Mengandung Anak Kembar Ceo

Mengandung Anak Kembar Ceo
Jalan- jalan


__ADS_3

Malam terasa sangat sunyi , Kini Keyra sedang berada di masion bersama Reki dan Rena anak kesanyangannya.


" Mommy !! Om Anconi kok tidak ada ? " Tanya Reki kepada Keyra .


" Ena sangat ingin main sama om Anconi ,Mommy. " Rena pun sangat ribut ingin bertemu dengan Antoni.


Tok


Tok...


Suara ketukan pintu membuat Keyra menatap ke arah pintu dan segera membuka nya.


"Tuan Willi !! Ada apa?" Keyra terlihat lesu ketika melihat siapa yang berada di balik pintu .


" Tidak mungkin tuan Antoni akan bertemu dengan ku ." Gumam Keyra la


lemas.


" Nona !! Apa kau tidak bosan terus menerus di dalam kamar ?" Tanya Willi dengan celinguk melihat Reki dan Rena di dalam kamar.


" Apaan sich om Willi , Eki dan Ena pingin teluar tauu." Reki sangat cerewet kepada Willi.


" Mommy Ena mawu alan - alan "Teriak Rena menarik baju Keyra .


" Nona !! , Bagaimana kalau malam ini kita keluar untuk menghirup udara segar ." Ajak Willi kepada Keyra .


" Tidak usah tuan !! , Reki dan Rena harus tidur sekarang ya , Om Willi sangat capek." Keyra langsung ingin memangku Reki dan Rena untuk segera tidur.


Namun Reki dan Rena tidak mau , Mereka berhambur ke pelukan Willi dan menarik Willi agar segera pergi dengan mobil.


Keyra pun tidak punya cara lain dia akhirnya mengikuti kemauan Reki dan Rena.


" Hoye !!! " Seru Reki dan Rena bersamaan ketika mereka sedang dalam perjalanan .


" Reki , Rena jangan rewel , kasihan om Willi sedang capek. "Keyra mencoba memberitahu Reki dan Rena.


" Mommy !! , Eki dan Ena cenang bisa main sama om Willi ." Ucap Reki yang mulai memegang rambut Willi sedangkan Rena mengelitik Willi yang sedang mengemudi.


" Ahh , Aku sangat geli. " Willi tertawa dan sangat geli karena Rena mengelitik pinggangnya.


Setelah setengah jam mengemudi kan mobilnya Willi akhirnya menghentikan mobil nya di tempat keramaian , Sekaligus tempat untuk bermain Reki dan Rena.


" Om Willi !! , Apa cudah sampai ?" Tanya Reki dan Rena mulai melihat keluar jendela karena mobil yang mereka tumpagi sudah berhenti.


" Mommy !! , Nanci Ena mawu es tim yah ." Rena mulai meminta di belikan es krim oleh Keyra .


Keyra pun mengangguk dan segera menurunkan Reki dan Rena untuk bermain.

__ADS_1


" Seandainya tuan Antoni berada di sini , mungkin sangat menyenangka n." Gumam Keyra beranjak pergi bersama Reki dan Rena.


" Nona !! Saya mau ke situ sebentar , Nona jangan kemana- mana ya. " Willi pergi dari hadapan Keyra .


Keyra pun mengiyakan .


" Bagaimana ya nanti , Apakah aku akan di tendang keluar oleh tuan Karel jika tuan Antoni menikah. " Keyra masih saja memikirkan hal itu.


Ketika Keyra larut dalam fikirannya , Tiba - tiba saja dia memikirkan Tomi yang dia temui kemarin.


" Nona!! ini untuk mu. " Willi memberi sebungkus ice cream untuk Keyra sehingga ini mengingatkannya pada antoni lagi.


-


-


-


Di sebuah restorant.


Trap


" Ini untuk mu Anggi! " Clara melempar sebuah amplop coklat berukuran besar untuk Anggi .


" Kau sedang menyogokku ." Anggi menatap amplop coklat itu dan mencoba melihat Clara bergiliran.


" Aku tidak terima , Ini sangat sedikit , Apakah sebesar ini untuk menutup mulut ku Clara , Aku tidak akan bisa. " Anggi mencoba mengeser amplop coklat itu lagi ke hadapan Clara.


