MENCINTAI DUDA BERANAK 1

MENCINTAI DUDA BERANAK 1
BAB 46


__ADS_3

"AYA....... AYA... KAMU DIMANA SAYANG!!!" teriaknya lantang.


Papi Amdani, Ayah Gibran, Daddy Bryan, Papa Dion, Papa Anjas, Tian Bian dan Geo menyusul Alex yang mencari Aya. Sedangkan Gio dan Bimo mengajak semua perempuan untuk pergi ke mansion tua milik Ayah Gibran. Ellie dan Geisha yang tengah hamil besarpun terpaksa mengikuti keinginan suami mereka masing-masing.


************************


Semua para lelaki mencari Aya, tetapi ditengah-tengah pencarian. Tiba-tiba ponsel Alex berdering.


๐Ÿ“ž.....+628*****


"Cepat angkat siapa tahu itu penculiknya"Teriak Bian. Alex mengangguk kemudian ia mengangkat telpon tersebut dan tak lupa mengaktifkan speakernya.


"๐Ÿ“žHalloo......" Jawab Alex.


"๐Ÿ“žTooo...toll...ong bang lexsss..." ucap seseorang disana.


"๐Ÿ“ž Ayaaa.... "Panggil Alex seketika mendengar rintihan suara Aya.


Tak lama terdengar suara...kesakitan yang luar biasa.


"๐Ÿ“ž........ Auhhhh sakittt... le..lepasss... lepasss" ucapnya ternyata sambungan telepon itu belom terputus dan itu digunakan Bian untuk melacak keberadaan ponsel yang digunakan Aya, entah bagaimana ia bisa menelpon.


Hingga mereka terkejut mendengar suara yang paling mereka kenal.


"๐Ÿ“ž.... dasar wanita j****...." ucap seseorang yang mengumpat disana.


"๐Ÿ“žCepat cari ponselku.... aku harus pulang sekarang,dan jangan biarkan wanita j**** kabur dari sini." ucapnya kepada anak buahnya. Dan tanpa ia sadari, beberapa pasang telinga mendengar percakapannya.


Sedangkan, Geo dan Papi Amdani segera mengerahkan anak buahnya untuk kelokasi yang dishare oleh Geo setelah, Bian mendapatkan lokasi dimana Aya disekap. Alex dan yang lainnya segera bergegas ketempat Aya disekap.


*******


disisi lain.


"๐Ÿ“ž........ Auhhhh sakittt... le..lepasss... lepasss" ucap Aya kesakitan ketika wanita itu menjambak rambutnya, untungnya ia cepat menyembunyikan ponsel wanita itu dibalik tempat yang ia duduki.


"๐Ÿ“ž.... dasar wanita j****...." ucap seseorang yang mengumpat disana.


"๐Ÿ“žCepat cari ponselku.... aku harus pulang sekarang,dan jangan biarkan wanita j**** kabur dari sini." ucapnya kepada anak buahnya.


"Baik bos." ucap anak buahnya.


Setelah kepergian wanita itu, anak buahnya mencari-cari ponsel wanita tersebut.

__ADS_1


"Ponsel Bos dimana nih?" tanyanya kepada temannya.


"Mana gue tau rud, kan bos marah-marah tadinya" jawab Dudung.


Tak lama terdengar suara langkah kaki menuju ruangan itu dan terbukalah pintu ruangan tersebut muncul seorang gadis muda dengan penampilan cantik menurutnya. Kedua anak buah tersebut menunduk hormat. Beda hal dengan Aya, ia sangat terkejut melihat wanita sebayanya muncul diruangan itu dan ternyata.....


"Kalian keluarlah sebentar aku ingin berbicara dengan tawanan kita"Ucapnya Sinis.


"Baik nona" ucap keduanya dan berlalu.


"Bagaimana ? apa kau menyukai tempat ini nona?" tanyanya sinis.


"Ke... kena..pa kau.. la..lakuin ini?" tanya Aya kepada wanita tersebut.


"Bla...blaa...blaaa..." ejek wanita itu.


"Sudahku bilang jangan berani-berani sama ku, kau itu gaada apa-apanya denganku" ucapnya judes.


"Bu... bukannya.. ki..kita sama.-sama pem..bantu di.. dirumah itu?" tanya Aya gemetaran ia sangat ketakutan ketika wanita itu mengacungkan pisau kecil ke arah wajahnya.


"Pembantu ??? hahhahaah.... aku adalah Nyonya Geora dirumah itu hanya saja wanita s***** itu yang merebutnya" ucap wanita itu ,yang tak lain adalah Tyas.


Ia merubah penampilannya menjadi sangat cantik dan menawan menurutnya untuk menarik perhatian Geo.


Ketika Tyas ingin menggoreskan pisau ke wajah Aya tiba-tiba...


