MENCINTAI DUDA BERANAK 1

MENCINTAI DUDA BERANAK 1
BAB 9


__ADS_3

Semenjak berangkat tadi, Geisha hanyut dalam lamunannya sedangkan Ellie ia begitu cemas dengan keadaan Gia yang tidak mau lepas darinya.


"Gei,...."panggil Ellie.


Merasa panggilannya tidak direspon oleh Geisha, Ellie pun memanggil kembali sampai ketiga kalinya barulah Geisha tersadar akan lamunannya.


"Lu kenapa?" tanya Ellie.


"Gue gapapa El" jawab Geisha dengan senyuman kecut.


"Kalo lu ada masalah cerita ke gue, gue ngibahin kok" Goda Ellie.


"Lu mah gitu nge entengin" tawa Geisha.


Tak lama dosen Killer masuk bersamaan dengan mahasiswi baru.


"Anak-anak kita kedatangan mahasiswi baru, dan kamu perkenalkan dirimu" titah Bian.


"Hallo, nama ku Akiranda Mira. Panggil Ira ya jangan kekira hehe.. aku pindahan dari kamar sebelah maksudnya kota sebelah hehe..."


salam kenal semua" lanjut Ira.


"Huuuuuuuuhhhhh, GARING!!!" teriak Sonya.


"Ngenalin diri apa jual diri lu" imbuh vivi


"Sok akrab lu" ketus Jian.


Yups, Sonya, Vivi dan Jian merupakan mahasiswi terpopuler di kampusnya dan juga Sonya merupakan anak Kepala Kampus. Yang menjadikan ia sebagai wanita yang angkuh dan sombong serta iri melihat kecantikan natural Ellie dan Geisha. Ia juga menyukai Pria yang bernama Dika pria yang beberapa hari lalu terus mengganggu Ellie. Dan itu semua yang membuat Sonya memusuhi Ellie.


"Diam kalian bertiga!!!"tegur Bian.


"dan kamu silahkan cari tempat duduk yang terenak ternyaman bagimu.." lanjut bian.


"Sama bapak boleh hehe..." jawab Ira cengegesan.


HUUUUUUUUUUUU...seru anak-anak.


Geisha dan Ellie hanya menatap Akira dengan seksama mereka merasa kenal denga wanita bertubuh mungil,berbadan ramping, dan berpipi chubby. Sedangkan Akira hanya tersenyum melihat teman masa kecilnya yang tidak mengenalinya.


Akiranda Mira anak dari pasangan Daddy Bryan Angkasa dan Mommy Citra Angkasa. Nama asli Ira adalah Almira putri Bryan Angkasa. Karena ada suatu hal yang mengharuskan Mira mengubah nama aslinya. Sejak kejadian, Mira dan kedua orang tuanya kehilangan sosok Ayunda Putri Bryan Angkasa yang baru berusia 3 bulan. Maka, orang tua mira mengantikan identitas putrinya agar tidak diculik oleh rekan bisnisnya.


"Hai......" sapa Ira kepada Geisha dan Ellie.


"Hai juga ra..." balas Geisha dan Ellie bersamaan.


Suasana kelas pun kembali tegang, karena yang mengajar dosen killer tapi kocak bagi yang sudah lama kenal. bagi yang baru tegangnya aja yang tahu heheh...


dikantor.....


"Maaf tuan, ibu dan bapak ini memaksa untuk masuk..." ucap Riska ketakutan.


"Hmm... biarkan saja" ucap Geo

__ADS_1


"Geo....." panggil Mita Mama Nita.


"Mama kesini mau minta tolong bebaskan Nita" sendu Mama Mita.


"Iya nak, dia tidak bersalah"imbuh pak Doddy.


"Mama tolong bebaskan dia, Nita tersakiti olehmu nak" melas Mama Nita.


"Bebaskan Nita ??HAHAHAHA" tawa Geo menggelegar.


"Iya nak, Dia wanita baik-baik" jawab Pak Doddy.


"Wanita baik-baik yang menusuk wanita kesayangan anakku ???" bentak Geo.


"Apa kau tahu putrimu gila,Nyonya Mita dan Tuan Doddy???" tanya Geo.


Bimo yang melihat Geo seperti menahan emosi pun duluan bertindak untuk mengusir orang tua Nita dari hadapan tuannya. Melihat Bimo yang ingin mengusir mereka, Mama Mita berlari ke arah Geo yang membelakangi mereka sambil mengeluarkan pisau kecil dan siap untuk menusukkan pisau itu ke arah Geo dan .....


Akkkkkkkkhhhhhhhhh........


Mama Nita yang menyadari bahwa ia salah menusuk Geo,ia merasa ketakutan. Sedangkan pak Doddy ia menarik Mama Nita dan segera keluar dari ruangan tersebut. Geo menoleh kebelakang, ia terkejut melihat Bimo sudah bercucuran darah dibagian perutnya.


