
" Mau masak apa yah " Ucap Rara bingung
Cukup lama Rara memikirkan untuk memasak apa,entah kenapa Rara ingin sarapan Bubur dan akhirnya Rara memutuskan untuk membuat bubur ayam.Rara sangat mahir untuk memasak ya tidak kalah dengan Putri
Rara terlebih dahulu mengambil sepotong ayam,daun bawang,bawang merah dan kaldu ayam.Setelah semua bahan sudah siap Rara mencuci ayam setelah bersih Rara menggoreng ayam terlebih dahulu,sambil menunggu ayam matang Rara memotong daun bawang dan bawang merah
Setelah ayam nya matang kini giliran Rara menggoreng bawang merah, setelah goreng menggoreng selesai Rara memasak nasi tidak lupa kalau membuat bubur harus di aduk terus agar tidak gosong.Setelah nasi mulai lembek Rara memasukkan kaldu secukupnya,tidak lupa Rara mencicipi terlebih dahulu.
" Kayanya dah matang " Ucap Rara
Karena merasa sudah matang Rara mengambil mangkuk dan meletakkan bubur ke dalam mangkuk
" Hem baunya harum " Ucap Rara mencium bau bubur yang ia masak tadi
Tio yang sedang tidur tiba-tiba hidungnya mencium aroma yang sangat harum,dan membuat perutnya lapar
" Bau apa ini,harum sekali " Ucap Tio
Tio pun bangun dan mencari sumber aroma tersebut
Rara yang sedang asik menyajikan toping di atas bubur,ia tidak mengetahui kalau Tio sudah di belakang nya.
" Kamu membuat apa " Ucap Tio tiba-tiba
Itu membuat Rara kaget dan Rara berteriak
Aaaaaa
Tio langsung menutup mulut Rara, karena Tio takut nanti akan menimbulkan masalah.
" Jangan teriak " Ucap Tio
Rara menganggukkan kepalanya dan Tio melepaskan tangan nya yang digunakan untuk menutup mulut Rara.
" Sekertaris Tio ngapain disini " Ucap Rara
" Ini kan rumah saya " Ucap Tio
" Iya,sih tapi gak usah ngagetin aku juga " Ucap Rara
" Siapa yang ngagetin kamu " Ucap Tio
" Tadi ngagetin aku " Ucap Rara
" Masak apa " Tanya Tio
" Masak bubur, sekertaris Tio mau " Ucap Rara menawarkan Tio
" Hem " Ucap
" Ya udah sana duduk, nanti aku siapkan " Ucap Rara
Tio pun langsung duduk tanpa mengatakan apa-apa ke Rara,dan Rara menyimpan bubur untuk Tio
" Ini " Ucap Rara memberikan bubur ke Tio
Tio langsung menyicipi bubur buatan Rara,saat suapan pertama Tio langsung merasakan kenikmatan dari bubur itu.Tio tidak menyadari kalau ia sangat bersemangat memakan bubur buatan Rara sampai tidak ada sisa sedikitpun di mangkuk tersebut
" Sekertaris Tio mau nambah " Ucap Rara
" Gak " Ucap Tio dan ia langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya
__ADS_1
" Jutek banget " Ucap Rara
" Sebenarnya pingin nambah,tapi malu dia " Ucap Rara
" Buktinya aja tadi makanannya lahap banget,lihat di mangkuk nya juga gak ada bubur sedikit pun " Ucap Rara
" Dasar beruang kutub " Ucap Rara mengoceh sendiri
Rara pun membersihkan mangkuk yang digunakan tadi dan langsung mencucinya sampai bersih, setelah itu Rara duduk di sofa menunggu Tio selesai mandi.Rara ingin berterima kasih kepada Tio karena semalam sudah di tolong
Tak berselang lama Tio sudah selesai mandi dan sudah rapi menggunakan jas hitam,aura Tio setelah mandi itu sangat mempesona itu membuat Rara yang melihat bengong.Tio yang melihat Rara memperhatikan dirinya seperti itu ia pun berpura-pura batuk
Uhuk uhuk uhuk
Rara langsung tersadar setelah mendengar suara Tio
" Ee sekertaris Tio " Ucap Rara gugup
" Apa " Ucap Tio cuek
" Ee itu aku mau " Ucap Rara
Rara sangat gugup karena ia kepergok memandangi Tio
" Apa " Ucap Tio
" Makasih untuk semalam, karena udah nolongin aku " Ucap Rara
" Hem " Ucap Tio
" Ee kalau gitu aku pamit pulang dulu " Ucap Rara
" Iya " Ucap Tio masih cuek
" Ada apa dengan perempuan itu " Ucap Tio
" Bukan urusan saya " Ucap Tio
Tio pun langsung pergi ke parkiran mobil,untuk menjemput Rehan.
