Mengandung Anak Kembar Ceo

Mengandung Anak Kembar Ceo
Di culik


__ADS_3

Antoni mulai membuka pagar rumah Clara , Kondisi rumah Clara sangat berantakan .


Antoni melihat sebuah mobil di depan rumah Clara ,Mobil mewah berwarna hitam , Seketika Antoni sangat ketakutan karena memikirkan keadaan Clara tersebut.


Bruk....


Sedangkan di lain sisi Rendi sudah membanting pintu kamar Clara dengan cepat.


" Rendi ...Kau jangan mendekat ." Clara mulai bergetar , Kondisinya sangat lemah dan jantung Clara berpacu sangat kencang .


" Hahaha , Kau akan jadi milik ku sekarang Clara ." Rendi dengan kejam mendekati Clara yang sedang ketakutan dan menarik Clara keluar.


" Tolong..tolong.. . Aws , lepaskan saya ..! " Clara berteriak dan meronta- ronta minta di lepaskan .


Seketika Antoni yang sedang menaiki tangga menuju kamar Clara sangat terkejut .Antoni berlari ingin segera sampai di kamar Clara.


" Lepaskan dia..!" Teriak Antoni ketika sudah naik ke kamar Clara , Dan Antoni seketika kaget melihat Rendi dengan kasar memaksa Clara untuk ikut dengan nya.


" Sayang ...Tolong aku , Hiks hiks, " Clara mulai menangis dan mencoba lepas dari Rendi.


" Hei ..! Kau siapa ?, Dia milik ku sekarang.." Teriak Rendi dengan keras dan tidak mau melepaskan Clara begitu saja .


Antoni tengah memikirkan cara agar bisa melepaskan Clara.


" Kau jangan ikut campur , Jika kau bergerak satu langkah saja , Kau akan ku hancurkan ." Ancam Rendi mulai menarik Clara lagi untuk turun dari tangga.


" Sayang tolong aku .." Clara yang sangat takut terus meminta pertolongan kepada Antoni.


Antoni mengempalkan tangan ,Niat hati mau bergerak namun Clara akan dalam bahaya jika dia melakukan itu . Antoni kini sangat marah kepada Rendi.


Dengan tarikan keras Rendi tetap menarik tangan Clara untuk segera turun dari tangga.


" Hei ..Kau harus mengikuti perintah ku , Jika kau tidak mau aku akan menceritakan semua kepada laki- laki tadi , Dia itu calon suami mu bukan."


Rendi berbisik ke telinga Clara.


Clara yang mendengar ancaman dari Rendi seketika bungkam .Clara menggelengkan kepala pelan , Dia sangat takut sekarang .


Clara dengan terpaksa mengikuti perintah dari Rendi yang sangat jahat itu. Kini Clara sudah turun dari tangga itu .Rendi tersenyum puas melihat Clara akan memasuki mobil bersama nya .


Antoni yang mulai sangat marah itu langsung berlari ke arah Rendi .


Bukkk Bruk Pukkkkk


Hantaman demi hantaman kini di lontarkan dari Antoni untuk Rendi.


Rendi yang terkejut langsung terkesiap kini Clara sudah lepas dari gengamannya . Rendi seketika ambruk di lantai dan Clara langsung mendekati Antoni.

__ADS_1


" Hei ..Wanita itu milik ku ."


Rendi berteriak dan mencoba berdiri lagi.


" Hei kau di tangkap ." Seru beberapa orang polisi yang sudah mengepung rumah Clara itu .


Rendi yang sangat ketakutan langsung ingin segera lari namun semua itu sudah gagal.


" Aws lepaskan aku ."


Rendi meronta- ronta ingin di lepaskan oleh polisi itu.


Namun polisi itu segera membawa Rendi ke dalam mobil polisi.


" Clara sayang..Kau tidak apa- apa ?" Tanya Stev yang sangat ketakutan melihat Clara yang begitu trauma .


Stev mencoba untuk mendekati Clara dan memeluk Clara dengan erat.


" Antoni terima kasih kau telah menyelamatkan Clara ,Jika kau tidak datang , Aku tidak akan tahu apa yang akan terjadi selanjutnya ." Stev menepuk pelan bahu Antoni dan tersenyum.


Stev langsung membawa Clara ke tempat yang aman ,Kondisi Clara yang sangat trauma membuat nya hanya diam sekarang.


