Mencintai Bos Galak

Mencintai Bos Galak
151


__ADS_3

" Saya ingi kamu jadi manajer di Restoran yang baru " Ucap Bu Nisa


" Bu Nisa serius " Ucap Rara kaget


" Iya saya serius " Ucap Bu Nisa


" Tapi Bu aku cuma lulusan SMA " Ucap Rara


" Kalau itu saya gak mempermasalahkannya " Ucap Nisa


" Yang penting orang jujur, bekerja keras " Ucap Bu Nisa


" Kamu kerja disini kan udah lumayan lama,dan aku lihat kamu orang nya jujur " Ucap Bu Nisa


" Nanti saya ajarkan kamu caranya " Ucap Bu Nisa


" Gimana kamu mau kan " Ucap Bu Nisa


" Hem gimana ya Bu " Ucap Rara


" Aku kasih kamu waktu buat berfikir,nanti kalau udah ada Jawaban langsung ke kantor saya " Ucap Bu Nisa


" Iya Bu,aku pikir pikir dulu " Ucap Rara


" Kalau gitu kamu boleh kembali bekerja " ucap Bu Nisa


" Iya Bu,saya permisih dulu " Ucap Rara


" Iya silahkan " Ucap Bu Nisa


Rara pun keluar dari ruangan Bu Nisa dan ia kembali bekerja,saat Rara sedang bekerja ia tidak fokus karena ia memikirkan tawaran Bu Nisa tadi


" Aduh gimana nih " Ucap Rara


" Apa aku terima aja ya, tawaran Bu Nisa " Ucap Rara


" Ini kesempatan aku juga, kapan lagi dapet kesempatan emas ini " Ucap Rara


" Oke aku ambil tawaran Bu Nisa " Ucap Rara


Rara sudah mantap dengan keputusan nya ini,Rara sengaja tidak memberitahu kan ke Putri karena ia ingin memberi kejutan kepada nya.


Kini waktu sudah menunjukkan pukul 00:00 WIB, saatnya Rara pulang kerja.Kini Rara pulang menggunakan angkutan umum,di angkot cuma ada Rara seorang diri setelah angkot berjalan beberapa meter ada 2 laki-laki yang naik


Perasaan Rara mulai tidak tenang, karena ini sudah larut malam di dalam angkot Rara perempuan sediri.Rara pun meletakkan tas nya di depan dadanya karena ia sedikit mencurigai laki-laki yang barusan masuk, karena sejak ia naik mereka berdua selalu melihat ke arah Rara.


Laki-laki tersebut juga mulai mendekati Rara,Rara berusaha untuk menjauh tapi semakin Rara menjauh laki-laki tersebut terus saja mendekat ke Rara.Rara pun berinisiatif untuk turun

__ADS_1


" Bang kiri bang " Ucap Rara ke supir


Tapi supir itu tidak memperdulikan Rara


" Bang kiri bang kiri " Ucap Rara lebih keras


Semakin Rara berteriak, angkot semakin kencang dan ternyata supir angkot itu bersekongkol deng laki-laki yang barusan masuk


" Jangan teriak neng,Abang gak bakalan nyakitin kamu ko " Ucap Laki-laki tersebut sambil menyentuh dagu Rara


" Jangan sentuh aku " Ucap Rara


" Wih galak amat neng " Ucap Laki-laki pertama


Mereka bertiga pun tertawa,disitu Rara sangat merasa ketakutan.Ia tidak tau harus berbuat apa


" Mau kita apain nih nak " Ucap supir angkot


" Kita bersenang-senang dulu " Ucap Laki-laki ke dua


" Jangan coba macam-macam sama saya yah " Ucap Rara


" Tenang neng " Ucap Laki-laki pertama


Angkutan itu melaju sangat cepat dan berhenti di jalan yang agak sepi, karena ini sudah tengah malam jadi kendaran tidak terlalu ramai juga.Rara pun mecari kesempatan itu keluar dari angkot,Rara berusaha keras untuk lari dan lolos dari tiga laki-laki itu


" Wanita itu kabur " Ucap Laki-laki pertama


Meraka bertiga mengejar Rara,yang sudah lumaya jauh.Tapi tiga laki-laki itu tidak pantang merah mengejar Rara