" Berapa yang kau mau katakan lah. " Clara sudah berusaha sabar untuk menghadapi sikap mata duitan Anggi .


Anggi tersenyum sinis mendengarkan perkataan Clara.


-


-


" Mommy !! Ayo cini main sama kami , Ini enak loh mommy bica beyenang - beyenang di dalam boya. " Reki memanggil Keyra yang sedang duduk berdua dengan Willi.


Keyra sangat tersenyum melihat Reki dan Rena bahagia , Sedangkan Willi hanya diam sambil menikmati ice Cream nya.


" Tuan !! Apa saya boleh bertanya sesuatu ?" .


Willi menatap Keyra sekilas , Ternyata ada juga yang mau berbicara dengan nya. Karena Willi terkenal dengan sifat diamnya jadi semua orang yang melihatnya sangat takut.


" Ada apa nona!!" . Willi masih saja melahap ice cream nya agar tidak meleleh.


" Emmm itu tuan ." Keyra sedikit takut harus menanyakan masalah ini atau tidak kepada Willi , Karena kalau Willi tidak mau menjawabnya otomatis Keyra akan terlihat seperti orang bodoh.

__ADS_1


" Katakan lah nona , Anda mau bertanya apa?" Willi mengulangi lagi pertanyaannya.


" Tu- an !! , Apa orang tua tuan Antoni masih hidup?" Keyra masih tidak percaya pertanyaan itu lolos begitu saja dari bibirnya.


Willi menghentikan melahap ice cream nya. Dan memandang Keyra lagi.


" Kenapa nona menanyakan itu ?" .


" Tidak tuan !! Saya fikir mungkin tuan Antoni masih memiliki orang tuanya , Saya minta maaf telah menanyakan hal pribadi tuan Antoni. " Keyra memohon maaf dan menunduk .


***


" Clara apa yang kamu lakukan di sini ? " Antoni yang datang tiba- tiba langsung membuat Clara kaget .


" Ah sayang !!, Kenapa kau di sini ." Clara mulai bangun dari duduknya dan mencoba mendekat ke arah Antoni.


" Aku baru melakukan pertemuan penting dengan client di sini , Dan kau- sedang apa di sini ?" Tanya Antoni sambil memperhatikan orang yang bersama Clara.


Anggi pun tidak menatap Antoni sama sekali.


" Sayang !! Ayo kita pulang , Aku sedang sakit perut. " Clara mencoba mengajak Antoni untuk pergi meninggalkan restoran itu.


" Apakah terjadi sesuatu ?" Antoni menatap tajam Kepada Anggi yang sedang duduk di meja itu.


" Untuk apa wanita itu bersama Clara." Gumam Antoni mencoba pergi dari restoran itu bersama Clara .


" Untung saja Antoni tidak mendengarkan pembicaraan ku dengan Anggi , Kalau itu sampai terjadi , Tamat riwayat ku ."


Gumam Clara masih waspada .


" Sayang !!! Ayo kita kesana ? , Aku sangat lapar sudah seharian ini aku belum makan. " Clara mengajak Antoni untuk menuju tempat keramaian itu. Antoni pun mencoba pergi bersama Clara , Walaupun sebenarnya dia sangat malas harus jalan- jalan bersama Clara.


Di sisi lain Keyra dan Willi sedang duduk di tempat pasar malam itu sedikit canggung karena Keyra menanyakan tentang masa lalu Antoni.


" Tuan !! Anggap saja tadi saya tidak pernah menanyakan tentang tuan Antoni , Saya akan mengerti jika tuan tidak mungkin memberitahu saya , Saya hanya lah orang asing mana mungkin harus mengetahui tentang hal pribadi tuan Antoni ." Ujar Keyra masih melihat Reki dan Rena bermain dengan sangat gembira.


" Sebenarnya tuan Antoni masih memiliki seorang ibu kandung ." Willi mencoba bercerita tentang masa lalu Antoni.


Keyra yang sedang melihat Reki dan Rena pun seketika menghadap ke arah Willi.


" Dimana ibu kandung tuan Antoni berada ?" Pertanyaan itu lolos begitu saja dari mulut Keyra.


" Sebenar- nya. "


" Apa yang kalian lakukan di sini ?" Tiba - tiba Antoni memotong pembicaraan Willi .


Seketika Willi menatap Antoni dengan takut.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2