Mencintai Bos Galak

Mencintai Bos Galak
20


__ADS_3

" Keruangan saya sekarang " Ucap Rehan


" Baik Pak " Ucap Putri


Tok tok tok


" Siapa " Ucap Rehan


" Saya Putri Pak " Ucap Putri


" Masuk " Ucap Rehan


" Permisi pak apa ada yang bisa saya bantu " Ucap Putri


" Kasihkan dokumen ini ke orang keuangan " Ucap Rehan


" Baik Pak " Ucap Putri


" Buatkan saya kopi " Ucap Rehan


" Baik Pak apa ada lagi " Ucap Putri


Putri pun bingung dengan jawaban Rehan Putri masih berdiri situ takutnya saat dia pergi Rehan memarahi nya


" Kenapa masih dini sana keluar " Ucap Rehan dengan suara keras


Putri sontak kaget dengan suara Rehan yang sangat keras itu


" Baaik pak " Ucap Putri tebatah


Putri keluar dari ruang itu dan menuju ke ruang Keuangan untuk memberikan dokumen yang di kasih Rehan


" Gila tuh orang bisa gak sih ngomong lembut dikit " Ucap Putri kesal


" Permisi pak " Ucap Putri


" Iya kenapa mba " Ucap Karyawan keuangan


" Saya mau ngasih dokumen yang di berikan pak Rehan " Ucap Putri


" Oh iya makasih yah mba " Ucap Karyawan keuangan sambil mengambil dokumen itu


" Iya sama sama pak kalau gitu saya permisi dulu " Ucap Putri


" Iya mba " Ucap Karyawan


Putri pun pergi dari sana dan langsung menuju ke patri untuk membuat kopi buat Rehan


" Eh mba lagi bikin kopi " Ucap Putri kenapa OB


" Eh iya mba apa mau saya buatkan juga " Ucap si OB


" Boleh mba gula nya 1 sendok yah soalnya buat pak Rehan " Ucap Putri


" Oh mba namanya siapa " Ucap Karyawan


" Aku Putri mba kalau mba siapa " Ucap Putri


" Aku siti mba " Ucap Siti


" Oh mba siti salam kenal ya mba " Ucap Putri


" Iya mba " Ucap Siti


" Mba udah berapa lama kerja disini " Ucap Putri


" Sudah 10thn mba " Ucap Siti


" Wah udah lama ya mba " Ucap Putri


" Iya lumayan mba " Ucap Siti


" Mba aku boleh tanya " Ucap Putri


" Pak rehan itu orang nya kaya apa sih mba " Ucap Putri


" Aduh gimana ya mba " Ucap Siti


" Mba takut yah " Ucap Putri


" Hehehe iya mba saya takut dipecat kalau ngomongin pak rehan " Ucap Siti


" Mba tenang aja kan disini cuma ada kita berdua " Ucap Putri


" Tapi mba Putri janji yah jangan ngomong sama siapa siapa " Ucap Siti


" Iya aku janji mba " Ucap Putri


Sebelum Siti ngomong ia memperhatikan suasana di sekitar nya apakah ada orang apa tidak, saat sudah yakin kalau di sekeliling tidak ada orang satupun hanya mereka berdua


" Waktu pak Rehan pertama kali disini itu baik dan ramah juga mba tapi beberapa tahun yang lalu sifat nya berubah drastis, sekarang sifat dingin cuek galak juga mba " Ucap Siti


" Ko bisa berubah gitu kenapa ya mba " Ucap Putri penasaran


" Aku juga gak tau mba " Ucap Siti


" Astaga kopinya pak Rehan " Ucap Putri


ia lupa kalau ia disuruh membuat Kopi untuk pak rehan Putri keasikan ngobrol sampai lupa


" Udah jadi ko mba " Ucap Siti


" Makasih ya mba " Ucap Putri


" Iya sama sama mba Putri " Ucap Siti


Putri pun langsung ke ruang Rehan dengan terburu buru karena ia takut di marahin Rehan


