MENCINTAI DUDA BERANAK 1

MENCINTAI DUDA BERANAK 1
BAB 26


__ADS_3

2bulan kemudian.


"Abang berangkat dulu ya,...."pamit Geo kepada sang istri tak lupa ia mencium kening istri dan anaknya.


"Iya bang, abang hati-hati dijalan jangan ngebut" ucap Ellie sambil menyalami suaminya.


"Dad, angan lama-lama di tana... nanti ia angen dad" ucap Gia manja.


"Uluh-uluh anak daddy kok tumbenan manja begini" ucap sang daddy mengelus kepala anaknya.


"Ia nantuk my,..... "ucapnya


"Loh...loh kan baru bangun tidur kok ngantuk lagi sayang ?" tanya Ellie. Gia tak menjawab pertanyaan dari sang mommy ia memilih memejamkan matanya. Melihat hal itu Geo membawa anaknya kedalam kamar, karena kebetulan Gia berada didalam gendongannya sehingga ia langsung membawa anaknya ke kamar terlebih dahulu. Setelah itu, ia dan istrinya kembali keluar menuju ruang depan.


"Abang berangkat dek, kalau ada apa-apa kabari abang ya" pamit Geo.


CUPPP....


" ia abangku tayong" balas Ellie.


Geo pun berangkat ke kantor, setelah melihat mobil yang dikendarai Geo keluar dari gerbang rumah Ellie pun segera masuk dan langsung menuju kamarnya.


"Huft, ...... ngapain ya" ucap Ellie..


beberapa menit kemudian.


"Hiks ... hiks... mommy "


"atitt... hiks... hikss atitt"


Ellie yang masih berada didalam toilet terkejut mendengar suara tangisan Gia. Iapun bergegas membersihkan diri dan buru-buru keluar. Ia melihat anaknya meringkuk merintih kesakitan dibalik selimut .


"Ia sayang, ada apa ?" tanya Ellie sembari menepuk-nepuk bokong Gia.


"Hiks.. tatit..."jawabnya


"Sakit kenapa sayang ?" tanya Ellie sambil meraba kening Gia dan alangkah kagetnya suhu badannya sangat panas pantas saja Gia menangis.


"Astaga sayang.... kita ke rumah sakit sekarang ya"bujuk Ellie.


"hiks... hikss..."


Ellie pun bergegas, mengendong Gia tak lupa ia menelpon suaminya tetapi suaminya tak menjawab telponnya. Ellie membawa Gia ke rumah sakit. Geisha yang kebetulan datang ke mansion Geo bersama tunangannya melihat Ellie yang tergesa-gesa menggendong Gia yang sedang menangis.


"Kakak ipar, hati-hati jangan berlari...!!!" teriak Geisha


"Heii.... ada apa El ?" tanya Bimo.


"Hiks... hikss.. Gia demam, badannya panas sekali tolong... tolong anterin ke rumah sakit, Bang Geo nggak jawab telponku hiks.."


"Yauda biar Gia aku gendong..." ucap Bimo sambil mengambil Gia dalam gendongan Ellie.


"Ayo kita berangkat sekarang..." ajaknya lagi.


Mereka pun bergegas kerumah sakit. Diperjalanan Ellie tak henti-hentinya menelpon Geo sedangkan Geisha ia menenangkan ponaannya.

__ADS_1


Di Rumah sakit.....


"SUSTERRRR........SUSTERRR..... TOLONG... TOLONG WOII" teriak Bimo saking paniknya karena suhu badan Gia semakin menaik..


Ia menyimpan badan Gia diatas brangkar dan langsung dibawa oleh para perawat beserta dokter.


"Kalian berdua langsung ke tempat rawat Gia, biar aku yang mengurus administrasinya dan jangan lupa hubungi Geo" ucap Bimo meninggalkan tunangannya dan calon kakak iparnya.


Ellie dan Geisha pun berlari kearah tempat rawat Gia dan Ellie berlari sambil menelpon Geo.


tuttt.... tut....tut...


"Hallo......"


"Bang Geo mana, kenapa kamu yang jawabnya ??"tanya Ellie, karena yang jawab telponnya adalah perempuan.


"lagi rapat, jangan ganggu deh..."ucapnya ketus


telpon pun langsung dimatikan oleh perempuan tersebut.


"Ada apa ?" tanya Geisha.


"Yang jawab telpon gue bukan bang Geo" jawabnya


"Lah terus siapa ??" tanya Geish


"Gue gatau, yang jawab cewek " ucapnya kesal.


tut...tut....


"Hallo, Ge....... "


"APAAAA?! Bagaimana bisa tadi dia baik-baik saja ?" tanya Geo.


