
" Kak ... Apa kau sedang menangis ?" Doni sudah berada di hadapan Clara ,
Clara membuang mukanya .
" Kak ...Bantu aku mendapatkan wanita bersama Antoni , Ini kesempatan baik bukan kak , Kakak bisa bersama dengan laki- laki itu dengan mudah dan tanpa nganguan Keyra lagi ." Doni tersenyum .
" Kau begitu menyukai dia , Apa hebatnya dia , Kenapa kau sangat menyukainya ? " Tanya Clara dengan mata sembam nya.
" Jangan kakak mengurusi hidup ku , Aku hanya menawarkan bantuan , Jika kakak tidak mau aku akan pergi dan mencari cara sendiri ." Doni beranjak pergi dari hadapan Clara.
" Tunggu...Apakah kau menjamin semua ini akan berhasil. " Clara memicingkan matanya dengan tajam .
" Kalau kakak merasa yakin , Pasti akan berhasil."
" Baik lah! " Clara menyetujui ajakan Doni.
" Langkah selanjutnya akan terasa lebih mudah ." Gumam Doni tersenyum.
Dokter Sisi termenung menatap rumah megah itu.
Tit...
Tit...
Suara klakson mobil membuyarkan lamunan dokter Sisi .
" Hei ...Kau hampir tertabrak , lihat jalan jangan hanya bengong. " Teriak seorang supir taksi yang marah kepada dokter Sisi yang hampir membuat nya tertabrak.
" Maafkan saya pak..." Dokter Sisi menunduk dan meminta maaf.
" Nenek !" Panggil dua orang anak kecil kepada dokter Sisi dengan keras sehingga membuat dokter Sisi menatap ke arah suara.
" Reki dan Reka , Apakah itu mereka?" Ucap dokter Sisi mencoba mendekat untuk melihat apakah benar itu adalah Reki dan Rena cucunya.
Shitt...
Langkah dokter Sisi terhenti tatkala melihat mobil yang sangat di kenalinya , Mobil yang sudah menjadi kenangannya dulu.
" Ayah .." Dokter Sisi membalikkan badannya menutup wajahnya.
" Ayah maafkan aku !" Dokter Sisi terisak jika melihat sang ayah.
Akhirnya Sisi mencoba pergi , Dokter Sisi sangat malu harus bertemu dengan keluarganya karena kesalahannya sendiri.
Tring...
Tring...
__ADS_1
" Tuan ..! Asisten tuan Karel datang , Ingin bertemu dengan tuan Antoni."
" Baik lah , Suruh mereka masuk."
Satpam pun mengakhiri telponnya itu dan menyuruh asisten tuan Karel masuk.
" Selamat siang tuan!" Sapa asisten beserta pengawal itu kepada Antoni .
" Ehmmm, Ada apa?" Antoni mencoba bertanya ke inti pembicaraan.
" Tuan...., Tuan Karel menyuruh kami untuk membawa tuan ke acara makan malam bersama tuan Stev , Tuan Karel sudah menelpon tuan , Namun tidak ada jawaban makanya kami di suruh untuk pergi menjemput tuan agar segera pergi." Asisten dan pengawal itu menjelaskan kedatangan mereka kepada Antoni.
" Katakan pada opa ku , Aku sedang sakit , Tidak bisa di nganggu. " Ucap Antoni cuek dan memalingkan wajahnya untuk segera pergi.
Asisten dan pengawal itu menatap tidak percaya kepada Antoni.. kepada cucu tuannya sangat keras kepala .
Akhirnya mereka pulang tanpa membawa Antoni.
Brak....
Dentuman keras karel mengebrak meja membuat asisten dan pengawal Karel ketakutan.
" Kenapa kalian tidak menyeret anak itu kehadapan ku , Dia sangat keras kepala sekarang , Entah apa yang membuatnya tidak mendengar kan ku , Aku harus segera menyelidikinya , Dia sekarang sangat tertutup , Bertemu dengannya sangat payah dia selalu menghindar." Ucap Karel memegang kepalanya , karena sangat pusing memikirkan Kelakuan Antoni.
-
-
" Tentu saja , Anak papa memang cukup cantik ," Puji Stev kepada Clara.
" Ayo kita pergi... Kita sudah terlambat ," Ajak Stev kepada Clara .
-
-
-
" Keyra ... Temani aku keluar sebentar ," Teriak Antoni memanggil Keyra.
