MENCINTAI DUDA BERANAK 1

MENCINTAI DUDA BERANAK 1
BAB 67


__ADS_3

“Aduh, kenapa keluarga kita selalu dikirim barang ini sih” keluh Gia


“Iya nih, siapa dan apa maksudnya” ucap Lia garang


“Izi, heran deh hehe “ ucap Izi tertawa


“Heran kenapa dek?” tanya Icellie


“Tuh, liat....” tunjuknya kearah paketan ditangan Kakek Gibran.


Semua pun melihat kearah yang ditunjuk Izi dan........


BLAMMMMMMMMMMM !!!!


************* Happy Reading********


“Apa mereka sudah menerima kiriman dariku ?” tanya lelaki itu kepada assistennya.


“Sudah Tuan.” jawab Assistennya.


“tapi kenapa dari sekian kirimanku belum ada yang menghubungiku ?” tanya lelaki itu kesal.


“Saya tidak tahu, tuan “ jawabnya datar.


“Ah, ngomong sama kamu sama aja gila” ucapnya kesal dan pergi meninggalkan assistennya yang tanpa diketahui olehnya tersenyum sinis.


Disisi lain.


“Izi... “panggil sang Mommy.


“Iya mom, ada apa ?”tanya Izi


“Kenapa kamu bisa mengenal kode itu ?” tanya Mommy Ellie yang masih penasaran dengan anaknya.


“Oohhh itu, hanya ada seseorang yang memberi tahu kode itu kepada Izi dulu” jawabnya santai.


“kode apa ? dan siapa orang itu ?” tanya Mama Geisha kepada Izi.


“Izi........ SEBENTAR !!!!” pekiknya ia meminta kembali paketan itu, Namun Daddy Geo yang penasaran. Meminta semua bodyguard yang ada diruangan itu untuk mengambil semua kiriman paketan yang mereka terima selama dua tahun ini.


“Zicco, tolong perintahkan semua bodyguard untuk mengambil semua paketan yang kita kumpulkan selama dua tahun ini, kita akan membongkarkan semuanya di ruangan utama.” perintahnya.


“Baik Tuan” jawabnya tegas.


ia segera mengundurkan diri, memerintah rekannya untuk kemarkas guna mengambil semua kiriman paketan dari orang tak dikenal.


“ini.... ini dia orangnya mom, dad.” ucap Izi setelah kembali dari kamarnya.


Ia membawa sebeuah album foto dan tak lupa buku catatan yang sangatlah kecil berisi kode-kode rahasia. Semua yang melihat itu, langsung mengerumuni Izi untuk melihat apa isi didalam itu.

__ADS_1


“i... iini....” ucap Ica terbata dan tubuhnya gemetaran.


Semua yang ada disana dibuat panik oleh keadaan Ica yang gemetaran. Gadika yang pulang setelah meeting selesai segera menghampiri Istrinya Ica.


“ada apa dengan Ica ?” tanya Gadika panik.


“Mommy tidak tahu, dik” ucap Mom Ellie panik.


Hiks.. hiks..


“Bang Dika.... i..iinii.. lihat.. li..lihat...” ucapnya sesegukkan memberikan tanda itu kepada suaminya.


Dika pun, meraih kertas itu dan seketika ia membulatkan matanya, ia masih tak menyangka tanda itu masih ada sampai sekarang. Ia pun bertanya siapa yang menyimpan kertas-kertas ini.


“Siapa yang simpan kertas ini ?” tanya Gadika.


“Aku bang” jawab Izi.


“Kamu dapat ini dari mana ?” tanya Gadika lagi.


“Dari temanku dan dia mengajari aku tanda-tanda ini”. jawabnya santai.


“Apa ia masih menghubungimu ?” tanya Gadika.


“Sudah setahun ini, bang dia sudah tidak lagi menghubungi Izi. Terakhir dia memberitahukan bahwa ia sudah menikah, mungkin sudah punya anak.” jawab Izi bingung.


“Ada apa ?” tanyanya lagi


“Dik, bawa Ica kekamar kalian... ajak Ica istirahat” titah Daddy Geo.


“Baik, Dad.” jawabnya segera membopong tubuh istrinya.


Setelah kepergian Ica dan Dika, Zicco dan beberapa pengawal datang membawa kardus-kardus besar yang penuh dengan paketan yang dikirim dua tahun ini.


“Tuan, kardusnya kita bawa diruang utama sebelah mana ?” tanya Zicco kebingungan.


“Oh, sebelah kiri bawah tangga” ucap Daddy Geo.


