
Tio dan Putri keluar dari ruang Rehan, Tio mengantar Putri ke sekertaris Lala
" Ajari dia apa yang harus dilakukan " Ucap Tio kepada Lala
" Baik Pak " Ucap Lala
Tio pun pergi meninggalkan Putri dengan sekertaris Lala
" Mohon bantuannya ya mba " Ucap Putri
" Gak usah manggil mba panggil Lala aja " Ucap Lala
" Oh iya Lala aku Putri " Ucap Putri
" Iya salam kenal ya put " Ucap Lala
" Hem iya " Ucap Putri sambil tersenyum
" Ya udah yuk aku ajarin tugas kamu tuh ngapain aja " Ucap Lala
Lala pun menjelaskan apa aja yang harus dilakukan Putri termasuk mengatur jadwal pertemuan dan membuat kopi untuk Rehan
Waktu terus berputar sampailah waktu untuk istirahat karyawan
" Huh akhirnya istirahat juga " Ucap Lala
" Hem iya mba aku juga udah capek " Ucap Putri
" Haha kamu baru segini udah capek " Ucap Lala sambil tertawa
" Maksud ku mata ku yang capek liatin komputer sama buku terus la " Ucap Putri
" ya udah iya ayuk kita makan keburu waktu nya habis " Ucap Lala
" Aku mau sholat dulu deh la terus baru makan aku juga bawa bekal dari rumah ko " Ucap Putri
" Oh ya udah aku sholat nya habis makan soalnya udah lapar banget nih " Ucap Lala
" Oke, oh ya mushola nya dimana " Ucap Putri
" Di lantai 3 paling ujung " Ucap Lala
" Oke makasih ya " Ucap Putri
" Iya sama sama " Ucap Lala
Putri pun menuju ke lantai 3, untuk menunaikan kewajiban nya sedangkan Lala ke kantin karena dia udah kelaparan.Saat Putri menuju ke lantai dua, dia tidak sengaja berpapasan dengan Rehan tapi dia cuek tak menyapa nya Rehan pun tak perduli soal itu
Rehan pun juga akan sholat meskipun dia dingin dan galak tapi dia juga rajin sholat,meraka pun sholat berjamaah setelah sholat Putri langsung menuju tempat kerja dan makan siang di sana sendirian
Rehan yang akan menuju ke ruangan nya melihat Putri sedang makan, tak sengaja pandangan mereka bertemu satu sama lain. Putri pun langsung memalingkan mukanya ke arah lain karena dia masih kesal dengan Rehan sedangkan Rehan hanya mengerut kan kening nya melihat tingkah putri dan masuk ke ruang nya
" Tio belikan aku makan siang " Ucap Rehan
"Oke siap tuan " Ucap Tio
Tio pun segera membeli kan makanan untuk Rehan itu tidak membutuhkan waktu yang bagi Tio
Tok tok tok
" Masuk " Ucap Rehan
" Permisi tuan ini makanan nya "Ucap Tio
" Letakkan di meja " Ucap Rehan
" Baik tuan " Ucap Tio sambil meletakkan makanan
" Kamu atur untuk pertemuan perusahaan Gemilang " Ucap Rehan
" Baik tuan " Ucap Tio
" Oh ya suruh cewek gila itu untuk membuat kopi " Ucap Rehan
" Baik Tuan " Ucap Tio
Tio pun keluar menuju tempat Putri bekerja
" Bikinkan Tuan Rehan Kopi " Ucap Tio kepada Putri
" Baik pak akan saya buatkan sekarang " Ucap Putri
" Gulanya 1 sendok " Ucap Tio
" Baik Pak " Ucap Putri hormat
Tio pun pergi meninggalkan Putri, dan masuk ke ruangan untuk mempersiapkan berkas berkas yang akan dia bawa untuk pertemuan dengan perusahaan Gemilang
" Ih males banget bikinin kopi buat tuh cowok jutek " Ucap Putri sambil melangkah ke patri
Cuma butuh waktu 3 menit Putri untuk menyelesaikan tugas nya membuat kopi untuk Rehan
Tok tok tok
" Masuk " Ucap Rehan
" Permisi pak " Ucap Putri
__ADS_1
" Hem " Ucap Rehan yang masih fokus dengan makanan nya
" Saya mengantarkan kopi yang Bapak minta " Ucap Putri dengan lembut
" Letakkan disitu " Ucap Rehan dengan posisi yang sama
" Kalau begitu saya permisi pak " Ucap Putri
" Hem " Ucap Rehan
Putri pun keluar dari ruang Rehan dengan muka yang kesal
" Kamu kenapa Put " Ucap Lala secara mendadak
" Astaga Lala, kamu ngagetin aku aja untuk jantung ku gak copot " Ucap Putri sambil mengelus dadanya
