
Setelah mereka selesai makan meraka melanjutkan ke warwick castel membutuhkan waktu satu jam setengah, tak berapa lama mereka telah sampai di warwick castel
" Bagus banget pak foto in dong " Ucap Putri
" Gak " Ucap Rehan
" Siapa lagi yang minta foto in sama pak rehan orang aku minta tolong sama asisten Tio " Ucap Putri
Tio yang mendengar nya pun ketawa kecil
" Gak usah ketawa " Ucap Rehan Tio pun langsung menutup mulutnya
" Pak minta tolong foto in ya " Ucap Putri
" Iya nona " Ucap Tio
Putri pun memberikan HP nya ke Tio dan Tio pun me foto Putri dengan beberapa pose yang paling bagus menurut nya, Putri Rehan dan Tio menikmati saat di warwick castel dan mereka duduk di rerumputan dan memandangi castel yang sangat megah dan kuno itu.
" Pak Rehan " Ucap Putri
" Hmm " Ucap Rehan
" Aku dah cakep pulang yuk " Ucap Putri
" Nona kan belom keliling castel ini, dan baru set jam disini " Ucap Tio
" Iya sih tapi aku dah capek pingin istirahat " Ucap Putri
" Kita pulang " Ucap Rehan
" Baik Tuan " Ucap Tio
Mereka pun keluar dari castel tersebut dan menuju ke parkiran untuk kembali ke hotel karena Putri merasa lelah dan ingin beristirahat, dikarenakan kemarin malam Putri demam dan kondisi nya belom pulih sepenuhnya.
Mereka pun menempuh jarak jauh dan memerlukan waktu 3 jam lebih untuk sampai di hotel, Saat di perjalanan Putri mereka lelah ia pun akhirnya tertidur di pundak Rehan
" Sepertinya nona Putri sangat kecapean Tuan " Ucap Tio yang melihat Putri dari kaca spion
" Fokus ke depan " Ucap Rehan
" Baik Tuan " Ucap Tio
Tio pun fokus menyetir dan ia tidak berani melihat ke belakang dan entah apa yang terjadi di kursi belakang, Rehan memandangi setiap lekuk wajah Putri yang mulus dan polos itu
" Cantik " Ucap Rehan
Tangan Rehan bergerak sendiri dan menyentuh pipi Putri yang mulus itu Rehan pun tersenyum sendiri. Akhirnya meraka pun telah sampai di Hotel Putri belom bangun juga ia tidur sangat nyenyak
" Apa saya bangunin nona Putri Tuan " Ucap Tio
" Jangan kasian dia sangat kelelahan " Ucap Rehan
__ADS_1
" Baik Tuan " Ucap Tio
" Bantu aku buka pintu " Ucap Rehan
" Baik Tuan " Ucap Tio
Tio pun membukakan pintu untuk Rehan dan Rehan menggendong Putri kedalam hotel Tio yang melihat nya ia tersenyum dengan perubahan Rehan saat ini pasalnya selama ini ia tidak pernah menyentuh wanita mana pun setelah kejadian itu. Rehan dan Tio menggunakan lift untuk menuju ke atas dan setelah itu ia telah sampai di depan pintu kamar Putri.
Tio membukakan pintu untuk Rehan dan rehan pun masuk membawa Putri ke kamar nya untuk membaringkan nya ke ranjang.
" Kamu dah boleh pergi " Ucap Rehan
" Baik Tuan " Ucap Tio ia pun keluar meninggal kan Rehan dan Putri di dalam kamar
Rehan sangat hati hati saat meletakkan tubuh Putri di ranjang, Rehan pun menyelimuti tubuh Putri dengan selimut agar ia tidak meras ke dinginan. Setelah itu Rehan keluar dari kamar Putri dan menuju ke kamar nya Untuk membersihkan badannya dan setelah itu Rehan beristirahat.
Keesokan hari nya adalah hari terakhir mereka di Inggris dan kebetulan jam 11 Rehan harus berkunjung ke orang Tuanya yang kebetulan mereka menetap di sini. Rehan sudah memberitahu kan ke Tio kalau dia akan berkunjung ke orang tua nya sedang kan Putri yang tidak tau ia sejak pagi cuma nonton film dan memakan cemilan
Tok tok tok
" Masuk gak dikunci " Ucap Putri
Tio pun masuk ke dalam
" Asisten Tio ada apa " Ucap Putri yang mengetahui kalau yang datang adalah asisten Tio
" Gapapa nona " Ucap Tio
" Kirain ada apa " Ucap Putri
" Iya boleh mau tanya apa pak " Ucap Putri
" Nona kenal dengan Tuan Rian " Ucap Tio
" Rian " Pikir Putri
" Yang beberapa waktu lalu ketemu sama klien nona " Ucap Tio
" Oh iya,dulu kita satu SMA dan saya pernah deket sama dia dan waktu kelulusan ia menghilang gitu aja " Ucap Putri
" Menghilang masuknya ninggalin nona Putri " Ucap Tio
" Ya bisa dibilang gitu, tapi saya gak tau kenapa di menghilang gitu aja " Ucap Putri
" Jadi kemarin pertemuan pertama selama kejadian kelulusan " Ucap Tio
" Iya " Ucap Putri
" Oh gitu ya " Ucap Tio
" Iya oh ya asisten Tio dah punya pacar " Ucap Putri penasaran
__ADS_1
" Saya belum pernah pacaran nona " Ucap Tio canggung
" Serius pak " Ucap Putri kaget atas pengakuan Tio
" Iya nona " Ucap Tio
" Ko bisa ya kan asisten Tio ganteng baik tapi belom pernah pacaran " Ucap Putri
" Nona bisa aja, saya akan pacaran setelah Tuan Rehan menikah " Ucap Tio
" Kenapa nunggu pak Rehan nikah dulu " Ucap Putri
" Karana saya sudah berjanji akan pacaran setelah Tuan Rehan sudah hidup bahagia dengan wanita yang ia cintai " ucap Tio
" Oh gitu toh pak " Ucap Putri
" Iya nona " Ucap Tio
" Oh ya pak Rehan kemana ko asisten Tio bisa santai kaya gini sama saya " Ucap Putri
" Tuan Rehan ada urusan pribadi nona " Ucap Tio
" Apa jangan jangan Pak Rehan berkencan dengan perempuan makannya asisten Tio gak ikut " Pikir Putri
" Gak nona " Ucap Tio
" Terus apa dong " Ucap Putri
" Pak Rehan mengunjungi orang Tuan nya dan kebetulan ia menetap di Inggris " Ucap Tio
" Oh jadi orang tuanya pak Rehan di sini " Ucap Putri
" Iya nona " Ucap Tio
" Asisten Tio " Ucap Putri
" Iya nona ada apa " Ucap Tio
" Emang Pak Rehan sekaya apa " Ucap Putri penasaran
" Emang kenapa nona " Ucap Tio
" Soalnya waktu itu pak Rehan membelikan baju aku, pak Tio tau harganya berapa " Ucap Putri
" Berapa nona " Ucap Tio
" Harganya tuh 99jt mahal banget kan, dan itu cuma satu baju semur umur aku belom pernah liat uang sebanyak itu kalau aku punya uang sebayak itu akan aku gunakan buat memperbaiki rumah beli motor baru untuk berobat ibu sama bikin usaha, kalau asisten Tio punya uang sebanyak itu buat apa " Ucap Putri polos
" Ditabung nona " Ucap Tio
" Cuma di tabung gak mau beli apa apa " Tanya Putri
__ADS_1
" Gak nona " Ucap Tio
" Pertanyaan ku belom di jawab " Ucap Putri