Mencintai Bos Galak

Mencintai Bos Galak
39


__ADS_3

Tio pergi ke kasir untuk membayar sepatu yang dipilih oleh putri, setelah itu ia kembali ke tempat rehan dan Putri dan mereka bertiga keluar dari toko tersebut menuju ke parkir dan melanjutkan perjalanan nya untuk bertemu klien di Restoran yang sudah ditentukan oleh Rehan


Setengah jam kemudian mereka telah sampai di Restoran Golden dan Mereka langsung masuk ke ruang VIP dan di ruang itu sudah ada klien yang akan kerja sama dengan Perusahaan R.A Grup


" Maaf Pak sudah menunggu lama " Ucap Rehan


" Ah gak pak Rehan saya baru sampai " Ucap Tono klien Rehan


" Oh Gitu " Ucap Rehan


Rehan putri dan Tio pun duduk di meja bundar dan meraka membicarakan soal kerja sama selama 2 jam setelah itu Rehan memutuskan untuk makan siang bersama


" Gimana kalau kita makna siang bersama Pak Rehan " Ucap Tono


" Iya boleh " Ucap Rehan


Dan Tio pun memanggil pelayan untuk memesan makan siang setelah itu pelayan pun pergi menuju dapur


" Apa ini Asisten nya pak Rehan " Ucap Tono


" Hmm " Ucap Rehan


" Wah cantik juga yah " Ucap Tono


membuat Rehan melirik ke Putri dan putri yang dipuji ia menunduk malu


" Apa Tuan Tono sendirian " Ucap Tio tiba tiba untuk mencari suasana


" Ah gak sekertaris Tio sebentar lagi putra saya aku ikut bergabung " Ucap Tono


" Tuan punya seorang putra " Ucap Tio


" Iya saya memiliki Seorang putra dan dia adalah anak satu satunya " Ucap Tono


Tiba tiba ada yang mengetuk pintu dan membuat pembicaraan Tio dan Tono terhenti


" Masuk " Ucap Tono


Orang itu pun masuk


" Wah ini orang yang aku tunggu tunggu " Ucap Tono


" Ayah " Ucap lelaki itu


" Sini nak duduk lah " Ucap Tono


ia pun duduk disebelah Tuan Tono


" Perkenalkan pak ini Putra saya " Ucap Tono


" Ini yang namanya Tuan Rehan yah " Ucap Lelaki itu


" Iya nak ini dia yang sering ayah cerita ke kamu tentang kesuksesan nya di usia muda " Ucap Tono


" Wah Tuan Tono berlebihan " Ucap Rehan


" Terus itu cewek itu siapa apa asisten nya Tuan Rehan " Ucap Lelaki itu


" Ah iya dia Asisten saya " Ucap Rehan


Putri pun mengangkat kepala nya yang dari tadi menunduk saat ia betapa terkejutnya ia setelah mengetahui laki laki yang baru saja tiba,begitu juga laki laki itu pun sama terkejut nya dengan Putri pandang meret pun berada beberapa menit


Rehan yang mengetahui wajah terkejut Putri ia bingung dan bertanya tanya di dalam dirinya


" Apa nona mengenal anak saya " Ucap Tuan Tono tiba tiba dan membuat membuyarkan lamunan mereka berdua


" Ah tidak Tuan " Ucap Putri gugup dan takut


" Saya kira nona kenal dengan anak saya pasalnya tadi saat melihat nya wajah nona sangat terkejut " Ucap Tono

__ADS_1


" Ah Tidak Tuan " Ucap Putri melihat ke arah laki laki itu


" Kalau gitu kenal siapa tau cocok " Ucap Tono


Putri yang mendengar nya sangat terkejut, dan Andi pun terkejut saat putri bilang bahwa ia tidak mengenal dirinya.Andi pun berinisiatif mengulurkan tangan untuk berkenalan dengan putri. Putri yang melihat Andi mengulur kan tangan nya ia memandang Andi sesaat Andi tersenyum sangat manis dan akhirnya putri menerima uluran tangan Andi


" Andi " Ucap Andi


" Putri " Ucap Putri


" Senang bisa bertemu dengan mu nona " Ucap Andi sopan


" Ah iya tuan Andi " Ucap Putri


" Ehemmm " Dehem Rehan


Saat itu pun para pelayan masuk membawa makanan yang mereka pesan pelayan itu pun meletakkan dengan sangat hati hati setelah itu mereka keluar dari ruang VIP


" Silakan makan tuan Rehan Tuan Tio dan nona Putri " Ucap Tono


" Hmm " Ucap Rehan


" Iya tuan " Ucap Tio dan putri bersamaan


Mereka berlima pun makan siang dengan tenang tanpa ada gangguan sedikit pun,Setelah makan siang selesai Tio Rehan dan Putri pamit undur diri


" Kalau gitu saya pulang dulu tuan Tono " Ucap Rehan


" Wah kenapa buru buru sekali apa tidak sebaiknya kita ngomong sebentar " Ucap Tuan Tono