" Siapa saya tolong aku " Ucap Rara sambil berusaha melarikan diri dari kejaran tiga laki-laki itu


Saat Rara lari ia tidak melihat ada batu,dan akhirnya Rara terjatuh kaki Rara tekilir dan berdarah


Rara berusaha untuk bangun dan lari,tapi kaki nya sangat sakit dan Rara tidak bisa berdiri.Rara sudah pasrah dengan apa yang nanti akan terjadi


" Hahaha mau kabur kemana lagi kamu " Ucap laki-laki ketiga


" Aku mohon jangan sakiti aku " Ucap Rara memohon belah kasih kepada mereka


" Kita gak akan menyakiti kamu " Ucap Laki-laki ketiga


" Kita cuma ingin bersenang-senang dengan kamu sebentar " Ucap Laki-laki ketiga


" Betul itu " Ucap Laki-laki kedua


Mereka mendekat ke Rara,Rara berusaha untuk mundur menggunakan kedua tangan nya.Mereka ada tiga orang sedangkan Rara seorang diri jadi sangat sedikit kemungkinan untuk lolos dari mereka

__ADS_1


Laki-laki pertama memegang kaki Rara sedang kan yang ke dua ia memegang tangan Rara.Rara sekuat tenaga untuk memberontak tapi apa daya Rara yang seorang perempuan biasa dan sudah pasti kekuatan Rara jauh dari mereka bertiga.Rara terus memohon kepada mereka bertiga untuk melepas kan nya


" Aku mohon lepas aku " Ucap Rara sambil menangis


" Akan aku kasih kan uang,Hp aku ke kalian.Tapi lepaskan aku " Ucap Rara sesugukan


" Jangan nangis cantik " Ucap Laki-laki ketiga


" Tolong siapapun tolong aku " Teriak Rara sekuat tenaga


" Percuma kamu teriak,gak bakalan ada yang dengar " Ucap Laki-laki kedua


" Aku mohon siapapun tolong aku " Ucap Rara sambil menangis


" Tolong lepasin aku,aku mohon " Ucap Rara


" Kita cuma main sebentar ko cantik " Ucap Laki-laki ketiga


" Jangan,aku mohon ke kalian jangan sentuh aku " Ucap Rara


" Jangan berisik " Ucap Laki-laki itu dan menampar Rara sangat keras


Pipi Rara merasa panas dan perih, karena di tampar sangat keras.Rara menangis sangat keras itu membuat tiga orang tersebut sangat kesal dan Rara ditampar lagi,sampai disudut bibir keluar darah


" Jangan sakiti aku,aku mohon " Ucap Rara disela-sela tangisan nya


" Diam apa aku mau tampar lagi " Ucap Laki-laki ke tiga


Rara hanya menggelengkan kepalanya,karena Rara merasa sangat takut di situ.Dan tidak tau harus apa selain menangis


Kebetulan Tio sedang lewat di jalan itu,dan ia melihat ke arah samping jalan ada seseorang perempuan yang sedang di pegang kaki dan tangan oleh laki-laki.Tio pun berhenti sejenak dan melihat ke arah wanita itu Tio merasa tidak asing dengan wanita tersebut


Tio pun lebih mendekat,saat Tio sudah cukup dekat ia melihat bahwa wanita itu ada Rara sahabat Putri


" Itu kan sahabat nya putri " Ucap Tio dan ia langsung lari ke arah Rara


Laki-laki yang ketiga sudah berada di atas tubuh Rara,Rara pun langsung berteriak


" Jangan,aku mohon jangan lakukan ini ke saya " Ucap Rara sambil menangis


Tio langsung menendang laki-laki yang ada di atas tubuh Rara sangat keras,sampai laki-laki itu terpental jauh.


" Berengsek siapa yang berani nendang aku " Ucap Laki-laki ketiga


" Kurang ajar " Ucap laki-laki kedua


" Jangan sok sokan jadi pahlawan " Ucap Laki-laki kedua

__ADS_1


" Hajar dia " Teriak laki-laki ke tiga


" Baik bos " Ucap mereka berdua


__ADS_2