Mengandung Anak Kembar Ceo

Mengandung Anak Kembar Ceo
Bertahan lah


__ADS_3

" Tuan ...Jangan tinggalkan saya ." Keyra yang merasa sangat takut di tinggal di tempat gelap itu seketika memohon kepada Karel yang hendak beranjak pergi dari ruangan itu.


" Lepaskan kaki ku wanita murahan ."


Karel berusaha lepas dan mendorong Keyra hingga tersungkur ke lantai.


" Aws ...Tuan !"


Air mata Keyra jatuh begitu saja ketika Keyra sudah terjatuh ke lantai.


Karel yang tersenyum kecut langsung beranjak pergi dari ruangan itu dan menutup pintu dengan kasar.


****....


Pintu itu seketika di tutup rapat oleh Karel .


" Tuan ...Nona itu akan mati jika terus berada di ruangan itu ."


Asisten Karel merasa ketakutan karena merasa kasihan terhadap Keyra.


" Dasar bodoh , Kau terus mengulangi kata- kata itu terus , Jika kau sangat kasihan kepada wanita itu , Kau tinggal saja di dalam sana ."


Teriak Karel dengan kasar karena asistennya itu terus mengucapkan belas kasihan kepada Keyra , Hal itu membuat Karel sangat marah , Matanya sangat merah dan rahangnya mengeras.


" Tidak tuan." Seketika asisten itu menunduk takut akan ancaman dari Karel yang sangat menakutkan itu.


" Emm, Kau tutup mulut , Jangan sampai seorang pun tahu kejadian ini ." Ucap Karel terseyum puas dan beranjak pergi dari ruangan itu.


Sang asisten Karel pun segera mengikuti Karel.


Di sisi lain sekarang Antoni sudah bertemu dengan Willi.


" Willi ..! Apa ada tanda - tanda kita bisa menemukan Keyra?" Tanya Antoni fokus kepada Willi dan sedang mengemudikan mobil itu dengan kencang .


" Tunggu dulu tuan ." Willi seketika membelalakkan matanya melihat ponselnya itu .


" Tuan ..! Ada yang memberi tahukan kita tentang keberadaan nona Keyra." Seketika Willi tersenyum .


" Benarkah , Ayo kita kesana sekarang ."


Antoni pun langsung memberi perintah kepada Willi .


Willi dengan cepat langsung mengemudikan mobil itu dengan kencang .


" Tolong bertahan lah sebentar lagi Keyra ,Aku akan menyelamatkan kamu ." Gumam Antoni dan masih terus memikirkan Keyra , Antoni sangat takut Keyra akan kenapa- kenapa.


Di dalam ruangan yang gelap kini tinggallah Keyra sendiri , Kondisi tangan nya yang terikat membuat dia semakin kesusahan untuk bergerak .Kini Keyra berada di lantai itu dengan menatap ruangan yang sangat gelap itu , Sedikit cahaya pun tidak akan masuk ke dalam ruangan itu , Dada Keyra kini terasa sesak .

__ADS_1


Air mata Keyra kini mengalir begitu saja , Membuat pipinya begitu basah .


" Tolong selamatkan aku ." Lirih Keyra merasa sangat lelah dan letih , Sekujur badannya seperti retak dan tidak dapat berdiri lagi .


" Reki , Rena sayang ...Maafkan Mommy yang tidak bisa membuat kalian bahagia." Lirih Keyra lagi yang terus memikirkan anak- anak nya itu .


Antoni dan Willi akhirnya tiba di sebuah gudang gelap rahasia milik Karel , Antoni sekarang sudah berada di gudang itu.


" Willi ...Apa benar ini tempat nya?" Tanya Antoni kepada Willi dan menatap tempat di depannya ini yang sangat menyeramkan .


Dahulu tempat ini adalah gudang milik Karel yang di pergunakan untuk menampung segala aset penting , Antoni sangat heran kenapa Keyra bisa berada di sini sesuai petunjuk yang di kirimkan oleh seseorang yang memberitahukan Keyra berada di sini.


" Willi ...Apa kau yakin , Bagaimana kalau ini jebakan ." Antoni seketika curiga dan menatap Willi yang sedang fokus melihat tempat di depan mereka itu.


