MENCINTAI DUDA BERANAK 1

MENCINTAI DUDA BERANAK 1
BAB 10


__ADS_3

Dirumah sakit....


Setelah kepergian Geo, kini Papi Amdani dan juga Mami Chika menunggu di ruangan Bimo. Mami Chika mengusap rambut Bimo. Tak lama Bimo sadar.


"Hausss..."ucap Bimo lemas


Mami segera mengambil air untuk Bimo dan membantu Bimo minum. Sedangkan Papi memanggil dokter.


"Bagaimana nak apa masih ada yang sakit ?" tanya Mami.


"Sedikit Mi"jawab Bimo.


Tak lama dokter dan papi datang. Dokter pun langsung memeriksa keadaan Bimo. Setelah memeriksa dokter kembali ke ruangannya.


"Papi....."panggil Bimo.


"Iya nak, ada apa ?" tanya Papi


"Jangan kasih tahu Mama dan Papa kalau Bimo di rumah sakit" pinta Bimo.


"Iya nak, papi nggak bilang kok"


"Makasih ya nak. maaf sampai kamu yang tertusuk" ucap Papi.


"Nggak papa pi" jawab Bimo.


Sesudah makan dan meminum obatnya Bimo pun tertidur mungkin karena efek obatnya ya..


dikediaman Vika...


"Ck....... Geisha kurang ajar berani-beraninya dia mengadu pada Geo kan kalau begini gimana mau dapatin Geo kalau dia udah marah besar, ah siall!!!" umpat Vika.


Setelah pulang dari mansion keluarga Papi Amdani Vika langsung pulang ke Apartemennya. Ia sangat jarang balik ke rumah. Sedangkan orang tuanya jarang ada dirumah.


dikediaman Tuan Bryan Angkasa.


"Mommy......"panggil Almira.


"Iya sayang ada apa ???" tanya Mom Citra


"Almira dikampus ketemu sama Ellie dan Geisha mom, tapi mereka nggak ngenalin Almira" keluh Almira.


"Kan kamu pakai identitas baru sayang, wajar mereka tidak mengenalimu" Jawab Daddy Bryan.


"Almira kangen kakak mom, dad"sendu Almira.


"Nanti kita cari lagi kakakmu nak"jawab daddy.

__ADS_1


"Baik Dad" jawab Almira.


di kediaman Ayah Gibran.


"Huekkkkk......uekkkk"


"Sayang kamu kenapa nak ?" tanya bunda dinda pada Chintya.


"Gatau bund dari kemarin pengen muntah" jawab Chintya.


"Ya sudah kamu istirahat sana" titah bunda.


"Hmm... Baik bund" jawab Chintya


"Ghea anter ya kak, wajah kaka pucat banget." ucap Ghea.


Tiba-tiba.....


Bughh.......


"Aaaaaaaa.... bunda tolongin adek.... kak Chintya pingsaaaannn" teriak Ghea.


"Astaga sayang......" teriak bunda.


"panggilkan abang dan ayahmu nak"titah bunda panik.


tanpa babibu... Ghea berlari keruang kerja dimana abang dan ayahnya berada.


"Ayah abang...... tolongggg kak chntya pingsann" teriak Ghea.


Mendengar teriakan Ghea bahwa istrinya pingsan, Gio dengan cepat berlari mencari keberadaan bunda dan istrinya. Begitu juga Ayah Gibran yang mendengar menantunya pingsan. Sedangkan di ruang keluarga, setelah menelpon dokter bunda memberikan minyak untuk sang menantu agar sadar dan menunggu anak dan suaminya.


"Bunda, Chintya kenapa bund...??" tanya Gio yang saking paniknya .


"Bunda gatau bang, Chintya tiba-tiba muntah dan bunda suruh dia istirahat" sahut bunda.


Gio langsung mengangkat chintya kekamar tamu, karena kamar itu yang dekat dengan ruang keluarga. Tak lama dokter datang dan memeriksa Chintya.


"Bagaimana dok keadaan Istri saya?" tanya Gio.


"istri anda hanya kelelahan dan itu wajar di alami oleh wanita yang sedang mengandung" jelas dokter.


"Ha.... hamil dong?"


"menantu saya hamil ???" tanya bunda


"Iya Bu"

__ADS_1


"lebih jelasnya nanti bawa menantu ibu ke dokter kandung untuk periksa lebih lanjut, dan ini resepnya"jelas Dokter.


"Baik dok" jawab Gio.