" Hehehe maaf put, habis nya kamu keluar dari ruang pak Rehan muka kamu gak enak banget di liat udah gitu ngomong sendiri lagi kaya orang gila " Ucap Lala sambil tersenyum
" Aku kesel banget sama tuh orang cuek nya minta ampunnnn " Ucap Putri kesal
" Jangan gitu put nanti kamu suka loh " Ucap Lala sambil menggoda Putri
" Amit amit aku suka sama dia bisa bisa nanti aku stress punya cowok cuek galak pula " Ucap Putri
" Benci lama lama bisa jadi cinta lo put " Ucap Lala
" dih ko malah ngeledek aku sih " Ucap Putri kesal karena Lala menggoda Putri terus
" Hahaha muka kamu lucu put kalau lagi marah " Ucap Lala sambil ketawa
" Dih ngeselin banget sih kamu " Ucap Putri
" Hehe iya maaf, maaf ya udah lanjut kerja " Ucap Lala
Putri mulai sudah bisa mengerjakan tugas nya sendiri, karena Putri itu termasuk anak yang pintar dan mudah untuk memahami hal yang baru ia ketahui
Rehan dan Tio pun sudah siap untuk pertemuan dengan perusahaan Gemilang, untuk membicarakan tentang kerja sama nya
Untuk menuju ke tempat yang sudah ia siap kan untuk pertemuan bisnis hanya membutuhkan waktu 30 menit
" Selamat siang Pak " Ucap Rehan kepada Irawan
" Selamat siang juga nak Rehan " Ucap Irawan
" Gimana kabarnya paman " Ucap Rehan
" Sangat baik nak " Ucap Irawan
" Wah kamu sekarang udah besar yah dan tambah ganteng " Ucap Irawan
" Haha paman bisa aja " Ucap Rehan
" Oh iya baik paman,biar asisten yang yang urusan paman " Ucap Rehan
" Gimana keadaan orang tua kamu nak " Ucap Irawan
" Papah sama Mama sehat paman, mereka juga lagi di Inggris " Ucap Rehan
" Oh jadi mereka di Inggris " Ucap Irawan
" Iya paman, papah lagi ngurusin perusahaan yang ada di Inggris " Ucap Rehan
" Kurang aja dia gak bilang sama aku kalau dia di Inggris " Ucap Irawan
" Jadi paman belum tau " Ucap Rehan
" Iya paman belum tau, padahal paham kemarin tinggal di sana beberapa bulan " Ucap Irawan
" Paman tinggal di sana " Ucap Rehan
" Iya soalnya adik mu itu melakukan kesalahan " Ucap Irawan
" Ilham melakukan kesalahan apa " Ucap Rehan
" Biasa lah nak " Ucap Irawan
" Dasar anak kurang ajar " Ucap Rehan
" Hahaha kamu ini selalu keras dengan adik mu itu " Ucap Irawan
" Dia itu harus di didik dengan keras paman, biar tau gimana harus menyelesaikan masalah sendiri " Ucap Rehan
" Terserah kalau lah nak, paman capek ngurusin dia terus " Ucap Irawan
" Oh ya ilham kapan pulang ke Indonesia " Ucap Rehan
" 2 Bulan lagi, dia harus ngurusin anak perusahaan yang ada di sana nak " Ucap Irawan
" Oke nanti kalau dia udah pulang kabarin aku ya paman " Ucap Rehan
" Kamu mau ngapain sama dia " Ucap Rehan
" Ada lah paman " Ucap Rehan
" Iya itu masalah anak muda " Ucap Irawan
" Ya udah kalau gitu cukup sampai sini ya paman aku ada urusan lain " Ucap Rehan
__ADS_1
" Baik lah kau kan orang sibuk " Ucap Irawan
" Paman bisa aja " Ucap Rehan
" Nanti Asisten Tio akan menghubungi paman soal kontrak ini " Ucap Rehan
" Baik lah nak " Ucap Rehan
" Kalau gitu aku permisi dulu paman " Ucap Rehan
" Permisi Tuan " Ucap Tio
" Iya nak hati hati dijalan " Ucap Irawan
" iya Tuan " Ucap Tio rohmat
Rehan dan Tio pun meninggal kan Irawan di restoran dan menuju ke perusahaan karena Rehan masih banyak yang harus dia kerja kan
FLASHBACK
20th yang lalu Ardi memiliki masalah dengan perusahaan nya yang ia rintis, waktu itu perusahaan nya hampir bangkrut karena dia di tipu.Ardi sudah berusaha semaksimal mungkin tapi dia, masih belum bisa membangkitkan perusahaan nya yang hampir bangkrut itu dan dia hampir putus asa.
