
Hallo, jangan lupa mampir gess..
Aku yang tak pernah merasakan bagaimana rasanya memiliki kekasih hati seperti kebanyakan orang-orang di dunia, yang setiap hari aku temui adalah orang-orang yang memiliki kekasih hati. Dan lebih membangongkan masa ia, aku yang belum pernah berpacaran menjadi sosok teman curhat yang menampung suka dukanya orang berpacaran ? tiap hari tiap waktu ada saja teman-temanku yang berkeluh kesah kepadaku, bukan hanya temanku tapi juga adik-adik tingkatku. Oh My God, apa aku ditakdirkan untuk menjadi tempat yang menampung suka duka orang berpacaran ?
Okey, langsung saja... kenalkan namaku Umbrella yang artinya payung yang menadah suka duka orang berpacaran hehehe... panggil saja namaku Ella aku memiliki teman yang bisa aku hitung pakai jari. Aku yang introvert dan pemalu yang membuat aku memiliki teman-teman yang terbatas, aku juga adalah mahasiswi tingkat akhir di unviersitas S (Rahasia). Jurusanku dan kehidupanku sangatlah berbeda walaupun aku lumayan menyukai tapi tetapku jalani dengan tenang. Tak banyak orang yang mengenalku karena aku tak pernah mengenalkan diri kepada orang-orang sekitar. Aku juga anak rantauan, asliku dari pulau seberang.
Suatu hari di sebuah gedung bertingkat terdapat beberapa pintu kamar penghuni gedung tersebut. Nampak seorang wanita tengah merangkul pundak wanita yang sedang menangis sesegukkan. Wanita ini telah bercerita panjang lebar kepada wanita yang merangkulnya.
Hiks... hiks....
“apa yang harus aku lakukan, Ella ? aku sudah berjuang untuk mencintainya seorang tetapi kenapa ia memperlakukan aku seburuk ini hiks.. hiks” tangisnya pilu.
“ Haduh, aku tidak tahu..... kamu nya saja sih yang mencintainya dengan tulus lalu apa yang benar ?” tanya Ella bingung.
“Akh, kamu mah gitu El.” rengek Vanny kepada Ella.
“Hehehe... cup..cup..cupp jangan nangis lagi, coba kamu tanyakan kepadanya apa yang ia inginkan darimu ? kenapa ia selalu menyakiti kamu yang sudah tulus mencintainya “ saran Ella.
Yups, Vanny adalah salah satu dari sekian wanita yang curhat kepada Ella, yang selalu menjadikan Ella tempat buang air mata sia-sianya. Ini adalah ke empat kalinya Vanny menangisi pacarnya Johan pria paling manis dimuka wanita galau seperti Vanny.
Vanny sudah diwanti-wanti oleh Ella untuk tidak sembarangan jatuh hati dan Ella sudah tahu bahwa Johan adalah pria manis dimuka wanita lemah seperti Vanny.
“Baiklah, nanti malam aku ajak Johan ketemuan dan menanyakan hal ini kepadanya” jawab Vanny yang masih sesegukkan.
“Ya sudah sana, tunggu apa lagi. Aku mau mandi mau makan, mau nonton IGTV kesukaanku.” ucap Ella ketus.
“Yeee... dasar JOMBLO akut” pekik Vanny.
“Gapapa sih, yang penting tidak menangisi pria-pria seperti mereka-mereka” ujar Ella sombong.
“Cih, dasar sombong” ucapnya ketus lalu bersiap untuk pulang dari kos Ella.
“Yo.. pulang sana” usir Ella.
__ADS_1
“B*ngsit lu” ucap Vanny menaiki motor kesayangannya dan..
BRMMMMM......
“Astagaaaa... motor woi motor dikondisikan “. teriak Ella kesal sekaligus kaget.
“teman curhat atau aku tempat penampungan suka duka wanita galau ?” tanyanya dalam hati.
Ella pun langsung masuk ke kamarnya, untuk segera mandi. Ya begitulah keseharian Ella yang di ganggu oleh wanita-wanita galau karena cowok.
Jika ditanya apakah Ella pernah didatangi pria yang ingin curhat dengannya ? jawabannya ada. Dan lelaki itu adalah lelaki yang Ella sukai ketika Ella masuk kuliah di universitas S.
