MENCINTAI DUDA BERANAK 1

MENCINTAI DUDA BERANAK 1
BAB 32


__ADS_3

"Apa mereka disini ?"tanya Papi kepada anak buahnya.


"Mereka ada di gedung itu,tuan" jawab Alex.


"Baiklah, kita bagi tugas" ucap papi Amdani.


"Baik Pi/om/Tuan " ucap mereka serentak.


Mereka pun mengambil posisinya masing-masing. Tian dan Gio yang akan menolong Almira, Bian dan Geo mengambil arah kiri- kanan gedung dan dibantu oleh anak buahnya, sedangkan Papi Amdani, Ayah Gibran, dan Daddy Bryan bersama Alex kesisi lainnya untuk mengecoh para penjahat.


********


"sudah seharian lo di sini tapi keluarga lo belum bisa menemukan diri lo ck...ck..ck apa lo benar anaknya atau hanya........" ucap wanita itu sambil memainkan pisau yang ada ditangannya.


"hanya apa.....???"tanya Almira lemas. Ia masih berharap keluarganya cepat menemukan keberadaannya kalau tidak ia tidak tahu bagaimana lagi,badannya sudah terasa sakit dan perih banyak luka dimana-mana.


"sudah lemas masih aja bandel, udah gue bilang jauhin Tian dia milik gue" ucap Tiara yang dibalas kekehan oleh Almira. Ia baru tahu bahwa Tiara ini merupakan anak seorang wanita yang pernah membuat Mommy nya koma di masa lalu hanya karena Daddy nya yang menolak wanita itu.


"Siksa dia....."perintah Tiara pada anak buahnya.


"Bos, apa boleh kami mencicipi tubuhnya ?" tanya salah satu anak buahnya.


"Terserah kalian,Gue nggak peduli!!!"ucapnya.


Mendengar hal itu,anak buahnya sangat senang dapat mencicipi tubuh gadis cantik tersebut sedangkan Ira, ia semakin ketakutan ia tak ingin dinodai apalagi tubuhnya sekarang sudah terluka,pakaiannya sudah acak-acakan. Kedua pria itu mendekat kearah Almira. Tiara keluar dari ruangan itu meninggalkan Ira bersama kedua anak buahnya. Tapi, ia tak menyadari bahwa tempat itu sudah dikepung oleh anak buah Papi Amdani dan Geo.


"jaa.... jangan... hiks.. ku mohon jangan.... ja... jangan mend..mendekat... " ucapnya ketakutan.


"Hai, nona manis kita bersenang-senang terlebih dahulu hehehe" ucap salah satu pria itu.


"Jangannnn... pergiii... pergi .. menjauh dariku !!! " teriak Almira.


********


"Almira disekap diruangan mana ?" tanya Tian kepada Gio.


"Mana Gue tahu, Ayo kita cepat mencari. Apa perlu kita berpencar ?" tanya Gio kepada Tian.


"Ayo, Lu kesana Gue kesana " ucapnya.


"Okeh".

__ADS_1


Mereka pun segera berpencar namun, belum sempat berpencar mereka mendengar teriakan seseorang yang mereka kenal. Tian dan Gio saling berpandang dan akhirnya menuju kearah suara tersebut dengan sedikit tergesa-gesa begitu juga dengan beberapa anak buah yang mengikuti mereka. Tiba saat didepan pintu ruangan tersebut,terdengar rintihan kesakitan. Tian sangat tidak sabar segera mendobrak pintu tersebut dan....... pemandangan yang sangat membuat hatinya meledak-ledak .


"BRENGSEKKKKKKKKK !!!!!!!!!"teriaknya.


tanpa babibu ia membabat penjahat tersebut dan dibantu oleh anak buah yang mengikuti mereka berdua. Sedangkan Gio, ia membantu Almira yang terlihat mengenaskan dengan pakaian yang terbuka. Gio melepaskan kemejanya dan memakaikannya kepada Almira. Hatinya berdenyut nyeri melihat tubuh sang adik ipar yang banyak luka. Almira yang masih sadar sangat bersyukur kekasihnya dan kakak iparnya datang tepat waktu dan untung saja kedua penjahat itu belum sempat menyentuh dirinya.Bagaimana jika ia sudah disentuh oleh kedua penjahat itu apa Tian akan tetap menikahinya. Karena tubuhnya yang lemas Almira tak sadarkan diri. Gio segera memanggil Tian dan mengajaknya untuk segera ke rumah sakit karena Almira sudah tak sadarkan diri. Mereka pun bergegas, sedangkan anak buah mereka menghabisi kedua penjahat tersebut.