Antoni pun langsung masuk ke dalam mobil nya dengan cepat ,Pekerjaan di kantor nya sudah menumpuk sekarang.Antoni mulai mengemudikan mobil itu dengan kencang.


Di saat dalam perjalanan Antoni mulai termenung.


" Ah itu tidak mungkin terjadi bukan , Clara pasti wanita baik- baik." Gumam Antoni yang sedang memikirkan Clara .


Drttt...Drttt..


Ponsel Antoni kini berdering ,Sehingga membuat Antoni menepi ke samping jalan dan memberhentikan mobilnya agar aman .


" Willi ada apa?" Antoni menjawab dengan cepat telfon dari Willi.


" Tuan ..Kau kemana saja ."


Antoni mengeryitkan dahinya dan merasa bingung.


" Ada apa Willi! " Antoni semakin penasaran .


" Gawat tuan ..Nona Keyra di culik ."


Willi mencoba menjelaskan kejadian yang sebenarnya terjadi .


Dengan debaran jantung yang begitu kencang membuat Antoni begitu panik , Ketika mendengar Keyra di culik Antoni sangat marah.


" Willi ..Kemana anak- anak ku ,"

__ADS_1


Dengan mengebut di jalanan Antoni menanyakan Reki dan Rena.


" Mereka aman bersama saya tuan ."


" Baik lah , Sekarang kau bawa mereka kepada Carissa ."


Willi pun menganggukkan kepala nya dan langsung melajukan mobil itu dengan kencang .


" Keyra ...Maafkan aku ." Antoni yang merasa bersalah langsung mengemudikan mobil itu dengan kencang agar bisa mencari Keyra.


Di sisi lain , Di sebuah ruangan yang gelap dan tidak ada seorang pun ,kini Keyra di bawa kesana dengan tangan terikat.


" Tuan ...Lepaskan saya ." Keyra meronta- ronta ingin di lepaskan karena Keyra sangat takut kepada Karel .


" Kau diam lah , Aku sudah mengatakan jika kau tidak akan ku lepaskan lagi , Apa ada pesan- pesan terakhir yang ingin kau sampaikan untuk siapa itu ." Karel tersenyum kecut menatap Keyra dengan tajam.


Keyra yang mendengarkan kata- kata dari Karel itu semakin takut.


" Tuan ..Cucu - cucu mu akan menangis jika kau berbuat begini kepada ku ." Teriak Keyra kencang kepada Karel.


" Hei ...Bocah ingusan kau harus sadar diri , Aku tidak akan pernah menganggap anak- anak itu cucu- cucu ku , Antoni akan aku nikahkan dengan Clara , Jadi anak- anak dari Clara lah yang akan menjadi cucu- cucu ku ." Jawab Karel dengan tegas.


Seketika Keyra yang mendengar hal itu semakin menunduk , Kini bulir bening di pipi nya semakin deras mengalir.


Karel membawa Keyra sangat jauh ke dalam sebuah ruangan yang sangat gelap.


" Tuan ..Saya tidak mau melanjutkan lagi ke ruangan itu ." Asisten Karel merasa sangat takut melihat ruangan yang gelap gulita itu .


" Dasar asisten bodoh , Aku akan memecatmu jika kau tidak mau menuruti ku." Teriak Karel kepada asistennya itu.


Asisten yang mendengar ancaman dari Karel mulai terdiam , Sang tuan sangat kejam .


" Hahaha sekarang kau akan ku tinggalkan di sini ."


Karel mulai mendorong Keyra sehingga membuat Keyra ambruk di lantai .


" Tuan ...Tolong kasihani saya ." Keyra mencoba memohon kepada Karel dan mencoba menangis.


" Tuan...Kasihan sekali wanita ini .Pasti dia sangat ketakutan ." Asisten Karel mulai kasihan kepada Keyra yang begitu lemah dan tidak mampu berjalan lagi.


" Hei asisten bodoh ,Jika kau mau tinggal bersama gadis ini di sini , Aku akan meninggalkan mu di sini ."


" Tidak tuan...Saya tidak mau ." Sang asisten pun sangat takut jika Karel menyuruhnya untuk tinggal di ruangan yang sangat gelap ini.


" Hahaha, Rupanya kau sangat takut."


Dengan tertawa terbahak Karel merasa sudah menang sekarang , Karel tersenyum puas melihat Keyra yang sangat lemah dan menderita.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2