
Dua bulan kemudian…
Setelah banyak cobaan yang menguras tenaga akhirnya keluarga Papi Amdani, dapat hidup dengan tenang,Selama dua bulan ini mereka sedang mengatasi masalah mantan istri Geo yang berulah dengan menyebarkan rumor bahwa Geo yang menalaknya karena kesalahpahaman, serta Nita yang ingin mengambil hak asuh anaknya, ia juga menyebarkan rumor bahwa Geo memperlakukan anaknya dengan tidak baik dan selalu dibawa pergi oleh mantan adik iparnya dan juga mereka tidak mengijinkan Nita bertemu dengan anaknya. Sungguh kejam bukan??? Tapi memang kesalahannya sendiri. Setelah rumor ini dibersihkan dari semua sosial media dan ternyata dalang dibalik semua rumor ini adalah ulah Nita sendiri. Kini Nita telah di jebloskan ke penjara.
"aku hanya ingin anakku Geora Bima Amdani... kau tak layak sebagai seorang Daddynya... aku yang melahirkan Gia...!!!" teriak Nita.
"Jika aku tak layak, lalu dirimu disebut apa???"bentak Geo. ia sudah sangat emosi kala itu. Jika tak ada Papi Amdani dan Bimo entahlah bagaimana nasib Nita di tangan Geo. Sedangkan Nita ia hanya diam seribu kata.
skippppp.....
Sejak kejadian itu juga hubungan Geo dan Ellie sangat dekat,bahkan mereka berjalan bersama setiap hari weekend tak lupa sih kecil Gia yang sebentar lagi akan berumur 3 tahun. Gia sangat senang bisa berjalan bersama mommy dan daddy nya. Hubungan dua keluarga Geo dan Ellie pun turut senang dengan hubungan keduanya, yang ternyata orang tua mereka adalah sahabatan. Ketika pertemuan yang tak sengaja akibat ulah Nita yang membuat Ellie harus terluka karena ia melindungi Gia dari Nita. Yang membuat Ellie koma selama tujuh hari, Geo merasa bersalah karena dia Ellie harus terluka. Geisha yang melihat sahabatnya terluka dan terbaring lemah tak sadarkan diri, terus-terusan menangis menyalahkan dirinya. Begitupun Ghea, ia juga menangis karena kecerobohannya sendiri. Lalu, bagaimana dengan Bimo ketika ia melihat Geisha menangis??? Geisha menghindarinya, ia selalu berada di pelukan mami Chika. Papi Amdani yang kini sedang berbicara dengan sahabatnya Ayah Gibran dan Bunda Dinda ia tetap di samping anaknya. Sedangkan Gio kakak Ellie sudah menikah dengan Chintya sebulan lalu.
skippp tak skipp.....
Keesokan harinya di kediaman Ayah Gibran…
“Pagi Sayang………”
"Pagi Chi" sapa ayah Gibran kepada Chintya dan Bunda
“pagi juga Ayah….” Balas Bunda Dinda.
"Pagi ayah..."jawab Chintya yang masih meletakan masakan yang ia dan bunda masak.
“Anak-anak mana,bund" ??? tanya Ayah
tiba-tiba....
"Pagi yah,bund..." sapa Gio.
"Pagi sayangnya abang Io hehe..."sapa Gio kepada istrinya. Membuat pipi Chintya seperti udang rebus. Hihihi....
"Pagi yah,bund dan pasutri kodok..."Sapa Ghea dan Ellie bersamaan.
"Yeeee, enak kali panggil pasutri kodok.."Ucap Gio jengkel,kedua adiknya ini benar-benar senang mengubah nama. CkCkCk.....
__ADS_1
"sudah... sudah kita makan dulu, "ucap Bunda menegahi.
Jika Ibunda Kodok sudah berbicara, makan para kodok kicep ..
sedangkan di mansion Geo....
"Sayang.... ayo bangun, Gia nggak mau ketemu Mommy Ellie,sayang???" ajak Geo. sedangkan si kecil tidak merespon dan hanya terdengar suara rintihan yang keluar dari mulut Gia. Geo yang mendengar itu, ia langsung memeriksa keadaan anaknya dan ya Gia demam. Karena seharian kemarin ia berenang dan bermain tanpa istirahat.
"Astaga nak, badanmu panas sekali.... kita ke dokter ya mau..?"tanya Geo lembut pada sang anak.