"Aiii.... bangun" ucap Tian sambil menepuk-nepuk pipi Almira. Ia merasa tidak berguna, tidak bisa menjaga kekasihnya dengan baik hingga ia kecolongan.


sedangkan mereka yang masih digedung.


"Pi, Gio sama Tian sudah membawa Almira ke rumah sakit. " Ucap Geo


"Kita kesana sekarang" ucap Daddy Bryan yang tak sabar melihat keadaan anaknya dan dianggukin oleh semua orang. sedangkan Geo memerintah anak buahnya untuk mencari dalang dari semua ini.


Kemudian mereka pergi ke rumah sakit keluarga Bryan.


**********


"Apa sudah ada kabar,nak ?" tanya Mom Citra kepada anaknya.


"Belum mom, bang Gio belum telfon Tya " jawabnya.


"Huft, semoga ketemu. Mom sangat takut" ucapnya sedih mengenang ia harus koma dengan jangka waktu yang lama dan kehilangan Chintya ketika umurnya masih sangatlah kecil.


"enak ama onti ia tenapa peluk-peluk enda bawa Ia"ucap bocah itu sambil memegangi dot susu.


Oh,ya Gia awalnya tidur di kamar bersama sang Mommy tetapi karena ia ingin tidur bersama baby Aurora jadinya ia di bawa ke kamar Chintya.


"heheh cucu nenek ini, sini-sini" ucapnya kepada Gia.


"Enek, tatek ian mana ?" tanya nya.


"Lagi ada urusan diluar sayang" jawab Mom Citra.


"ulusan?" tanya Gia lagi.


"Ia urusan kerjaan sayang"jawab Mom Citra dengan gemes sedangkan Chintya menyusui baby Aurora.


"oo keljaan. bebi lola bangun udah sole" ucapnya melihat baby Aurora


"baby rora udah bangun sayang, hanya saja ia haus sama seperti kakak Gia" ucap Chintya.

__ADS_1


"Hehehe, ini dot ia... "jawab Gia.


"Gia habisin dulu susu nya ya biar kenyang, habis itu mandi sore. Okey" ucapnya Mom citra


"Oteh, enek tantik" jawab Gia dan segera menghabiskan susunya.


"Gia,sayang ayo mandi dulu " panggil Ellie.


"Oteh momi, Ia udah abis minum susu" jawabnya kepada sang mommy.


"Pintarnya anak mommy El."Puji nya pada sang anak


"Ayo kita mandi,sayang"lanjutnya. Ellie sedikit kesusahan untuk berjalan. Melihat hal itu Chintya menawarkan diri untuk membantu memandikan Gia.


"Biar, Gia kakak yang mandiin dek. Kasihan kamu kesusahan. Kamu tolong jagain Baby Rora disini bersama mommy ya" ucap Chintya kepada Ellie.


"Baiklah kak, Gia mandinya sama aunty Tya ya" ucap Ellie


"Siap Mom" ucapnya dan langsung menggandeng tangan Chintya sambil bernyanyi.


Melihat hal itu membuat Mom Citra sedikit terhibur dengan tingkah lucunya cucunya itu.


"Gia lucu banget ya,El. Pasti kamu terhibur dengan tingkahnya" ucap Mom Citra


"Iya, Mom. Ell sangat terhibur dengan semuah tingkah Gia. El bersyukur sekali bertemu Gia sampai El menikah dengan Bang Geo, rasanya gimana gitu hehe" ucapnya


"Iya Ell, kamu dan bayimu baik-baik?"


"Puji Tuhan, baik mom" jawab Ell yang masih bercanda dengan baby Rora.


"Mom, keluar ya mau liat Bunda dan Mami mu . Apa kerja mereka sore-sore begini" ucap Mom Citra seraya beranjak dari tempat tidur.


"Nggak tahu mom" jawab Ellie.


"Mom,keluar ya"pamitnya.


"Iya Mom" jawab Ellie.


*********†**********


Happy Sunday,Gaes... jangan Lupa beribadah.🙏🍂

__ADS_1


Jangan Lupa Like dan Koment sebanyak-banyaknya ya... aku usahain buat update teratur...sambil mengerjakan tugas penelitianku. Maaf kalo masih banyak kata perkata, kalimat perkalimat yang kadang membuat kalian bingung dan ga nyambung menurut kalian.


kalian bisa kasih saran dikolom komentar. okey!!!🖤


__ADS_2