" Aduh bodoh banget sih kamu Ra " Ucap Rara sambil memukul kepalanya
" Kenapa sih kamu gak bisa sedikit kalau lihat cowok ganteng gak gugup " Ucap Rara kesal dengan dirinya sendiri
" Aduh ini jam berapa " Ucap Rara melihat jam di handphonenya
" Baru jam 7 " Ucap Rara
" Sandi masih ada di kosannya gak yah,apa udah berangkat kerja " Ucap Rara
" Udah 3 hari,dia gak bales chat dari aku " Ucap Rara
" Udah lah,aku langsung ke kosannya dia aja " Ucap Rara
Rara pun memutuskan untuk ke kosannya pacarnya, karena Rara khawatir kepada Sandi sudah 3 hari tidak ada kabar sama sekali.Untuk menuju ke kosan Sandi Rara harus membutuh kan waktu kurang lebih 2 jam karena tadi Rara ada di apartemen milik Tio,kalau dari rumah Rara cuma membutuhkan waktu setengah jam.
Akhirnya Rara sampai di kosan Sandi dan ia langsung mengetuk pintu.
Tok tok tok
" Sandi,buka pintunya ini aku Rara " Ucap Rara
__ADS_1
Tok tok tok
Sudah beberapa kali Rara mengetuk pintu,tapi tidak ada yang membukakan pintu.Dan di saat itu lah ada ibu ibu lewat dan ia bertanya ke Rara
" Ada apa neng " Ucap Ibu ibu tersebut
" Orang yang ngekos di sini kemana ya Bu " Ucap Rara
" Dari tadi aku ketuk pintu,tapi gak ada yang bukain " Tanya Rara ke ibu ibu tersebut
" Oh nak Sandi maksudnya neng " Ucap Ibu Ibu itu
" Iya Bu, kira-kira ibu tau gak dimana Sandi " Tanya Rara
" Nak Sandi udah pindah neng dari 4 hari yang lalu " Ucap Ibu ibu tersebut
" Pindah " Ucap Rara kaget
" Iya,neng gak tau " Tanya ibu ibu tersebut
" Gak Bu,ibu tau gak Sandi pindah kemana " Tanya Rara
" Kalau itu saya kurang tau neng " Ucap Ibu itu
" Ya udah Bu makasih ya " Ucap Rara tersenyum dan Rara pun pergi dari kosan yang dulu Sandi tinggal
" Pindah kemana dia " Ucap Rara
" Ko aku gak tau kalau pindah " Ucap Rara
" Dia itu mau nya apa sih,chat aku gak dibales pindah kosan gak ngabarin aku " Ucap Rara
" Apa dia ada wanita lain " Ucap Rara
Rara jadi memikirkan sandi yang tidak-tidak, karen sandi sama sekali tidak mengabarinya dari 3 hari.Rara menjadi kesal dengan Sandi dan ia memutuskan untuk kembali ke Rumah, Rara siang ini berangkat kerja karena Rara mendapatkan jadwal sif Siang.
Ditempat lain yaitu Rumah Putri
" Bu " Ucap Putri
" Iya ada apa " Ucap Bu Erna
" Putri pamit berangkat kerja dulu ya " Ucap Putri
" Loh kamu gak sarapan dulu " Ucap Bu Erna
" Gak usah Bu, Putri nanti makan di kantin kantor " Ucap Putri
" Ya udah kamu berangkatnya bareng Bima " Tanya Bu Erna
" Gak bareng Bu, Putri mau naik bus aja " Ucap Putri
" Soalnya Putri ada urusan lain " Ucap Putri
" Ya udah kamu hati-hati berangkat nya " Ucap Bu Erna
" Iya Bu, Putri berangkat dulu ya Bu " Ucap Putri
" Iya nak " Ucap Bu Erna
" Assalamualaikum " Ucap Putri
__ADS_1
" Waalaikumsalam " Ucap Bu Erna
Putri berangkat kerja menggunakan bus, karena ia harus mengantarkan dokumen ke Perusahaan Gemilang yaitu perusahaan yang dikelola oleh keluarga kelvin