Gia hanya menggelengkan kepalanya, sedangkan Geo ia sudah khawatir dan langsung menelpon dokter tidak lupa memberitahukan kepada Mami Chika dan Papi Amdani. Sementara itu, Geo meminta tolong kepada Bibi untuk membuat bubur.
Berselang waktu, setibanya dokter pribadi keluarga Papi Amdani. Dokter tersebut langsung memeriksa keadaan Gia.
"Bagaimana paman ?" tanya Geo cemas
"Gia hanya kelelahan saja, tidak ada hal buruk apapun kok".
"makanya nikah dong, biar Gia ada yang urus".ucap Dokter Tian.
"belum nemu yang pas di hati Paman" jawab Geo.
( Geo terdiam mendengar godaan pamannya itu)
Dokter Tian merupakan dokter kepercayaan keluarga Papi Amdani, yaitu sahabat Papi Amdani,Papa Anjas dan Ayah Gibran.
"Sayangnya omaaa....."ucap Mami Chika cemas melihat cucunya sakit.
"Heiiiiiiiiii....cicakk, bisa tidak jangan membuat kita terkejut!!!" sentak Dokter Tian pasalnya ia dan Geo terkejut ulah aksi Mami Chika yang tiba-tiba sedangkan Papi Amdani hanya mengelus-eluskan dada melihat kekhawatiran istrinya terhadap cucu satu-satunya.
"diam lu tiang listrik...." jengah mami Chika.
"shiiiiitttt... istri lu ga berubah-ubah Am"Keluh Tian
"Hehehe maaf bro memang begitu hehehe" kekeh Papi
__ADS_1
"Mimi.... ia atit hiks...hikss " Gia menangis mencari Ellie.
"mana yang sakit sayang ?, biar oma minta kakek dokter periksa Gia..." tanya Mami Chika.
"Ia au mimi li oma" keluh Gia.
"Geo, hubungi Ellie !!!" perintah Mami.
"Hmmmm..." jawab Geo dan ia langsung menelpon Ellie.
beberapa menit kemudian......
"Giaaa, ponaan aunty...." teriak Geisha dan dibelakangnya ada Ellie yang nampak khawatir dengan keadaan Gia.
"Sayang....."panggil Ellie.
Gia yang mendengar suara Ellie dengan cepat ia merentangkan tangan untuk meminta Ell menggendongnya. Ell pun menyambut uluran tangan tersebut dan menggendong Gia, mengelus kepala Gia, Ell selalu membuat Gia terasa nyaman. Ellie juga dapat merasakan panasnya badan Gia.
"apa kalian kuliah sayang ???" tanya Mami
"Ia tan, tapi bagaimana dengan Gia ?" tanya Ellie.
"Biar tante yang jaga kamu sama Geisha berangkat sana, nanti telat. " bujuk Mami
"Tapiii tannn.....
"sudah gapapa nanti ada Vika yang bantu Mami jaga Gia" potong Mami.
Geisha yang mendengar Vika akan mendatangi mansion abangnya pun langsung mengajak Ellie pergi, ia masih tak ingin menemui wanita itu karena ia sendiri tidak suka dengan tindakan Vika yang seenaknya. Geisha tidak pernah sekalipun membicarakan hal ini kepada orang tuanya bahkan abang nya sendiri. Ia memilih menghindar daripada bertemu. Begitupun Geo, ia tidak menyukai sikap Vika sehingga ia meminta maminya membawa Gia ke mansion utama. Karena takut kesalahpahaman antara ia dan Bimo nanti.
skipppp.....
"Gia sayang sama tante yuk..." bujuk Vika. Ia sudah sangat gemas terhadap perlakuan Gia kepadanya yang tidak mau sekalipun didekatnya. Ia butuh tenaga extras untuk mendapatkan hati bapak dari anak ini.
Jika bertanya bagaimana hubungan Vika dan Bimo, hubungan mereka mengambang antara berjalan atau tidak... Sedangkan Vika ia lebih memilih mengejar cinta pertamanya begitu juga Bimo, hingga perbuatan mereka menyakiti hati yang benar-benar mengharapkan cintanya dibalas.
__ADS_1
"Loh, sarapan Gia belum disentuh juga ?" tanya mami
"belum tan, Gia nggak mau makan".ucap Vika. padahal Vika tidak memaksa Gia makan hanya memaksa agar Gia mau berdekatan dengannya. Vika tidak tahu cara membujuk anak kecil, yang ia tahu hanya bagaimana merayu pria-pria kaya di luar sana.