
" Anggi ! Kau sangat jahat rupanya ." Clara menatap Anggi dengan sorot mata marah karena Anggi sangat jahat kepada nya.
" Hei tuan putri sudah seharian ini aku menghubungi mu tapi kau sama sekali tidak memperdulikan aku. " Anggi tersenyum kecut melihat Clara sangat marah.
" Awas kau Anggi , Jika papa ku tahu semua ini kau akan ku lenyapkan " Ancam Clara meneriaki Anggi di tempat keramaian seperti ini.
Kini Clara berada di sebuah bar , Tempat orang - orang ingin memuaskan hasrat nya dan melakukan apa yang mereka mau.
" Hei nona cantik ! Kau akan menjadi wanita ku malam ini " Seorang laki- laki setengah tua dan berkumis panjang serta perut buncit itu menyeringai kepada Clara yang ketakutan .
" Hoek , Hoek ".
" Kenapa dengan teman mu Anggi " Pria buncit itu melihat Clara yang mau muntah di hadapannya.
" Clara kau jangan macam - macam ya , Kau mesin penghasil uang ku malam ini " Cetus Anggi menggretakkan giginya untuk mengancam Clara.
" Anggi aku sangat pusing , Cepat bawa aku pulang sekarang " Clara memegang kepala nya dan memijit tengkuk nya dengan kasar.
" Maaf Anggi ! Aku tidak selevel dengan perempuan penyakitan seperti dia " Celetuk pria buncit itu beranjak pergi dari hadapan Anggi dan Clara.
" Tuan ! Tunggu dulu sebentar " Anggi mencoba menghentikan pria itu .
Sedangkan Clara menyipitkan matanya melihat Anggi sudah berada jauh dari nya, Sekuat tenaga Clara mencoba lari.
" Hei kau jangan lari ! Tangkap perempuan itu " Teriak Anggi yang melihat Clara sudah pergi , " Sial ! ternyata perempuan itu sangat pintar dan sudah membohongi ku " Anggi benar- benar kesal karena Clara sudah membohongi nya.
" Ah uh , Aku harus kemana sekarang?" Clara mencoba menelisik ke arah yang menurutnya aman dari wanita gila itu.
Shitttt...
" Sial ! Kenapa kau menabrak ku " Teriak Clara sangat terkejut melihat mobil yang hampir menabraknya.
" Nona Clara ! Cepat masuk ke dalam mobil " Ucap Willi membuka pintu mobil untuk Clara.
" Sayang ! ternyata kau mencari ku " ,Kini Clara yang sangat senang karena melihat Antoni berada di hadapannya untuk menjemputnya dan Clara mencoba duduk di dalam mobil dan memeluk Antoni erat.
" Clara hentikan ! Apa kau sudah membuat masalah sehingga orang - orang itu mengejarmu " Antoni mulai mengemudi kan mobilnya sangat kencang.
" Sial ! Aku kehilangan dia " Anggi sangat kesal karena Clara .
" Awas kau Clara aku akan membuat kau menderita " Gumam Anggi mengempalkan tangannya.
Sedangkan di dalam mobil kini Clara sudah lega karena sudah lolos dari wanita gila itu.
__ADS_1
" Sayang ! Kau telah menyelamat kan aku " Clara berucap sambil menangis dan memeluk Antoni erat.
" Kau bisa melepaskan aku , Aku sangat terngangu karena mu " .
Willi yang berada di antara mereka mencoba melihat ke arah jendela saja , Dia bagai obat nyamuk saja.
Setelah mengemudi kan mobilnya selama satu jam akhirnya Antoni sudah sampai di rumah Clara.
****...
Antoni menghentikan mobilnya itu dan segera turun , Clara dan Willi juga ikut turun dari mobil.
Terlihat Stev yang mondar mandir di depan rumahnya itu tanpa sadar mereka sudah pulang.
" Tuan Stev ! Nona Clara sudah pulang " Willi mencoba berbicara dengan Stev sedangkan Antoni hanya diam saja tidak berbicara sedikitpun.
" Dasar kau anak bodoh " Stev menarik Clara untuk masuk ke dalam rumah.
Seketika Willi yang melihat Stev berbuat demikian Willi sangat kasihan kepada Clara.
" Tuan! Nona Clara sudah pulang , Tolong jangan berbuat kasar kepada nya".
