
**HAPPY WEEKEND &HAPPY READING**
Semenjak malam perayaan ulang tahunnya sekaligus acara pertunangannya, Ghea dan Bian semakin lengket. Apalagi Ghea sekarang sudah lulus SMA, dan akan mendaftar kuliah dikampus tempat kekasihnya mengajar.
Siang itu, di mansion Papi Amdani. Kini mereka berkumpul untuk makan siang bersama guna mempererat tali keluarga berbesanan. Dan tak lupa pasangan baru, Alex dan Aya yang kini menjalin hubungan asmara setelah malam dimana mereka ikut merayakan ulang tahun sekaligus pertunangan antara Ghea dan Bian.Serta tak lupa hubungan mereka disetujui oleh para keluarga berbesanan itu,dan membuat seseorang iri karena ia tak memiliki kesempatan untuk memilih pria yang ada diantara mereka.
"Ini nggak bisa dibiarin, enak saja dia bisa makan satu meja dengan keluarga terpandang itu"ujarnya.
Begitulah ucapannya, ia melihat mereka senang dan bahagia.. apalagi ia sangat iri kepada teman sejawatnya...Gio yang tak sengaja menatap kearah sosok yang bersembunyi dibalik tembok dapur,mengkerut dahinya heran, apa gerangan orang itu. Apa yang ingin ia lakukan? tapi ia ditegur oleh istrinya sedangkan baby Rora mereka letakan di kursi roda khusus bayi ditengah-tengah mereka berdua.
"Sudah biarkan saja, selagi tak mengganggu kita " tegur Chintya.
"Hm, iya bund" jawab Gio.
Mereka makan dengan khidmat..tanpa ada yang berbicara. Keheningan di ruang makan membuat Tyas panas hati, ia sangat kesal dan iri melihat Aya berada ditengah-tengah mereka, hingga ia dihubungi seseorang dan takut didengar oleh keluarga itu, Tyas memilih pergi ke area belakang. Sesampainya di area belakang Tyas pun mengangkat telfon tersebut.
"📞Hallo.... ada apa nona?" tanyanya.
"📞...........!!!"
"📞keluarga itu sedang makan siang,nona" jawabnya.
"📞.........."
"📞Baik non, saya akan lakukan..." ucapnya seraya menahan kesal dalam hati.
Setelah sambungan telepon terputus Tyas kembali ke paviliun yang berada di area samping halaman belakang. Tanpa ia sadari ada sepasang mata yang menatapnya heran dan curiga.
"gadis itu kenapa ya? kok mencurigakan sekali?"ucapnya.
Wanita paruh baya itupun meninggalkan halaman belakang menuju dapur utama.
**********
"Amdani, Chika dan yang lainnya kami sekeluarga pamit undur diri ya" pamit Daddy Bryan
"Loh, tidak menginap disini lagi,Yan?" tanya Papi Amdani.
"Kami sudah lama meninggalkan rumah,Dan" jawab Daddy Bryan.
"Ia rumah tidak ada yang mengurusnya" timpal Mommy Citra.
"Bukannya ada Bibi dirumahmu?" tanya Mami Chika.
"Kebetulan bibi lagi cuti, karena cucunya sakit dan anaknya ya, you knowlah" ucap Mommy Citra.
"Belum tobat-tobat juga anaknya. Ckckck" ucap Mami Chika.
"Baiklah, kami pulang dulu ya."pamit Daddy Bryan. Mereka sekeluarga pun pulang.
Setelah, keluarga Daddy Bryan dan Papa Dion pulang kini tinggallah keluarga Ayah Gibran,Papi Amdani, Papa Anjas dan juga keluarga kecil Celine dimansion itu.
Diruang keluarga...
__ADS_1
"Onti, Cia sekolah dimana ?" Tanya Gia kepada Mami Celine.
"Cia dia sekolah di TK *******. Kalo Gia dimana?" jawab Mami Celine
"Uiiii, sama lah"Ucap Gia senang akhirnya dia ada teman disekolah.
"Wah, bisa berteman nih nanti disekolah" ucap Mami Celine.
"Cia juga sekolah disana kak?" tanya Ellie.
"Iya dek, nanti bisa dong kita barengan antar jemput anak, hehe" Canda Mami Celine.
"Boleh dong" balas Ellie.
"Mami.... mami... dedek ompol "panggil Cia
"Waaaahh, adek ngompolll... huluh-huluh gantengnya mami ngompol dia..." Candanya.
"Dedek nompol bau ncis"Ucap Gia dan dianggukin oleh Cia.
"Bukan ncis sayang, bau pesing" ralat Ellie
"O itu mi maksudnya"ucap Gia.
