Mengandung Anak Kembar Ceo

Mengandung Anak Kembar Ceo
Ingin mengetahui nya


__ADS_3

Keesokan hari nya Vioni sudah siap dengan baju kerjanya , Hari ini ada meeting penting yang harus di hadirinya.


" Key! Aku akan pulang lembur malam ini ."


Kening Keyra berkerut mendengar perkataan Vioni .


" Tumben Vio! Biasanya kau tak pernah bekerja lembur , Aku tebak kau pasti akan bertemu dengan pria yang kau ceritakan semalam bukan ?".


Keyra tersenyum puas melihat Vioni yang cemberut .


" Ih keyra ! Aku kan hanya bekerja , Kenapa kau tidak percaya ." Desis vioni kesal dan membelalakkan matanya kepada Keyra yang berdiri sambil tertawa.


" Ah sudah aku mau berangkat ke kantor dulu ."


Vioni yang cemberut langsung mengambil tas nya itu dan beranjak pergi dari hadapan Keyra.


" Vio ! Kau santai saja , Aku hanya bercanda."


Keyra berteriak kepada vioni yang sudah mulai menjauh dari nya.


Keyra tersenyum melihat kelakuan Vioni yang seperti anak kecil .


" Ah aku tutup pintu dulu ya !"


Keyra beranjak mendekati pintu dan ingin menutupnya.


" Tunggu sebentar kau jangan tutup pintu dulu ."


Seorang laki- laki tiba- tiba mencegah Keyra untuk menutup pintu rumah itu.


Keyra yang mematung kini menatap pria yang ada di depannya ini.


" Tu- an Antoni ."


-


-


-


" Kak ! Ibu sangat merindukan mu, Cepat lah pulang ."


Vioni berbicara kepada Willi yang selalu memghindar dari Vioni , Vioni kini sudah sampai di perusahaan Antoni untuk acara meeting penting itu.


" Vio ! Kau jangan menganggu ku , Aku tidak mau pulang , Jadi aku sarankan kepada kamu untuk segera membatalkan kerja sama dengan perusahaan ini ."


Willi terlihat sangat marah kepada Vioni yang terus memaksa nya untuk pulang.


" Kau tahu kak! Ibu akan sangat sedih jika tidak bertemu dengan mu dalam waktu dekat ini ."


Willi seketika menatap Vioni dengan tajam .


" Bukan kah kau yang menjadi anak kesanyangan papa dan ibu , Kau tidak seharusnya mengucapkan kata- kata seperti itu bukan ."


" Kak ! Kau salah faham , Jangan berpendapat seperti itu kak , Kakak belum tahu bagaimana ibu terus memanggil kakak dan aku pun tidak ada bandingan dengan kakak ."

__ADS_1


" Aaaaaakh , Aku tidak mau mendengarkan itu lagi . Jika kau tetap mau berada di sini , Jangan salah kan aku yang telah memberitahukanmu ."


Willi dengan kekesalannya beranjak pergi begitu saja , Sedangkan Vioni sedang mematung .


" Kak ! Bagaimana lagi aku harus menyakinkan mu , Kau benar- benar sangat keras kepala kak."Gumam Vioni menghapus air mata nya yang mengalir begitu saja . Vioni mulai kehabisan cara agar membuat Willi untuk pulang.


" Hei ! Kenapa kau berada di tengah- tengah orang berjalan , Kau sangat menganggu ."


Clara memegang dagu Vioni dan menelisik .


" Kau pekerja baru di sini ?"


Clara sangat penasaran melihat Vioni .


" Kenapa aku harus memberitahukan mu ." Jawab Vioni ketus dan memukul tangan Clara.


" Aws ...Dasar kau wanita tidak tahu sopan santun , Baru masuk bekerja saja sudah membuat tangan ku sakit , Aku akan memecat mu , Apa kau tidak tahu siapa aku ?"


Clara meringis kesakitan karena Vioni , Clara sangat marah.


Namun Vioni sama sekali tidak menghiraukan ocehan Vioni dan membalikkan badannya untuk segera pergi.


" Hei ! Kau wanita gila , Kau sangat berani mengabaikan ku." Teriak Clara kencang karena tidak terima Vioni bersikap seperti itu kepadanya.


" Awas kau ya ... Jika aku akan bertemu dengan wanita sialan itu , Aku akan menyuruh Antoni untuk memecat dia ."


Clara yang sangat kesal memegang tangannya yang sakit gara - gara Vioni.


