
Rehan dan Putri pun kembali ke hotel untuk istirahat karena nanti malam ada pesta para pengusaha besar termasuk Rehan pengusaha sukses. Mereka pun telah sampai di hotel Tio juga udah membereskan laki laki yang hampir menodai Putri
" Re kenapa dengan orang itu " Tanya Tio
" Dia hampir menodai Putri untung aku datang tepat waktu " Ucap Rehan
" Apaa mau menodai Putri kalau gitu tadi aku bunuh aja tuh orang brengsek " Ucap Tio
"Dah beres tuh orang " Ucap Rehan
" Iya udah ku beresin tuh orang brengsek " Ucap Tio
" Terus Putri gapapa kan " Ucap Tio
" Dia gapapa " Ucap Rehan
" Aku mau mastiin sendiri kalau Putri bener bener gapapa " Ucap Tio
" Jangan ganggu dia biar istirahat " Ucap Rehan
" Aku kan cuma mau liat " Ucap Tio
" Awas kalau kamu berani ganggu dia aku potong gaji kamu 20% " Ucap Rehan
" Teganya diri muu " Ucap Tio
" Berisik, udah sana keluar aku mau tidur " Ucap Rehan sambil melempar bantal ke Tio
" Baik Tuan " Ucap Tio dan ia langsung keluar
" Kenapa ya pas Putri meluk aku marah aku bisa terkontrol " Pikir Rehan
" Ah masa bodo lah " Ucap Rehan
Rehan pun membersihkan tubuh nya yang penuh dengan keringat setelah membersihkan badan Rehan langsung tidur. Malam pun tiba kini Rehan sudah siap untuk ke acara pesta Tio pun sudah siap sedangkan Putri masih tertidur
" Putri mana "Ucap Rehan
" Kayanya masih di kamar " Ucap Tio
" Hmm " Ucap Rehan
Rehan pun menuju ke kamar Putri dan kebetulan kamar nya tidak di kunci
" Dasar ceroboh pintu gak di kunci " Ucap Rehan
Rehan pun masuk dan ia melihat Putri yang masih tertidur, ia pun membangun kan Putri
" Bangun " Ucap Rehan
" Hmm " Ucap Putri
" Bangunn " Ucap Rehan agak keras
__ADS_1
" Pak aku gak bisa ikut ke pesta aku gak enak badan " Ucap Putri
" Gak usah banyak alasan " Ucap Rehan
" Beneran pak kalau gak percaya pegang aja jidat aku " Ucap Putri
Putri pun menarik tangan Rehan dan meletakkan tangan Rehan ke jidat nya,
" Panas " Ucap Rehan
" Pak aku mohon bolehin aku gak ikut ke pesta malam ini " Ucap Putri lirih
" Hmm " Ucap Rehan
" Makasih ya pak " Ucap Putri
" Iya " Ucap Rehan
" Mana kunci kamar kamu " Ucap Rehan
" Buat apa " Ucap Putri
" Udah mana " Ucap Rehan
" Di laci " Ucap Putri
" Kalau ada apa apa langsung telfon saya " Ucap Rehan
" Tapi pak saya gak punya nomor HP nya Pak Rehan " Ucap Putri
Putri pun menyerahkan HP ke Rehan, Rehan langsung memasukan nomor HP nya ke Putri
" Kalau gitu aku pergi dulu " Ucap Rehan
" Iya hati hati pak " Ucap Putri
Rehan pun keluar dari kamar Putri tak lupa ia mengunci pintu, takutnya ada orang yang akan masuk ke kamar Putri
" Lo Putri nya mana re " Ucap Tio
" Dia gak bisa ikut " Ucap Rehan sambil berjalan ke arah lift
" Kenapa " Ucap Tio
" Sakit " Ucap Rehan
" Putri sakit " Ucap Tio
" Hmm " Ucap Rehan
Rehan dan Tio pun sudah sampai di lantai 2 yang dimana pesta di selenggarakan, Rehan pun menghampiri para pengusaha yang ia kenal
" Selamat malam Tuan Bastyan " Ucap Rehan
__ADS_1
" Selamat malam tuann " Ucap Bastyan terjeda karena ia lupa nama Rehan dan Tuan Tuan yang di samping nya pun kompak menyebut nama Rehan
" Tuan Rehan " Pengusaha lainnya
" Ah iya Tuan Rehan " Ucap Tuan Bastyan
" Sekarang Tuan Rehan sudah jadi pembisnis yang terkenal di manca negara " Ucap Tuan Kristan
" Iya bener perusahaan Tuan Rehan sudah terkenal, apa lagi CEO nya ganteng pas banyak cewek cewek yang mendekatinya " Ucap Tuan Bastyan
" Hmm Bisa aja Tuan Bastyan " Ucap Rehan
" Tuan Rehan kira kira sudah punya calon belom " Ucap Tuan Kristan
" Belom " Ucap Rehan
" Wah kebetulan banget anak perempuan saya juga masih singel, siapa tau Tuan Rehan mau kenalan nanti bisa saya atur " Ucap Tuan Kristan
" Saya belom memikirkan tentang pasangan " Ucap Rehan
" Wah Tuan Rehan sangat pekerjaan keras pantas perusahaan nya sangat sukses " Ucap Tuan Bastyan
Saat Rehan sedang berbincang dengan meraka ada seseorang yang memperhatikan Rehan dan Tio, Tio yang merasa ada yang memperhatikan nya ia langsung menengok ke belakang orang yang itu pun langsung bersembunyi
" Ada yang memperhatikan kita re " Ucap Tio berbisik ke Rehan
" Iya aku tau,coba kamu cari orang itu " Ucap Rehan
" Baik re " Ucap Tio
Tio pun langsung mencari orang yang memperhatikan dia sejak tadi orang itu yang sudah mengetahui kalau ia sudah ketahuan orang misterius itu langsung pergi, Tio yang melihat nya ia langsung mengejar nya
" Berhenti " Teriak Tio
Orang itu pun tidak memperdulikan peringatan Tio dia terus berlari menjauhi Tio, Tio pun kehilangan jejak orang tersebut
" Sial aku kehilangan jejak " Ucap Tio kesal Akhirnya Tio pun kembali ke Rehan
" Aku kehilangan jejak " Ucap Tio
" Hmm " Ucap Rehan
" Aduh perut ku lapar " Ucap Putri
" Aku telfon pak Rehan kali ya " Ucap Putri
Putri pun menelfon Rehan, dan Rehan yang sedang berbincang bincang dengan para pengusaha dan mengetahui telfon nya berbunyi ia langsung menjauhi kerumunan dan mengangkat telfon dari Putri
" Kenapa " Ucap Rehan
" Pak saya lapar " Ucap Putri
" Tunggu sebentar " Ucap Rehan
__ADS_1
Rehan pun langsung ke Tio dan ia berbisik ke Tio, Tio yang sudah paham ia menganguk kepala Rehan pun langsung pergi
" Pak Rehan kemana sih lama banget dah pintunya di kunci " Ucap Putri