Mengandung Anak Kembar Ceo

Mengandung Anak Kembar Ceo
Tragedi


__ADS_3

Malam semakin sunyi , Suara orang- orang di rumah sakit mulai perlahan menghilang .Keyra menopang dagunya pikirannya tengah berkalut dengan berbagai penderitaan , Nasib malang tidak bisa di hindari.


" Uh Ah Uh ,, Tolong aku? "Keyra terbangun dari lamunannya melihat Antoni mencoba melepaskan jarum di pergelangannya.


" Tuan , Hentikan apa yang kau lakukan."


Keyra berteriak namun tidak ada satu pun yang mendengar.


Keyra mencoba mendekat ke arah Antoni yang sedang kesakitan .


" Tuan tunggu sebentar , Saya akan mencari pertolongan .." Keyra mencoba untuk keluar dari ruangan dan di halangi oleh Antoni.


" Tuan lepaskan saya!" Keyra mencoba melepaskan gengaman Antoni yang beringas, Keyra sangat takut , Baru kali ini dia berhadapan dengan laki- laki seperti Antoni.


" Tolong , kamu harus membantu saya ." Lirih Antoni parau , Tangan Antoni sudah memegang badan Keyra dan mencoba untuk melepaskan apa yang di kenakan Keyra.


" Tuan jangan! " Keyra meronta - ronta ingin lepas dari Antoni , Keyra sangat takut .


Antoni yang sedang terpengaruh obat peransang itu sangat menahan kesakitan. Wajah nya merah padam seluruh badannya terasa panas. Dengan cepat Antoni merobek pakaian Keyra dan melepas semua yang ada di badan wanita itu.


" Tuan Lep-- .. " Antoni melah** dengan keras bibir ranum Keyra , Keyra tidak bisa bergerak karena sekarang dia sudah berada di bawah kunkungan lelaki yang tanpa ampun menghajarnya. Air matanya menetes ,Nasibnya benar- benar sangat sial.


Antoni pun tidak bisa menahan lagi sekarang rudal nya sudah on dan tidak menunggu lama kesucian Keyra terengut dengan paksa.


Antoni pun tumbang di atas Keyra.


Dengan buliran air mata Keyra menghempaskan badan Antoni ke ranjang , Keyra tersedu- sedu , Apa yang dia jaga selama ini sudah tiada. Badannya terasa sangat sakit , Berjalan pun seperti sangat susah.


" Hiks , Hiks. , Lelaki itu sangat breng*** , Kenapa aku harus mengalami ini.." Keyra menepuk- nepuk dadanya . Dengan berjalan tanpa Arah Keyra sudah keluar dari rumah sakit , Dia tidak memperdulikan lagi laki- laki itu , Itu sangat membuat dia menderita.


" Ibu , Ayah , Maafkan Keyra ,Hiksss.."


Keyra menangis sejadi- jadinya di jalan.


Orang- orang di jalan sangat merasa kasihan melihat Keyra , Baju Keyra sebek serta penampilannya seperti gelandangan yang tidak tahu tempat tujuan.


*****


" Tidak !" Antoni berteriak ketika bangun dari tidurnya , Dia tidak ingat apapun yang terjadi .


Novi dan Willi pun mendekat ,


" Tuan anda tidak apa- apa !" Willi bertanya dengan pelan- pelan tidak ingin membuat Antoni marah dan tertekan.


" Wanita itu di mana, Ah sial , Saya tela- h melakukan itu.." Antoni sangat syok .

__ADS_1


Willi pun bergeming mengamati gerak gerik sang tuan yang sangat frustasi.


" Nyonya , Bisa tinggalkan kami sebentar .." Willi menyuruh Novi keluar.


" Apapun yang kalian bicarakan saya harus mengetahuinya.." Novi tetap kekeh mempertahankan pendiriannya.


Willi pun memerintahkan pengawal.


" Lepaskan , Jangan ikut campur urusan saya dengan anak saya , Kalian akan saya pecat atas kelakuan kalian yang tidak sopan ini,"


Novi mengoceh sambil melihat ke arah Willi dan Antoni dengan tatapan tajam.


Tidak mendengarkan para pengawal pun dengan cepat melaksanakan tugasnya.


" Cari wanita itu, Saya sudah membuat dia , Saya sangat menyesal Willi .." Antoni Frustasi bayangan - bayangan semalam bernari- nari di dalam otaknya , Merasa kasihan serta bersalah terhadap Keyra.


" Baik Tuan! " Willi beranjak dari duduknya dan melaksanakan perintah.