" Kemana tuan ?" Keyra menghampiri Antoni dengan cepat.
" Ganti baju mu sekarang juga , Aku tidak mau menunggu lama. " Ucap Antoni dan tanpa bantahan dari Keyra.
" Ah , Aku sangat lelah ...Kenapa harus mengajakku segala." Gumam Keyra menjalankan perintah dari tuan dingin dan cuek nya.
Akhirnya Keyra bersiap- siap untuk segera pergi.
__ADS_1
" Tuan ...Aku akan mengantarmu ." Willi sudah menaiki mobil dan membukakan pintu untuk Keyra dan Antoni.
" Aku ingin pergi berdua dengan Keyra , Kau minggir lah , Sekarang tangan ku sudah sembuh . " Antoni kesal karena Willi selalu ingin ikut campur urusannya.
" Mommy ! Eki icut , Ena juga icut. " Teriak Reki dan Rena bersamaan.
" Ayo kita berangkat sekarang? " Antoni mulai masuk ke dalam mobil.
" Hoyee.!!!, Om Anconi agat bacik ( Hoyee.!!!, Om Antoni sangat baik ). " Reki bersorak gembira karena mereka akan pergi jalan- jalan .
" Om Anconi gak atit lagi mommy? (Om Antoni tidak sakit lagi mommy ?)" Tanya Rena dengan tingkah lucunya.
Keyra pun tersenyum ternyata Reki dan Rena di perboleh kan untuk ikut bersama mereka.
Cukup lama Antoni mengemudikan mobil , Akhirnya mereka sampai di sebuah wahana bermain anak- anak.
" Hoyeee!!! Mommy Eki dan Ena bisa main icu ( Hoyeee!!! Mommy , Eki dan Ena bisa main itu ) ." Tunjuk Reki karena melihat tempat bermain mereka yang sangat besar .
" Ayo kita turun , Para jagoan dan putri Daddy ." Ucap Antoni dengan senyum sambil mengendong Reki dan Rena bersamaan.
" om Anconi , om Anconi ...Eki dan Ena secarang tiyak tacut lagi cama om Anconi Arena om Aconi angat bayik( Om Antoni, om Antoni...Eki dan Ena sekarang tidak takut lagi sama om Antoni karena om Antoni sangat baik ) ." Reki berbicara dengan Antoni seperti dengan sahabatnya. Antoni pun mencubit pipi dan mencium Reki dan Rena bertubi- tubi hingga membuat mereka sangat senang.
" Kau mau makan Keyra !" Tanya Antoni sambil memberi es krim untuk Keyra , Reki dan Rena sedang asyik bermain berdua.
" Tidak tuan... " Tolak Keyra tidak menatap Antoni.
" Ambil lah. " Antoni memberi es krim secara paksa ke tangan Keyra.
Hingga Keyra pun mengambilnya . Kebetulan Keyra juga ingin makan es krim , Sudah lama dia tidak memakan es krim .
" Hei ... Makan lah dengan bagus jangan belepotan seperti itu ." Tunjuk Antoni ke bagian bibir Keyra yang mengenai es krim.
Keyra meraba- raba bagian yang terkena es krim.
Antoni yang melihatnya pun tidak tahan lagi , Antoni dengan cepat membersihkan bibir Keyra dengan tangannya.
" Dia sangat cantik. " Gumam Antoni, Tangannya masih berada di bibir Keyra.
" Mommy , Om Anconi !! Ngapain?" Reki mulai mendekat kepada Keyra dan Antoni.
" Eki mawu es kim om Anconi , Om Anconi yak beyi buat Eki dan Ena yah !( Eki mau es krim om Antoni , Om Antoni gak beli buat Eki dan Ena yah). " Reki dan Rena mulai rewel karena tidak di belikan es krim oleh Antoni.
" Tunggu ya!! Sekarang om beli dulu. " Antoni pun pergi meninggalkan Keyra , Reki dan Rena untuk membeli Es krim untuk mereka.
Di saat sedang mengantri es krim Antoni di kejut kan oleh seseorang.
" Bos Antoni , lagi belanja es krim yah ." Tanya Mira pegawai kantor Antoni dengan antusias. " Bos Antoni pergi dengan siapa?" Tanya Mira lagi yang sangat penasaran .
__ADS_1
Bersambung....