"Eh, udah sore ini nak. Mandi dulu gih" titah Ellie kepada Gia.
"Ia sudah sole, ayo Cia tita belenang" ajak Gia.
"Emang Gia bisa berenang?" tanya Mami Celine
"Kalo gabisa berenang yang jagain siapa? mandi di kamar mandi saja ya"Ucap Mami Celine.
"Tapi tita mau belenang onti, kan Cia?" ucap Gia sembari menyiku Cia.
"Iya mami, tita mau belenang bial tegal" jawab Cia penuh harap.
Mami Celine bingung bagaimana caranya agar Gia dan Cia mau mandi di kamar mandi, beda hal dengan Ellie ia yang kebetulan melihat suaminya menghampiri dirinya dan yang lain pun memiliki ide.
"AHAAAA !!!" ucapnya mengagetkan Mami Celine.
"Isss, ada apa dek?" tanya Mami Celine sambil mengelus dadanya.
"Abangggg...." panggil Ellie ketika Geo sudah dihadapannya.
"Ada apa sayang?" tanya Geo.
"Ini, Gia sama Cia kan El suruh mandi tapi mereka mau berenang, abang ikutan mandi ya sekalian ikut mereka berenang gitu, kan Gia sama Cia belum pandai berenang takutnya tenggelam."Ucap Ellie panjang x lebar.
"Iya Ge, sekalian Lu ajak Candra deh. sekali-sekali loh" rayu Mami Celine.
Mendengar hal itu tentu saja membuat Geo harus mandi kedua kalinya. Matanya tak sengaja melihat Candra dan yang lainnya,Ia pun memanggil Candra dengan semangat.
"Cannnndraaa...."Teriaknya
__ADS_1
"Ohoiiiii...... ada apa nih?" tanya Papi Candra.
"Dapat jajan kah?" celetuk Bimo
"Bagi-bagilah "ucap Gio.
"Yohhhhh...... gue panggil Candra itu mau ajak dia berenang bareng bocil, Lu pada mau ikut?" tanya Geo.
"WHATSSSS??!!!" Teriak ketiganya bersamaan.
"Papi, ayo tita belenang. Cia mau belenang sole-sole gini" rengek Cia kepada Papi Candra..
"Eh busettt dahhh, ni bocil"Celetuk Papi Candra.
"Papi...."Panggil Mami Celine dan Papi Candra paham akan kode itu, ia tak ingin karena tak menemani anaknya Ia harus dihukum tidur diluar dan itu oh no, ia tak mau.
"Ba...baiklah mami" jawab Papi Candra.
"Holeeeeeee, tita belenang."Teriak Cia dan Gia bersamaan.
"Lu berdua ikut juga"Ucap Papi Candra kepada Bimo dan Gio.
"Eh, kita kan belum ada bocil yang bisa diajak berenang. kan Gio?"ucap Bimo menyiku Gio
"Unkel duga mandi dong itut tita"Celetuk Gia.
"Oh tidak"Ucap Bimo mengusap wajahnya.
Sedangkan Gio ia pasrah, karena tak sengaja melihat mata adiknya melotot kearahnya. Candra dan Geo kompak bertos ria. Mana berani mereka melawan istrinya masing-masing yang ada mereka tidur diluar sebagai hukuman. Hihihi... tidak mau dong.
Mami Celine yang melihat itu hanya terkekeh lucu melihat Suaminya dan suami Ellie bertos ria dan itu diikuti oleh Gia dan Cia.
"Baby Cio, kalo udah besar nanti mandinya bareng anak tante ya"Ucap Ellie kepada Baby Cio.
"Hihi ia aunty"Jawab Mami Celine dengan suara khas baby.
Tak lama muncullah ibu hamil dan ibu satu anak. Sedangkan ibu hamil dengan wajah bantalnya dan ibu satu anak sepertinya baru selesai memandikan anaknya.
"Hallo, anak Ayah" sapa Gio.
"Hallo ayah" jawab Bunda Chintya dengan suara khas baby.
"Udah wangi banget mau kemana?" tanya Gio.
"Mau main sama Abang Cio"jawabnya lagi.
"Wah, mau kencan dengan abang Gio dia ya" canda Gio dan mendapat tabokan dari sang istri.
Hahahahaha.... mereka yang disana tertawa terbahak melihat Gio di tabok oleh sang istri dan lebih lucunya lagi baby Rora tertawa khas baby.
**Hallo gaes....gimana kabar kalian???***
Selamat membaca, jangan lupa like dan koment ya.
__ADS_1
**Thank You,Guys**🖤