MENCINTAI DUDA BERANAK 1

MENCINTAI DUDA BERANAK 1
BAB 62


__ADS_3

Sedangkan yang lain hanya diam dan tidak menyangka bila salah satu dari maid disini adalah mata-mata yang dikirim oleh musuh mereka.


"Maaf tuan saya tadi hanya lewat... tidak lebih ko" belanya.


"Ya sudah kamu kembali bekerja" perintah Papi Amdani.


"Baik Tuan." jawabnya dan bergegas untuk pergi.


***********


Beberapa hari kemudian, setelah kejadian dimana seorang maid kepergok menguping oleh Geisha. Keluarga besar berbesanan menjadi lebih waspada. Papi Amdani, Geo dan Bimo sengaja memasang CCTV dan alat perekam tersembunyi untuk memantau pergerakan dari orang-orang yang mencurigakan. Namun, selang tiga hari pemasangan alat rahasia. Nampak seseorang yang mencurigakan berdiri tidak jauh dari sudut gerbang yang biasa dilewati oleh para maid dimansion itu. Tidak lama keluarlah seorang wanita yang menggunakan pakaian maid. Ada beberapa menit setelah mengobrol, wanita dan orang misterius itu pergi ke tujuan masing-masing.


"Apa yang harus kita lakukan?" tanya Alex.


Yups, Alex masih bergabung bersama keluarga Papi Amdani bukan sebagai bodyguard lagi melainkan sebagai ketua di klan mereka.


"Kita terus awasi mereka terlebih dahulu dan meminta beberapa anak buah kita untuk mengikuti kedua orang itu" ucap Bimo.


"Baiklah" ucap Alex kemudian ia menelpon salah satu orang kepercayaannya.


selang beberapa menit, Alex menyudahi sambungan telepon dan kini mereka menyusun rencana kembali.


***********


"Dedek Lion dan Lian sini" panggil Baby Mora


"Sana sayang, Kakak Mora panggil tuh" ucap Ara kepada kedua anaknya.


Rion dan Rian seketika berlari kearah Mora seolah mereka paham bahwa kakaknya mengajak mereka berdua main. Walaupun Rian yang sedikit cuek tapi ia tetap ingin bermain dengan kakaknya itu.


Sedangkan Lia putri bungsu Ellie dan Geo, saat ini tengah bersama Baby Andra. Lia sangat lengket dengan Andra,jika Andra tidak ada ia pasti mencarinya.


Perkenalan.....


•Baby Grizellia putri bungsu Daddy Geo dan Mommy Ellie yang sekarang berusia 1 tahun sangat lengket dengan Baby Andra.


•Baby Andra putra pertama Papi Alex dan Mami Aya yang sekarang berumur 2 tahun.....


•Baby Andrion dan Baby Andrian putra kembar Daddy Alio dan Mommy Ara.... yang sekarang berumur 1,5 tahun.


******next***


"Mimi......" panggil Lia kepada Ara.


"Iya sayang ada apa?" tanya Aya


"Lia apal hihi" ucapnya malu


"Lia laper ya, yaudah kita kedapur yuk" ajaknya.


"oteh" ucapnya


Kini Aya mengajak kedua balita tersebut untuk pergi kedapur..


tanpa Aya sadari bahwa ada seseorang yang mengawasinya dari balik tembok pembatas ruang keluarga dan ruang makan.


"Ckck... bodoh sekali wanita itu" ucapnya lalu pergi.


*****


" nah,kalian berdua tunggu disini oke mami akan masak untuk kalian berdua" ucap Aya.

__ADS_1


"Baik Mi" jawab kedua bocil tersebut.


Setelah mendudukkan kedua bocil tersebut, Aya bergegas untuk memasak makan siang. Namun, seorang maid 1 datang menghampiri Aya.


"Maaf nona, biar saya saja yang masak" ucapnya mencegah Aya.


"tidak, biar saya saja" tungkasnya.


"tapi nona saya yang bertugas untuk memasak makanan siang ini" kekeh maid 1 itu.


"tidak, kamu kerjakan yang lain saja" balas Aya.


"Nona, jangan seenaknya disini. Kamu itu hanya tamu jangan seenaknya menggunakan alat dapur." tegur maid 2.


Aya hanya diam ia tak menggubris kedua maid itu. Ia hanya ingin memasak makanan kesukaan dua bocil itu.Sedangkan maid yang melihat Aya yang tak menggubris ucapannya, dengan sengaja iya menumpahkan air panas ke gaun Aya dan mendorongnya dengan kuat.


SYURRRR..... PRANKKK !!!!!!