" Tangan ku sangat sakit , Siapa wanita itu sebenarnya ! , tenaga nya sangat kuat , Aku harus berhati- hati agar wanita itu tidak menganggu Antoni ku , Kenapa perusahaan ini menerima wanita cantik seperti ini ."


Clara sibuk memikirkan cara untuk menyingkirkan wanita tadi.


Antoni yang tengah memeriksa doku men penting itu , Antoni menatap ke arah Clara dengan tajam.


" Kenapa kau seperti anak kecil saja ,"


" Sayang wanita itu telah membuat tangan ku sakit , Apa kau tidak merasa kasihan kepada ku sayang."


" Aku tidak bisa memecat seseorang tanpa ada bukti. Mungkin dia tidak sengaja bukan , Kenapa kau mempermasalahkannya ."


"Sayang kau lihat tanganku sudah seperti ini bukan , Apa kau sangat takut harus memecat satu orang demi calon istri mu ini ."


" Aku tidak mau bertengkar dengan mu Clara ."


" Ah sayang ! Kau sangat menyebalkan ."


Clara yang sangat kesal akhirnya keluar dari ruangan Antoni.


" Maksud Clara siapa yang telah menyatikinya, Wanita itu benar- benar sangat berani ." Gumam Antoni.


" Hei tuan Antoni , Kini kita bertemu lagi bukan ."


Vioni tiba- tiba datang ke dalam ruangan Antoni dan tersenyum melihat Antoni yang berada di depannya saat ini.


" Aku sangat ingin bekerja sama dengan mu ." Antoni mulai berjalan mendekati Vioni.

__ADS_1


" Apa kau benar- benar mengakui kehebatan ku bukan , Aku akan membuat mu bertekuk lutut kepada Ku Antoni ." Gumam Vioni mengempalkan tangannya itu dengan erat.


******


" Hei Keyra ! Aku bukan Antoni tapi aku Tomi ."


Tomi melambai kan tangan nya kearah Keyra yang termenung.


" Maafkan aku kak ." Keyra terlihat sangat syok melihat Tomi sudah berada di depannya kini .


" Keyra ! Apa kau memikirkan Antoni ?".


Tomi yang melihat Keyra yang salah tingkah langsung bertanya kepada Keyra.


" Ka- k ! Aku tidak memikirkan nya ." Keyra telihat sangat gugup terhadap Tomi yang mengintrogasinya itu.


" Kak ayolah masuk ! Jangan berdiri di situ terus ." Keyra mengalih kan pembicaraan Tomi.


Tomi yang melihat Keyra seakam tidak mau membahas tentang Antoni mencoba diam.


" Bagaimana dengan mulut ku ini ! ,Kenapa harus berkata seperti itu di hadapan kak Tomi , Pasti kak Tomi sangat marah terhadap ku ." Gumam Keyra sangat ketakutan .


" Keyra ! Apa aku bisa bertanya kepada mu? "


Sorot mata Tomi begitu tajam membuat Keyra tidak bisa menatap matanya sedikit pun.


" Kak kau mau tanya apa?"


" Apa kau akan berjanji untuk berkata jujur jika aku bertanya ?"


" Emmm , Kenapa kak Tomi begitu serius , Aku tentu saja akan menjawab semua pertanyaaan dari kakak tentunya ."


Keyra tersenyum melihat Tomi .


" Kak Tunggu dulu ! Aku akan membuat kan minum untuk mu dulu , Kita melanjutkan nanti saja oke ."


" Keyra ! Aku tidak mau minum , Kau jangan menghindar dari ku yang ingin tahu sesuatu tentang mu ."


Tomi mulai kesal melihat Keyra yang seperti tidak mau menjawab pertanyaan nya.


Keringat Keyra bercucuran dan degup jantung nya seakan berpacu sangat kencang melihat keseriusan Tomi.


" Kak Tomi mau bertanya tentang apa ya! , Kenapa aku sangat gugup."


" Apa yang ingin kau tanyakan kak ?"


" Aku sangat ingin tahu tentang status anak - anak mu , Apakah aku boleh melihat akte kelahiran mereka ."


Deg.....


Keyra membelalakkan matanya mendengar penuturan Tomi terhadap anak- anak nya.


" Un- tuk apa kak Tomi ingin melihat akte kelahiran anak- anak ku ?"


" Aku ingin mengetahui siapa ayah mereka ."

__ADS_1


Tomi dengan spontan menjawab pertanyaan dari Keyra sehingga membuat Keyra tidak bisa berkata apa - apa lagi.


Bersambung....


__ADS_2