Mendadak Jadi Ratu

Mendadak Jadi Ratu
WAKTU TERUS BERPUTAR


__ADS_3

Pangeran Richard, Pangeran Goerge, Pangeran William dan Putri Elizabeth kini berulang tahun yang pertama.


Ratu Raisa begitu bahagia melihat tumbuh kembang empat anak kembarnya yang pesat.


Tiga putranya memiliki mata sama dengan ibunya sedang sang putri sangat mirip dengan ayahnya. Mereka mendapat banyak hadiah dari para bangsawan dan para raja.


Permaisuri Rencyta sudah memiliki seorang putra mahkota yang akan meneruskan kerajaannya. Kaisar Henry telah menetapkan jika semua anak raja di masing-masing kerajaan menjadi penerus tahta kerajaan. Tak peduli jika anak yang lahir seorang perempuan.


"Latih putramu sedini mungkin menjadi Raja, Raja Raymon," suruh Kaisar Henry.


"Baik Yang Mulia!" sahut pria itu.


Putra Raja Raymon berusia empat bulan. Raja Darly juga tengah menanti kelahiran anaknya. Sang permaisuri juga tengah mengandung. Ratu Raisa mengelus perut wanita itu.


"Aaahhh!" keluh Permaisuri Felia.


"Kau tidak apa-apa Yang Mulia?" tanya Ratu Raisa khawatir.


"Saya tidak apa-apa Ratu. Bayi ini bergerak ketika Ratu mengelusnya," jawab Permaisuri Felia.


"Pangeran ja ...!" pekik Leana.


Leana kini diangkat sebagai salah satu pelayan para putra mahkota. Leana hendak melarang bayi kaisarnya mengambil tart, tapi tangan sang pangeran telah meraup kue itu dan memakannya.


"Mommy!" pekiknya memanggil.


Ratu Raisa hanya tersenyum melihat tingkah salah satu putranya itu. Mulut George belepotan krim. Tadinya perayaan ulang tahun ini sempat ditentang Kaisar. Rupanya pria penguasa itu belum tau sejarah ulang tahun yang dimulai saat jaman Romawi kuno, saat kue dibuat dengan bentuk bulat dari bahan-bahan tepung, kacang, ragi, dan diberi pemanis dari madu. Kue ini disajikan saat momen-momen khusus, seperti ulang tahun misalnya. (Sumber Google).


Akhirnya pesta ulang tahun terjadi. Tentu saja jiwa Geisha yang modern sangat tahu bahan-bahan untuk membuat krim. Mentega sudah ada semenjak tahun 1813 Seorang ilmuwan bernama Michel Eugene Chevreul menemukan asam lemak yang diberinya nama acid margarique. Karena wujudnya berupa endapan yang berkilau seperti mutiara, Michel memberinya nama “margarique” yang berarti pearly.. (Sumber pesona.co.id).


Mentega dan butter sudah dijual di mana-mana dan dengan harga cukup murah. Karena dulu mentega dibuat untuk mensuplai energi para tentara atau prajurit Romawi.


Kue tart diasingkan agar tak dijamah para pangeran dan putri mahkota. Mereka sepertinya juga mau mengolesi wajah mereka dengan krim yang manis itu.


"Mommy ... kue tadi enak!' sahut George mengacungkan jempolnya.


Ratu Raisa mengecup pipi putranya gemas. Akhirnya acara pesta pun berakhir. Ratu Raisa memberikan bingkisan pada semua tamunya, sebuah kain bercorak buatan tangan masyarakat yang sangat indah. Kain dengan teknik celup ikat atau tie dye. Ratu Raisa mengajari masyarakatnya agar jenis kain berkembang. Wanita itu benar-benar menentang jamannya di mana warna hitam putih yang lebih menonjol dibandingkan warna lain.


"Bingkisannya indah sekali!' puji salah satu bangsawan.

__ADS_1


Kain merupakan barang mewah di jamannya. Makanya, ketika Ratu Raisa menciptakan bahan kain dari kapas dan kini merambah di kain sutera. Ratu Raisa membiakkan ulat sutra sebagai bahan utama dari kain itu.


"Lea!" panggil Raja Jones.


Maid bernama Leana membungkuk hormat pada sang raja. Sepasang mata memandang gusar melihat kedekatan mereka berdua. Namun, sepertinya posisi status sosial yang begitu berjarak membuat Raja Jones ragu mengambil gadis yang telah menemani mimpi basahnya setiap malam itu.


"Yang Mulia!"


"Aku tak peduli!" sahut pria itu gusar.


