
✨✨HAPPY READING, GUYS ✨✨
" Bang Ian hiks.... hiks ..." tangisnya pecah ketika tak mendapati kekasihnya, ia berpikir apakah ia sudah di lecehkan sehingga Tian tak menemaninya.
"Tenang sayang, daddy sudah panggil Tian kemari" ucap Mom Citra kepada anaknya tetapi Almira tetap saja menangis mencari Tian,hingga tak lama, pintu ruangan dibuka oleh seseorang menampakan dua pria beda generasi. Tian segera menghampiri Almira dan memeluknya.
"Hiks ... hiks abang, aku di perkosa mereka hiks ... hikss aku kotor bang" ucap Almira sesegukan.
"Shutttttt............ Gaada yang bisa menyentuhmu sayang, Abang selalu ada disampingmu" ucapnya tulus dan melirik kearah semua keluarga yang hadir..
"Om, Tante .... apakah kita bisa menikah secepatnya setelah Almira keluar dari rumah sakit, biar Tian leluasa menjaga Almira". Ucapnya lagi.
"Lebih cepat lebih baik " ucap Daddy dan Mommy menganggukkan kepala.
"SETUJU/SELUTU" teriak semua orang diruangan tersebut dan mereka tertawa bersama mendengar ucapan belepotan Gia.
Mereka juga merencanakan perayaan hari ulang tahun Gia yang ke 4 tahun.
Beberapa hari di rawat, karena Almira sempat mengalami trauma kembali ketika melihat laki-laki lain dan keluarga Papi Amdani meminta agar Almira di rawat di ruangan yang tidak ada lelakinya sama sekali untuk memulihkan keadaannya. Ia hanya akan tenang apabila Tian disampingnya dan untuk kasus dalang penculikan akan mereka lakukan setelah acara pernikahan Tian dan Almira diselenggarakan beserta merayakan ulang tahun Gia.
***********
"Anak ayah udah cantik,udah harum mau kemana dia" goda Gio kepada anaknya. Ia menjaga baby Rora karena istrinya sedang mandi. Gio membawa Baby Rora keruangan depan dan berkumpul bersama dua bumil yang asyik menonton drakor.
"dedek Lola, tantik kali, halum hihi" ucap Gia sambil mencium gemas pipinya.
"Hehe iya dong harum, kakak Gia udah mandi belum?"
"tudah dong unkel" jawab Gia.
"Dedek Lola... Dedek Lola oh Lola oh Lola apa kabal kamu baik-baik taja tembunyi, tembunyi" nyanyinya.
"HAHAHAHAHAHAHAHAHHAAH"
tawa Gio menggema sampai membuat dua bumil terkaget mendengar tawa menggelegar itu karena film yang mereka tonton telah selesai dan episode selanjutnya akan keluar di minggu depan.
__ADS_1
"Abang ngagetin ih.... ada apa ?"tanya Ellie sambil mengelus dadanya.
"Iya bang ada apa ?" tanya Geisha penasaran.
"Shutttt..... lihat itu "ucap Gio menunjuk keberadaan Gia dan Baby Rora.
"Dedek Lola... Dedek Lola oh Lola oh Lola apa kabal kamu baik-baik taja tembunyi, tembunyi" nyanyinya berulang-ulang sambil bertepuk dan tentunya bayi itu hanya memejamkan mata sekali-sekali ia tersenyum tapi tak membuatnya menangis.
tak lama............
"Kami pulang......." ucap mereka secara bersamaan.
"Wahhh, ada apa ini ?"tanya Bunda Dinda.
"Bund, lihatlah ..." tunjuk Ellie dan tersenyum hangat melihat anak sambungnya menjaga Baby Rora dengan penuh sayang.
"Cucu nenek manis sekali, Chi... sini deh coba lihat cucu kita" ucap Bunda Dinda kepada Mami Chika.
"Wah, pemandangan yang hangat hihi. foto ah..."ucap Mami Chika sambil mengambil ponselnya di dalam tas.... dannnn...
Cekrekkkk.....📸
Cekrekkkkk....📸
"Ah, manisnyaaaaa. .... "
"suka deh "
Begitulah Mami Chika ketika melihat hal yang manis-manis selalu cekrek-cekrek. Sedangkan yang lain menuju kearah dimana anak dan cucu mereka berada meninggalkan Mami Chika yang masih melihat-lihat hasil jepretannya.
"Hai, cucu opa lagi nyanyi untuk Baby Rora ya?" tanya Papi Amdani.
"Hihi opa, Ia agi nanyi buat dedek Lola tantik. Tapi, dedeknya tidul endak Selu opa. suala Ia tudah abis Ia haus opa" rengek Gia pada sang Opa nya.
"Ini minum dulu sayang" ucap Ellie memberikan segelas air putih kepada anaknya.
__ADS_1
***********************
Tepat hari ini, adalah hari pernikahan Tian dan Almira. Pernikahan mereka berjalan sangat lancar. Mungkin seseorang mengubah siasatnya untuk membuat ulah di pernikahan tersebut.
"Akhirnyaaa, nikah juga hehee " ucap Almira.
"Yang ganti pakaian gih dulu, bentar lagi repsepsi kita loh " ucap Tian.
"Oke siap abang... adek laksanakan "hormatnya ala-ala sendiri..
"HAHAHA kamu ini,sudah sana " ucap Tian.
Setelah kepergian Almira, Tian keluar kamar menuju tempat perkumpulan bapak-bapak.
********************
"Nggak akan gue biarkan kalian bahagia, lihat saja nanti. gue bakal bikin perhitungan."ucapnya dan meninggalkan halaman tersebut.
*************
Hallo Guys,
maaf banget ya...... jarang up
udah beberapa hari ini aku demam,badan juga masih lemas.. batuk-batuk terus...
buat kalian tetep jaga kesehatan ya....
//Guys, apa kabar kalian hari ini? Apa harimu menyenangkan? Apa kalian ada yang sudah semester tua disini? Aku mau nanya dong, boleh? Apa kalian pernah merasakan dipertanyaiin kapan menikah dan kapan selesai kuliah ?Apa lepas kuliah nanti bakal lanjut lagi? Ai pusing ni manteman.....
Apa boleh kita berbagi?? hehe Ai hanya bertanya... boleh koment ko, ramaikan Novel Ai ini ya... Ai seneng banget kalo para pembaca Ai banyak memberikan masukan terbaik untuk Ai...
untuk teman-teman jangan lupa like&koment ya..
✨ Karena ini novel pertamaku jadi aku minta maaf apabila setiap kata perkata kalimatnya kurang mengindahkan.
__ADS_1