"Datang kerumah sakit sekarang "ucap Geisha lalu mematikan sambungan telpon. Sedangkan Ellie ia menelpon kedua orang tuanya beserta kedua mertua nya.


" Bagaimana Geo sudah jalan kesini ?" tanya Bimo yang baru saja dari ruang administrasi.


"Hm....." jawab Geisha sedangkan Ellie diam saja ia hanya menatap pintu IGD.


Tak lama kemudian..


"Ell, bagaimana bisa Gia sampai masuk rumah sakit sayang ?" tanya mami.


"El gatau mam, ...hiks..hikss "


"Ya sudah kita tunggu saja dulu."


Bunda Adinda dan Mami Chika menenangkan Ellie yang masih menangis. sedangkan para suami menunggu dokter keluar dari ruangan tersebut dan tak lama muncullah Geo bersama sekretarisnya.


"Sayang....."panggil Geo


Ellie hanya menoleh sekilas lalu membuang muka ke arah lain. Saat ini ia masih kesal dengan suaminya.


"Orang tua pasien ?" panggil Dokter.

__ADS_1


"Saya dok, saya daddy nya bagaimana kondisi anak saya ?" tanya Geo.


"Anak Tuan baik-baik saja, hanya kecapean. Kami sudah memberinya obat, dan segera dipindahkan ke ruang rawat"


"Syukurlah " ucap mereka disana.


"Kalau begitu saya permisi" pamit dokter.


"Bund, ayo kita lihat Gia bund,mam"Ajak Ellie ia sama sekali tak memperdulikan Geo dan itu membuat Geo bingung.


"Ellie kenapa Ge ?" tanya Geo pada adiknya.


"Cari tahu sendiri"ketusnya dan berlalu sebelum itu ia menatap sinis kearah sekretaris kakaknya.


"Bim, ada apa sih sebenarnya ?"tanya Geo penasaran. karena semua orang tidak memperdulikannya.


"Gue gatau, yang gue tahu Bini lu nelpon lu berkali-kali tapi ga dijawab dan terakhir kali dijawab suara cewek.... gue rasa lu perlu tanyain sekretaris lu yang lancang itu" ucap Bimo dan akhirnya ia meninggalkan kedua makhluk tersebut.


"Kamu..... balik saja kekantor dan kemasi barang-barangmu dan satu lagi jangan tampakin mukamu di hadapanku maupun keluarga ku !!!" ucap Geo dan berlalu dari hadapan sekretarisnya itu.


"Pak, nggak bisa gitu dong...!!!" teriak Tina sambil mengejar Geo.


"pak Geooooo... ah siallll"


"Semua ini gara-gara istrinya, awas saja".


Tina Larasati, adalah sekretaris baru Geo ia baru sebulan bekerja di perusahaan GA Group menggantikan Cantika yang telah dipecat oleh Geo.


Kejadian sebenarnya kenapa Tina bisa menjawab telpon dari Ellie itu karena Geo sedang rapat Handphonenya ketinggalan di atas meja dan kebetulan Tina melupakan berkas penting di atas meja tamu di ruangan Geo. Kebetulan Hp Geo berdering dan ia dengan lancang mengangkat telpon tersebut.


di ruang rawat Gia...


"Ia sayang, bangun nak ... "


"Sudahlah El, jangan menangis... dengarkan kata dokter Gia hanya kecapean saja"ucap mami


"Tapi Mam, Gia belum sadar mam hiks..."


"kita tunggu saja sayamg" ucap Bunda menenangkan anaknya.


" Sayang ...." panggil Geo. Ellie tak merespon panggilan Geo.


"Maaf yang,tadi aku lagi rapat. Hp aku ketinggalan di ruang kerja aku dan yang mengangkat telponmu tadi adalah Tina sekretaris aku... maaf yang" ucap Geo memohon ia tidak bermaksud menyakiti perasaan istrinya.


"Apa kamu gabisa mencari sekretaris laki-laki bang ?" tanya Mami Chika.


"maaf mam, tapi kemarin itu yang memdaftar sekretaris semuanya perempuan"jawab Geo.


"Tapikan bisa kamu carikan lagi yang laki-laki, kalau seperti ini yang ada rumah tangga kalian berantakan". ucap Mami geram.


"Baik, maaf Mam..."


"Sudahlah...."ketus mami.


"Hufttt....." Geo menghembuskan nafasnya.... ia sangat-sangat menyesal.

__ADS_1


"Bunda sama yang lainnya balik dulu ya, kamu jangan kecapean kasian Gia nanti, kalau kamu seperti ini sayang" ucap Bunda.


"Maaf Bund" jawab Ellie lesu dan menoleh ke arah suaminya. Geo pun memeluk Ellie sungguh tak ada rasa bermain api dibelakang istrinya.


__ADS_2