Mencintai Bos Galak

Mencintai Bos Galak
31


__ADS_3

Sesampainya di rumah sakit Rehan terlebih dahulu masuk dan langsung menuju ke ruang Putri


" Bu Putri pingin pulang " Ucap Putri


" Kamu belum sembuh betul nak " Ucap Bu Erna


" Tapi Putri pingin pulang udah gak betah disini " Ucap Putri


" Ya udah nanti ibu tanya sama dokter dulu apa kah kamu bisa pulang " Ucap Bu Erna


" Hmm iya Bu " Ucap Putri


Tiba tiba ada yang mengetuk pintu


Tok tok tok


" Masuk " Ucap Bu Erna


" Assalamualaikum " Ucap Rehan


" Waallaikumsalam, eh nak Rehan " Ucap Bu Erna


" Sore Bu " Ucap Rehan


" Sore nak " Ucap Bu Erna


" Oh yah ini ada buah buat Putri Bu " Ucap Rehan


" Ya ampun gak usah repot repot nak " Ucap Bu Erna


" Gak ngerepotin ko Bu " Ucap Rehan


" Mumpung ada pak Rehan ibu pergi nemuin dokter dulu ya nak " Ucap Putri


" Iya Bu " Ucap Putri


" Ibu mau ngapain " Ucap Rehan


" Ini Putri pingin pulang katanya udah gak betah lagi di sini " Ucap Putri


" Tapi Putri belum sembuh total " Ucap Rehan


" Iya nak padahal ibu udah bilangin tapi dia nya keras kepala " Ucap Bu Erna


" Ibuu " Ucap Putri


" Iya iya ibu pergi dulu, nak rehan tolong jagain anak ibu yah " Ucap Bu Erna


" Iya Bu " Ucap Rehan


Bu Erna pun pergi dari ruang itu dan menuju ke tunagan Dokter Ana untuk meminta izin apakah Putri sudah boleh pulang


" Pak Rehan kesini sama siapa " Ucap Putri


" Sama Tio " Ucap Putri celingak celinguk


" Masih di luar " Ucap Rehan


" Ko lama yah ke sini nya " Ucap Putri melihat ke arah pintu Rehan yang menyadari nya mulai emosi kenapa Putri lebih mencari Tio di bandingkan diri yang ada di sampingnya


" Gak usah cari Tio " Ucap Rehan


" Kenapa aku kan ingin ketemu sama pak Tio " Ucap Putri


" Mau ngpain ketemu sama Tio haa " Ucap Rehan dengan nada agak keras


" Terserah aku lah mau ngapain bukan urusan mu " Ucap Putri dan memalingkan Mukanya


Pintu terbuka dan ada sosok laki laki yang cukup tanpam masuk ternyata orang yang ditunggu tunggu Putri yaitu Tio


" Pak Tio " Ucap Putri

__ADS_1


" Selamat siang mba Putri " Ucap Tio


" Pak Tio gak usah panggil mba Putri panggil aja Putri biar kelihatan akrab gitu " Ucap Putri


" Iya baik Putri " Ucap Tio


dan langsung mendapatkan sorotan mata yang tajam seakan akan ingin memangsannya


Tio yang menyadari tatapan itu langsung menunduk


" Gak usah panggil dia dengan sebutan Putri " Ucap Rehan


" Hiii pak Rehan kenapa sih kan terserah aku mau di panggil apa " Ucap Putri


" Panggil dia nona " Ucap Rehan


" Pak Rehan gak usah ngatur ngatur deh " Ucap Putri mulai kesal


" Terserah aku kau panggil dia nona paham " Ucap Rehan menatap Tio


" Baik Pak " Ucap Tio menurut


Tiba tiba suara pintu terbuka cukup keras membuat yang di dalam ruangan itu kaget


" Putriiii " Teriak Rara dan berlari ke arah Putri yang berbaring di ranjang


" Rara " Ucap Putri kaget ternyata yang membuka pintu sangak keras adalah sahabat


" Kamu gapapa kan dan kamu baik baik aja " Ucap Rara dan membolak balik kan tubuh Putri untuk mengecek tubuh mana yang terluka


" Rara sakit " Ucap Putri merengek


" Lepaskan dia " Ucap Rehan dengan suara yang keras


Rara pun baru menyadari bahwa ada Rehan di samping keranjang Putri


" Kamu siapa berani berani nyuruh aku, aku tuh sahabat nya Putri tau " Ucap Rara


" Aku calon suami Putri " Ucap Rehan


" Apaan sih kalian yang pertama dia bukan calon suami dia adalah bos ku, dan Pak Rehan gak usah ngaku ngaku jadi calon suami kuu " Ucap Putri sambil melotot ke Rehan


" Apaaa ini Rehan Adi Permana CEO perusahaan R. A " Ucap Rara kaget


" Biasa aja kali Ra kaya liat artis aja pakai kaget gitu " Ucap Putri


" Waahh akhirnya aku bisa liat orang nomer satu yang ada di kota ini, ternyata ganteng banget " Ucap Rara terus menatap Rehan


