
Hari sudah menjelang pagi Keyra dengan semangat bangun sangat pagi- pagi dan mulai melakukan aktivitasnya sebagai seorang ibu .
Reki dan Rena sedang aktif- aktif nya sekarang , Keyra menjadi orang tua tunggal bisa di katakan sebagai ayah bagi Reki dan Rena dan sebagai ibu .
" Bu dokter ! , Saya akan ke kota hari ini untuk bertemu dengan sahabat saya." Ucap Keyra dan meminta izin kepada dokter Sisi yang baru bangun.
" Baiklah hati- hati ,Reki dan Rena sama ibu saja ya nanti kamu akan kerepotan membawa mereka berdua. " Ujar dokter Sisi .
" Baiklah bu , Keyra tidak akan lama." Keyra beranjak menyalami dokter Sisi. Keyra sangat beruntung bisa mengenal dokter Sisi yang menggangap Reki dan Rena seperti cucunya sendiri.
" Reki dan Rena jangan nakal sama nenek ya , Nanti momi belikan ice cream. " Keyra tersenyum dan mengucup pelan kedua buah hatinya .
" Yeyy , Anti momi Beyi Es kim ,( yey ,Nanti momi beli ice cream )." Sorak Reki dan Rena bersamaan membuat Keyra sangat gembira melihat kedua buah hatinya senang.
Tidak berlama- lama lagi Keyra segera berangkat ,Keyra sangat senang akan segera menemui Vioni.
Keyra pun menyetop taksi dan segera menaikinya .
" Kemana kita akan pergi nona?" Tanya supir taksi tersenyum.
" Antarkan saya ke kota pak." Sahut Keyra sambil melihat ponselnya dan memberitahukan kepada Vioni tentang keberangkatannya.
" Nona ! Sepertinya di depan ada orang yang kecelakaan , Sepertinya akan membutuhkan waktu yang lama agar kita bisa lewat ." Ucap supir taksi memberitahukan kepada Keyra.
" Oh baiklah ! , Saya akan turun sebentar." Keyra menuruni taksi untuk melihat kejadian kecelakaan itu.
Suasana terlihat sangat ramai dan riuh , Beberapa orang mengklakson- klakson kan mobilnya untuk segera lewat .
" Kasihan sekali lelaki tua itu keadaanya sangat parah , Apakah ada yang mengenal dia? , Laki -laki ini hanya menyetir sendiri dan tidak mempunyai supir. " Tanya orang yang berada di jalan itu setengah berteriak .
Keyra yang mendengarkan itu pergi melihat dan tentu saja Keyra tak mengenali orang tua tersebut.
"Tuan ! Bawalah laki- laki ini kerumah sakit , Kita tidak bisa membiarkan dia sekarat seperti ini , Mungkin ada keluarga yang akan mencari nya ke rumah sakit ." Keyra berbicara kepada orang itu dan meminta untuk memaksukkan orang tua itu kedalam taksi yang di tumpanginya ,Biar dia yang mengantarkan nya ke rumah sakit.
Rumah Sakit.
" Dokter! Tolong lah orang ini sekarat dan membutuhkan pertolongan. " Keyra berlari menghampiri dokter begitu sampai di rumah sakit.
Dokter yang melihat kejadian itu pun langsung bergerak cepat untuk menyelamatkan pasien.
__ADS_1
Keyra menunggu di luar , Entah mengapa dia merasa sangat khawatir .
" Dokter bagaimana keadaan pasien itu?" Tanya Keyra serius menatap dokter dengan tajam .
" Pasien selamat dan baik- baik saja, Berkat anda pasien bisa selamat , Kami sudah menghubungi pihak keluarga pasien dan keluarga pasien meminta anda untuk menunggu mereka yang akan segera datang ke sini , Mereka sangat berterima kasih kepada anda ." Sahut dokter dengan sopan.
" Baiklah dokter saya sangat bersyukur orang itu bisa selamat , Maaf dokter tapi saya harus pergi , Sampaikan salam saya dan kepada keluarga pasien ya." Keyra beranjak pergi tanpa menunggu keluarga pasien itu datang.
" Nona ! Tunggu lah sebentar." Ucap Dokter meneriaki Keyra yang menjauh namun Keyra tak menghiraukan.
" Aku sudah terlambat mungkin Vioni akan marah. " Keyra melihat jam di pergelangan tangannya , Sudah sekitar dua jam dia terlambat dari waktu yang di tentukan Vioni untuk bertemu.
Ting. .
Ting...
( Key ! Kamu dimana, Apakah terjadi sesuatu ! Kenapa belum sampai ) pesan dari Vioni masuk .
