MENCINTAI DUDA BERANAK 1

MENCINTAI DUDA BERANAK 1
BAB 53


__ADS_3

Dua bulan kemudian,............


tepat hari ini adalah hari dimana Ellie akan melahirkan anaknya. Geo sang suami sangatlah posesif dan siaga ia tak ingin istrinya kelelahan. Apapun keinginan istrinya ia akan mengabulkannya.


"Huftt... sayang sebentar lagi kita bertemu.. mom dan dad udah ga sabar mau ketemu kamu" ucap Ellie sambil mengusap perutnya.


tiba-tiba ...


"Auhhh..... sakitttt "ringisnya.


"Banggg....auhhh."panggilnya lirih..


Geo yang baru saja membuka pintu kamar dari arah luar terkejut melihat istrinya sedang kesakitan. Ia melepaskan nampan yang berisikan makanan dan minuman untuk Ellie kelantai.


PRANKKKK.... CISS....


bunyi suara pecahan piring dan gelas,makanan berhamburan dan air bertumpahan. Geo bergegas menghampiri Ellie yang meringis kesakitan.


"saa...kitt... ketubanku...auhhh" ucap Ellie.


Geo lalu menggendong Ellie dan segera membawanya ke rumah sakit, Chintya yang tadinya sedang menggendong baby Rora, ketika mendengar bunyi pecahan kaca didepan kamar tamu pun segera menghampiri dan ia melihat Ellie yang meringis kesakitan.


"Geo cepat bawa Ellie kerumah sakit, sebentar lagi dia akan melahirkan" ucap Chintya setengah teriak.


Ia takut membuat Baby Rora terkejut dan menangis. sedangkan Geo ia hanya mengangguk dan bergegas cepat. Dihalaman depan, Papi Amdani dan Ayah Gibran tengah menyiapkan mobil, melihat Geo membopong Ellie yang kesakitan dengan cepat meminta Geo masuk kedalam mobil yang sudah disiapkan sedari tadi.


"Cepat bawa kesini...." teriak Ayah Gibran panik.


Lagi-lagi Geo mengikuti ucapan mereka, dan segera membawa Ellie masuk, begitu juga Papi Amdani sekarang mereka meluncur kerumah sakit.


Sedangkan Chintya, ia menelpon Bunda Dinda dan Mami Chika. Ia mengatakan bahwa Ellie akan melahirkan.Setelah menelpon Chintya balik ke kamar tamu dimana kamar Ellie dan Geo berada.. ia mengambil barang-barang persalinan yang sudah disiapkan sembari menunggu Bunda Dinda dan Mami Chika balik dari pasar. Yup Bunda dan Mami sedang pergi kepasar mencari jajanan yang diinginkan Ellie. Tapi,setelah tahu bahwa Ellie akan melahirkan mereka berdua langsung meninggalkan pasar saking paniknya.


"Pak, langsung kerumah sakit ya" ucap Mami Chika panik


"Baik nya" jawab Pak Yahya.


Bunda Dinda hanya diam saja, ia sangat mengkhawatirkan keadaan Ellie. Sedangkan Mami Chika ia meminta supirnya untuk melajukan mobil secepat-cepatnya. Hingga tanpa mereka sadari mereka melupakan seseorang.


"Haduh.... "keluh seseorang itu.


Sedangkan dimansion.


"Bunda sama Mami kemana ya lama banget,harusnya mereka sudah sampai dimansion" ucap wanita itu.


semenit ...


dua menit ...


30 menit berlalu.


"Aduh, Bunda sama Mami ini kemana" ucapnya cemas


"Bibi udah sampai,lah lalu Mami sama Bunda kemana??? apa jangan-jangan....... oh ya ampun... nenek sama oma mu sayang ckck " ucapnya kepada baby Rora.


Sedangkan Baby Rora hanya tersenyum sekali-sekali ia memainkan air liurnya.


Tak lama datanglah Gio dan Ghea, kebetulan tadi Gio yang sedang meeting di cafe langganan Ghea,ya udah sekalian ajak adiknya pulang bareng daripada menunggui Bian yang masih sibuk ngajar.


"Ayah....." ucap chintya dan mencium tangan suaminya.

__ADS_1


"Ada apa bunda?" tanya Gio.


"Ellie... sejam yang lalu dibawa Geo ke rumah sakit ia akan melahirkan. tapi aku menunggu Mami dan Bunda, sepertinya mereka melupakan aku saking panik." keluh Chintya.


Ghea yang mendengar keluhan kakak iparnya tertawa terbahak-bahak. Lucu sekali pikirnya... Lalu ia ijin ke kamar untuk berbersih begitu juga dengan Gio. Setelah itu baru mereka akan pergi kerumah sakit.


Beberapa menit kemudian......