Rehan yang di tatap merasa risih


" Ganteng dari mana nya kalau jelek iya " Ucap Putri


membuat Tio tersenyum sedang Rehan mengaitkan kadua alisnya,Rehan yang melihat Tio tersenyum


" Gak usah senyum mau aku potong gaji haa " Ucap Rehan


" Maaf Pak " Ucap Tio dan langsung menutup mulut nya rapat rapat


" Ada ora lain " Ucap Risa


" Ada tuh di belakang kamu " Ucap Putri


Rara pun langsung berbalik badan untuk mengetahui siapa yang di belakang nya


" Astagaaa " Ucap Rara


" Kamu kenapa Ra " Ucap Putri


" Ah gapapa ko Put " Ucap Rara berbohong


Tio dan Rehan heran dengan ekspresi Rara setelah melihat ke Tio

__ADS_1


" Ibu mana put " Ucap Rara


" Ibu lagi nemuin dokter " Ucap Putri


" Ohh gitu " Ucap Rara


Rehan dan Tio pergi dari situ dan duduk di sofa


" Keadaan Restoran gimana sekarang " Ucap Putri


" Baik tapi chef Dion selalu tanya tentang kamu terus sama aku " Ucap Rara


" Oh ya nanyain apa " Ucap Putri


" Nanyain kabar kamu terus tanya kamu udah punya pacar belum " Ucap Rara


" Serius Chef Dion tanya gitu " Ucap Putri


" Serius lah kayaknya Chef Dion suka sama kamu deh Put " Ucap Rara


" Ah masa sih Chef Dion suka sama aku kan kan jelek ora miskin pulang " Ucap Putri


" Put kamu itu cantik coba aja kamu pakai mek up pasti cantik banget " Ucap Rara


" Kau ini berlebihan " Ucap Putri


" Aku serius " Ucap Rara


Rehan yang mendengar nama Dion yang di sebut sebut oleh Rara dan Putri ia bertanya tanya di pikiran nya


" Dion siapa " Ucap Rehan dalam hati


" Apa dia pacarnya Putri " Ucap Rehan dalam hati


" Aku harus cari tau siapa itu Dion " Ucap Rehan


Ditempat lain yaitu ruang dokter Ana


" Permisi dok " Ucap Bu Erna


" Apa ada yang bisa saya bantu Bu " Ucap Dokter Ana


" Gini Bu anak saya Putri ingin pulang apa kah boleh " Ucap Bu Erna setelah duduk


" Blom bisa pulang Bu soalnya Putri habis transfusi darah dan harus di kontrol terus nanti sore waktu Putri di kontrol " Ucap Dokter Ana


" Transfusi darah emang Putri kenapa dok " Ucap Bu Erna


" Kemarin Putri kehabisan darah Bu dan golongan darah Putri butuhkan waktu itu kosong untung nya Pak Rehan golongan darah nya sama kaya Putri " Ucap Dokter Ana


" Jadi Pak Rehan mendonorkan darah nya untuk anak saya dok " Ucap Bu Erna


" Iya Bu " Ucap Dokter Ana


" Apa Putri tau itu dok " Ucap Bu Erna


" Putri gak tau itu Bu Pak Rehan tidak mau kalau Putri mengetahui itu " Ucap Dokter Ana


" Kenapa Anak saya tidak boleh mengetahui nya " Ucap Bu Erna


" Saya juga tidak tau bu, dan tolong ibu jangan kasih tau tentang ini ke Putri kalau Putri tau tentang ini bisa bisa saya di pecat " Ucap Dokter Ana


" Kenapa dokter di pecat kan dokter gak salah " Ucap Bu Erna heran


" Karena pemilik rumah sakit ini adalah Pak Rehan Bu dan aku bisa di pecat kapan saja " Ucap Dokter Ana


" Jadi Rumah sakit ini milik pak Rehan Dok " Ucap Bu Erna


" Iya Bu " Ucap Dokter Ana


" Ya udah kalau gitu saya permisi dulu dok maaf udah mengganggu waktunya " Ucap Bu Erna

__ADS_1


" Iya gapapa Bu " Ucap Dokter Ana


π™…π˜Όπ™‰π™‚π˜Όπ™‰ π˜½π™Šπ™Žπ™€π™‰ π˜½π™Šπ™Žπ™€π™‰ π™†π˜Όπ™Žπ™„π™ƒ 𝙇𝙄𝙆𝙀 π™†π™Šπ™ˆπ™€π™‰ π™π™„π™‹π™Ž π˜Ώπ˜Όπ™‰ π™†π˜Όπ™Žπ™„π™ƒ π™Žπ˜Όπ™π˜Όπ™‰ π™”π˜Ό π˜Όπ™π™π™ƒπ™Šπ™ π˜Όπ™†π˜Όπ™‰ π™†π˜Όπ™Žπ™„π™ƒ π™”π˜Όπ™‰π™‚ π™π™€π™π˜½π˜Όπ™„π™† π˜½π™π˜Όπ™ π™†π˜Όπ™‡π™„π˜Όπ™‰ 😘😘


__ADS_2