Bughhhhhhhh........


"Bimmmooo... bimoo bangun" teriak Geo.


Riska yang sedang melirik orang tua Nita lari terburu-buru pun merasa aneh, tetapi ia mendengar ada keributan di dalam ruangan. ia pun segera masuk keruangan tuannya betapa terkejutnya iya melihat assisten pribadi tuannya bersimbah darah. Ia pun berinisiatif memanggil sekuriti untuk membopong assiten Bimo. Geo langsung menghubungi kedua orang tuanya.


tibanya di rumah sakit....


....


....


"Keluarga pasien ???"tanya dokter.


"saya dok, ada apa ???" tanya Geo.


"Beliau sudah melewati masa kritisnya, nanti beliau kami pindah kan kekamar rawat Inap" ucap dokter.


"Baik dok terima kasih".


Beberapa menit kemudian, datanglah Papi Amdani,dan Mami Chika sedangkan Gia ditinggalkan bersama Vika. Papi Amdani menanyakan bagaimana bisa terjadi penusukan. Geo pun menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.


"Kurang ajar Mita dan Doddy, sudah anak salah di bela minta dibebaskan " Kesal Papi Amdani.


"Geo akan laporkan ini ke pihak yang berwajib Pi" ucap Geo.


"Laporkan nak, biar jera orang itu" kesal papi Amdani.


"Lalu bagaimana keadaan Bimo ?"tanya Mami


"Bimo sudah melewati masa kritisnya mi"jawab Geo.

__ADS_1


"Oh syukurlah.. dia sudah menyelamatkan nyawamu nak" sendu Mami.


"Iya mi" jawab Geo.


"Gia, sama siapa mam ?" tanya Geo.


"Sama Vika" jawab Mami.


Disisi lain, Geisha dan Ellie kini berteman baik dengan Ira ya memang mereka temanan dari zaman bocah heheh....


Geisha dan Ellie berpamitan dengan Ira karena mereka akan langsung ke mansion Papi Amdani, Ellie ingin menjenguk Gia dan ingin membawanya jalan-jalan. Sedangkan Ira ia menaiki motor kesayangannya ia tidak menggunakan mobil. Setibanya di mansion....


"Nona sudah pulang...."ucap Maid.


"Ada apa???" tanya Geisha.


"Anu non, non Gia dari tadi menangis" ucap maid ketakutan.


"Dimana mereka ?" tanya Ellie.


"Dikamarnya tuan Geo nona" jawab maid.


"Kenapa dikamar abangku ?" tanya Geisha


Karena Geo tidak suka kamarnya dimasuki oleh orang lain selain orang tua, assisten, dan adiknya. Geo pasti akan mengamuk jika tau kamarnya dikunjungi orang lain.


"Gia sayang....." panggil Gia.


Gia pun menoleh dan berlari ke arah Ellie, sedangkan Geisha ia memarahi Vika karena dengan lancang masuk ke kamar abangnya. Ellie segera membawa Gia ke kamar Geisha karena takut Gia menangis kembali.


"Gia sudah makan sayang ?" tanya Ellie


"beyom mi"jawab Gia.


"Kita makan dulu ya sayang"ajak Ellie dan dibalas anggukan oleh Gia.


Mereka pun turun kebawa untuk mencari makan, sedangkan di kamar Geo. Vika dan Geisha masih beradu mulut. Tapi tetap saja Vika yang tidak tahu malu masih bertahan dikamar tersebut hingga terdengar suara bariton...


"Apa yang kau lakukan di kamarku"teriak Geo menggelegar.


Vika yang asik berbaring pun terlonjak kaget, padahal baru saja ia mengatakan bahwa Geo yang mengijinkannya.


"Dia bilang kakak yang mengijinkannya masuk ke kamar ini bersama Gia" adu Geisha.


Tampak Vika ketakutan, ia merutuki kebodohannya sendiri karena menganggap Geisha tidak mengadu.


"Kapan aku mengijinkan orang lain masuk ke kamarku???" tanya Geo.


"JAWAB !!!!" bentak Geo dan itu berhasil membuat Vika ketakutan sampai berkeringat dingin.


"Pergi dari kamar ku!!!" usir Geo.


Tanpa menunggu lama, Vika langsung pergi begitu saja ia benar-benar takut dengan amarah Geo yang siap meledak ke Gunung meletus tus tus.. hehe.

__ADS_1


"Abang mau bersih-bersih dulu, kamu keluarlah" ucap Geo pada sang adiknya.


Tanpa mengucap sepatah katapun Geisha keluar dan mencari keberadaan sahabatnya dan ponakannya Gia.


__ADS_2