“Baik, tuan.” jawab Zicco.


Semua pengawal bergotong royong membawa semua kardus tersebut keruang utama sebelah kiri bawah tangga. Tak lupa Daddy Geo meminta anak dan menantu laki-laki untuk segera pulang dan berkumpul di ruang utama kiri.


“Dek......” panggil Gia


“Iya kak.” jawab Izi.


“ ini kode apa ?” tanya Gia menunjukkan sebuah kertas kecil yang sudah usang.


“ini.........” Izi sempat berpikir lama, ini kode apa.

__ADS_1


“Ini juga kode apa ?” tunjuk Icellie yang juga kepo dengan kode-kode tersebut.


“ooo oo ini ini...” teriak Lia.


“bukannya ini, potongan baju bayinya Kak Ica yang hilang ?” pekiknya.


Hal itu, membuat semuanya meraih kertas yang ada potongan bayi tertempel disana.


“Mommy lihat sini....” ucapnya merebut kertas itu.


“Iya ini benar, dad coba lihat ini” teriak Mom Ellie heboh.


“Apa itu Ell ?” tanya Geisha kepo.


“Jiwa nenek-nenek tetap mantul” ucap Author.


“Eh, iya ya....” jawab Geisha ia jadi merindukan cucunya yang hilang terlebih mereka belum sempat menimangkan,


“ apa, Ica menangis karena melihat potongan ini ?” tanya Geisha


Mereka mengangkat bahu, tanda tak tahu.


Tak berapa lama, datanglah anak dan menantu laki-laki dari keluarga Geo, keluarga Bimo, keluarga Tian, Keluarga Gio dan tak lupa keluarga Bian sedangkan keluarga Candra sekarang berada di Kota C.


“Ada apa dad ?” tanya Andika menantu pertama dikeluarga Daddy Gama.


“Ayo kita ke ruang utama kiri jangan lupa Dion panggil Gadika juga. Dia ada dikamarnya.” titah Daddy Geo.


“Baik Dad.” jawabnya lalu segera memanggil Kakak iparnya.


“yang lain ikut Daddy”. ucapnya tegas.


Mereka akan menumpas tuntaskan misteri paketan itu hari ini juga.


Sedangkan di negara lain...


“Sayang, kemana aku mencarimu lagi” ucapnya sendu.


“Dimana kamu sekarang ? apa kamu tidak rindu dengan aku dan anak kita Olivia ?” tanyanya sambil mengusap foto pernikahannya bersama sang istri.


“hiks .. hiks..” tangisnya pilu.


Sudah setahun ini, istrinya entah berada dimana. Ketika ia,pergi menjenguk sang anak yang baru istrinya lahirkan keruang rawat anak. Ia meminta assistennya untuk menjaga diluar kamar inap istrinya, namun setelah kembali dari ruang rawat anak, ia mendapatkan pemandangan yang sangat tak sedap. Asisstennya terkapar dilantai dengan darah segar yang menggalir, ia bergegas masuk kekamar rawat istrinya, namun lagi-lagi istrinya tak ada disana. Ia mencari di toilet namun hasilnya nihil, kemana istrinya pergi. Ia menangis dan berteriak, bagaimana bisa istrinya diculik dan assistennya mati ditembak.


Ya... dia adalah Gavisco Grama adik dari Gadika Grama suami Gadiza ( Ica ) mereka merupakan kakak beradik kandung dan juga memiliki kakak tiri bernama Graninggrat Grama. Mereka satu Ayah beda Ibu, Mama Vero adalah istri kedua Papi Rafa papinya Graninggrat sedangkan Mami Kanaya adalah istri pertama Papi Rafa papinya Gadika dan Gavisco. Kenapa yang pertama karena Papi Rafa dijodohkan dengan Mami Kanaya sedangkan Mama Vero dia adalah sekretaris Papi Rafa yang menjebak Papi rafa dengan minuman syetinn. Mami Kanaya dibuat keguguran oleh Mama Vero karena ia ingin anaknya yang mewarisi harta kekayaan Papi Rafa, sebab itulah Gadika dan Gavisco memiliki kakak tiri. Namun, Granin memiliki adik perempuan bernama Vegray atau Egra.


Hallo, bunda-bunda...


jangan lupa like, comment dan subscribe novel aku ya.. dan juga jangan lupa mampir di novel ke dua aku DADDY, KAMI YANG MANA MOM ?"

__ADS_1


Thank you bagi bunda-bunda yang sudah mampir🤍


__ADS_2