" Lain kali saja saya masih ada urusan yang lain " Ucap Rehan


" Baiklah baiklah kau memang super sibuk " Ledek Tuan Tono


" Kami undur diri dulu tuan " Ucap Tio


" Iya Pak Tio hati hati " Ucap Tuan Tono


" Iya tuan " Ucap Tio


" Bim semalam kaka kamu sama ibu kamu marah gak " Ucap Rian


" Gak ko kan aku bilangnya lagi kerja kelompok sama kamu " Ucap Bima


" Hmm iya sih tapi nanti semisal kakak mu curiga gimana " Ucap Rian


" Curiga gimana " Ucap Bima


" Ya curiga kan otomatis kamu nanti pulang malam terus tuh ya masa kamu bilang nya kerja kelompok sama aku terus sih " Ucap Rian


" Hmm bener juga kata mu Ri, terus aku harus gimana nih " Ucap Bima


" Aku juga gak tau Bim " Ucap Rian


" Ah kau ini gak bisa diandalkan " Ucap Bima kesal


" Hehehe " Ucap Rian


" Udah lah yuk ke kelas aja bentar lagi bel masuk " Ucap Bima


" Iya yuk " Ucap Rian


Mereka pun masuk dan mengikuti pelajaran sampai selesai.Sedangkan di tempat lain yaitu Restoran Star


" Ra " Ucap Dion


" Ah iya kenapa chef " Ucap Rara


" Gak usah panggil aku chef panggil aja Dion " Ucap Dion

__ADS_1


" Tapi chef " Ucap Rara


" Baru aja di bilangin gak usah panggil chef " Ucap Dion


" Iiya Dion " Ucap Rara ragu


" Nah gitu dong " Ucap Dion


" Ada apa ya Dion " Ucap Rara


" Kamu tau kabar dari putri apa kalah dia udah sembuh " Ucap Dion


" Oh putri sudah keluar dari RS dan dia juga udah mulai kerja " Ucap Rara


" Jadi putri udah keluar dari RS " Ucap Dion


" Iya kenapa " Ucap Rara


" Gapapa syukurlah kalau putri sudah sembuh, kalau gitu aku pergi dulu Ra " Ucap Dion


" Ah iya " Ucap Rara


Dion pun pergi meninggalkan Rara yang sedang duduk di tempat peristirahatan para karyawan


" Nyamperin aku cuma tanya soal putri doang apa gak tanya tentang aku ke " Gerutu Rara


" Pah " Ucap Andi


" Kenapa " Ucap Tuan Tono


" Jadi papah kerja sama dengan perusahaan nya


Pak Rehan " Ucap Andi


" Iya papah udah lumayan lama kerja sama dengan nya dan saat ini ia dengan membangun perusahaan yang lain dan papah ingin menanam saham di sana " Ucap Tuan Tono


" Berapa persen pah " Ucap Andi


" 20% " Ucap Tuan Tono


" Apa gak terlalu sedikit pah "Ucap Andi


" 20% itu udah lumayan banyak Andi itu sudah menguntungkan bagi perusahaan papah, sahan papah bukan cuma di perusahaan yang sedang proses pembangunan Papah juga punya saham di perusahaan lain yang di pimpin oleh Pak Rehan " Ucap Tono


" Wah Pak Rehan hebat ya pah masih muda udah sangat sukses " Ucap Andi


" Iya tapi semua itu ada prosesnya gak instan dan kamu juga harus bisa seperti Pak Rehan, untuk membesarkan nama perusahaan Papah " Ucap Tuan Tono


" Iya Pak aku akan melakukan itu " Ucap Andi


" Kamu harus banyak belajar dari Pak Rehan dan kamu jangan sampai macam macam dengan Pak Rehan apa lagi ada urusan dengan nya " Ucap Tono


" Emang kenapa Pah " Ucap Andi


" Pak Rehan itu sangat disegani di negeri ini siapa saja yang berbuat masalah dengan nya dia akan menanggung akibatnya apalagi kalau mengganggu keluarga nya bisa habis mereka " Ucap Tuan Tono


" Apa pernah ada yang mengganggu atau mencatat masalah dengan Pak Rehan Pah " Ucap Andi


" Pernah dan orang itu sekejap di hancurkan oleh Pak Rehan baik perusahaan nya bangkrut dan rumah mereka harus di sita oleh BNK dan sekarang mereka menjadi miskin " Ucap Tuan Tono


" Wahh gila banget pah " Ucap Andi


" Makanya kamu jangan sampai cari masalah dengan Pak Rehan mengerti " Ucap Tuan Tono


" Iya Pah " Ucap Andi


" Bagus ini baru anak papah " Ucap Tuan Tono sambil mengacak-acak rambut Andi


" Papah rambut Andi jadi berantakan jadinya dan ketampanan Andi jadi berkurang " Keluh Andi

__ADS_1


" Hahaha kau ini gak berubah " Ucap Tuan Tono


" Hehehe " Ucap Andi


__ADS_2