Mencintai Bos Galak

Mencintai Bos Galak
62


__ADS_3

Putri pun kembali ke perusahaan R. A setelah ia sampai di perusahaan Putri kembali bekerja. Di tempat lain


"Bim " Ucap Rian


" Kenapa " Ucap Bima


" Nanti kamu bakalan lanjut sekolah gak "Ucap Rian


" Nah itu aku masih bingung " Ucap Bima


" Lah bingung kenapa " Tanya Rian


" Mba ku sih nyuruh aku lanjut sekolah tapi dapet uang dari mana " Ucap Bima


" Ya kamu lanjut aja kan nanti bisa kuliah sambil kerja lagian kamu udah kerja di tempat ku kan " Ucap Rian


" Iya juga sih tapi kalau masuk ke Perguruan Tinggi butuh uang banyak tabungan ku baru sedikit " Ucap Bima


" Kan nanti kamu di daftarin mba Putri " Ucap Rian


" Iya sih tapi aku pingin membantunya kasih mba Putri dari dulu kerja terus " Ucap Bima


" Iya yah semenjak ayah kamu meninggal mba Putri yang jadi tulang punggung keluarga " Ucap Rian


" Makanya itu akan harus kerja untuk dapet uang banyak " Ucap Bima


" Gini aja kamu kan pinter gimana kalau kamu les privat " Ucap Rian


" Les privat, mana ada yang mau diajarin anak SMA " Ucap Bima


" Kamu tenang aja nanti aku minta bantuan mama aku kan temen mama aku banyak tuh " Ucap Rian


" Hmm boleh juga " Ucap Bima


" Nah gitu dong harus semangat " Ucap Rian


" Oh ya kamu dah bayar uang ujian blom " Ucap Rian


" Belom aku mau minta ke mba Putri malu " Ucap Bima


" Ini hari terakhir loh " Ucap Rian


" Iya aku tau " Ucap Bima


" Gini aja pakai uang aku dulu nanti kalau kamu dah punya uang bisa di bayar gimana " Ucap Rian menawarkan


" Jangan nanti kamu di marahin mama kamu " Ucap Bima


" Tenang aja ini uang tabungan ku jadi mama ku gak bakalan marah " Ucap Rian


" Serius gapapa nih " Ucap Bima


" Iya gapapa santai aja kita kan sahabat " Ucap Rian

__ADS_1


" Makasih ya aku beruntung banget bunya sahabat kaya kamu ini " Ucap Bima


" Iya sama sama, udah nih uang nya " Ucap Rian sambil membagikan uang untuk Bima


Rian dan Bima pun berjalan menuju ke koprasi untuk menemani Bima membayar uang ujian


Bel pun berbunyi menandakan jam pelajaran sudah usai kini Rian dan Bima pulang bersama karena Bima harus bekerja di kafe milik keluarga Rian. Keluarga Rian sangat baik terhadap Bima karena sedari kecil Bima dan Rian selalu satu sekolah bahkan satu kelas


kembali ke perusahaan R. A


" Mba " Ucap Putri


" Iya kenapa " Ucap Lala yang sedang fokus dengan komputer nya


" Lapar gak aku lapar nih " Ucap Putri


" Sedikit sih " Ucap Lala


" Makan mie rebut aja yuk " Ucap Putri


" Ide yang bagus " Ucap Lala


" Tapi di pantry ada mie instan gak " Ucap Putri


" Ada banyak " Ucap Lala


" Ya udah aku bikinin dulu ya " Ucap Putri


" Iya eh kamu dah selesai kerjaan nya " Ucap Lala


" Ya udah sana " Ucap Lala


Putri pergi ke pantry untuk membuat dua porsi mie instan karena ia lapar


" Di mana ya " Ucap Putri saat mencari letak mie instan


" Cari apa mba " Ucap salah satu pegawai


" Cari mie instan naronya dimana ya " Tanya Putri


" Oh ada di atas paling pojok mba " Ucap Pegawai


" Makasih ya mba " Ucap Putri


" Iya sama sama, apa mau saya buatin mba " Ucap Pegawai


" Gak usah mba aku bisa sendiri ko mba lanjut bekerja aja " Ucap Putri


" Pekerjaan saya sudah beres mba " Ucap Pegawai itu


" Kalau gitu istirahat pasti mba capek habis bersih bersih " Ucap Putri


" Udah tugas saya mba " Ucap Pegawai tersebut

__ADS_1


Putri berbincang sedikit dengan pegawai itu dan sambil membuat Mei


" Mba Umur berapa " Tanya pegawai itu ke Putri


" Oh saya umur 23 " Ucap Putri


" Wah seumur sama anak saya dong " Ucap Pegawai terus


" Oh ya anak nya cowok apa cewek " Tanya Putri


" Saya punya anak 4 Cewek 2 Cowok 2 " Ucap Pegawai itu


" Banyak juga ya " Ucap Putri


" Iya mba banyak anak banyak Rezeki " Ucap Pegawai


" Udah pada nikah " Tanya Putri


" Yang nikah baru 1 yang umur 23 yang lain masih ada yang sekolah kerja " Ucap Pegawai


" Anak mba kan udah ada yang kerja kenapa mba masih kerja " Tanya Putri


" Mau gimana lagi mba suami saya udah meninggal mau gak mau aku harus kerja untuk menyekolahkan anak saya " Ucap Pegawai


" Aduh mba maaf aku gak tau " Ucap Putri merasa bersalah saat menanyakan hal itu


" Iya gapapa ko mba " Ucap Pegawai


" Mba nya dah nikah " Tanya pegawai


" Pacar juga gak punya gimana mau nikah mba " Ucap Putri


" Mba gak punya pacar " Tanya pegawai


" Iya mba " Ucap Putri


" Kenapa padahal kan mba nya cantik " Ucap Pegawai


" Aku harus menyekolahkan adik saya mba lagi siapa sih yang mau sama orang miskin kaya saya " Ucap Putri


" Jadi mba tulang punggung keluarga " Ucap Pegawai


" Iya ayah aku meninggal waktu aku SMP " Ucap Putri


" Mba hebat masih mudah udah jadi tulang punggung keluarga " Ucap Pegawai


" Gak ko mba biasa aja " Ucap Putri


" Kenapa gak cari pacar aja mba " Tanya pegawai


" Gak ada yang mau sama orang miskin kaya saya mba " Ucap Putri


" Mba jangan ngomong gitu siapa tau nanti mba bisa punya calon suami yang kaya raya dan sayang sama mba nya " Ucap Pegawai

__ADS_1


" Aamiin, dah dulu ya mba mie aku dah matang nih " Ucap Putri


" Oh iya mba " Ucap Pegawai


__ADS_2