MENCINTAI DUDA BERANAK 1

MENCINTAI DUDA BERANAK 1
BAB 24


__ADS_3

Seminggu kemudian, hari ini adalah hari pernikahan Geora Bima Amdani dan Gissellie Askara dilanjutkan acara pertunangan Bimo Anjasmara dan Geisha Bima Amdani.


Di sebuah ruangan pengantin wanita, terlihat dua sosok gadis saling menyemangati satu sama lain yang ditemani oleh mbak-mbak perias


"Ge, gue gugup..."ucapnya


"Jangan gugup, ntar gagal nikah lu" canda Geisha terkekeh dan diikuti oleh mbak-mbak perias. Maksud mbak-mbak perias itu pria lekong yak..๐Ÿ˜


"Lu, mah enak masih sesi pertunangan, kalau udah nikah sama aja gugupnya sama gue" ketus Ellie.


"ckck...ckck udah jangan cemberut jelek tahu" ledek Geisha.


"sama-sama jelek kalian berdua entu... eike saranin ya, mbak Gey cepetan nyusulin mbak khellie biar senasib"ucap lekong.


"Maaf ye, nama saya Geisha bukan Gey"ketus Geisha. Ia kesal dari tadi mbak-mbak perias memanggilnya Gey dikira Gay kali.. sedangkan Ellie ia tak terlalu memperdulikan karena saat ini ia gugup dalam beberapa jam kedepan ia akan menjadi wanita bersuami.


Tiba-tiba pintu ruangan terbuka, menampakan dua sosok wanita paruh baya yang tersenyum hangat kepada dua gadis didepannya yang ditemani oleh mbak-mbak perias.


"Hai,sayang apa kamu gugup ?" tanya mami Chika kepada Ellie.


"Sedikit Mam " jawab Ellie. Yak sekarang Ellie memanggil Mami Chika dengan sebutan Mami karena itu permintaan mami Chika begitu juga sebaliknya Geisha memanggil Bunda Dinda dengan sebutan Bunda biar tambah akrab.


"Geisha nggak ditanya mam ?" ucapnya cemberut.


"Hahahaha.... anak mami cemberut " ledek Ellie. Ia sedikit lebih tenang dari sebelumnya.


"Anak bunda apa kamu gugup melewati sesi pertunangan nanti ?" tanya Bunda Dinda.


"Hehehe... Geisha nggak gugup bund" jawabnya.


tok...tok...


Mbak-mbak perias membuka pintu dengan gaya jalan seolah model,..


"Ada apa ?" tanyanya


"Istri gue mana?" tanyanya balik .


"ntuhhhhh "tunjuk mbak-mbak perias sambil membuka lebar pintu ruangan itu.


"Mam.... ayo ajak anak-anak keluar sebentar lagi acara pemberkatan pernikahan akan mulai" ucapnya seraya menepuk puncak kepala Geisha dan Ellie.

__ADS_1


"Baiklah, ayo anak-anak" ajak mami.


"ayo sayang" ucap bunda


Papi Amdani dan para wanita keluar dari ruangan tersebut menuju Gereja yang berada disamping ruangan tersebut. Terlihat Ayah Gibran, Gio dan istrinya beserta keluarga kandungnya dan tak lupa Bimo dan keluarganya serta Geo dan Gia yang digendongnya. Gia yang melihat mommy nya berteriak dan meminta turun dari gendongan daddynya.


"Mom Elllll...." panggilnya.


"Dad, Ia mau tulun ia mau tempat mom el"ujarnya. Sang Daddy hanya mengangguk dan mengecup pipi putrinya setelah itu menurunkannya, Gia yang sudah terlepas dari gendongan daddynya, berlari menghampiri Mom Ellie.


"Sayang hati-hati, jangan lari " ucap Ellie


"Ia endak atuh mom, hehe " ucapnya.


"Sayang, kamu sama oma dulu ya.. nanti baru sama mom okey" ucap Mami Chika.


"Baik oma" ucapnya mengandeng oma Chika dan nenek Dinda.


"HAHAHA. cucu nenek pintar" ujar Bunda melihat Gia mengandeng tangannya dan tangan Mami Chika. Mereka pun memposisikan diri dengan pasangan masing-masing. { Skip yak acara intinya karena saya belum nikah dan belum tunangan jadi belum berani menjabarkan sesi pemberkatannya } Acara pernikahan mereka di siarkan secara langsung, banyak wartawan yang mengikuti sesi Misa pemberkatan di dalam gereja.