Raja Jones mengamit tangan Leana. Pria itu membawanya menghadap sang kaisar. Sepasang mata yang memperhatikan keduanya langsung mengikuti dengan hati gusar.


"Kaisar!" panggil Raja Jones.


"Yang Mulia?" sahut Kaisar Henry mengerutkan keningnya.


"Kenapa kau menggandeng pelayan dari Pangeran George?" tanyanya.


"Maaf Yang Mulia, hamba ingin menikahi pelayanmu karena saya telah jatuh hati padanya!" jawab Raja Jones begitu berani.


Leana tentu terkejut bukan main. Gadis itu langsung bersimpuh di lantai.


"Ampun Yang Mulia, tolong jangan seperti itu. Hamba tidak pantas menjadi pendamping hidup Yang Mulia Raja Jones!' ujarnya terisak.


"Apa kau serius Raja Jones?" tanya Kaisar Henry.


"Saya serius Yang Mulia!"


"Yang Mulia, tolong jaga harga diri Yang Mulia, saya hanyalah hamba hina. Seorang pelayan, pekerja dari kasta terendah,"


"Aku mencintaimu Leana!" ungkap Raja Jones jujur.


Netra berbeda saling pandang. Netra hazel milik Raja Jones menembus netra hijau milik Leana.


"Leana, aku benar-benar mencintaimu!" ungkap Raja Jones ikut bersimpuh menyamakan dirinya dengan sang pelayan.


"Yang Mulia," cicit Leana.


Buliran bening mengalir dari kedua kelopak matanya. Ia benar-benar tak menyangka setelah hidup menderita dengan yang katanya keluarga. Lalu beranjak tenang setelah menjadi pelayan, bahkan ia diangkat menjadi pelayan salah satu putra mahkota.

__ADS_1


"Sudah aku duga, kau akan menjadi seorang yang berpengaruh di negeri ini Leana!" ujar Ratu Raisa.


Gadis itu tak berhenti meneteskan air mata, berkali-kali pula para rekan sekerja mengucap selamat atas keberuntungan nasib gadis itu.


"Kau akan jadi permaisuri beberapa jam ke depan Lea. Aku memanggilmu Yang Mulia Permaisuri," kekeh salah satu maid.


"Leana cantik dan pintar, tentu saja ia pasti beruntung," sahut lainnya.


Raja Jones ingin menikahi Leana sesegera mungkin. Kaisar Henry yang akan memberkati keduanya bersama seorang pendeta.


Ratu Raisa memberikan satu gaun warna putih pada gadis cantik itu. Bahkan wanita istri penguasa itu yang mendandani sang pengantin. Leana begitu cantik jelita.


"Penyematan kebangsawanan pada Countess Leana Right!" pekik Kasim.


Countess Diana Lorenzo hadir. Hanya wanita itu yang berhak mencopot dan menganugrahkan gelar kebangsawanan selain kaisar dan raja.


"Leana Right, sekarang kau adalah seorang bangsawan bergelar Countess. Jaga sikap dan perbuatanmu. Karena sekarang kau akan jadi istri dari seorang raja!" ujar Countess Diana tegas.


"Saya terima gelar ini Yang Mulia!" sahut Leana juga tegas.


Ujung pedang di tepuk di kedua bahu gadis yang akan menikah itu. Leana begitu cantik, ia diantar oleh Raja Horton, ayah dari Kaisar Henry.


Kini keduanya berhadapan dengan pendeta dan sang kaisar. Pendeta mendoakan keduanya dan meminta sumpah mereka.


"Aku sahkan kalian sebagai suami istri!" ujar Pendeta dengan senyum indah.


"Raja boleh mencium istrinya," lanjutnya.


Raja Jones membuka kain tipis yang menutupi wajah cantik Leana. Ia langsung mencium bibir sang gadis dengan rakus hingga membuat kaisar Henry berdehem. Raja Jones dan istrinya tampak malu bukan main.


"Para bangsawan dan raja juga permaisuri sekalian. Perkenalkan ini dia permaisuri dari kerajaan Jones. Yang Mulia Countess Leana Right!"


"Salut!" seru semua tamu mengangkat gelas anggur mereka.


Sementara itu, salah satu pria sudah patah hati. Ia kalah cepat dan tidak berani untuk mengambil gadis cantik yang sudah jadi istri raja.


"Mungkin dia bukan jodohku" gumamnya dalam hati.


Bersambung.

__ADS_1


Wah selamat ya Raja Jones . Wah .. spasa tuh yang patah hati?


next?


__ADS_2