"Ingat istri anda jangan sampai kelelahan itu rentan untuk usia awal kehamilan ." jelas dokter dan sekalian pamit hehe... Ayah Gibran segera mengantar dokter, sedangkan Ghea ia senang akhirnya dapat ponaan begitu juga Gio dan Bunda Dinda.


Dikediaman Geo.


"Gia sayang, tidur ya biar cepat sembuh... biar bisa main lagi bareng daddy, oma,opa dan aunty Gei, Uncle Bimo" ucap Ellie sambil meniduri Gia di kamar Geisha karena ia takut memasuki kamar Geo jadilah ia menidurkan Gia dikamar Geisha.


Sedangkan Geo yang melihat Ellie mengurus anaknya ,hati nya sangat tersentuh ada rasa hangat yang menjalar dihatinya rasa nyaman yang diberikan Ellie kepada anaknya. Tatapan tulus serta keibuan yang diberikan Ellie.


Geisha yang melihat abangnya bersandar di depan pintu kamarnya hanya mengerinyit heran.


"Bang Geo kenapa???" tanya Geisha penasaran.


" liat itu ...." tunjuk Geo.


Geisha yang melihatnya hanya tersenyum tipis, ia sangat berharap jika sahabatnya yang akan menjadi Mommy baru bagi Gia, karena terlihat Gia sangat nyaman di dekat Ellie.


"Sungguh pemandangan yang indah"celetuk Geisha.


Sedangkan Geo ia hanya tersenyum tipis, terus memperhatikan Ellie yang dengan sabar menyayangi Gia. Ia berharap jika ia dan Ellie berjodoh. Karena ia melihat tatapan tulus itu. Sedangkan yang diperhatikan seolah tak perduli dengan dua makhluk gaib tak kasat micin hihi.. ia sibuk menemani Gia tidur hingga tanpa sadar ia pun ikut tertidur.


Geisha yang melihat itu dengan cepat mengambil beberapa gambar dan mengirimnya di grup keluarga besar. Hal itu mendapat respon positif dari keluarga besar mereka terutama papi Amdani dan Mami Chika.


"Ge, abang mau ke rumah sakit bentar... titip Gia ya" pamit Geo. sedangkan Geisha mengerinyit heran siapa yang sakit.


"Bimo, tadi pagi terluka ia terkena tusukan oleh mama nya Nita" ucap Geo yang seakan tahu apa yang dipikirkan adiknya.


"Oooooohhhh...."


1


2


3


"WHATTTTTTSSSSSSS !!!" Teriak Geisha.


"Bang Bim, masuk rumah sakit???"tanya Geisha


"Iya, Biasa aja kali ga sampai begitu juga"jengah Geo.


"Heheh peace"jawab Geisha.


"Mau ikut apa nggak??" tanya Geo

__ADS_1


"Ntar aja deh" jawab Geisha.


Yupss, Geisha sampai sekarang masih enggan bertemu Bimo, dan yang hanya tahu alasannya hanya Ellie. Karena Geisha menceritakan semuanya kepada Ellie tanpa terkecuali. Geisha tidak ingin makin sakit hati karena perlakuan Bimo kepadanya, ia belum siap untuk tersakiti. Ia ingin Bimo tahu bahwa ia mencintainya sangat tulus tidak seperti Vika mendekati Bimo agar dapat memuluskan rencananya untuk selalu dekat dengan Geo. Mendekati Geo dengan cara mendekati diri dengan anaknya, Gia nya saja tidak meliriknya apa lagi bapaknya.. Huh sungguh menjengkelkan bagi Vika. Dulu dia menyukai Geo, tapi Geo menyukai Nita. Sudah pisah dengan Nita tetap saja susah. Vika juga sering beberapa kali melihat interaksi Geo dengan sahabatnya Geisha lebih hangat ketimbang Geo dengannya. Apa karena ia kurang cantik dari Ellie, atau dia kurang kaya atau bagaimana Vika bingung sendiri menghadapinya. Apa ia harus menculik Ellie dan Gia? atau ia menculik Geisha juga? Mendekati Bimo bukannya lancar tapi menghambat, karena Bimo menyukainya. Hubungan Vika dan Bimo tidak ada kemajuan sama sekali tetapi Bimo tetap pada pendiriannya untuk tetap menunggu Vika, sedangkan disisi lain ada hati yang tersakiti. Apa Bimo akan bertahan menunggu jawaban dari Vika? atau Bimo akan menyerah dan mencari tambatan hati lain? atau Bimo akan menyadari bahwa ada hati yang menginginkan dirinya tulus dari hati?


__ADS_2