
Kehamilan Ratu Raisa menjadi sorotan semua staf juga Kaisar Henry. Pria itu berkali-kali memperingati istrinya agar tak melakukan pergerakan di luar batas.
"Sayang ... jangan seperti itu!' pekik pria itu tertahan.
Ratu Raisa berjalan begitu cepat, bahkan ia terkadang berjongkok terlalu lama ketika menyemai bibit.
"Aku tidak apa-apa Yang Mulia!' sahut wanita itu keras kepala.
"Arrrggghh!" pekiknya ketika ingin bangkit.
"Ratu!" Kaisar Henry langsung mengangkat ratunya.
"Aku tidak apa-apa, hanya terlalu cepat berdiri suamiku," ujar Ratu Raisa mengusap perut besarnya.
Kandungan wanita itu sudah ada di 28 minggu, pergerakan sering terlihat di perut. Hingga membuat semua orang menahan napas.
"Ratu, Duke Brixton sudah hadir di ruang rapat!" lapor sir Anthony.
Ratu Raisa segera menemui ajudannya itu. Raja Lucyfer adalah raja bayangan, pria itu harus memberi laporan pada pimpinan tertinggi di kerajaannya yakni Ratu Raisa.
"Selamat siang Ratu!" Duke Brixton menekuk kaki dan membungkuk hormat pada ratunya.
"Selamat siang Duke," balas Ratu Raisa.
"Yang Mulia, tolong periksa yang teliti. Raja Lucyfer tadi sedikit ragu ketika menyerahkan laporan ini," pinta pria itu.
"Duduklah Duke!' suruh wanita penguasa itu.
Kaisar Henry ada di sisi sang istri, ikut membantu. Terkadang keputusan juga diambil oleh pria itu.
"Sepertinya ada banyak kesalahan hitung dan juga salah penempatan?' sahut Ratu Raisa membaca laporannya.
"Sepertinya bukan salah hitung Ratu. Tapi ada pencurian kecil-kecilan di situ!" sahut Kaisar Henry memberitahu.
Ratu Raisa kembali membaca lalu menjumlahkan. Benar saja, jumlah banyak yang tidak balance dan ada ketimpangan penjumlahan di sana.
"Kaisar benar!" seru wanita itu.
"Duke Brixton, bentuk tim audit dan periksa semua daftar kekayaan para pejabat. Jika terbukti langsung hukum pancung!" titah Kaisar Henry tegas.
"Baik Yang Mulia!" sahut Duke Brixton.
__ADS_1
Ratu Raisa hanya mencoret-coret bagian kesalahan dan perhitungan yang mencurigakan. Ia menulis dengan huruf besar "Revisi!".
Duduk selama dua jam akibat memeriksa laporan membuat perut Ratu Raisa kram. Wanita itu meringis kesakitan, hal itu membuat Kaisar Henry panik begitu juga para staf istana.
Kaisar Henry langsung menggendong ratunya. Baru kali ini ia merasa berat ketika menggendong sang ratu beserta empat janin yang ada di perut istrinya itu.
Pria penguasa meletakkan tubuh ratunya di atas ranjang. Ia mengusap pelan perut besar, Kaisar Henry tak mau melihatnya secara langsung, ia begitu ngeri melihat kulit perut istrinya yang seperti mau robek.
"Sayang lihat ini!" pekik Ratu Raisa.
Perut wanita itu bergerak. Sepertinya janin yang ada di dalam tengah berputar dan menendang. Kaisar Henry sampai terpekik menahan napas begitu juga semua maid, bahkan Rosa menangis.
"Yang Mulia ... hiks ... hiks!"
"Ini biasa Kaisar," ujar Ratu Raisa menenangkan semuanya.
"Menunggu tiga bulan lagi janin ini lahir ke dunia!' lanjutnya dengan mata berbinar.
Para tabib memeriksa ratunya. Staf penulis mencatat kejadian besar ini. Lingkar perut Ratunya jauh lebih besar dibanding wanita hamil biasa.
"Apa itu tidak berbahaya?" tanyanya ngeri.
"Tidak, itulah hebatnya ibu. Perutnya seperti karet yang melar, Ratu harus sering melakukan olah raga jika ingin perutnya kembali rata. Karena dipastikan semua otot melar ketika perut makin lama makin besar," jelas tabib.
"Baiklah, suruh mereka langsung masuk dan memeriksa istriku!' titahnya.
