
"Iya gapapa sayang, hal wajar untuk ibu hamil"jelas bunda.
disekolahan Ghea.
Setelah berpamitan kepada sang ayah, Ghea turun dari mobil dan melangkah menuju gerbang sekolah karena ia meminta ayahnya untuk menurunkannya tak jauh dari sekolahannya. Ketika hendak melangkahkan kaki ke kelas, tiba-tiba Ghea dihadang kakak kelasnya.
"Eh, Lu yang namanya Gheallie ?"tanyanya. Ghea hanya menautkan alisnya. Ghea terkenal gadis cuek dan di sekolahnya, ia tidak menanggapi lawan bicaranya. Hingga Kakak kelasnya itu meminta teman-temannya untuk memegang kedua tangan Ghea.
"Sedikit aja lu berdua sentuh gue, jangan salahkan gue kalo tangan lu pada gue patahin" Ucap Ghea aura dinginnya keluar.
"Cepat pegang tangannya"perintah Rahel.
Ketika, Ika dan Ima hendak memegang tangan Ghea. Ghea sudah lebih dulu melintir tangan keduanya hingga keduanya menjerit kesakitan.
auhhhh.....!!! rintih Ika dan Ima.
Ketika Ghea menekankan tangan keduanya.
"Kan udah Gue bilang apa pada dadal sih dibilangin juga". ucapnya sambil mendorong keduanya.
"Aaaa sakittt..."ucap Ika kesakitan.
"Lemah lu berdua" sarkas Rahel.
"Awas Lu Ghe,...!!!" ucap Rahel lalu pergi dan diikuti kedua temannya.
"Hahaha cuma segitu aja" ledek Ghea.
Hal itu membuat Rahel geram karena tidak bisa memberi pelajaran kepada Ghea. Ia sudah lama melihat Ghea yang berdekatan dengan pria yang dia sukai, siapa lagi kalau bukan Dionsi Andika Pratama ketua tim basket SMA BAKTI SURYA yang biasa dipanggil Dion.
Dion adalah saudara sepupu Ghea, Mama Dion adalah adik kandung dari Bunda dinda. Itu mengapa mereka sangat dekat bahkan satu sekolah mendukung mereka jika mereka memiliki hubungan spesial. Tidak ada yang tahu bahwa mereka adalah sepupuan karena mereka juga tidak mengumbar apapun yang ada pada mereka.
__ADS_1
"Wuii, muka cemberut gitu ngapa ?" tanya Dian.
"Gapapa, di "jawab Ghea.
Diansi Putri Pratama adalah adik kandung dari Dion, sepupu Ghea. Ia satu kelas dengan Ghea dan duduk bersebelahan.
Selama pelajaran di mulai, Ghea maupun Dian sangat fokus dengan apa yang tengah dijelaskan oleh gurunya.
disisi lain...
"Mom, ..... "Panggil Bian.
"Ia nak"jawabnya.
"Mommy kenapa ? dari kemarin-kemarin melamun terus ?"tanyanya.
"Gapapa nak, mommy kangen sama ayunda"jawabnya sendu, ia kangen dengan anaknya, sudah beberapa hari ini ia tidak bertemu Chintya. Bahkan ketika mereka berkunjung kerumah Ayah Gibran. Chintya tidak ada dirumah.
"besok kita ke rumahnya ya mom, biar mom nggak sedih lagi."Hibur Bian. Mom Citra hanya menganggukkan kepalanya saja ia benar-benar rindu kepada Chintya entah mengapa ia merasa Chintya adalah anaknya yang hilang jika hal itu benar bahwa Chintya adalah anaknya ia sangat bersyukur anaknya menikah dengan anak sahabatnya.
Setelah pulang dari rumah Ellie, Geisha balik ke mansion. Sesampainya dirumah ia bertemu dengan Bimo. Geisha pergi ke kamarnya tanpa menyapa bahkan tak melirik sedikitpun ke arah Bimo yang sedang menatapnya heran.
"Geisha, kenapa ?" tanyanya dalam hati.
sesampainya dikamar, Geisha menghempaskan badannya ke kasur kesayangannya. Perlahan matanya terpejam, sekelebat pernyataan Bimo terlintas dipikirannya.
"HHHHHHHHAAAAHHH.... kenapa mikirin dia lagi dia lagi sih" teriak Geisha.
"Berendam dulu kali ya,biar seger hehe"lanjutnya.
Malam hari suasana di mansion papi amdani mendadak sepi, ya karena Papi Amdani dan Mami Chika sedang pergi keluar kota,sekarang tinggallah Bimo, Geo dan Geisha saja. Kalau ditanya dimana Gia ia sedang menginap di rumah calon mommy nya.
__ADS_1
"Gue duluan ya, ngantuk. Abang duluan dek selesaikan makanmu" ucap Geo dan berlalu dari ruang makan.
sedangkan Bimo,ia melirik kearah Geisha sedangkan yang dilirik pura-pura tak tahu. Setelah selesai makan, Geisha berniat meninggalkan ruang makan tetapi Bimo mencegahnya.
"Ge, Abang mau ngobrol sebentar"Ucap Bimo
"Abang tunggu di ruang keluarga"Lanjutnya.
"Sorry, Gue ngantuk lain kali aja "Jawab Geisha.
"Abang mau sekarang" tegasnya.
Geisha hanya menghela nafas, ia benar-benar tak menyukai hal ini.
skippp ruang keluarga.
"Kamu kenapa menghindari abang?" tanyanya
" B aja"jawab Geisha.
"Ge, Lu ga biasanya ke gini sama abang, Lu kenapa sih?" tanya Bimo. ia sangat penasaran dan juga kesal terhadap sikap Geisha.
"Udah ih kalo mau tanya itu doang,Gue ngantuk"Ucapnya dan ingin beranjak dari duduknya.
"Gue masih ngomong sama lu, Lu ada masalah apa sama Gue??"Tanya Bimo.
"Gue salah apa sama lu?"
"Gue minta maaf gue ninggalin lu di taman, bukan maksud gue....
belum selesai Bimo berbicara, Geisha memotong pembicaraannya...
__ADS_1
"Apa ??? Gue ngajak lu jalan berdua tapi apa Lu ajak gebetan lu pergi,kemudian Gue lu tinggalin. Gue duduk nungguin lu 1 jam di tepi taman, sedangkan lu dengan enak-enaknya nyatain cinta sama gebetanlu, dan lu nggak sadar ada hati yang tersakiti. Gue pengen ada waktu dengan lu, di tapi ahhhh !!!!.... Lu bikin Gue sakit hati, Lu ga mikir perasaan Gue. Gue sayang sama lu, bukan sebagai Kakak Gue tapi sebagai kekasih gue,tapi lu anggap gue dan lu..... hiks..hiks... GUE BENCI LU BIMOO ... BENCI... Hiks..hiks..." Ucap Geisha dengan emosi. Setelah mengucapkan itu semua, ia berlari menuju kamarnya sedangkan Bimo ia terpaku dengan penuturan Geisha yang menyukainya ? tapi ia menyalah artikan perlakuan sayangnya ?.
Mereka tak sadar jika ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka, siapa lagi kalau bukan Geo, niat hati ingin pergi ke dapur tapi hal tak terduga ia mendengar isi hati adik kandungnya sendiri yang menyukai sahabatnya.. Ckck tragis kali kao.:) setelah itu Geo bergegas ke kamarnya sedangkan Bimo ia pergi dari mansion menuju apartemennya.