
" Doni , Aku akan berteriak jika kau menyentuh ku ." Ancam Keyra berteriak , Keyra sangat takut melihat wajah Doni yang beringas dan menakutkan.
Doni menatap Keyra sebentar dan setelah itu dia tertawa terbahak- bahak.
" Hahaha , Kau akan berteriak , Teriak lah sebesar dan sesukamu , Aku akan tetap membuat mu menjadi milikku, Kau jangan khawatir kau hanya perlu diam dan turuti kemauan ku. " Doni tertawa menurutnya ancaman dari Keyra sangat lucu.
" Kau akan tamat Doni , Kau tahu suamiku siapa? , Kau akan mendapatkan masalah jika tidak melepaskan ku ." Teriak Keyra mengancam Doni lagi dan mengundur waktu supaya Doni tidak macam- macam.
Doni sangat geram dan kesal , Doni menarik paksa tangan Keyra dan mencoba memegang bahunya.
-
-
" Willi cari cara supaya kita bisa cepat menemukan Keyra ." Antoni menelisik ke setiap sudut jalan itu untuk segera menemukan tanda- tanda Keyra berada.
" Tuan , Sepertinya itu sebuah taksi ." Willi melihat taksi di depannya yang terletak dan di depannya terdapat bangunan - bangunan tua.
" Tunggu aku tuan!" Willi segera berlari mengikuti Antoni.
" Kau akan menyesal jika menyentuh sedikit saja istriku ." Gumam Antoni berlari sangat kencang untuk secepatnya menemukan Keyra.
Brak ...
Dengan sekuat tenaga Antoni memukul Doni yang sedang ingin memegang Keyra.
Brumm...
Doni pun terlempar sangat jauh akibat pukulan Antoni.
" B********, Beraninya kau menyentuh istri ku ." Ucap Antoni sangat marah dan memukul Doni sangat kuat , Sehingga Doni mengeluarkan darah di bagian bibirnya .
Keyra menegang melihat kejadian itu dia sangat trauma .
" Nona !! Biar kan aku membantu mu. " Willi membantu Keyra untuk bangun dan membawa Keyra ke mobil.
" Hei !! Kemana kau mau membawa Keyra. " Doni yang merasa kesakitan akhirnya bangun untuk mencegah Willi untuk membawa Keyra.
Bruk pukk bukk
Hantaman keras di tujukan lagi oleh Antoni.
" Aws! " Doni ambruk dan sangat merasa kesakitan , Kini wajahnya terlihat menyeramkan , Dan Wajah Doni mengeluarkan darah.
" Kau- bera- ni sekali kau masih ingin menyentuh istri ku ." Antoni yang sangat geram pun ingin menarik kerah baju Doni untuk memukul lagi .
" Tuan !!!, Serahkan dia ke polisi saja , Dia akan mati di tangan mu seperti itu." Ujar Willi memperingatkan.
" Aaaaaaaa, Aku akan membuat mu mati karena telah menyentuh dan menyakiti istri ku."
__ADS_1
" Tuan !! Sudah , Dia sudah tidak berdaya lagi." Willi berusaha memegang Antoni yang sangat emosi sedangkan Doni terlihat lemas dan terkapar di tanah .
Akhirnya Willi menelfon polisi .
" Kau baik- baik saja ?" Tanya Antoni memperhatikan Keyra yang begitu syok , Air mata Keyra jatuh begitu saja .
Antoni pun sangat kasihan melihat Keyra yang malang , Baju Keyra sobek dan terdapat banyak lebam di wajahnya serta di tangannya.
Antoni mengambil baju jas nya dan menyelimuti Keyra agar Keyra tidak ke dinginan.
Akhirnya mereka pulang menaiki mobil dan Willi melajukan mobil dengan kecepatan cepat agar segera sampai di masion.
-
-
-
" Mommy !! " Teriak Reki dan Rena memanggil Keyra begitu sampai di masion dan memeluk Keyra sangat kencang.
" Huwaaa, Mommy tidak apa- apa?" Tanya Reki dan mulai menangis.
" Ena angat tacut Mommy tidak puyang- puyang?" Rena pun menangis karena Keyra tidak di rumah.
" Sayang !!! Mommy tidak apa- apa , Kalian tidur sekarang ya. " Keyra membawa Reki dan Rena ke dalam kamar .
" Tunggu dulu !"
