
"Maaf nona mobil anda menghalangi jalan saya" tegas supir itu.
"Awas saja lu. Tunggu gue ikut masuk" ucapnya setelah itu ia berlari kearah mobilnya, sedangkan sang supir dengan cepat membunyikan klakson mobil dan sang penjaga dengan cepat membukakan pintu dan menutup nya kembali ketika mobil keluarga sudah masuk ke halaman mansion.
"Ah.... sial !!!!!" teriak wanita itu..
ia merasa telah dipermainkan oleh supir itu.
"awas saja, gue bakal bikin perhitungan dengan keluarga kalian" ucapnya marah lalu meninggalkan mansion itu.
*********
Hari ini adalah hari weekend, dimana pada hari ini para keluarga besar berbesanan berkumpul di area belakang rumah. Sudah kegiatan mereka setiap hari sabtu dan minggu akan berkumpul dibelakang mansion papi Amdani apalagi semenjak penyusupan yang membuat Gia dan Cia menjadi korban Oya untuk keluarga Papi Candra (Papinya Cia) hari ini akan sedikit telat untuk datang karena mereka sedang membawa Cia ke psikolog dan itu ditemani oleh Geo dan Tian.
Semenjak kejadian, dimana ada seorang wanita membentak salah satu penjaga mansion dan supir pribadinya, papi Amdani meminta anak buahnya untuk menyelidiki wanita tersebut. Apa maksud dan tujuannya mendatangi mansionnya dan mengaku sebagai kekasih Geo anaknya.
"Opaa ..." panggil Amora
"Ada apa sayang?" tanya Papi Amdani.
"Opa, Mola mau es klim" ucapnya mengkedipkan mata genitnya.
"Hahaha cucu opa mau es krim tapi sayang nak ini cuaca masih dingin gabaik makan es krim dingin-dingin nanti isi kepala beku" ucap Papi Amdani
"Ish... opaa pelit" rajuknya sambil menghentak-hentakan kakinya
"Hahah .... nanti gigi mola ompong mau?" ledek Bian kepada Amora.
"OmBi ...!!!!" teriaknya dan akhirnya pecahlah tangisan Amora
"Ada apa ini ?" tanya Bunda dan Mommy Citra yang membawakan Box berisikan Es krim.
Tampak dibelakang kedua nenek itu ada Si kembar Ica dan Ico, Rara, Rio dan Andra. Mereka seperti anak itik yang mengekori dua nenek muda itu.
"Nenek, OmBi ilang Mola gigi emping hiks hiks padahal Mola tuka ikat igi hiks hiks..." adu Amora.
"Bi........." ucap Mommy Citra kepada Bian. Memperingati Bian agar tidak rusuh.
"Hehehe mommy" ucapnya cengegesan.
"sudah mora jangan nangis, ini nenek bawakan es krim untuk kalian. Ayo kita duduk disana bersama orang tua kalian." ajak Mommy Citra.
"Selius es klim nek?" tanyanya menyakinkan bahwa itu benaran es.
"Benal Mola" teriak Rara menyakinkan.
"Hihihi... kalian sepelti anak itik beljejel panjang" kekeh Amora dan ia langsung masuk ke barisan paling akhir dibelakang Rio.
"Mali kita belangkat nek" teriak Ica dan Rio berbarengan
"Okeh kita lanjut cucu itik" teriak Mommy citra semangat. Sedangkan Bunda Dinda ia terkekeh pelan mendengar teriakan semangat Mommy Citra dan cucu-cucunya.
Papi Amdani dan Bian tertawa melihat tingkah kedua nenek dan para cucu.
"Hahaha bunda sama mommy lucu jadi Nenek itik" tawanya
"Hahah iya, apalagi nanti Mami,mama dan lainnya ikut" kekeh Bian.
"Bakalan jadi kandang itik dong mansion papi" tawa papi Amdani pecah.
HAHAHAHAHAHA
dilain tempat....
__ADS_1
Selepas pemeriksaan Cia, Candra dan Geo pergi menemui dokter psikolog Cia lagi, sedangkan Celine,Cia,Cio dan Gio menunggu di ruang tunggu. Cia yang berada didalam pelukan Gio tertidur sedangkan Cio ia sedang meminum susu kotak yang ia ambil di atas meja dokter psikolog Cia. Dimana ternyata itu susu kotak anaknya dokter psikolog, karena sebelumnya Ia sudah meminta ijin untuk membawa anaknya ke rumah sakit karena suami sedang bekerja dikantor dan juga baby sisternya tidak ada dirumah melainkan cuti seminggu untuk mengurus pernikahannya.
Tak lama datanglah Geo dan candra, kemudian mereka semua kembali ke mansion Papi Amdani.
Selama perjalan tidak ada yang memulai pembicaraan kecuali Cio yang meminta ini dan itu kepada celine.
Beberapa menit kemudian,tibalah mereka dihalaman mansion Papi Amdani. Mereka semua turun dari mobil dengan Cia yang digendong ala koala oleh Papi Candra.
"Papi, Cia pengen pipis " ucapnya lirih tanpa melihat orang yang ia ajak bicara.
"Oke sayang" ucap Papi Candra kepada Cia. Sedangkan Celine dan Cio pergi ke belakang mansion.
Sesampainya dibelakang mansion, Cio berlari kearah saudara-saudaranya berkumpul. Cio melihat bahwa mereka baru saja menghabiskan es krim terlihat dari bungkus dan stiknya. Mommy Citra yang mengerti pun bangkit berdiri dan berjalan memasuki mansion, dan tak lama Mommy Citra keluar dengan Cia yang digendong oleh Papi Candra.