" Dia anak ku , Suka- suka saya harus melakukan apapun dan kamu jangan ikut campur" Stev terlihat sangat marah kepada Clara dan mencoba menarik Clara dan membawa masuk ke dalam rumah nya dan menutup pintu kasar.
Tok
Tok
" Sudah lah Willi! Ayo kita pulang " Antoni kini mulai membalikkan badannya dan masuk ke mobil.
" Tuan ! Kasihan nona Clara , Kita harus membantunya " Willi berbicara seperti itu di hadapan Antoni dengan lancang.
" Kalau kau sangat suka kepada nya , Lakukan semaumu " Antoni sama sekali tidak menghiraukan Clara yang terpenting baginya adalah Keyra sekarang , Namun Antoni tidak tahu di mana Keyra berada.
Plak...
Tamparan keras mendarat di pipi mulus Clara.
" Apa - apaan ini Clara ! Apa kau habis mabuk ?" Selidik Stev melihat putri nya yang sudah pulang.
" Aws " Clara meringis kesakitan. " Papa kau sangat tega menuduh ku seperti itu " Kini bulir bening menetes begitu saja di pipi Clara.
" Coba lihat dirimu , Dan ohh baunya sangat menyengat " Stev memeriksa Clara , Stev beranggapan Clara sudah mabuk di luar sana.
__ADS_1
Clara yang sudah sangat tidak tahan untuk menangis akhirnya pergi meninggalkan Stev sendiri dan Clara mulai menaiki tangga agar segera masuk ke dalam kamarnya.
" Clara papa belum selesai berbicara " Teriak Stev melihat Clara sudah naik ke atas , Clara sangat susah di atur sekarang.
" Aku telah gagal mendidik mu Clara " Gumam Stev akhirnya duduk di sofa .
Drtt...
Drttt....
Suara ponsel stev berbunyi sontak Stev yang tengah termenung mencoba menggangkat telfonnya itu.
" Tuan ! Gawat ternyata Nona Clara .."
Seketika stev membulatkan matanya mendengar berita yang di sampaikan oleh asistennya itu.
Stev sangat tercengang dan mengempalkan tangannya kuat.
Bruk brak truk ....
Stev yang sangat marah mencoba untuk mendobrak pintu kamar Clara.
" Aaaaa, Hiks hiks papa! Apa salah ku , Kenapa papa sangat kejam kepada ku " Kini Clara yang terkejut melihat Stev mendobrak pintu kamarnya seakan sangat takut.
*****
" Kau tahu tentang sesuatu Keyra ?" Tanya Vioni ketika sedang berada di depan rumah nya itu malam ini Reki dan Rena sudah awal tertidur.
" Tidak ! Jika kau tidak memberitahuku , Bagaimana aku tahu " Jawab Keyra polos menatap Vioni dengan tatapan yang sendu.
" Aku menyukai seseorang Keyra ! Kau tahu dia lelaki yang sangat tampan dan mapan , Aku sangat menyukai dia ketika pertama bertemu ".
" Haah" Keyra sangat terkejut mendengar penuturan Vioni.
" Kau sedang sakit Vioni ?" Keyra mencoba memeriksa kening Vioni sekarang .
" Aku tidak sakit Keyra !" Teriak Vioni yang tidak terima Keyra meledeknya.
" Vioni ! Kau tahu aku sangat terkejut mendengar kau menyukai seseorang , Pasti orang itu sangat special bukan " Keyra mencoba mengingat seperti apa pria yang di sukai oleh Vioni. " Apa pria itu begitu tampan Vioni , Sehingga membuat kamu jatuh cinta di pandangan pertama " Keyra tersenyum melihat Vioni yang tersenyum juga , Mungkin ini hal yang sangat bahagia yang di rasakan oleh Vioni .
" Aku akan mengenalkan mu pada nya Keyra ! Tunggu aku bisa mendapatkan nya dulu , Baru aku akan memberitahu mu siapa dia " Vioni sangat senang dan bahagia ketika berbicara dengan Keyra.
" Baik lah ! Aku akan menunggu kabar baik dari mu Vioni !, Aku akan mendukung mu " Keyra tersenyum dan memeluk Vioni dengan erat.
__ADS_1
Sekarang Keyra lah satu- satunya sahabat yang mengerti dirinya itu.
Bersambung....