" Permisi pak " Ucap Putri


" Masuk " Ucap Rehan


" Ini pak kopinya " Ucap Putri sambil meletakan kopi di atas meja kerja Rehan


" Kamu habis ngapain buat kopi lama " Ucap Rehan


" Maaf tadi air panas nya habis jadi masak aurat dulu " Ucap Putri berbohong ia tidak berani menatap wajah rehan karena ia takut ketahuan kalau ia sedang berbohong


" Kalau gitu keluar " Ucap Rehan


" Baik Pak " Ucap Putri


Putri keluar dari ruang rehan dengan hati yang lega karena ia tidak dimarahin oleh Rehan dan kebohongan nya tidak diketahui


Saat Rehan meminum Kopi yang di buat Putri Rasanya agak berbeda


" Hmm rasanya beda kaya yang kemarin " Pikir Rehan


" Apa jangan jangan ini bukan buatan tuh cewek gila " Pikir Rehan lagi


Akhirnya Rehan menghubungi Putri


" Ke ruang saya sekarang " Ucap Rehan di ujung Telfon dan langsung ditutup sebelum Putri menjawab


" Aduh ada apa lagi sih " Keluhan Putri


" Kenapa Put " Ucap Lala

__ADS_1


" Aku disuruh ke ruang pak Rehan mba " Ucap Putri


" Emang di suruh ngapain sama pak Rehan " Ucap Lala


" Aku gak tau mba " Ucap Putri


" Ya udah cepet sana keruangan pak Rehan jangan sampai pak Rehan nunggu lama " Ucap Lala


" Iya mba doa in aku yah biar gak kenapa napa " Ucap Putri


" Kamu itu kaya mau masuk kandang singa yang lagi kelaparan " Ucap Lala sambil menggelengkan kepala nya


Putri mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum masuk ke ruang Rehan


Tok tok tok


" Siapa " Ucap Rehan


" Putri pak " Ucap Putri diambang pintu


" Masuk " Ucap Rehan


" Permisi pak apa ada yang saya bantu " Ucap Putri


" Ini siapa yang bikin " Ucap Rehan sambil melirik kopi yang ada di samping


Awalnya Putri belum paham apa yang di maksud Rehan dan lirikannya


" Kamu dengar aku ngomong gak " Ucap Rehan dengan nada keras


Sontak membuat Putri kaget dan jantung langsung berdetak sangat kencang


" Iiya saya dengar pak " Ucap Putri


" Terus ngapain diem jawab siapa yang buat nih kopi " Ucap Rehan


" Mba Siti pak " Ucap Putri gugup


" Siapa yang nyuruh ha " Ucap Rehan


" Tadi waktu aku ke patri ada mba Siti terus sekali di buat in pak " Ucap Putri ketakutan sambil menunduk


" Buat kan saya yang baru harus kamu yang buat ngerti " Ucap Rehan


" Baaik pak " Ucap Putri


Putri pun keluar dari ruang Rehan dengan muka yang cemberut, Lala melihat wajah Putri yang di tekuk itu


" Kamu kenapa Put " Ucap Lala


" Aku habis di marahin pak Rehan mba " Ucap Putri lesu


" Ko bisa " Ucap Lala


" Tadi kan aku disuruh bikin kopi terus yang bikin itu mba siti, lah pak Rehan tanya yo aku jawab jujur eh malah kau di marahin dan di suruh buat kopi " Ucap Putri lesu


" Ya udah sana bikin nanti pak Rehan nambah marah kalau kamu nya lama " Ucap Lala


" Iya mba " Ucap Putri sambil pergi ke patri


" Kasian banget sih Putri di marahin pak Rehan terus " Ucap Lala


3 menit kemudian Putri telah selesai membuat kopi dan iya sudah di ambang pintu


" Mba doa in aku yah biar kali ini aku gak di marahin " Ucap Putri


" Iya put udah sana masuk " Ucap Lala


" Iya mba " Ucap Putri


Tok tok tok


" Permisi pak " Ucap Putri


" Ini kopinya pak " Ucap Putri


" Letakan disitu " Ucap Rehan


setelah meletakkan kopi Putri langsung pergi sebelum Putri membuka kopi suara baraton terdengar