Namun, setelah tahu jika lelaki itu mencintai wanita lain Ella memilih memendam rasa itu, ya hanya rasa suka tidak lebih.
“mandi dulu deh, dari tadi tertunda gara-gara Vanny” keluhnya.
Ella pun pergi mandi sambil mencuci pakaiannya yang sudah ia rendam beberapa jam yang lalu.
“Huaaa rendamanku bau apek “ teriaknya kesal.
Selang beberapa menit Ella mandi, ia bergegas berpakaian karena ia sudah sangat lapar, karena Vanny dirinya harus menahan lapar dengan perut yang berbunyi-bunyi.
“Sabar cing, masak dulu aku nih. Mana mungkin makan mentahan.” ucap Ella mengelus-eluskan perut kesayangannya ini.
Ella yang memiliki tubuh yang lumayan-lumayan sedap dimatanya, memiliki tubuh yang ramping sedikit gemukan, berpipi tembem, berdada ya sedanglah menurutnya, tinggi badan 160 cm dan berat badan 46 kg, berkulit putih gading memiliki gigi ginsul disebelah kiri. Senyumnya yang manis dan membuat orang iri kepadanya. Tapi sayang JOMBLO,itu kekurangannya.
Akhirnya sesi masak- memasak Ell sudah selesai, ia dengan segera memakan hasil masakannya hari ini, walaupun sederhana tapi mengenyangkan.
Trinnnnnnnnggggg ( anggap aja dering ponsel).
“Adehh, baru juga makan udah ditelpon.” ucapnya seraya mengambil ponsel diatas nakas meja belajarnya.
“Ckckck... momsky telepon lagi.” ujarnya dan ia langsung menggeserkan icon hijau.
“Hallo, ma...”
__ADS_1
“lagi apa kamu ? udah makan ?”tanya sang mama kepada Ella
“Ini, masih makan kita” jawab Ella sambil mengunyah makanan.
“Apa sayurmu ?” tanya Mama
“Seperti biasa... makanan empat sehat lima sempurna” jawabku santai.
Sedangkan Momsky mamanya Ella, hanya tertawa mendengar jawaban anaknya. Ia pun, memberikan petuah panjang kali lebar kepada anak gadisnya Ella. Begitu pun, Ella yang hanya mengiyakan petuah dari momsky.
40 menit kemudian.
“Akh, lega......” ucapnya setelah obrolan dengan sang momsky selesai.
“Cuci pakaian lagi lah ini, takut berbau apek” ucapnya seraya berjalan dan meletakan ponselnya diatas nakas meja belajarnya.
Ella mencuci pakaian sembari bernyanyi lagu kesukaannya, ia bernyanyi dengan sangat menghayati sampai ia selesai mencuci dan menjemur pakaiannya dikamar mandi dan agar pagi hari besok ia bisa menjemurnya di halaman belakang kos tanpa pakaian basah yang menetes dilantai.Setelah itu, Ella mencuci piring dan wajan kotor bekas ia gunakan memasak tadi.
“Uh, sudah selesai” ucapnya sembari mengambil ponsel diatas nakas dan menuju kekasur untuk rebahan.
Ting.. sebuah pesan masuk di ponsel Ella.
Ella pun segera membaca pesan tersebut, ia terkaget-kaget melihat pesan dari beberapa temannya yang ingin curhat kepadanya salah satunya adalah Vanny yang ternyata diputusin pacarnya.
“Hadeh, mak.... yauda sih kalau udah sakit jangan dipaksain”. omelnya sambil membalas pesan Vanny.
“Susah sih, bilangnya kalau bandel seperti ini”. lanjutnya membalas pesan Vanny.
“Kalau masih menangis, pergi ke loteng kamar dan teriaklah sekuat tenaga.” balasnya lagi.
“sudah berulang kali, masih saja di pertahankan” ucap Ella kesal.
“TINGGALKAN DIA !!!!” balas Ella dengan Caps Lock.
Sementara disisi lain, Vanny menangis sesegukkan. Ia menunggu Johan ditempat biasa tapi Johan sama sekali tidak kunjung datang menemuinya dan hal itu membuatnya sakit hati dan yang lebih sakit adalah ketika ia pulang, ia bertemu Johan sedang berduaan dengan wanita lain. Siapa lagi kalau bukan seniornya yang paling sombong sejagat raya dikampus.
__ADS_1