Putri
Dan Rara melihat sosok laki laki yang berjalan ke arah kamar mandi
" Putri itu siapa yang di kamar mandi, tadi aku lihat laki laki " Ucap Rara
" Oh iitu itu " Ucap Putri
" Itu siapa jawab aku " Ucap Rara
" Ee itu pacar aku " Ucap Putri
" Apa kami udah punya pacar " Ucap Rara dengan ekspresi kaget
" Iya " Ucap Putri
" Dari kapan kamu udah punya pacar " Ucap Rara
" Udah hampir satu bulan " Ucap Putri
" Udah satu bulan dan kamu gak kasih tau aku " Ucap Rara
" Coba kalau tadi aku gak liat apa kamu gak mau kasih tau aku ha " Ucap Rara
" Bukan gitu aku bakalan kasih tau kamu ko tapi waktu nya belom tepat, eh kamu udah tau dengan cara ini " Ucap Putri
" Dasar kamu yah " Ucap Rara
" Hehehe maaf " Ucap Putri
Rehan sudah mengenakan pakai dan ia keluar dari kamar mandi dan ia duduk di sofa sambil membuka laptop untuk mengecek pekerjaan
Rara memperhatikan Rehan dengan sangat jeli dan ia merasa pernah bertemu dengan Rehan, Rara berusaha untuk mengingat nya
" Putri " Ucap Rara
" Iya kenapa " Ucap Putri
" Itu bukan nya bos kamu yah " Tanya Rara
" Iya bos aku sekaligus pacar aku " Ucap Putri
" Kamu serius put " Ucap Rara
" Iya aku serius " Ucap Putri
" Bukan nya kamu pernah bilang ke aku, kalau bos kamu itu galak dan sifatnya dingin " Ucap Rara
" Dan kamu juga sebut dia manusia es, beruang kutub dan apa lagi yah aku lupa " Ucap Rara
Putri langsung menutup mulut Rata sebelum ia mengatakan yang lebih jauh lagi tentang apa yang pernah Putri katakan dengan Rara
" Rara " Ucap Putri dan melihat ke arah Rehan
Rehan juga melihat ke arah Putri untuk meminta penjelasan apa yang barusan Rara katakan bener,
Putri hanya tersenyum getir agar Rehan tidak marah kepadanya
" Hmmm Putri aku gak bisa nafas " Ucap Rata yang mulut dan hidup nya ditutup Putri menggunakan kedua tangan
__ADS_1
" Hehe maaf maaf " Ucap Putri sambil tersenyum
" Kamu mau bunuh aku yah " Ucap Rara dengan nafas naik turun
" Gak lah " Ucap Putri
" Terus kenapa tadi kamu nutupin hidung dan mulut aku " Ucap Rara
" Biar kamu gak ngomong " Ucap Putri
" Emang aku ngomong apa " Ucap Rara
" Barusan yang kamu ngomong, kenapa ngomong kaya gitu " Ucap Putri
" Apa kamu gak sadar kalau ada orang nya yang kamu bicarakan " Ucap Putri lirih
" Astaga aku keceplosan " Ucap Rara dan menutup mulutnya
" Kalau ngomong mulut nya dikasih rem " Ucap Putri
" Hehehe iya maaf, apa tuh pacar kamu bakalan marah " Ucap Rara
" Kalau itu aku gak tau ra " Ucap Putri
" Wah kalau gitu aku gak bisa lama lama nih disini " Ucap Rara
" Lah kenapa " Ucap Putri
" Takut kena marah sama pacar kamu " Ucap Rara
" Kamu ko gitu sih Ra gak setia kawan, ini kan gara gara kamu " Ucap Putri
" Iya tapi kan aku cuma menyampaikan apa yang kamu bilang ke aku tentang dia " Ucap Rara sambil melirik ke arah Rehan
" Wah kamu tega banget yah sama aku " Ucap Putri
" Hehehe " Ucap Rara sambil tersenyum
" seenggaknya kamu pulang nya sampai aku tidur " Ucap Putri lirih
" Maaf Putri kalau itu aku gak bisa, takut diamuk sama pacar kamu " Ucap Rara
Dan membuat Rehan melihat ke arah mereka Rara dan Putri hanya tersenyum