" Siapa yang nyuruh kamu pergi " Ucap Rehan dengan suara keras


Putri tidak jadi membuka pintu dan ia langsung berbalik badan dan melangkah ke depan meja kerja Rehan


" Saling semua dokumen dokumen ini ke file " Ucap Rehan


" Apaa ini semua pak " Ucap Putri


" Iya kenapa mau protes " Ucap Rehan


" Ah gak ko pak " Ucap Putri


" Ya udah nunggu apa lagi ambil semua dokumen ini " Ucap Rehan


" Baik pak "Ucap Putri


Lalu ia mengambil tumpukan dokumen dokumen yang ada di atas meja kerja Rehan dokumen itu bukan cuma 2 atau 3 tapi itu sangat banyak bahkan bisa dibilang 10 lebih dokumen dan itu sangat tebal tebal


Putri membawa dokumen itu sangat kewalahan karena cukup banyak dan ia harus hati hati membawa nya jangan sampai jatuh apa lagi rusak nanti bisa bisa di marahin lagi sama Rehan


" Huuu " Ucap Putri setelah sampai di meja kerjanya


" Ini apaan Put " Ucap Lala


" Ini dokumen dokumen yang harus aku salin mba " Ucap Putri lesu


" Sebanyak ini " Ucap Lala kaget


" Iya mba " Ucap Putri


" Ini tebal tebal banget loh put gak mungkin selesai hari ini " Ucap Lala


" Tapi mau gimana lagi mba aku disuruh sama pak rehan buat nyalin ini semua " Ucap Putri


" Ya udah aku bantu yah " Ucap Lala


" Gak usah mba nanti aku malah di marahin pak Rehan terus ditambah lagi pekerjaan ku " Ucap Putri


" Tapi sebentar lagi mau jam istirahat lo put " Ucap Lala


" Gapapa ko mba nanti aku titip makan sama mba aja boleh kan " Ucap Putri


" Iya boleh ko put " Ucap Lala


1 jam sudah berlalu pekerjaan Putri blom selesai juga dan ia tidak ikut ke kantin bareng Lala


" Aku ke kantin dulu ya put " Ucap Lala


" Iya mba aku nitip makanan aja yah " Ucap Putri


" Iya Put siap " Ucap Lala


" Makasih ya mba " Ucap Putri


Putri langsung menuju ke mushola untuk sholat dzuhur setelah selesai sholat ia langsung mengerjakan tugas nya yang masih banyak


" Put makan dulu nih " Ucap Lala

__ADS_1


" Oh iya mba " Ucap Putri


" Aku bantu ya bu " Ucap Lala


" Gak usah mba nanti ketahuan lagi " Ucap Putri


" Tenang aja ini masih banyak banget loh put kamu baru selesai in 3 dokumen " Ucap Lala


" Ya mau gimana lagi mba orang tebel banget " Ucap Putri


" Makanya aku bantuin biar cepet selesai " Ucap Lala


" Ya udah makasih ya mba " Ucap Putri


" Iya sama sama kamu udah ku anggap adik ku " Ucap Lala


Putri baru sempet makan waktu jam siang udah selesai dia makanan nya sangat terburu buru karena takut ke tahuan Rehan makan di jam kerja


" Alhamdulillah kenyang banget " Ucap Putri


" Udah kenyang put " Ucap Lala


" Udah mba makasih yah " Ucap Putri


" Iya sama sama put " Ucap Lala


" Aduh masih banyak lagi bisa bisa aku lembur " Ucap Putri


" Kayanya sih iya put soalnya masih banyak banget " Ucap Lala


" Hmm iya mba " Ucap Putri lesu


" Tenang aku bantuin biar nanti kamu pulang nya gak kemalaman " Ucap Lala


" Aduh mba makasih yah jadi ngerepotin mba Lala nih " Ucap Putri


" Iya santai aja put " Ucap Lala


Putri dan Lala pun mulai bekerja lagi karena masih banyak dokumen dokumen yang harus ia salin


Dan waktu sudah menunjukkan pukul 05:00 WIB waktu para karyawan pulang beda dengan putri ia harus menyelesaikan tugas nya