Saat itu Ardi masih berumur 25th dan sudah memiliki seorang istri dan anak jagoannya yaitu Rehan, Dia berpikir bagaimana kalau perusahaan nya bangkrut dan bagaimana harus menghidupi keluarga kecilnya itu
Pada suatu hari dia sedang termenung di taman, dan saat itu Irawan sedang bersama istri untuk menemani ilham bermain, Irawan melihat Ardi yang sedang termenung memikirkan nasib keluarga dan perusahaan nya
Irawan pun menghampiri Ardi
" Nak kamu kenapa " Ucap Irwan
" Aku lagi sedang ada masalah pak " Ucap Ardi
" Masalah apa nak " Ucap Ardi
" Perusahaan yang saya rintis, hampir bangkrut dan saya gak tau harus berbuat apa lagi.Saya sudah berusaha untuk membangkitkan nya lagi dan saya juga memikirkan nasib anak dan istri saya pak " Ucap Ardi pandang lurus ke depan matanya kosong
" Apa permasalahan, sampai sampai perusahaan mu hampir bangkrut " Ucap Irawan
" Aku ke tipu sama perusahaan RX pak " Ucap Rehan
" Oh perusahaan RX, perusahaan itu memang sudah terkenal kalau dia selalu bermain dengan curang udah banyak yang jadi korban " Ucap Irawan
" Jadi bapak tau itu " Ucap Irawan
" Iya aku tau, karena pemiliknya itu adalah temen aku nak " Ucap Irawan
" Aku harus bagaimana pak " Ucap Ardi Lesu
" Tenang, aku akan membantu kamu untuk membangkitkan perusahaan mu lagi " Ucap Irawan
" Bapak serius " Ucap Ardi
" Iya saya serius, nanti aku akan suntik dana ke perusahaan kamu untuk bisa bangkit lagi " Ucap Irawan
" Wah makasih pak, saya gak tau harus ngomong apa atas kebaikan bapak " Ucap Ardi
" Iya sama sama, kamu harus janji sama saya.Kalau kamu akan bangkit dan harus menjadi orang yang sukses agar bisa mengalahkan perusahaan RX " Ucap Irawan
" Iya Pak saya janji " Ucap Ardi serius
" Jangan panggil bapak panggil Irwan,umur kita gak beda jauh " Ucap Irawan
" Baik irwan " Ucap Ardi
" Nama kamu siapa nak " Ucap Irawan
" Nama saya Ardi Purnama Wan " Ucap Ardi
" Oh ya, Ardi " Ucap Irawan
" Terus nama istri kamu siapa " Ucap Ardi
" Nama istri saya Rina" Ucap Irawan
" Kamu disini ngapain " Ucap Ardi
" Aku lagi ajak main anak saya " Ucap Irawan sambil menunjuk ke arah istri nya yang sedang bermain dengan ilham
" kamu sudah punya anak " Ucap Ardi
" Iya dia anak pertama " Ucap Irawan
" Umur berapa yah "Ucap Ardi
" Umur 2th " Ucap Irawan
" Wah cuma beda 2th sama anak aku " Ucap Ardi
" Anak kamu cowok " Ucap Irawan
" Iya,anak aku cowok umur 5thn " Ucap Ardi
" Yuk ke sana nanti ku kenalin sama istri saya " Ucap Irawan
" Hem baik Wan " Ucap Ardi
Ardi pun dikenalkan ke istri dan anak nya Irawan, mulai dari situ lah hubungan antara mereka terjalin. Maka dari situlah Rehan memanggil Irawan dengan sebutan paman, dan Rehan sama Ilham itu seperti adik kandung
__ADS_1
Karena dari kecil mereka selalu bersama bahkan sekolah pun sama
ππππππΌππΌπππ ππΌππ ππΏπΌπ ππΌππππ πΏπΌπ ππΌππ ππΏπΌπ ππππππ