Mencintai Bos Galak

Mencintai Bos Galak
104


__ADS_3

" Aaku gak ngomong apa-apa ko " Ucap Putri gugup


" Angkat wajah kamu " Ucap Rehan dengan lembut


Putri menggelengkan kepalanya


" Angkat wajah kamu " Ucap Rehan sekali lagi dan putri pun menurut dan mengangkat wajahnya menghadap ke Rehan


Tiba tiba Rehan mencium jidat Putri dan membuat putri melotot dengan apa yang Rehan lakukan, tapi itu membuat hati putri merasa sedikit tidak gugup


" Pak Rehan kenapa cium aku " Ucap Putri


" Itu hukuman karena kamu sudah berani cium bibir aku " Ucap Rehan


" Pak Rehan " Ucap Putri


" Iya sayang kenapa kamu haus " Ucap Rehan menggoda Putri


" Pak Rehan jangan panggil aku sayang kita kan gak pacaran " Ucap Putri


" Loh tadi kamu pas ada wanita itu ngakunya pacar aku dan manggil aku dengan sebutan sayang " Ucap Rehan


" Pak Rehan, itu terpaksa biar tuh wanita gatal gak deketin pak Rehan " Ucap Putri


" Kamu cemburu " Ucap Rehan


" Siapa lagi yang cemburu " Ucap Putri memalingkan wajah nya


" Kamu " Ucap Rehan


" Aku gak cemburu " Ucap Putri


" Beneran kamu gak cemburu " Ucap Rehan terus menerus menggoda Putri


" Pak Rehan, udah yuk kita pergi dari ini aku malu banget sama orang yang disini " Ucap Putri

__ADS_1


" Hmm " Ucap Rehan


Putri pun berbalik badan tiba tiba kaki butuh hilang keseimbangan dan akhirnya hampir saja Putri jatuh dan untuk. Rehan langsung menangkap Tubuh Putri


" Kamu gapapa " Tanya Rehan


" Kaki aku sakit pak " Ucap Putri


" Bisa berjalan " Ucap Rehan


" Gak tau " Ucap Putri


" Coba kamu jalan " Ucap Rehan


Putri pun mencoba berjalan tapi dia tidak bisa dan kakinya merasa sangat sakit, Rehan yang melihat putri tidak bisa berjalan akhirnya ia menggendong Putri


" Pak Rehan ngapain " Ucap Putri di gendong Rehan


" Pak turunkan saya ini banyak orang " Ucap putri


" Diam kamu gak bisa jalan " Ucap Rehan


" Pak aku malu " Ucap Putri


Rehan pun menurunkan putri dan ia membuka jas nya dan menutupi kepala putri dengan jas miliknya, dan Rehan menggendong putri terus perjalan melalui banyak orang Rehan tidak memperdulikan omongan orang orang


" Pak Rehan mau bawa saya ke mana " Tanya Putri


" Ke hotel " Ucap Rehan


" Apa ke hotel mau ngapain " Ucap Putri panik


" Mau makan kamu " Ucap Rehan


" Makan aku jangan pak " Ucap Putri

__ADS_1


" Kenapa " Ucap Rehan


" Daging saya pahit dan saya juga kurus jadi saya gak punya banyak daging " Ucap Putri polos


Rehan yang mendengar celotehan Putri ia tersenyum, kini meraka sampai di mobil dan Rehan meletakan Putri di samping kemudi Tio menghampiri Rehan


" Mana kuncinya " Ucap Rehan


" Ini kamu mau kemana " Ucap Tio


" Bukan urusan kamu " Ucap Rehan


" Terus aku pulang pakai apa Re " Ucap Tio


" Jalan kaki " Ucap Rehan masuk ke mobil dan pergi meninggalkan Tio sendirian


" Dasar kalau dah dekat dengan Putri aku di luapin " Ucap Tio dan ia pun mengeluarkan ponselnya untuk memesan taksi online


Putri pun melepaskan jas yang menutupi kepalanya


" Pak Rehan serius mau bawa aku ke hotel " Tanya Putri


" Iya " Ucap Rehan


" Pak Rehan juga serius mau makan saya " Tanya Putri lagi


" Iya " Ucap Rehan


" Kenapa pak Rehan mau makan saya " Tanya Putri


" Karena kamu banyak bicara jadi aku harus makan kamu " Ucap Rehan


" Apaaa kalau gitu aku gak bakalan bicara lagi janji " Ucap Putri mengangkat tangan dan jarinya membentuk ✌


" Awas kalau ngomong lagi langsung ku makan sekarang juga " Ucap Rehan

__ADS_1


" Hiii serem " Ucap Putri


Rehan hanya bisa tersenyum melihat tingkat polos Putri


__ADS_2