2 bulan kemudian


Hari sangat terik , Keyra memaksa untuk bekerja karena sama sekali tidak mempunyai uang dan Keyra tidak mau mendapat pukulan dari ibu tirinya lagi. Keyra bekerja di sebuah cafe di kota A bersama sahabatnya Vio.


Hoek Hoek


" Key , kamu kenapa?" Tanya Vio dengan rasa khawatir serta menepuk - nepuk punggung Keyra agar mualnya terasa lebih ringan.


" Kayaknya aku masuk angin Vio.." Keyra Memegang kepalanya yang terasa berdenyut- denyut.


" Aku antar kamu ke dokter ya key ," Vio menawarkan bantuan kepada sahabatnya itu.


" Aku bisa pergi sendiri Vio .." Keyra mencoba tersenyum paksa agar sahabatnya tidak khawatir terhadapnya.


Vio pun mengangguk tanda setuju .


Hari sudah semakin gelap Keyra sudah bersiap- siap untuk pulang , Pekerjaannya sudah selesai , Keyra sedang menuju ke tempar dokter , Keyra mencoba pergi ke klinik terdekat di tempat kerjanya ,


" Selamat malam Nona?" Sapa dokter dengan ramah kepada Keyra.


" Selamat malam juga dokter. " Keyra pun membalas sapaan dokter.


Dokter pun mendengarkan keluhan Keyra dan mencoba memeriksa nya.


" Selamat , Nona anda sedang hamil 2 bulan , di usia 2 bulan memang terjadi gejala- gejala yang nona rasakan , Ini tidak berbahaya namun Nona harus tetap berhati - hati menjaga calon buah hati ."


" Apa dokter , Saya ha- mil ,"

__ADS_1


Keyra bergetar sambil menatap tajam dokter , " Ini tidak mungkin terjadi.." Gumam Keyra meneteskan air mata.


Kembali ke ingatan awal Keyra kini sudah termenung di jalan , Kejadian itu membuat dirinya harus menanggung ini semua sekarang .


" Apa yang harus aku lakukan. " Keyra berteriak , Air mata nya tak tertahan sedikit pun ,Matanya kini sembam , Apa yang harus di lakukannya nanti dia seorang diri harus merawat anak yang di kandung nya sekarang.


" Hei lihat lah , Baru sekarang kamu pulang , Dasar anak tidak tahu diri. " Sintia mengerutu sangat kencang membuat Keyra yang awalnya menangis semakin terasa sangat sedih.


" Mana uang , Ibu butuh uang .." Sintia menginterogasi Keyra .


" Maaf bu , Keyra tidak punya uang lagi,"


Keyra menunduk sangat takut kepada Sintia.


"Bu Keyra hamil.." Keyra menangis sejadi - jadinya.


" Hah hamil , Dasar anak pembawa sial , berani- beraninya kamu ya !" Sintia menarik pergelangan Keyra dan membawa masuk Keyra ke dalam rumah .


" Maaffin Keyra bu." Keyra memohon kepada Sintia sambil menangis sesugukan.


" Ayo cepat , Ikut sekarang!" Sintia pun menarik Keyra lagi keluar rumah dengan cepat , Entah apa yang akan terjadi nanti Keyra sudah Pasrah , Ini semua kesalahannya .


******


" Tuan , Saya sudah mencari kemanapun keberadaan nona Keyra namun tidak ada ."


" Sial , Kenapa kau tidak becus bekerja Willi .." Antoni sangat kesal dan menjambak kepala nya dengan kasar .


Sintia sangat marah mengetahui Keyra hamil dan dia akan membuat Keyra jera.


" Ayo ikut! " Tarikan bertubi- tubi di landa oleh Keyra. Keyra tidak tahu kemana Sintia akan membawanya sekarang.


Dentuman keras lagu membuat Keyra syok dan sangat takut , Tempat itu di penuhi oleh banyak lelaki hidung belang , Banyak juga wanita yang memakai baju kurang bahan yang mempertontonkan tubuh nya kepada para lelaki.


" Sintia ! Aku di sini .." Seorang laki- laki gemuk dan besar , jenggotnya yang besar itu memanggil Sintia.


Sintia sumringan sedangkan Keyra sangat ketakutan , Apa yang akan terjadi selanjutnya.


" Ayo ikut!" Lagi Sintia menarik paksa Keyra.


" Tidak mau bu.." Keyra meronta- ronta ingin lepas dari tarikan Sintia.


" Hai gadis cantik , Malam ini puaskan aku?" Lelaki hidung belang itu menarik tangan Keyra .


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2