" Istirahat lah yang cukup dan jangan pergi kemana- mana." Ucap Antoni datar dan pergi keluar dari masion.
" Terima kasih tuan !!!, Aku berutang budi padamu. " Gumam Keyra mengajak anaknya untuk ke kamar.
******
" Apa yang telah kau lakukan anak bodoh. " Stev sangat marah melihat Doni yang sangat babak belur dan terdapat banyak luka di wajahnya.
" Papa !! Akan mengirim kamu ke amerika sekarang ." Stev sangat marah .
" Papa jangan , Aku masih mau di sini. " Doni memohon pada Stev untuk tidak mengirimnya jauh.
" Papa ada apa ?" Tanya Clara terkejut melihat Doni yang sudah babak belur.
" Doni !! Kau sangat kelihatan menyedihkan. " Clara mencoba mendekat ke arah Doni dan memeriksa Doni.
" Papa !! Jangan kirim Doni ke amerika , Clara mohon ?" Bujuk Clara kepada Stev.
" Tapi dia telah membuat kekacauan , Dia sangat keras kepala , Aku sudah tidak sanggup dengan kelakuannya." Stev menunjuk Doni dan mencoba untuk tidak mengabulkan permohonan Clara.
" Papa Clara mohon , Mungkin Doni akan berubah dan tidak mengulangi lagi peebuatan nya ." Mohon Clara lagi kepada Stev .
__ADS_1
Amarah Stev yang sangat memuncak akhirnya reda ketika clara memohon padanya.
" Terserah kau saja ." Sahut Stev dengan cepat.
" Papa sangat baik , Aku sangat beruntung mempunyai papa." Clara mengecup pipi Stev .
Akhirnya Stev pun beranjak pergi ke kantor untuk menyelesaikan urusannya .
" Apakah kau gagal Doni ? " Tanya Clara melotot ke arah Doni .
" Laki- laki itu menyelamatkan nya. " Jawab Doni cuek kepada Clara.
" Sial !! Jangan bilang calon suami ku yang sudah menyelamatkan wanita itu ." Selidik Clara menebaknya. " Awas kau wanita murahan aku akan segera melenyapkan mu. " Gumam Clara mengempalkan tangannya itu .
" Calon suami mu itu sangat bodoh. " Seru Doni mengatai Antoni.
" Apa kau bilang? Kau lah yang sangat bodoh menyukai wanita murahan seperti wanita itu Doni ! Sadar lah ." Clara tidak mau kalah dengan Doni.
" Kau sungguh tidak becus Doni , Aku susah payah memohon pada papa agar kau tidak di kirim ke amerika jangan sia - siakan kesempatan ini ." Clara cemberut dan memegang pinggang rampingnya.
-
-
-
" Willi !! Apa laki- laki berengsek itu sudah di hukum oleh polisi ?" Tanya Antoni kepada Willi yang sudah berada di depannya .
" Tuan !!! Gawat laki - laki itu telah di bebaskan oleh ayah nya."
Brakk....
" Keyra akan berada dalam bahaya lagi , Ini semua gara- gara kamu Willi yang mencoba menahan ku untuk membunuhnya saja ." Antoni sangat frustasi mendengar berita dari Antoni .
" Tapi tuan !!! , Saya juga takut tuan akan terkena masalah jika membunuh pria itu tuan ."
" Ah ...Aku tidak mau mendengarkan mu lagi ." Antoni terlihat marah kepada Willi dan menerobos Willi yang tengah berdiri dan beranjak pergi.
" Tuan!!! Dengarkan dulu , Jangan pergi ! " Ucap Willi untuk mencegah Antoni pergi.
" Ka- u !" Antoni menatap tajam Willi yang ingin mencegahnya,
" Aku tidak akan mendengarkan mu lagi Willi , Ingat itu! " Tunjuk antoni ke wajah Willi , Willi tidak mau menatap wajah Antoni yang tengah emosi.
Antoni sangat marah jika ada orang yang mengatur nya dan dia sangat keras kepala.
" Arghhh!!! Kenapa Keyra masuk dalam kehidupan ku ." Teriak Antoni yang sudah berada di dalam mobil nya dan menarik kasar rambutnya itu.
" Tuan!!! Andai kau tahu , Aku ingin melindungi mu tetapi kau sangat keras kepala. " Gumam Willi memikirkan Antoni yang tidak mau di atur sama sekali.
__ADS_1
Bersambung......