
Beberapa bulan kemudian,
"ARGHHHHHHHHH !!!!"
"terus bu, sedikit lagi baby nya akan keluar." ucap dokter tersebut.
"sedikit lagi sayang .... ayo yang semangat !!!" ucapnya sembari mencium pucuk rambut istrinya
"sakit bang, akhhhh !!!" teriaknya kembali.
Owek...owekkk...owek !!!
"Selamat bu,pak anaknya sehat " ucap sang dokter.
"sayang kita sudah jadi orang tua" ucap Gio.
"hiks... hiks ".
"maaf pak anda bisa keluar terlebih dahulu, kami akan membersihkan ibu dan anaknya" ucap suster.
Diluar
"Wah, ponaan aunty lahir yey yey..." teriak Ghea.
"Kita nambah cucu lagi,besan. " ucap Mami Chika
"Iya besan, cucu kita perempuan atau laki-laki ya? tanya Bunda Dinda
Tak lama keluarlah Gio dari ruang persalinan dan langsung dicecar banyak pertanyaan dari sang bunda dan mami sedangkan para suami hanya diam mendengarkan ocehan emak-emak kompleks.
Di sisi lain,....
"Abang, baliknya lama nggak ?" tanya pada suaminya
"Sebentar sayang, abang bentar lagi balik nih" ucapnya.
"jangan lama ya, kalau lama El duluan sama Gia "ancamnya
"Eh, jangan sayang. kamu kan lagi hamil,jangan pergi-pergi tanpa abang ya" tegurnya
"iya bangsay " jawabnya.
Yakk.... Ellie sedang hamil anak pertamanya dan anak kedua bagi Geo. Kehamilan Ellie merupakan kehamilan kembar sedangkan Geisha ia hamil 5 bulan. Bimo dan Geo harus bersabar menghadapi wanita hamil karena takut tidak mendapat jatah. Jika ditanya bagaimana vika dan cs nya mereka belum muncul kembali karena ada beberapa masalah yang membuat mereka menjadi buronan polisi termasuk Jihan adik tiri Brian.
back to hospital wkwk....
"Baby nya lutu, Ia tuka... embut tali tulit nya hihihi..."ucap gadis cantik itu.
"Gia sebentar lagi punya dedek bayi juga kan dari mom El" ucap Ghea
"Iya, baby nya ada tua hihi" ucapnya sambil menunjukan dua jari berbentuk V
"hahahaha baby kembar ya?" tanya Bunda
" iya enek, tua . baby nya towok temua " ucapnya girang karena mendapatkan dua adik laki-laki.
"aunty Gei juga hamil " ucap Geisha sambil menunjukan perutnya yang membuncit.
"Tapi tuma tatu baby onty" ucap Gia.
"emang Gia mau babynya berapa ?" tanya Bimo
"tua sama tayak unya Ia" ucapnya sendu.
"Eh, ngomong-ngomong perut Geisha 11 12 sama perut Ellie, apa kamu juga hamil kembar nak ?" tanya Bunda Dinda.
__ADS_1
" eh, nggak deh bund kemarin aja kata dokter 1 aja jabang bayinya " jawab Geisha.
" coba diperiksa lagi nak, siapa tahu kembar hihi " celetuk mami Chika
"Iya Gei, siapa tahukan hehe " ucap Ellie.
"Hayuk Beb, kita periksa kembali siapa tahu benar kata Mami dan Bunda ". ucap Bimi
"Yaudah hayuk beb" jawab Geisha sambil mengaitkan tangannya ke tangan suaminya.
Setelah kepergian pasangan suami istri tersebut, Dokter Tian datang bersama Dokter Siska beserta suster.
"Hallo, wahh keluarganya Ibu Chintya sedang berkumpul ya, senang sekali menyambut cucu baru hehe"
"ah dokter bisa saja hehe" jawab mom citra
"bagaimana dok, keadaan anak dan cucu saya?"lanjutnya.
"keadaannya sudah baik,"ucapnya. setelah memeriksa Ibu dan anak, dokter siska dan suster keluar dari ruangan.
suasana tenang kembali, kemudian....
"Hm... Hm... maaf menganggu waktunya sebentar " ucap Dokter Tian.
"Ada apa nak ?" tanya serempak emak-emak kompleks.
"Hehe, serempak amat" kekeh Tian sambil mengusap tekuknya.
"Heheheheheh abisnya gimana gitu kan " ucap Mom Citra.
"Tian, mau melamar Almira tan, om" ucapnya lirih
"WHATSSSSS!!!!!" ucap Geo dan Gio bersamaan.