( Aku akan segera sampai , Tunggu lah sebentar lagi) balas Keyra sambil masuk ke dalam taksi .
Setelah dua jam menempuh perjalanan akhirnya Keyra sampai di sebuah taman kota .
" Vioni ! Aku sangat merindukanmu. " Ucap Keyra memeluk Vioni dengan kencang.
" Aku juga sangat merindukanmu Key! , Lihat lah kau sangat berbeda , Seperti bukan Key yang aku kenal , Sekarang terlihat lebih cantik." Goda Vioni tersenyum melihat penampilan Keyra .
" Kau tidak pernah berubah Vioni selalu saja merendahkan ku. " Keyra memasang muka cemberutnya.
" Jangan marah aku hanya bercanda , Sekarang ceritakan semuanya aku akan siap mendengarkannya ." Vioni menarik tangan Keyra untuk duduk di kursi.
Akhirnya Keyra menceritakan semuanya perjalanan hidupnya ketika dia menghilang sehingga membuat vioni menangis sangat kencang sehingga menarik semua orang yang melihat mereka.
" Kenapa kamu tega Key ! Tidak memberitahukan semua ini kepada sahabat kamu sendiri ." Vioni menangis di hadapan Keyra .
" Maaf Vio. " Keyra pun menunduk sedih.
" Sekarang kamu harus sabar Key , Aku akan memberikan pekerjaan kepada kamu ,Kita akan bekerja sama- sama di tempat yang sama." Vioni memegang tangan Keyra dan tersenyum.
" Benarkah vio! " Keyra sangat senang mendengarkan ajakan Vio , Keyra akan menerima pekerjaan itu dengan senang hati untuk memenuhi kebutuhan anak- anaknya.
__ADS_1
*******
" Opa apa yang terjadi ?" Tanya Antoni panik begitu sampai di ruangan rumah sakit dan melihat Karel terbaring lemah di tempat tidur pasien dan telah sadar .
" Opa kecelakaan , Rem mobil opa tidak berfungsi sama sekali. " Ucap Karel menceritakan kejadian terakhir sebelum terjadinya kecelakaan.
Antoni berpikir keras mungkin ada yang ingin mencelakakan opa dan semua ini tidak beres Antoni akan mencari tahu apa yang terjadi nanti.
" Siapa yang menolong opa?" Tanya Antoni melihat di sekeling namun tidak ada siapa- siapa kecuali dokter.
" Ada seorang wanita yang datang kepada kami dan membawa bapak ini kerumah sakit , Dia terlihat sangat panik saya pikir bapak adalah keluarganya namun begitu saya tanya dia hanya berniat membantu bapak dan saya sudah menyuruh wanita itu untuk menunggu kedatangan keluarga bapak namun wanita itu tidak mau dan pergi begitu saja." Dokter itu menjelaskan panjang lebar kepada Antoni dan Karel.
" Wanita itu sangat baik ." Ucap Karel.
Antoni yang mendengarkan kejadian itu merasa teringat akan Keyra yang menolong nya.
*****
Jam sudah menunjukkan pukul 18 :00 wib Keyra segera meminta izin untuk pulang kepada Vioni , Vioni pun mengiyakan nya dan mereka akan bertemu kembali.
" Bagaimana ini ! Pasti Reki dan Rena sudah kangen sama aku." Ucap Keyra cepat- cepat menyetop taksi dan masuk ke dalam.
" Bagaimana keadaan bapak itu , Mudah- mudahan bisa bertemu kembali dengan keluarga nya ." Gumam Keyra sambil memperhatikan jalanan yang terlihat sangat ramai dan larut dalam pemikirannya yang tidak menentu.
Brak bukk Sittttt.....
" Aaaaaa! Hati- hati pak?" Keyra sangat terkejut taksi yang di naikinya itu hampir saja menabrak mobil yang berada di depan mereka .
" Hei ! Cepat turun ?" Ucap seorang lelaki berteriak kepada pak supir taksi dengan kencang , Pak supir pun turun dengan cepat.
" Saya tidak mau tahu bapak harus membayar kerusakan mobil saya , Bapak tidak bisa berhati- hati mengemudi , Sebaiknya kalau sudah tua jangan mengemudi di jalanan yang banyak orang." Lelaki itu terus saja meneriaki pak supir dan mencoba ingin memukul pak supir sehingga membuat banyak orang melihat ke arah pak supir.
Keyra yang merasa sangat takut mencoba turun dan memberanikan dirinya walaupun sangat takut.
" Hentikan ! " Teriak Keyra lancang , Lelaki itu mencoba menurunkan tangannya.
Lelaki itu menatap tajam ke arah Keyra.
Bersambung.....
__ADS_1