"Ini punya Cio..." ucap Mommy Citra sembari memberi es krim kepada Cio.
"Makasih Nek" ucapnya dan meminta sang nenek untuk membuka bungkusnya setelah itu ia melahap es krimnya.
"Sama-sama sayang". ucap Mommy Citra.
*********
Tak terasa hari mulai gelap, Mama Agatha meminta mereka untuk masuk kedalam dan membersihkan diri dikamar masing-masing.
Malam hari...
Semua keluarga besar berbesanan,berkumpul untuk makan malam bersama.. untuk para bocil mereka memiliki meja sendiri jadi mereka makan berpisah dengan meja orang tuanya.
**********skip makannnnlaa..
Sekarang keluarga besar berbesanan sedang kumpul di ruang tamu, karena mereka kedatangan keluarga Alex dan yang lainnya jadilah mansion ini menjadi sangat ramai dimana sikembar Rion dan Rian yang menjadi pusat anak perempuan. Bagaimana tidak Ica yang selalu menempel kepada Rion, sedangkan Amora menempel kepada Rian.
Rion yang memiliki sifat dingin dan cuek seperti Daddy Alio,sedangkan Rian yang memiliki sifat Lembut dan ramah seperti Mommynya Ara.
"Hm....ayo" Jawab Rion.
Mereka berdua duduk disamping sofa lantai,memainkan permainan yang hanya mereka berdua yang paham. Sedangkan Amora dan Rian mereka memilih untuk mewarnai. Yups , walaupun Rian dan Rion masih berumur 1,5 tahun tapu mereka paham apa yang ingin kakak-kakaknya ajari.
Ico, Rara, Cio dan Rio mereka memilih bermain lempar karet, dimana Rara memiliki karet bungkus nasi yang ia minta ayahnya belikan.
Sedangkan para orang tua, mereka membicarakan masalah penyusupan yang belum tuntas kemarin.
****************
"Mami, mana Pi?" tanya Geisha yang baru saja selesai mandi, karena baby Ara pup dan kotorannya mengenai Geisha.
"Mami mu... tuh ngumpul sama geng rumpai " ucap sang Papi
"Rumpi pi bukan rumpai" jawab Geisha terkekeh.
"Hehe . eh sini baby Ara sama opa" ucap Papi Amdani mengambil alih baby Ara dari gendongan Geisha.
"Mami....." panggil Amora
"Ada apa sayang?" tanya Mami Geisha.
"Mola nantuk" ucapnya sambil menguap.
"Oh ayolah mami temani kamu tidur" ajak Geisha ke kamar mereka.
Ia menitipkan anak bungsunya kepada sang papi. Sementara ia menemani Amora dikamar untuk tidur. Tak terasa jam sudah pukul 10 malam. Anak-anak ternyata sudah terlelap di ruang bermain. yang beralaskan kasur bulu. Para orang tua segera mengangkat anak-anaknya untuk masuk kekamar, sedangkan keluarga Alex dan lainnya akan pulang.
**********
__ADS_1
Pagi harinya............... Semua keluarga sarapan sebelum melakukan aktivitasnya masing-masing.
"Papi... sudah selesai" ucapnya dan meninggalkan ruang makan menuju ruang Keluarga.
Begitu juga sebaliknya Ayah Gibran,Bimo,Geo,Gio,Daddy Bryan,Papa Anjas,Bian dan Tian mereka sudah menyelesaikan sarapannya dan diikuti oleh para istri dan anak.
TIBA-TIBA !!!
"Permisi Tuan diluar ada seorang wanita mencari Tuan Geo" Lapornya.
"Siapa Pak?" tanya Geo.
"Saya tidak tahu pak, tapi dia bilang sekretaris bapak" ucap satpam itu.
"Sejak kapan sekretarismu wanita Ge?" tanya Papi Amdani.
"Geo ga tau pi" ucapnya bingung.
"Tapi tuan, itu ... wanita yang kemarin juga ada didepan" Lapor satpam lagi.
"Loh, siapa lagi pak santo?" tanya Bimo yang heran.
"Tidak tahu Pak, dia mengatakan bahwa dia adalah calon istri tuan Geo" ucap Pak santo.
Prank...!!!
Semua menoleh kearah benda jatuh itu, terlihat bila Ellie ada disana dengan wajah kemerahan. Geo yang melihat itu langsung menghampiri istrinya.
"Sayang kamu gapapa?" tanya Geo
"Nggak bang, hanya saja El kaget dengarnya" ucap Ellie.
"Ini ga bener, wanita itu pasti ingin menghancurkan rumah tanggamu Ge" ucap Bimo.
"Tentu...." ucap Geo.
"Jadi bagaimana tuan?" Tanya Pak Santo lagi.
"Usir mereka " ucap Geo.
"Jangan !!!" teriak Ellie.
"Biarkan mereka masuk pak" ucap Ellie dengan senyuman sinis.
Geo dan yang lainnya mengendik ngeri melihat senyuman Ellie.
*Prok...prok...prokk...*
Gitu aja dulu ya..
Bersambung.....
Sekian dan terima kasih...
Jangan Lupa Like dan Koment..
Beri saran dari novelku ini ya.
dan jangan lupa Dukung terus... tanpa kalian aku bisa apa dengan novelku ini hehehe
Tunggu cerita selanjutnya ya... karena di cerita ini akan banyak kisah yang mengganggu kehidupan rumah tangga Geo dan Ellie.
Happy Reading Guys... see you
__ADS_1