" Benar tuan..Tempat ini adalah tempat yang di beritahukan oleh seseorang tadi." Jawab Willi serius.


" Jika orang itu membohongi kita , Aku akan mencari orang itu dan membuat nya hancur ." Ancam Antoni yang sangat marah.


" Sekarang bukan waktunya untuk marah - marah tuan, Yang terpenting nona Keyra selamat."


Willi seketika berjalan ke depan dan terus berjalan ke depan menyusuri gudang yang sangat panjang dan besar itu.


Keyra yang masih menunduk seketika menangis sejadi - jadinya .


" Apa yang akan aku lakukan sekarang , Apa ada orang yang mendengar ku ." Teriak Keyra parau namun sial dia sudah kehilangan suara nya itu .


" Hiks hiks ,, kenapa semua ini terjadi padaku." Keyra menepuk - nepuk dadanya pelan dan menangis.


-


-


-


" Willi...Kita harus kemana lagi ?" Tanya Antoni kepada Willi yang dari tadi terus berjalan dan berjalan namun sama sekali mereka tidak menemukan tanda- tanda keberadaan Keyra .


" Tuan ...Seperti nya kita terjebak , Sampai saat ini tanda- tanda nona Keyra sama sekali tidak ada ,Bagaimana ini tuan ?" Willi mencoba bertanya kepada Antoni.


" Kita harus segera menemukan Keyra Willi ..! , Aku tidak mau tahu kita tidak akan pulang jika Keyra belum di temukan." Ucap Antoni kepada Willi dengan tatapan tajam nya itu .


" Baik lah tuan ."


Willi pun mencoba berjalan lagi dan Antoni dengan cepat menelusuri gudang itu .


" Keyra ..! , Apa kau di sini ." Antoni mencoba berteriak agar Keyra tahu jika dirinya tengah mencari Keyra.


" Nona Keyra ..! Kami mencari mu ." Willi pun seketika berteriak .

__ADS_1


Sedangkan Keyra sedang mencoba untuk berdiri , Dia mulai memukul - mukul tembok itu dengan tangan nya yang terikat .


" Hiks , Hiks ..Tolong aku ." Rintihan demi rintihan di lontarkan oleh Keyra walaupun suara nya kini sudah parau .


Thuk...Thuk....


Seketika Antoni dan Willi mencoba untuk mendengar suara detuman tembok itu.


" Willi...Itu suara apa ." Kini Antoni mencari jejak suara tembok itu yang berulang- rulang.


Keyra mencoba memukul- mukul lagi dengan tenaganya yang masih tersisa.


Thuk..Thuk...thuk...


" Apa kau berada di dalam Keyra." Antoni berteriak dan mencoba memukul tembok juga .


Keyra yang membelalakkan matanya ketika mendengar ada orang yang memukul tembok juga dari arah luar langsung memukul tembok itu lagi.


Thuk...Thuk....


Seketika mendengar suara itu lagi Antoni merasa sangat senang.


Antoni langsung mencari arah pintu gudang itu dan sial pintu itu sudah tergembok.


" Willi ..Cepat cari kunci gudang ini." teriak Antoni kepada Willi dengan panik .


Willi pun mencoba untuk berlari dan mencari pertolongan keluar gudang itu.


Thuk..Thuk..Thuk


" Keyra tunggu sebentar lagi ." Teriak Antoni lagi kepada Keyra .


Namun suara jawaban dari arah dalam tidak ada hingga membuat Antoni semakin panik.


" Keyra kau baik- baik saja ?"


Antoni sangat panik karena suara dentuman tembok itu sama sekali tidak ada lagi.


" Tuan...Aku menemukan kuncinya ."


Tiba- tiba Willi dengan cepat datang dan langsung menyerahkan kunci gudang itu kepada Antoni.


Antoni yang tidak mau Keyra akan kenapa- kenapa langsung mengambil kunci itu dari Willi dan langsung Antoni memasukkan kunci itu kedalam gembok itu.


" Keyra ...Bertahan lah sebentar lagi." Teriak Antoni yang sedang membuka pintu.


Ceklek....

__ADS_1


Pintu gudang itu seketika terbuka , Antoni langsung masuk ke dalam ruangan itu dan mencari sosok yang di harapkan nya.


Bersambung..


__ADS_2