"APA YANG KAU LAKUKAN WANITA GILA!!!"teriak lelaki itu.


Tyas pun berbalik kearah suara tersebut, ia melihat Brian dan Vika disana. Ia segera berdiri dari jongkoknya dan berjalan kearah kedua pasangan itu.


"Kakak...... aku hanya ingin membuat luka kecil di wajahnya." Ucap Tyas dengan manja.


"Apa kau pikir dengan melukainya Geo akan berpihak kepadamu? ingat yang kita sekap harusnya istri Geo bukan wanita itu" ucap Brian seraya menunjuk kearah Aya.


"Benar apa yang dikatakan Kakakmu" ucap Vika.


"Diamlah kau wanita iblis..."Teriak Tyas kepada Vika. Ia sangat tak menyukai kakak iparnya ini. Selalu menyuruhnya ini dan itu, ....


Yupss, setelah kejadian beberapa tahun yang lalu Vika dan Brian pergi meninggalkan negara ini dan kembali kesini untuk menghancurkan keluarga Geo yang didengar bahwa Geo semakin berjaya dan hal itu membuat Brian tak senang. Ia juga meminta bantuan adik kandungnya untuk menyamar dikeluarga tersebut dengan identitas yang dipalsukan begitu juga dengan Brian dan Vika mereka telah melakukan operasi plastik dan menggantikan identitasnya agar tak dikenali oleh orang-orang. Mereka sudah dua bulan menetap kembali ditempat ini. Setelah Vika melahirkan anak keduanya,Saat ini kedua anak Vika dan Brian dititip ke orang tua Brian dan adik tirinya. Anak tertua Brian dan Vika berumur 3 tahun, sedangkan yang bungsu berumur 11bulan.


"Sudahlah kalian jangan bertengkar dulu, kita tinggalkan dia disini, seseorang mengatakan bahwa para perempuan dimansion itu pergi ke mansion tua milik Ayah Ellie. " ucap Brian.


"Apa yang harus kita lakukan?" tanya Vika dan Tyas bersamaan.

__ADS_1


"Kita harus pergi kesana, aku sudah mengatur semuanya dan wanita ini kita apakan?" tanya Brian kepada istri dan adiknya.


"Tempat ini aman kan?" tanya Vika.


"Aman, sebagian anak buahku akan berjaga disini" ucap Brian.


"Baiklah, kita istirahat dulu biar anak buah kita yang menjalankan aksinya" ucap Brian seraya meninggalkan mereka disana dan diikuti Vika.


"Dasar sampah!!!" ucapnya seraya menampar pipi Aya, Aya yang terlelap tiba-tiba terbangun akibat tamparan keras itu. Ia meringis seraya melihat ada tetesan darah jatuh mengenai pakaiannya.


"Aku akan membuatmu menderita, Aya..."ucapnya berlalu.


Melihat Tyas sudah pergi, Aya mencoba menelpon Alex menggunakan ponsel wanita itu. Beberapa kali ia meringis.


"๐Ÿ“žtut.... tuttt...."


"๐Ÿ“žHallo......."ucapnya.


"๐Ÿ“ž.........."


"๐Ÿ“žTolong..." ucapnya seketika pandangannya menjadi gelap gulita dan......


***********


"๐Ÿ“žHalloo... Hallo... Aya...Hallo..Aya" teriak Alex. Ia begitu khawatir dengan keadaan Aya..


"Ada apa?" tanya Papi Amdani.


"Aya tuan barusan meneleponku kembali" ucapnya Panik.


"Kamu tenang lex, anak buahku sudah berada disana dan mereka telah mengepung daerah itu" ucap Geo menenangkan Alex.


"Apa Aya akan baik-baik saja "ucapnya sendu.


"Pasti lex," Ucap Tian.


Ia paham bagaimana Alex takut kejadian dimasa lalu kembali lagi. Ia tak ingin melakukan kesalahan yang membuat seseorang meninggalkannya untuk selama- selamanya.


"Tenang lex, kita akan balas mereka semua"Ucap Papi Amdani. Ia sangat tahu bagaimana terpukulnya seorang Alex Dirgantara.


Alex Dirgantara adalah anak pasangan Mommy Ica dan Daddy Rico. Alex memiliki adik perempuan bernama Tamara Dirgantara. Tamara merupakan sahabat kecil Geisha,Ellie dan Almira. Tapi sayang sampai saat ini Tamara tidak tahu dimana keberadaannya, sedangkan kedua orang tuanya masih mengalami koma sampai saat ini. Maka dari itu, Alex sangat-sangat takut kehilangan orang-orang terkasihnya termasuk Aya, gadis yang berhasil membuatnya terpesona.


*******Happy Reading, All*****

__ADS_1


__ADS_2