"Bibi.... saya sama yang lainnya mau kerumah sakit." ucap Gio.


"Siapa yang sakit den?" tanya Bi Ipah


"Ellie akan melahirkan bi" jawab Chintya.


"Non El, mau melahirkan ??Pantas saja Nyonya berdua panik dan meninggalkan saya di pasar" Gumamnya.


Chintya, Gio dan Ghea yang mendengar itu sontak tertawa, Ternyata bukan Chintya sendiri yang dilupakan bahkan Bi Ipah juga hahaha.. lucu.


Kemudian, Chintya yang menggendong Baby Rora, Gio dan Ghea berangkat ke rumah sakit.


Disisi lain...


"Bagaimana keadaan Ellie ?" tanya Mami Chika.


Sedangkan Bunda ia mendekat kearah Ayah Gibran. Begitu juga mami Chika.


"Masih di dalam" jawab Papi Amdani.


"Kalian berdua dari mana?" tanya Ayah Gibran.


"Dari pasar,yah" jawab Bunda Dinda.


Semenit.....


3 menit....


"Dind......" panggil Mami Chika.


"Iya Chi,ada apa?" Tanya Bunda Dinda..


"Apa kamu merasa ada yang dilupakan??" tanya Mami Chika.


"Melupakan apa?" tanya Bunda Dinda yang masih tak mengingat bahwa mereka meninggalkan Bi Ipah di pasar dan meninggalkan Chintya di mansion.


"Ah sudahlah, lupakan saja" ucap Mami Chika.


Tak lama kemudian....


"Bagaimana apa Ellie sudah melahirkan?" tanya Geisha yang baru sampai bersama sang suami.


"Belum, sini duduk... aduh duh.. udah hamil tua masih jalan sama sini" ucap Mami Chika yang melihat putrinya datang.


"Hehe maaf mami...." ucap Geisha dan langsung menghampiri maminya. sedangkan Bimo ia berdiri di dekat pintu.


"Aduhhhh.... Mami sama Bunda kenapa ninggalin Kak Chintya dirumah?" tanya Ghea yang baru sampai.


Disusul Chintya,Baby Rora dan Gio. Mami Chika dan Bunda Dinda saling pandang dan akhirnya mereka tertawa terbahak-bahak.


"Gaada yang lucu" ucap Chintya merajuk.

__ADS_1


"Maaf sayang" ucap Bunda.


"Kami panik loh, jadi maaf ya hehe..." ucap Mami Chika.


"Kalian sih, bisa-bisanya ninggalin orang" ucap papi Amdani.


"Iya Pi, Bibi Ipah aja ditinggalin dipasar." ucap Ghea.


"Ehhh....." mami Chika kaget...


"Oh, Astaga" Ucap Mami Chika lagi.


Memang lah wkwk Nenek sama Oma jadi pelupa saking paniknya.. hehehe...


tiba-tiba....


Oek.... Oek.... Oek....


"Wow....!!!Cucu Omaaa huaaa"teriak Mami Chika .


dan terdengar lagi suara bayi yang kedua...


Oek... Oek... Oek...


"Cucu, nenekkk....."Teriak Bunda tak kalah heboh.


"Oh, astaga istriku...." Ucap Ayah Gibran dan Papi Amdani bersamaan..


Tak lama, Geo keluar dengan mata yang berair..


"Huaaa... mami hiks ... hiks" tangis Geo pecah kembali.


"Heii... sudah jadi daddy lagi masih nangis dasar bocil" ucap Mami Chika.


"Isss... Twins mi... twins...." ucap Geo.


"Hei ada apa dengan cucu-cucuku?" tanya Papi Amdani.


Mereka semua panik,takut terjadi apa-apa didalam sana..


"Mereka cantik dan ganteng pi,... tapi..."ucap Geo terpotong.


"Tapi kenapa???" tanya Bunda Dinda.


"Tapi, wajah yang perempuan lebih mirip ke Geo ..." ucap Geo.


"Geo takut nanti banyak naksir putri Geo ,Bun" ucapnya lagi.


Oh,Astaga....semuanya tepuk jidat mendengar ucapan aneh Geo. Sedangkan yang berbuat tidak merasa bersalah dan hanya cengegesan.. Namun tiba-tiba...


"Gia mana....???" tanya Geo.


"Gia ???!!!..." ucap Mami... ia berpikir sejenak Gia dimana.


Semuanya pada diam, mereka sama-sama berpikir dimana Gia. Tak lama, Chintya menepuk jidatnya...


"Oooohhh astagaaa.....!!" pekiknya.


"Gia tertinggal....." teriak Mami Chika..

__ADS_1


"MAMIIIIIIIII......"ucap Geo.. lemas... bisa-bisanya Gia ditinggalkan dimansion sendirian.


Hallo,guys... happy reading


__ADS_2