
Setelah dari rumah sakit, Icellie mengajak anak-anaknya pergi ke mansion Daddy Geo dan Mom Ellie. Ia memacukan kendaraan roda empat itu dengan kecepatan sedang. Rara dan Riri duduk dibelakang dengan tempat yang sudah dipernak sedemikian rupa tak lupa menggunakan sealtbelt untuk keamanan mereka.
Tak lama kemudian mereka telah tiba dihunian mansion Daddy Geo. Icellie turun terlebih dahulu kemudian membuka pintu mobil belakang, membantu kedua buah hatinya untuk turun dari mobil.
“LALA.... LILI.....” panggil seorang bocah laki-laki yang membawa boneka beruang berwarna mocca.
“Huuuuuu..... tatak Varell” Teriak kedua bocah kembar itu.
“Hai, sudah lama kalian tidak kemari kak” Sapa Ica kepada kakak iparnya.
“Haha iya nih, ... dirumah sepi, bang Ico dinas keluar kota” keluh Icellie.
“Hahaha... Bang Ico selalu begitu kak. Yang penting cintanya sama keluarga kecil kalian kak” ucap Ica.
“Haduh, kenapa masih diluar ayo masuk.. cuaca mendung..” teriak Mommy Ellie yang melihat anak dan menantunya masih berbicara dihalaman. Sedangkan cucu-cucunya sudah bermain diruang bermain.
“Iya MOM...” balas keduanya.
Yupss.... Mom Ellie walaupun sudah mempunyai banyak cucu tetap saja wajahnya masih fresshhh dan uhlalala cantiknya kebangetan hahah..
Di ruang bermain************
“Aban Jopa...” panggil Riri.
“Ada apa” jawabnya kesal
“Aban endak tekolah ?” tanya Riri seimut mungkin.
“Abang sudah pulang makanya bisa jagain kalian disini” jawab Gova dengan lembut agar tak membuat drama ala Riri si krindi.
“ooo talo tatak Oci ghaimana ?”tanya Riri kepo
“Sudah jam 10 tadi” jawabnya santai.
Diruangan itu hanya ada Rara&Riri (1,5 tahun), Varell (2,5 tahun), Gova (6 tahun) dan Ozi (5 tahun) sedangkan saudaranya yang lain sedang tidur siang. Gova yang baru pulang sekolah bersama Ozi diminta Momnya untuk menemani Varell bermain diruang bermain sembari menunggu si duo R Tv wkwkwk.
Karena kata si Oma, duo R akan datang dan menginap disini jadilah Kia dengan senang hati ikut serta menginap dimansion Omanya.
“hiks... hiks ...hiks”
__ADS_1
Semua yang ada diruangan itu menoleh kearah pintu penghubung ruang keluarga dan ruang bermain, terlihat sikecil Visco ( 1 thn ) menangis mencari kakaknya Kia dengan diantar oleh Opa Geo keruangan bermain dan disusul sikembar Difa dan Yana (1,5 tahun).
“Hai, Varell ... adikmu mencarimu” ucap Opa Geo kepada cucunya.
Sedangkan Visco tetap saja menangis tersedu-sedu dengan malu iya memanggil kakaknya.
“Tak-tak iyaah..”panggilnya malu-malu karena ia melihat kakak kembar sepupunya dan ia meminta Opa Geo mengantarnya sampai ketempat Varell.
“Ayo, Opa antar kesana sebentar”. ucapnya dan menggendong Visco supaya cepat sampai kesana.
“Jaga adikmu ya kakak Varell yang tampan, kalian juga ya jangan berantem” pesan Opa Geo sebelum meninggalkan ruang bermain.
Tak lupa ia meminta Gova dan Ozi memperhatikan adik-adiknya. Setelah memberi pesan kepada kedua cucunya yang sudah besar Geo meninggalkan ruangan bermain itu dan berjalan menuju ruang keluarga dimana anak dan menantunya berkumpul.
“Ayo bermain...” ajak Ica sebagai kakak perempuan tertua.
Sedangkan diruang keluarga, berkumpullah anak dan menantu dari Mom Ellie dan Dad Geo, dan tak lupa ada Papi Amdani, Mami Chika, Bunda Adinda dan Ayah Gibran. Masih ingatkan sama mereka walaupun udah lama ga up tentang mereka semua hehehe.. oya jangan lupa mampir di novel “ DADDY, KAMI yang MANA MOM?” disana ceritanya mereka udah pada gede ya hehe..
