
✨HAPPY READING✨
Diruang private khusus bahagia, mereka tengah melakukan misi untuk menangkap dalang penculikan Almira tempo hari sedangkan para wanita melihat persiapan resepsi dan ulang tahun Gia.
"Malam ini, sehabis perayaan ulang tahun Gia dan resepsi pernikahan Al dan Tian. Kita tangkap orang itu"ucap Daddy Bryan.
"Bagaimana kalo kita buat perangkap ???" usul Geo
"Perangkap ??" tanya Gio
"Otak lu lelet banget" celetuk Bian.
"Sudah-sudah mari kita runding dulu sebelum para istri memanggil" tengah Ayah Gibran dan diangguki oleh Papi Amdani.
"Lah, Bian dipanggil siapa dong Om kan belum punya Istri" ucap Bian.
"Noh, Gheaaaa" ucap Tian. Membuat Bian salah tingkah.
HAHAHAHAHA mereka tertawa melihat Bian yang Salting hanya menyebut nama Ghea.
****************
Tepat jam 7 malam, Acara Ulang tahun Gia yang ke 4 dan Resepsi pernikahan Almira dan Tian digelar. Terlebih dahulu mereka menyanyikan lagu Happy Birthday Gia yang dipandu oleh MC Dadakan.
🎉🎊🎈Happy Birthday Gia...... Happy Birthday Gia ....
Happy Birthday... Happy Birthday.... Happy Birthday Gia.....🎈🎊🎉
Semua orang bernyanyi dan bertepuk tangan. Gia yang sangat senang di hari ulang tahunnya tanpa sengaja menatap ke arah seseorang yang menurutnya aneh. Geo yang sadar akan perubahan sikap Gia pun, mengikuti arah tatapan Gia. Setelah mengetahuinya Geo segera mengirimkan pesan ke grup "Anti Paham" kemudian ia segera menegur Gia.
"Sekarang Kakak Gia bisa tiup lilinnya jangan lupa make a wish" ucap MC
"Sayang sekarang tiup lilinnya sebelum itu MAKE A WISH dulu" ucap Geo kepada Gia sambil mengusap pucuk kepala anaknya.
"hem, iya didi" ucap Gia tersenyum manis kepada sang Daddy.
"Ayo sayang tiup lilinnya" ucap Ellie dan mengajak yang lainnya bernyanyi..
"Nah, sekarang potong kue nya" ucap MC
Mereka pun menyanyikan lagu potong kue dan suap-suapan. Setelah acara ulang tahun Gia selesai,acara selanjutnya ada resepsi Al dan Tian.
Kedua pengantin baru, sudah duduk di singasananya beserta kedua orang tua mempelai..
" Bang...... " panggil Almira.
__ADS_1
"Ya sayang, ada apa ?" tanya Tian yang melihat perubahan sikap Almira.
Almira tak menjawab pertanyaan suaminya, ia sudah keringat dingin. Tiba saatnya para tamu undangan menyalami pengantin baru.
"Selamat Bro, belah sawit nih" goda Gio sambil menggendong Baby Rora menyalami Tian dan kemudian Almira.
"Kamu sakit dek ?" tanya Gio kepada Almira dan dibalas gelengan .
"Selamat ya, Tian dan Adikku sayang akhirnya nikah juga hehe...."ucap Chintya setelah bersalaman dengan Tian, ia langsung memeluk Almira,adik kandungnya itu.
"Hm makasih kak, Kak Tya..... Al takut " ucapnya bergetar.
"Tenang dek, jangan sampai orang itu tahu kalau kamu mengetahui dirinya ada disini, okey !" ucap sang kakak.
"Iya kak, Al usahain" jawab Almira tersenyum.
Begitulah seterusnya ucapan demi ucapan yang mereka dapatkan dari para tamu hingga..............
" HAHAHAHAHAHAHAHAHAH, Apa kalian sudah bahagia dengan pernikahan ini?" tanya orang misterius itu.
"Kalian semua disini, di tipu mentah-mentah oleh keluarga mereka" tunjuknya ke arah keluarga Dady Bryan.
"Kalian jangan mau di bodoh-bodohi olehnya " ucapnya lagi.
"Pernikahan ini akan aku buat semenarik mungkin hahaha, oh kalian boleh menikmati hidangan ini tapi tetap dengarkan aku"ujarnya.
"HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA lihat para tamu mu Tuan Bryan, mati semua HAHAHAHAHAHA" Teriaknya.
"APA MAUMU WANITA GILAAA !!!!"Teriak Mom Citra.
"Heh, apa kamu bilang wanita gila??? kamu yang gila, kamu yang merebut Bryan dariku" Ucap Wanita itu..
"Bagian mana yang kamu sebut aku perebut ?"tantang Mom Citra sedangkan Daddy Bryan ia menunggu tugasnya dan hanya duduk diam dan tenang.
"Kau merebut kebahagiannku harusnya aku yang jadi Nyonya Bryan bukan dirimu CITRA KIRANA!!! teriaknya..
"Dan Anakmu juga yang merebut Calon suami anakku!!" teriaknya lagi.
"Hahahahaa apa kamu nggak salah omong ?" tanya Mom Citra Sinis.
"Yang kepedean itu kamu, Bryan sama sekali nggak pernah ada rasa samamu hanya kamu saja yang kegatelan dan untuk putriku wajar bila Tian mau menikahi putriku, karena putriku tidak seperti putrimu yang akan melakukan apa saja agar mendapatkan apa yang ia mau " ucap Mom Citra.
"Halo, tante ...om " sapa Tiara. Ia tersenyum semanis mungkin kepada orang tua Tian berharap orang tua Tian menyesali karena menikahkan anaknya kepada orang lain bukan dirinya.
Sedangkan kedua orang tua Tian tak menanggapi, melihat hal itu Sisilia merasa geram melihat putrinya diabaikan oleh kedua orang tua Tian.
__ADS_1
"Apa orang tua Tian menyukai putrimu Sisil?"tanya Mami Chika.
"Lihatlah, menanggapi saja tidak " ucapnya lagi sambil tertawa.
Melihat situasi yang terpojok anak dan ibu itu akhirnya mengeluarkan senjata dibalik saku mereka dan menodong kearah keluarga bahagia tersebut dan hal itu membuat Almira yang tadinya cukup tenang menjadi sangat ketakutan bayangan ia yang hampir dilecehkan bermunculan kembali, Tian yang menyadari itu meminta Ghea untuk membawa Almira ketempat yang lebih aman bersama kakak-kakaknya diruangan khusus.
"Onti Al..... " teriak Gia.
"Sayang......"panggil Chintya sambil membantu Ghea membopong Almira yang sudah sangat pucat.
"Kakak, Al takut bayangan itu datang lagi hiks.. hiks.." tangis Almira pecah ketika sudah berada dalam pelukan kakaknya.
"Onti Al tenapa nanis Mom ?" tanya Gia kepada Ellie
"Aunty Al sakit sayang, lihatlah dia sangat pucat" jawab Ellie.
Mendengar jika salah satu dari onty nya sakit, Gia dengan cepat mendekat dan memeriksa onty nya. Mendadak lucu dan menggemaskan bukan? tapi itulah Gia ... ia akan menghibur orang-orang yang tersakiti dengan ala-ala dokter kecil.
"Onty, kata mom onty tatit makanya nanis ya?" tanya Gia.
"Iya onty sakit" jawab Ghea mewakili Almira.
"kacian... tini Ia obatin bial tatit nya tembuh tepat " ucapnya dengan suara yang menggemaskan.
***********************
"Sudah ngedrama nya tante ?" tanya Gio yang duduk santai dikursi tamu.
"Siapa kamu ?" tanya Sisilia.
"Aku siapa ?" tanya Gio.
"Mi, kita harus bagaimana sekarang ?" tanya Tiara dengan suarah lirih.
Sekarang mereka terpojok diposisi yang sangat tak leluasa, apa mungkin strategi mereka salah atau bagaimana ???
"Kita harus bisa ulur waktu untuk pergi dari sini, atau kita harus melukai salah satu dari mereka" ucap Mami Sisilia.
"Baik Mam " ucap Tiara dan mulai mendidik pistolnya kearah Mama Tika sedangkan Sisilia mendidik pistolnya kearah Mommy Citra.
Tapi sayang, strategi mereka sudah dibaca oleh Geo dan Papi Amdani. Mereka meminta anak buahnya untuk bersiap-siap menangkap kedua anak dan ibu tersebut.
Hallo,Guys Happy Sunday....!!!
SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA BAGI YANG MERAYAKAN✨.
__ADS_1
Seperti biasa, jangan lupa like&koment ya...