Beberapa waktu kemudian, acara pemberkatan pernikahan dan pertunangan telah usai, Setelah berfoto-foto bersama pastor dan keluarga besar. Kini pasangan Pengantin baru itu memilih kembali ke mansion dengan keluarga besarnya mereka akan berkumpul di sana dan melakukan acara resepsi pernikahan. Acara resepsi dilakukan dengan sangat megah dan meriah dan akan disiarkan langsung, sehingga membuat pemberitaan tersebut menggemparkan seluruh negara.


ditempat lain.


"Bagaimana bisa mereka menikah, harusnya aku yang di sana๐Ÿ˜ก๐Ÿ˜ก" ucapnya seraya melempar benda persegi itu ke arah TV. Ia baru tahu bahwa hari ini adalah pernikahan Geo dan Ellie dan juga pertunangan Geisha dan Bimo.


"Ini nggak bisa dibiarkan, Geo harus jadi milikku " ucapnya marah lalu menghubungi seseorang yang dapat menolongnya.


Disisi lain.


"Ini nggak mungkin kan mam, Geo menikahi wanita itu ?" tanya nya.


"bagaimana bisa Geo menikahi wanita itu ?" lanjutnya


"Mama juga nggak tahu, otaknya Geo dimana ?"ujarnya kepada sang anak.


"Mam, kita harus bagaimana ?"tanyanya


"entahlah mama bingung, kita baru saja bebas dari tempat penghuni s****** itu, sekarang papa kamu bersama yang lain. Mama bingung sekarang"ucapnya.


Ya, kehidupan mereka berubah drastis. suaminya meninggalkan ia dan anaknya ketika mereka masuk penjara. Mereka bebas dari penjara karena di tebus oleh Seorang Misterius.

__ADS_1


"Lebih baik kita diam dulu mam" ucapnya pada sang mama.


"baiklah".


Di mansion.


"Ia ceneng banet, cekalang Mom Ell udah jadi mom Ia" ucapnya sambil memainkan rambut Ellie.


"HAHAHA .... masa senang ???" ledek Ellie


"ceneng tekali"ucapnya lagi dengan mata dan mulut yang dibuat sedemikian imut


"Ellie, kamu istirahat dulu. karena nanti malam kalian akan mengadakan resepsi pernikahan kalian" Ucap Bunda


"Baik bund, Ayo nak kita tidur siang dulu"ajak Ell


"Baik mom, tita tidul dulu nenek" ucap Gia yang dibalas kekehan oleh Bunda Dinda.


"Selamat tidur cucu nenek" ucapnya lalu mengecup kening keduanya.


"nenek talo tita tidur endak boleh di ajak nomong" ucap gia dengan mata terpejam. sedangkan sang nenek hanya terkekeh merasa lucu dengan cucunya ini. tak lama pintu kamar terbuka nampaklah sosok menantunya itu.


"Eh, ada bunda... maaf bund "ucap Geo


"HAHAHA gapapa , udah kamu diam nanti singa kecil mengamuk " ucap Bunda terkekeh sedangkan Geo terbengong dengan ucapan Bundanya itu.


"Nenek, Ia tan udah bilang dangan libut nanti ia endak jadi nantuk " ucapnya masih dengan mata terpejam


"Nah, sudah terjawabkan bunda tinggal dulu ya hahaha"... Setelah bunda meninggalkan kamar anaknya, Geo mendekati anak dan istrinya. Ia sangat bahagia sekali bisa menikahi wanita yang baik dan tulus kepada anak dan dirinya.


"Nenek, dangan gelak-gelak kasul na doyang. Ia tan enda pandai tidull tatian mom ia nanti te ganggu tidulnya " ucapnya marah tapi masih dengan mata terpejam. Sang Daddy tak dapat menahan tawanya, ternyata yang dibilang sang bunda singa kecil ada anaknya hahaha betapa lucunya Gia mengomeli Neneknya.


"Tidurlah Girlsss ini daddy Gia"


Cup...


Cup...


cup.....


Geo mengambil posisi tidur di samping kiri Gia, karena sebelah kanan ada Elliee... jadilah mereka tidur dengan Gia yang berada ditengah-tengah mereka.

__ADS_1


Setelah,keluar dari kamar sang anak Bunda Dinda tidak selesai tertawa ia sangat terhibur dengan sikap Gia. Geisha dan Ghea yang melihat hal itu hanya mengerut kening ada apa dengan Bunda sedari tadi tertawa menuruni tangga.


__ADS_2