"aaaaaaaaaaakhhhh !!!" teriaknya.


"MIMI....!!!"teriak kedua bocil itu dan bergegas turun dari kursi menghampiri Aya yang kesakitan. Kedua maid tersebut pergi begitu saja setelah menyiram Aya dengan air panas.


"Issss.... panas.. perihhh " lirihnya.


"mi nda papa hiks ?" tanya Andra sesegukkan


"tidak sayang, mami tidak apa-apa" ucapnya menenangkan dua bocil yang sudah menangis.


"nene itu dahat mi hiks " ucap Lia sesegukkan sekali-sekali menarik ingus yang keluar.


"Astaga Kak Ayaaaaa...." teriak wanita hamil itu.


Bian yang menyusul istrinya pun tak kalah kaget... ia meminta istrinya untuk membawa kedua bocil dan segera menelpon Alex dan keluarga yang lain. Sedangkan ia, membopong Aya dan segera membawanya kerumah sakit.


******


"Pipi hiks... hikss" tangis keduanya pecah.


"Sayang ...." ucap Alex menenangkan kedua bocil itu.


"Lia sini sayang, sama mommy" ucap Ellie ia tak kuasa melihat putri bungsunya menangis.


Lia hanya menggeleng, ia tetap memeluk Andra.


"Hadehhh, anak itu posesif banget sama Andra" celetuk Bimo.


"Gapapa, ntar gede langsung nikahin aja" celetuk Tian.


"Anak Gue , enak aje lu pada" tungkas Geo.


***CEKLEK*****


Alex yang melihat dokter keluar, segera mendatanginya dan bertanya...


"Dok, bagaimana keadaan istri saya?" tanya nya.


"Istri anda baik-baik saja hanya saja, perutnya memgelupas seperti terkena siraman air panas yang baru mendidih, tapi saya aneh bagaimana bisa? dan untungnya calon babynya tidak kenapa_kenapa" jelas sang dokter.


"terkena siraman air panas?? Calon Baby???"


"Ia, air panas yang mendidih dan tuan bisa membawa istri tuan untuk periksa kandungan." ucap sang dokter.

__ADS_1


"Apa anak saya hamil dok?" tanya Mama Mila.


"iya bu, tapi lebih akurat bisa diperiksa sama dokter kandungan saja.Oya kalian sudah bisa menjenguk pasien, saya permisi.. karena saya lanjut visit diruangan sebelah" pamitnya.


"terima kasih dok" ucap mereka semua.


*******


"Sayang ....."panggil Alex.


ia ingin Aya menceritakan apa yang terjadi tadi. Namun, saat ini ia urungkan melihat kondisi istrinya yang sangat lemah.


"Mi...." panggil Andra.


"Mami, .... jangan melamun.." tegur Alex.


"Papi... hiks..hikss..." tangis Aya pecah.


"Ada apa sayang?" tanyanya dan memeluk erat Aya.


"Ma... maafkan ak..aku" ucapnya tergugu


"kenapa ?" tanyanya lagi.


"maaf aku gabisa jaga calon baby kita..hiks ..hiks" tangisnya


"anak kita baik-baik saja" ucap Alex dan diangguki oleh semua orang yang ada diruangan itu.


"benar??" ucapnya memastikan.


"Benar sayang" ucap Mama Mila.


"Selamat ya sayang" ucap Mommy Ica.


"Selamat Aya/Kak Ay" ucap Ellie dan Ghea bersamaan.


"Selamat Bro" ucap Geo,Tian,Bimo dan Bian kompak.


udah ke paduan suara kompakan hehe...


"Telima tasih " jawab Andra dan Lia bersamaan.


Mereka diruangan itu tertawa mendengar jawaban pasangan bocil. Yups, Lia terus menempel pada Andra... kemana Andra disitulah ia berada.. sungguh Lia ini menggambarkan saya waktu kecil... tapi sayangnya saya dan dia tak berjodoh sehingga ia nikah sama yang lain hihihi....


CEKLEK....


"Daddy...Papa...." ucap Alex.


"Hei, kalian melupakan kami" ucap Papa Zidan dengan nafas terengah-engah.


"Hehe maafkan mama,pah" ucapnya malu.. ia lupa memberi kabar kepada sang suami.


"Lalu kalian,tahu kabar ini dari siapa ?" tanya Mommy Ica..


"itu......" tunjuk Daddy Rico kepada Papi Amdani dan Ayah Gibran yang baru datang.


*********


Happy Reading...


janlupa like, komentar dan share ke teman-teman kalian.

__ADS_1


__ADS_2