" Put aku pulang dulu yah " Ucap Lala


" Iya hati hati makasih udah bantuin aku " Ucap Putri


" Iya sama sama put " Ucap Lala


" Tapi kamu beneran nih kau tinggal apa aku temenin sampai selesai " Ucap Lala


" Gak usah mba aku gapapa ko " Ucap Putri


" Beneran nih put " Ucap Lala


" Iya beneran mba " Ucap Putri


" Ya udah aku pulang yah kamu hati hati " Ucap Lala


" Iya makasih loh " Ucap Putri


" Iya put dahh " ucap Lala


Lala pun pergi meninggalkan Putri sendiri di sana semua karyawan sudah hampir meninggalkan gedung itu kecuali Putri Rehan Tio dan beberapa karyawan yang lembur


" Apa udah pada pulang yah " Ucap Putri


" Bodoamat lah aku harus nyelesain nih tugas masih banyak banget lagi, aku chat Bima aja kalau aku pulang telat nanti takutnya ibu khawatir lagi " Ucap Putri


Lalu ia mengambil ponsel nya dan mulai mengetik pesan untuk Bima


Setelah itu iya melanjutkan pekerjaan nya adzan pun mulai kumandang pertanda waktu Sholat maghrib Putri pun langsung pergi ke mushola dan melakukan kewajiban nya


setelah selesai sholat ternyata masih ada orang yang di kantor Putri pikir ia sendiri yang ada di gedung itu


Putri pun kembali ke tempat kerja nya dan mulai menyelesaikan tugas yang masih menumpuk itu


Ditempat lain yaitu Rumah Putri


" Bu " Ucap Bima


" Iya kenapa bim " Ucap Bu Erna


" Mba Putri katanya pulang telat soalnya pekerjaan nya masih banyak " Ucap Bima kenapa bu Erna


" Ya udah yang penting pulang nya hati hati dan jangan larut malam " Ucap Bu Erna


" Iya bu aku udah ngirim pesan ke mba Putri " Ucap Bima


" Ya udah kita makan yuk " Ucap Bu Erna


" Iya bu " Ucap Bima


kini waktu sudah menunjukkan pukul set 9 tapi Putri belom juga selesai Rehan dan Tio hari ini pulang cepat


Saat Rehan keluar dari ruang nya iya melirik ke meja Putri ia melihat Putri yang masih fokus


" Blom selesai juga tuh cewek " Ucap Rehan


Rehan pun tidak memperdulikan itu ia langsung masuk ke liv dan menuju ke lobi kerena Tio sudah menunggu nya di luar


" Ko sepi banget yah aku ko mulai takut nih " Ucap Putri


" Tadi kanya ada orang lewat deh " Ucap Putri


Ia tidak mengetahui kalau tadi yang lewat itu Rehan


" Mba belom pulang " Ucap Salah satu karyawan yang baru mau pulang


" Iya nih mas kerjaan ku masih banyak " Ucap Putri


" Tapi ini udah hampir jam 10 lo mba " Ucap Karyawan


" Oh iya mas tapi aku blom selesai mas pulang duluan aja " Ucap Putri


" Ya udah aku pulang dulu ya mba " Ucap Karyawan


" Oh iya mas " Ucap Putri


Putri pun mulai melakukan pekerjaan sampai jam 11 malam ia baru selesai


" Aahhh akhirnya selesai juga udah jam berapa nih " Ucap Putri


" Wah udah jam 11 udah nih kantor sepi banget lagi " Ucap Putri


Sedangkan Rehan sudah sampai di rumah bahkan ia sudah siap siap untuk tidur


Saat Putri merapikan pekerjaan nya tiba tiba listrik padam dan mengakibatkan di kantor itu gelap gulita


" Aaaaa kenapa lampung mati " Teriak Putri


" Apa kah ada orang " teriak Putri


Namun tidak ada satupun yang menjawab pasalnya semua orang sudah pulang


" Kenapa gak ada yang jawab " Ucap Putri ketakutan


" Ya Allah lindungi aku " ucap Putri dalam hati

__ADS_1


Ia meraih ponsel nya dan menghubungi seseorang entah siapa yang penting bisa menolongnya pikir Putri


__ADS_2