"Eh....... kok mendadak " ucap Papi Amdani dan Ayah Gibran
"Aku sih, BIG NO !!!" ucap Gio
"Lah, kenapa ? Lu kan bukan emak bapak pacar gue ?" tanya Tian
"Lah, gue menantu tersayangnya" ucap Gio
"Kamiiii................... " ucap Daddy terpotong gara-gara ada anak asal nyablak.
"Ay..... ngelamarnya bisa romantis sedikit tidak, ini rumah sakit "ketusnya
"Heheh anu ay, greget liat sahabat Ay udh ada anak"ucapnya
"Yaudah sih terima aja Al, keburu di ambil orang" celetuk Geisha
"Wah ... wah gabisa ini " ucap Almira ia takut Tian di tempelin sama dokter Tiara.
"jadi, bisa kita mulai menjawabnya nona-noa rempong ?" tanya Papi Amdani.
"Udah, Papi/Om..!!!" ucap mereka serentak
"Lanjutkan Bryan selaku orang tua Almira " ucapnya
"Oke, ... Kalo aku Yess ....kalo Mom bagaimana?"tanyanya pada istrinya.
"Aku Sihhh...
1..........
2............
__ADS_1
3..................
4......................
5..........................
YESSSSS DADDY!!!" teriaknya.
"Huh, Citra ada-ada aja "
" Iya bikin capek "
"huh ,mommy...." dan masih banyak lagi umpatan dari para manusia di ruangan tersebut.
"Huftt, selamat Tian....."ucap mereka
"Wah, masama hehe "ucap Tian.
TOK.... TOK .. TOKK
"Permisi ...." ucap seseorang
"Iya....masuk "ucap Mami Chika.
Almira yang mengenal suara tersebut, berpindah duduk disamping Tian, sedangkan Tian ia tersenyum melihat calon istrinya yang cemburu mendengar suara dokter Tiara.
"Maaf mengganggu Tuan dan Nyonya, saya datang kemari ingin memanggil Dokter Tian" ucapnya lemah lembut.
"Ada apa ?" tanya Tian dengan khas dinginnya.
"Bisa bicara berdua saja dokter?"tanyanya.
"Disini aja kenapa?"tanya Tian.
"Tapi, dok ?" ujarnya
"Ya kalo mau ngomong disini, jangan berduaan " ketus Almira
"Huh, dasar nih bocil nempel-nempelin dokter Tian, apa Dokter nggak risih ditempelin bocil, " ucapnya dalam hati.
"Dengar tidak !!!" teriak Almira sedangkan yang lain hanya diam saja.
"tidak bisa, saya juga sekalian mau ngajak dokter Tian makan siang . Ini sudah jam makan siang " ucap Dokter Tiara.
"Kamu dengarkan apa kata CALON ISTRI saya, dokter Tiara."tekannya ia tak ingin melihat calon istrinya marah-marah.
"Apa ??? Calon Istri??" tanya Dokter Tiara.
"Iya kenapa? Dokter Tian ini calon suamiku dokter Tiara" ucapnya bangga karena Tian memperkenalkan dirinya didepan calon pelakor.
"Benarkah itu, Dok ?"tanyanya lagi.
"Iya" jawab Tian. Mendengar jawaban dokter Tian membuat Dokter Tiara semakin kesal, ia tak ingin hal itu terjadi, ia akan terus membuat Tian dekat lagi dengannya kembali. Tiara segera keluar dari sana tanpa mengatakan sepatah katapun lagi.
"Dih... nggak sopan kali " celetuk Ghea
"Biarlah, orang yang begitu nggak cocok jadi menantuku hehehe"ucap Mom Citra
"Mommy bener, Tya juga ngga punya sodara yang begitu" ucap Chintya.
"Apalagi Tian tante, yang ada nanti anak-anak Tian nggak ada sopan santunnya" ucapnya.
"Yasuda, karena sudah waktunya makan siang mari kita pesan makan " ucap Ayah Gibran mencairkan suasana.
Papi Amdani segera memesan makanan lewat aplikasi Gofood.
__ADS_1
🍂
Halloo, gaes... maap ya up ga rutin, akutu udah semester tua, jadi tugas banyak banget dan kemarin juga ada kegiatan dibidangku. Karena aku Kabidnya dan itu proker bidangku jadi mau tak mau fokus dulu ke sana dan aku juga minta maap, karena ceritaku rada ga nyambung hihi .. tapi aku masih belajar kok.. semoga banyak yang baca novelku, jangan lupa saran,komentar,like juga ya hehe...