Next to story gaess....
“Kalian apa kabar, nak ?” tanya Papi Amdani walaupun sudah uyut-uyut tetap papi Amdani masih gagah begitu juga dengan Ayah Gibran.
“Baik, Opa” jawab Icellie tersenyum lembut.
“Iya Oma, Abang Ico masih diluar kota dan katanya besok balik dari luar kota” jawab Icellie.
“Oalah... apa sikembar sehat sayang ?” kini giliran Bunda Adinda yang bertanya kepada Icellie karena beberapa bulan lalu sikembar Rara mimisan dan harus dirawat dirumah sakit.
“Huffttt.... si Rara masih Nek.. entahlah Ice bingung dengan penyakit itu”. jawabnya lesu.
Bagaimana tidak, anaknya Rara mimisan disaat suaminya dinas keluar kota. Setiap pergi pasti malamnya mimisan. Heran akutuh bund.... Sedangkan Riri ia selalu menangis tak jelas hingga sakit dan ujungnya dilarikan kerumah sakit. Hal itu membuat Icellie dan Ico pusing tujuh kembara.
“yang sabar kakak ipar, yang penting mereka sekarang masih baik-baik” hibur Lia.
“Hehe iya dek.” tawa Icellie
“Kalo kamu gimana dek ?” tanya Mom Ellie kepada anak bungsunya.
“Adek gapapa mom, hanya aja Tara dan Taro suka ngeselin tiap malem”. ucapnya kesal.
__ADS_1
“Hhahaah apa dia ganggu kamu lagi dek?” tanya Gia kepada adik bungsunya.
“Ya gitu, kan Adek nggak ada waktu buat abang Dion” jawabnya lesu.
“Wajar sayang, anak-anakmu baru berusia 3 bulan. Pasti tiap waktu merengek”jelas Mom Ellie kepada puti bungsunya.
Sedangkan para suami anak-anaknya sedang bekerja diperusahaan GA milik Papi Amdani dan Dad Geo. Suami Lia, membuka usaha sederhana yang dirintisnya ketika masih kuliah dan usaha tersebut dibantu oleh sang istrinya Lia berkat dukungan dan doa dari keluarga besar berbesanan akhirnya usaha itu sudah mampu menyaingi perusahaan GA dan perusahaan ZC milik sepasang suami istri Gia dan Andika.
Tiba-tiba datanglah, maid membawa sebuah paket ke ruang keluarga dan memberikan paket itu kepada Mom Ellie.
“Permisi nya, ini ada paket”. ucap Bi Surti kepada Mom Ellie.
“Ini paket dari siapa bi?” tanyanya bingung.
“Bibi nggak tahu nya...”jawabnya.
“Yasudah kalau begitu bi.... terima kasih ya” ucap Mom Ellie.
“Baik nya sama-sama” ucap Bi Surti dan berlalu meninggalkan ruang keluarga.
Sepeninggalan Bi Surti, Geo yang menatap paketan itu menjadi curiga karena beberapa waktu lalu mereka juga mendapatkan kiriman paket tapi tak mereka buka, sehingga Geo meminta mereka yang menerima paketan itu memberikan kepada bodyguard Geo untuk membawakannya ke ruang rahasia yang tidak ada orang ketahui. Sudah berapa banyak, kiriman paket yang ditumpuk selama 2 tahun ini ? bayangkan lah berapa bukitnya wkwk.
“Aduh, kenapa keluarga kita selalu dikirim barang ini sih” keluh Gia
“Iya nih, siapa dan apa maksudnya” ucap Lia garang
“Izi, heran deh hehe “ ucap Izi tertawa
“Heran kenapa dek?” tanya Icellie
“Tuh, liat....” tunjuknya kearah paketan ditangan Kakek Gibran.
Semua pun melihat kearah yang ditunjuk Izi dan........
BLAMMMMMMMMMMM !!!!
hayooo... ada apa gesss... coba-coba terka itu apa yang ditunjuk putri bungsu Mom Ellie hayuu...
siapanih yang kangen Mom Ellie dan Daddy Geo ???
__ADS_1
kalian yang belum, mampir ke novellku yang baru, seger mampir ya ..
"DADDY, KAMI yang MANA MOM".