" Hiii takut sorot matanya tajam banget " Ucap Rara merinding
" Tolong aku kali ini aja kamu nemenin aku malam ini " Ucap Putri memohon ke Rara
" Aduh maaf Putri aku gak bisa, soalnya aku ada janjian sama pacar aku " Ucap Rara
" Ayo lah Ra " Ucap Putri memohon ke Rara
" Beneran Put aku gak bisa " Ucap Rara
" Hmm ya udah deh " Ucap Putri lemas
" Kan ada pacar kamu yang nemenin " Ucap Rara
" Hmm iya sih " Ucap Putri
" Oh iya kamu jangan kasih tau ke ibu " Ucap Putri
" Kalau aku kecelakaan dan dirawat " Ucap Putri
" Jadi kamu belom kasih tau ibu soal kejadian ini " Ucap Rara
" Iya aku gak berani kasih tau ibu " Ucap Putri
" Takut ibu syok dan jatuh sakit, jadi aku kirim pesan ke ibu kalau aku ada pekerjaan di luar kota " Ucap Putri
" Bener juga sih yang kamu bilang " Ucap Rara
" Makanya itu kamu jangan kasih tau ibu yah " Ucap Putri
" Iya tenang aja " Ucap Rara
" Ingat jangan sampai keceplosan " Ucap Putri
" Hehehe iya gak " Ucap Rara sambil tersenyum
__ADS_1
" Besok aku juga rencana mau ke rumah kamu " Ucap Rara
" Mau ngapain " Tanya Putri
" Aku kangen sama ibu Bima, kangen masakan nya ibu juga " Ucap Rara
" Oh ya udah " Ucap Putri
" Emang besok kamu libur " Tanya Putri
" Besok aku sif malam " Ucap Rara
" Put kamu tau gak " Ucap Rara
" Apa " Ucap Putri
" Chef Dion nanyain kamu terus " Ucap Rara
" Nanyain apa " Ucap Putri
" Nanyain kabar kamu, tapi gimana ya reaksi nya kalau dia tau bahwa orang yang dia suka udah punya pacar " Ucap Rara
" Chef Dion suka sama aku " Ucap Putri dengan nada sedikit keras dan Rehan mendengar nya
Rehan mengerutkan dahinya
" Siapa itu Dion " Pikir Rehan
" Kenapa mereka berdua sejak tadi ngomong berbisik bisik " Pikir Rehan dalam hati
"Iya emang kamu gak tau kalau chef Dion itu suka sama kamu " Ucap Rara
" Gak tau " Ucap Putri
" Kamu ini terlalu polos " Ucap Rara
" Chef Dion itu udah suka kamu sejak lama, tapi kamu nya aja yang gak sadar " Ucap Rara
" Hmm udah lah biarin lagian aku kan sekarang udah punya pacar " Ucap Putri
" Iya sih, tapi kamu harus jelasin ke chef Dion kalau kamu itu udah punya pacar " Ucap Rara
" Iya nanti aku jelas kalau ketemu " Ucap Putri
" Ya udah kalau gitu aku pulang dulu yah " Ucap Rara
" Ko pulang sih Ra, kamu kan baru sebentar disini " Ucap Putri
" Liat udah jam berapa sekarang "Ucap Rara menunjukkan arah jam
" Baru jam 10 " Ucap Putri
" Artinya itu udah malam Putri sayang, dan kamu harus istirahat biar cepat sembuh " Ucap Rara
" Yah padahal aku masih pingin ngobrol lagi sama kamu " Ucap Putri
" Besok lagi masih ada waktu " Ucap Rara
" Besok kamu kesini lagi ya, nemenin aku " Ucap Putri
" Iya kalau ada waktu " Ucap Rara
" ya udah kamu hati hati, minta dijemput pacar kamu udah malam soalnya " Ucap Putri
" Iya Putri " Ucap Rara
Rara pun berjalan mendekat ke Rehan
" Pak aku pulang dulu ya, titip Putri " Ucap Rara
" Jaga dia baik baik " Ucap Rara menekan perkataan terakhir nya
" Hmm " Ucap Rehan
" Dah Putri aku pulang dulu " Ucap Rara
" Iya ra hati hati " Ucap Putri
" Okeh " Ucap Rara dan keluar dari ruangan itu
__ADS_1