Delapan wanita cantik dengan balutan modern. Jiwa Geisha baru tau jika di jaman ini sudah ada dokter yang berjenis kelamin perempuan. Walau ia tau jika dokter wanita pertama di dunia bernama Merit Ptah yang hidup sekitar 2700 BCE (Before Common Era) dari Mesir. Selain Merit Ptah, terdapat dokter wanita lain pada dinasti keempat peradaban Mesir Kuno, yaitu Peseshet dan masih banyak lagi. (Sumber Google).
"Janinnya ada empat!' pekik para dokter ketika meletakkan stetoskop di perut Ratu Raisa.
(Stetoskop ditemukan oleh dokter Prancis bernama René Laennec di tahun 1816. Saat itu, dia sedang mendapatkan pasien seorang wanita dengan masalah jantung dan memiliki kelebihan berat badan. sumber liputan6.com,).
"Ini kehamilan kembar pertama yang kami temui!' sahut salah satu dokter begitu antusias.
"Apa ada catatan kehamilan semenjak trimester pertama?" tanya salah satu dokter lagi.
Tabib menyerahkan catatan yang ia tulis selama kehamilan ratunya. Delapan wanita itu mengangguk, melihat lingkar perut dan bobot wanita hamil itu, sudah bagus dan sesuai dengan usia kandungan sang ratu.
Kedelapan wanita berprofesi dokter itu kini melapor pada Kaisar Henry. Semua menekuk kaki terlebih dahulu. Mereka adalah ahli profesional yang dikirim dari kerajaan Rusia.
"Sir Anthony, bawa mereka ke klinik tempat melahirkan ratu nanti!" titanya. "Lalu tunjukkan juga tempat tinggal mereka sementara, siapkan maid untuk membantu mereka!"
__ADS_1
"Baik Yang Mulia!" sahut Sir Anthony.
Mereka pun pergi dan naik mobil mengantarkan mereka ke klinik. Ternyata selain delapan dokter yang dikirim. Rusia juga mengirim mobil ambulans untuk mengangkut sang ratu ke klinik. Mobil itu sampai di depan halaman istana Horton tiga hari setelahnya.
(Layanan ambulans pertama kali dibuat di AS oleh Angkatan Darat AS pada tahun 1865. Sumber. merdeka.com).
Semua rakyat berbondong-bondong melihat kendaraan aneh tersebut. Mobil yang didesign panjang di dalamnya ada tabung oksigen dan peralatan medis lengkap. Kaisar Henry sampai terkaget-kaget melihatnya.
"Apa ini?" tanyanya ketika mobil itu datang.
Ratu Raisa tentu tau itu apa. Tapi, wanita itu memilih diam. Ia hanya memandangi angkutan yang ternyata designnya tak pernah berubah.
(Gagasan ambulans pertama kali muncul oleh konsep dari Knights of St John. Selama Perang Salib abad ke-11, Knights of St John menerima pengajaran dalam perawatan pertolongan pertama dari dokter Arab dan Yunani. sumber Google).
"biarkan mobil itu di situ!" titah Kaisar kemudian.
"Duke Dominggus!" pria yang punya nama berlari menghadap Kaisar dengan tubuh membungkuk.
"Kirim dua peti emas pada Raja Nikolai sebagai ucapan terima kasih!" titahnya.
"Baik Yang Mulia!" sahut pria itu.
Emas bukan lagi barang yang sulit didapatkan oleh kerajaan Horton. Kerajaan Lucyfer memiliki tambang emas di seluruh wilayah kekuasaannya. Tentu sebagai kerajaan di bawah kekuasaannya. Pajak harus ia terima dari tanah produsen emas itu.
"Yang Mulia, ada pengiriman obat-obatan dari kaisar Shi Luan Ho!" lapor Duke Hambert.
"Berikan pada rumah sakit, dan minta Sir Anthony untuk mengirimkan dua peti perak pada kaisar Shi Luan Ho!" titahnya.
"Baik Yang Mulia!"
Kaisar Henry mengelus perut istrinya. Ia mengecup mesra pipi ratunya.
"Banyak orang yang menyayangimu, Nak!" ujarnya.
"Aku bersyukur Yang Mulia!" sahut Ratu Raisa senang.
Wanita itu tak lagi khawatir ketika anak-anaknya lahir nanti.
Bersambung.
Maaf malam. padahal sehabis Maghrib udah ditulis 1000. Eh ditinggal malah bilang tulisannya😭
__ADS_1
Next ?